{"status":true,"data":[{"title":"Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Peusijuek Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menghadiri prosesi adat Peusijuek (tepung tawar) Jamaah Calon Haji Kota Lhokseumawe Tahun 1447 H\/2026 M di Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, diikuti sebanyak 240 jamaah calon haji asal Kota Lhokseumawe yang tergabung dalam Kloter BTJ-11 sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, bersama unsur Forkopimda dan jajaran terkait lainnya.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.&nbsp; Wali Kota juga berpesan agar para jamaah menjaga kekompakan, disiplin, serta nama baik Kota Lhokseumawe selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan mulia dan anugerah besar dari Allah SWT yang harus disyukuri dengan penuh keikhlasan. Prosesi peusijuek kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ka. Kankemenag Kota Lhokseumawe sebagai bentuk harapan agar seluruh jamaah calon haji diberikan kelancaran, keselamatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur.<\/font><\/div>","image":"Peusijuek_Jamaah_Calon_Haji2026.jpg","tgl":"2026-05-11"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi Nasional","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Reza Mahnur, S.STP., M.Kesos., mengikuti kegiatan Launching Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan tersebut diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dari Opproom Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Lhokseumawe serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Lhokseumawe.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Launching panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat implementasi pendidikan antikorupsi di lingkungan satuan pendidikan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang berintegritas, jujur, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mendukung penuh penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan antikorupsi, baik di lingkungan pendidikan maupun pemerintahan. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Dukung_Penguatan_2026.jpg","tgl":"2026-05-11"},{"title":"Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Kepala BPS, Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, Sardi, S.E., M.Si., beserta jajaran di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Senin (11\/05\/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, serta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS Lhokseumawe menyampaikan agenda pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional, termasuk strategi pendataan dan penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe agar data yang dihasilkan lebih akurat dan komprehensif. Selain itu, BPS juga memaparkan program Desa Cinta Statistik (Cantik) sebagai upaya memperkuat literasi dan pengelolaan data berbasis gampong.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe bersama jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik agenda tersebut serta menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan penguatan ekosistem data di daerah.<\/font><\/div>","image":"Audiensi_Kepala_BPS,_Siap_Dukung_Sensus_Ekonomi_2026.jpg","tgl":"2026-05-11"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Sambut Kedatangan Panglima Komando Sektor I dan Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 2 Kosek I di Bandara Malikussaleh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe, Mirdha Ihsan, S.STP., menyambut kedatangan Panglima Komando Sektor I beserta Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 2 Kosek I Daerah Koopsau Medan di Ruang VIP Bandara Malikussaleh, Senin (11\/5\/2026).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh keakraban sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan unsur TNI AU dalam memperkuat koordinasi dan hubungan kelembagaan di daerah.&nbsp; Turut hadir dalam penyambutan tersebut unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Forkopimda mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta mendukung berbagai agenda strategis nasional dan daerah di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"sambutan202612.jpg","tgl":"2026-05-11"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Buka Dialog Strategis Bersama BEM, Aspirasi Mahasiswa Perkuat Arah Pembangunan Kota","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 Mei 2026 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH menggelar audiensi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), dan Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) di ruang kerjanya, Kamis (7\/5), mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan kalangan mahasiswa, sekaligus membuka ruang dialog yang inklusif dan konstruktif demi mendorong pembangunan daerah yang responsif dan partisipatif.<br><br>Dalam diskusi yang berlangsung terbuka dan produktif, Wali Kota secara langsung menyerap berbagai aspirasi mahasiswa yang menyentuh isu-isu publik. Di antaranya mekanisme dan penataan penerangan lampu jalan, jaminan perlindungan bagi perempuan dan anak, pengelolaan sistem drainase di wilayah Kota Lhokseumawe, hingga dampak penggalian proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dinilai merusak infrastruktur jalan di sejumlah titik. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pengelolaan sektor migas di Aceh, khususnya di Lhokseumawe, serta kebijakan transisi terkait rekonsiliasi data desil yang berkaitan dengan program perlindungan sosial.<br><br>Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan secara konkret dan terukur melalui koordinasi lintas perangkat daerah. “Masukan dari adik-adik mahasiswa sangat penting bagi kami. Pemerintah akan menindaklanjuti secara serius agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.<br><br>Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan partisipasi publik. Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda tidak hanya berperan sebagai kontrol sosial, tetapi juga menjadi sumber gagasan inovatif dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan kota. Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong kolaborasi yang produktif demi menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Strategis_Bersama_BEM.jpeg","tgl":"2026-05-08"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Sampaikan Duka Mendalam, Pastikan Penanganan dan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pardede","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 Mei 2026 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meninjau langsung lokasi kebakaran besar di kawasan Pardede, Gampong Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban, Rabu (6\/5\/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh kepala OPD terkait dan Camat Banda Sakti. Ia menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menghanguskan 84 unit rumah dan berdampak pada 85 kepala keluarga atau 275 jiwa. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, sejak pukul 11.45 WIB hingga sore hari itu juga menyebabkan 3 warga mengalami luka ringan dan 1 korban luka berat yang kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.&nbsp;<br><br>Wali Kota Sayuti menegaskan kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di saat menghadapi bencana. Ia mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya tengah berada di Jakarta dalam rangka memperjuangkan kepentingan dan kemajuan Kota Lhokseumawe, namun langsung kembali ke daerah pada pagi hari untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Ia menilai kebakaran ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir, terlebih dalam periode pasca-Lebaran telah terjadi sejumlah insiden serupa, dengan kondisi cuaca panas dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Sayuti juga menyerahkan secara simbolis bantuan uang tunai dan bantuan pangan kepada para pengungsi sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah bergerak cepat melalui koordinasi lintas sektor, termasuk mengajukan dukungan kepada Kementerian Dalam Negeri terkait penguatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Selain itu, melalui BPBD dan Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, pemerintah terus menyalurkan bantuan kebutuhan dasar serta menyiapkan langkah lanjutan berupa penyediaan hunian sementara hingga rencana rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak.<br><br>“Pemerintah hadir dan bertanggung jawab dalam kondisi apa pun. Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak,” tegas Sayuti. Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah musibah ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan, sehingga warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.<br><br>Menutup kunjungannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe merupakan satu keluarga besar yang berhak mendapatkan perhatian dan perlakuan yang setara tanpa memandang latar belakang apa pun. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus hadir, memberikan dukungan penuh, serta memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terukur, dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Kebakaranwalikorta2026.jpeg","tgl":"2026-05-06"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Temui KemenPAN-RB, Perjuangkan Kepastian Nasib 3.698 PPPK di Tengah Tekanan Fiskal","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 4 Mei 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., kembali menunjukkan langkah konkret dalam memperjuangkan nasib aparatur daerah dengan melakukan audiensi langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Dalam pertemuan tersebut, Sayuti bertemu dengan T. Eddy Syahputra dari Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana serta Nadila Fatimah Azzahrah Latif dari Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, guna membahas kepastian bagi 3.698 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhokseumawe.<br><br>Di hadapan perwakilan KemenPAN-RB, Sayuti memaparkan secara terbuka kondisi fiskal daerah yang masih terbatas, sementara kebutuhan belanja pegawai terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menekankan bahwa persoalan PPPK tidak bisa dilihat semata dari aspek administratif, melainkan harus diposisikan sebagai bagian dari keberlangsungan pelayanan publik dan stabilitas sosial di daerah. Karena itu, ia mendorong adanya kebijakan afirmatif yang mampu menjawab realitas di lapangan, tanpa membebani keuangan daerah secara berlebihan.<br><br>“Kami datang membawa harapan ribuan PPPK di Lhokseumawe. Mereka telah mengabdi dan menjadi bagian penting dalam pelayanan publik. Karena itu, negara harus hadir memberikan kepastian, baik dari sisi kebijakan maupun keberlanjutan penghasilan mereka,” ujar Sayuti.<br><br>Audiensi tersebut juga membahas arah kebijakan terbaru pemerintah pusat terkait pengelolaan PPPK, termasuk opsi-opsi penataan dan skema pembiayaan ke depan. Sayuti menegaskan, Pemerintah Kota Lhokseumawe siap menyesuaikan langkah sesuai regulasi, namun tetap membutuhkan dukungan konkret agar kebijakan yang diambil tidak berdampak pada stabilitas APBD.<br><br>Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian advokasi yang secara konsisten dilakukan oleh Wali Kota Lhokseumawe, setelah sebelumnya menempuh koordinasi lintas kementerian. Upaya tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mencari jalan keluar yang berkeadilan bagi seluruh PPPK.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap, hasil audiensi ini dapat melahirkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kondisi daerah, sekaligus memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi seluruh PPPK. Dengan demikian, keberlanjutan pelayanan publik tetap terjaga, dan para tenaga PPPK memperoleh kejelasan atas masa depan mereka.<\/font><\/div>","image":"Perjuangkan_Kepastian_Nasib_3.698_PPPK.jpeg","tgl":"2026-05-05"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Lokasi Kebakaran Kampung Jawa Lama, Pastikan Penanganan Cepat dan Terukur","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kawasan Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terukur. Kehadiran Wakil Wali Kota Lhokseumawe bersama jajaran kepala OPD terkait menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam merespons musibah yang menimpa warga.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Di tengah kondisi pascakebakaran, Wakil Wali Kota memastikan proses evakuasi, pengamanan, serta pendataan korban berlangsung tertib, sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat terdampak.&nbsp; Sebelumnya, sesaat setelah kejadian, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si, telah lebih dahulu turun ke lokasi bersama Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, sebagai bagian dari gerak cepat pemerintah daerah.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir hingga proses pemulihan selesai. “Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan masa panik, berjalan cepat dan tepat sasaran agar kebutuhan warga segera terpenuhi,” ujar Husaini. Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama unsur terkait terus mengawal distribusi bantuan logistik serta mempercepat langkah pemulihan, dengan harapan para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini<\/font><\/div>","image":"kebakaraan2026.jpg","tgl":"2026-05-05"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Audiensi dengan Wamenkomdigi, Dorong Percepatan Smart City, Transformasi Digital 5G, dan Integrasi Command Center","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 4 Mei 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan audiensi bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, guna membahas percepatan pengembangan smart city, transformasi digital berbasis teknologi 5G, penguatan infrastruktur teknologi informasi, serta integrasi command center dalam mendukung sektor strategis di Kota Lhokseumawe. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Senin (4\/5).<br><br>Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris Ditjen Ekosistem Digital Aryo Pamoragung, Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Mulyadi, serta Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Aris Kurniawan.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menjelaskan bahwa pengembangan Lhokseumawe Smart City masih menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada pembangunan infrastruktur digital. Padahal, kebutuhan akan konektivitas yang andal semakin mendesak seiring aktivitas industri migas serta keberadaan sejumlah perguruan tinggi di kota ini.<br><br>“Kontrol 5G dibutuhkan dalam operasi eksploitasi migas di Lhokseumawe. Kesiapan infrastruktur IT menjadi standar penting dalam mendukung kesiapan produksi,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia menambahkan, penguatan dan integrasi command center menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung tata kelola kota berbasis digital, mulai dari integrasi layanan publik, sistem keamanan, hingga pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.<br><br>Selain itu, percepatan pembangunan jaringan 5G juga menjadi perhatian penting. Sayuti Abubakar menilai, kehadiran 5G akan menjadi fondasi utama dalam mendorong transformasi digital dan pengembangan ekosistem ekonomi berbasis teknologi di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Lhokseumawe punya potensi besar sebagai kota industri dan pendidikan. Kami juga ingin ke depan anak-anak muda Lhokseumawe mampu merintis dan mengembangkan startup digital, sehingga tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta,” tambahnya.<br><br>Sejumlah permasalahan teknis juga turut diangkat dalam audiensi, di antaranya kualitas layanan 4G di beberapa gampong yang belum optimal pasca bencana hidrometeorologi, gangguan jaringan internet, serta keterbatasan cakupan layanan digital di sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi perhatian mengingat Pemerintah Kota Lhokseumawe tengah mendorong agar seluruh gampong terhubung dengan layanan digital, baik dalam aspek administrasi pemerintahan, pelayanan publik, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.<br><br>Menanggapi hal tersebut, pihak Kementerian Komunikasi dan Digital menyampaikan komitmennya untuk melakukan evaluasi serta pengecekan berkala terhadap kualitas jaringan di lapangan guna memastikan layanan digital dapat berjalan lebih optimal di seluruh wilayah.<br><br>Sejalan dengan itu, dalam diskusi juga terungkap bahwa layanan EVO telah menjangkau empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, meskipun masih terdapat sejumlah gampong yang belum terlayani secara maksimal. Kondisi ini menjadi bagian dari perhatian bersama dalam penguatan infrastruktur digital daerah.<br><br>Ke depan, pengembangan ekosistem digital turut diarahkan secara lebih komprehensif melalui pembentukan cloud ecosystem, penguatan konektivitas data, serta pembangunan creative space dan digital innovation hub yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.<br><br>Upaya tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan technopreneur di daerah, sehingga mampu melahirkan lebih banyak wirausaha digital lokal sekaligus memperkuat kesiapan sumber daya manusia di era transformasi digital.<br><br>Sebagai tindak lanjut audiensi, turut dibahas sejumlah langkah strategis yang diarahkan untuk memperkuat transformasi digital di Kota Lhokseumawe. Di antaranya penguatan dan integrasi command center, percepatan pembangunan jaringan 5G, optimalisasi penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penguatan layanan darurat, serta percepatan digitalisasi gampong dan pengembangan startup lokal.<br><br>Terakhir, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan harapannya agar transformasi digital yang tengah didorong dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.<br><br>“Harapannya, transformasi digital ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan membuka lebih banyak peluang di Lhokseumawe,” tutup Wali Kota Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"Percepatan_Smart_City2026.jpeg","tgl":"2026-05-04"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Kukuhkan Kepengurusan KAUP Fakultas Hukum Periode Terbaru ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum periode 2026–2030 berlangsung di Aula Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta, Sabtu (2\/5\/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh alumni serta civitas akademika dengan mengusung tema “Alumni Bersatu, Berkarya untuk Negeri.”<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pelantikan dipimpin oleh Ketua KAUP Komisariat Fakultas Hukum, Dr. Sayuti Abubakar, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Lhokseumawe. Dalam kapasitasnya sebagai alumni, kehadiran Sayuti dinilai menjadi momentum memperkuat hubungan antara lulusan dengan institusi kampus.&nbsp; Dalam sambutannya, Sayuti menyampaikan bahwa organisasi alumni memiliki peran strategis dalam membangun jejaring profesional sekaligus mempererat silaturahmi antaralumni.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ia berharap KAUP dapat menjadi wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberi manfaat konkret, khususnya bagi lulusan baru Fakultas Hukum. Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk melalui kegiatan pelatihan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">“Kami mendorong adanya program pelatihan bagi lulusan baru, terutama yang ingin menekuni profesi advokat, agar memiliki kompetensi dan integritas,” ujarnya.&nbsp; Ia menambahkan, dalam waktu dekat pengurus akan menggelar rapat kerja guna menyusun program prioritas. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah penyelenggaraan pelatihan bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru sebagai bekal memasuki dunia kerja<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Di sisi lain, Sayuti juga menyinggung aspek pendanaan organisasi. Ia menyebutkan bahwa sebagai paguyuban, KAUP akan mengandalkan partisipasi dan kontribusi dari para alumni untuk menjalankan program-programnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri agar kegiatan organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.&nbsp; Sejumlah peserta yang hadir menyambut positif pelantikan kepengurusan baru tersebut.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Namun, mereka juga menekankan pentingnya realisasi program kerja yang terukur dan berdampak nyata, agar keberadaan organisasi alumni tidak hanya sebatas forum silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan profesi hukum.&nbsp; Dengan pelantikan ini, KAUP Komisariat Fakultas Hukum diharapkan dapat berperan sebagai jembatan antara alumni, mahasiswa, dan dunia profesional, sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam pembangunan di bidang hukum.<\/font><\/div>","image":"Pelantikanunpac.jpeg","tgl":"2026-05-02"},{"title":"Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti Dorong Percepatan Implementasi 6 SPM","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 29 April 2026 — Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, mendorong percepatan implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh posyandu se-Kota Lhokseumawe guna memperkuat layanan dasar masyarakat.<br><br>Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Rabu (29\/4), bersama Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., M.H.<br><br>Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM)” ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pembina Posyandu Pusat, Hj. Tri Suswati Tito Karnavian, serta dihadiri unsur pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah.<br><br>Dalam keterangannya, Yulinda Sayuti menegaskan bahwa percepatan implementasi 6 SPM menjadi langkah strategis agar layanan posyandu semakin optimal dan merata hingga ke tingkat gampong.<br><br>“Percepatan implementasi 6 SPM harus menjadi fokus bersama agar layanan posyandu semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.<br><br>Ia juga menekankan bahwa transformasi posyandu perlu didukung dengan penguatan layanan yang terintegrasi lintas sektor agar mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh.<br><br>Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini mengintegrasikan layanan dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendekatkan layanan dasar ke masyarakat, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), serta sosial. Transformasi ini bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih komprehensif dalam satu lokasi.<br><br>Saat ini, terdapat sekitar 100 posyandu yang tersebar di 68 gampong se-Kota Lhokseumawe. Jumlah tersebut menjadi potensi besar dalam memperkuat layanan berbasis masyarakat, sekaligus menjadi fokus dalam percepatan implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).<br><br>Kehadiran Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui peran aktif posyandu.<\/font><\/div>","image":"Ketua_Tim_Pembina_Posyandu_Kota_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2026-04-29"},{"title":"Dinsos Lhokseumawe Salurkan Bantuan Kasur ke Panti Asuhan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Sosial (Dinsos) melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan kasur&nbsp; kepada sejumlah panti asuhan di Kota Lhokseumawe, Selasa (28\/04\/2026).<br><br>Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda Wali Kota Lhokseumawe ini berlangsung sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan panti asuhan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang layak dan nyaman.<br><br>Penyerahan bantuan ini merupakan hasil&nbsp; upaya langsung yang&nbsp; dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Lhokseumawe kepada dinas Provinsi Aceh berupa bantuan kasur dengan jumlah 282 unit untuk 7 panti asuhan.&nbsp; Bantuan berupa kasur tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Lhokseumawe kepada&nbsp; 2&nbsp; Panti asuhan&nbsp; yaitu Yayasan PKPU Pondok Yatim Ar Raudhah dan yayasan Darul ‘Ulum Al-Munawarah.<br><br>Plt Kadis Sosial Nurlina,SE.,M.S.M Dinsos Lhokseumawe&nbsp; menyampaikan penyerahan ini merupakan permohonan atau usulan&nbsp; kepada Dinsos Provinsi Aceh dalam rangka untuk&nbsp; meningkatkan kualitas hidup serta kenyamanan anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan panti.<br><br>“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pihak panti asuhan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak. Ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi&nbsp; dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial,” ujar Nurlina.<br><br>Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung program-program sosial serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.<br><br>Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat hidup lebih layak, sehat, dan nyaman, serta semakin termotivasi dalam meraih masa depan yang lebih baik.<br><br>Salah seorang pengurus Panti Asuhan Yayasan PKPU Pondok Yatim Ar Raudhah, Riski Wahyudi, S.ST., menyampaikan harapannya agar Dinas Sosial Provinsi maupun Dinas Sosial Kota Lhokseumawe dapat terus meningkatkan perhatian dan dukungan terhadap panti asuhan.<br><br>Ia menegaskan bahwa bantuan sosial masih sangat dibutuhkan guna menunjang pemenuhan kebutuhan dasar serta keberlangsungan pembinaan anak-anak di lingkungan panti asuhan.<\/font><\/div>","image":"Bantuan_Kasur_ke_Panti_Asuhan.jpeg","tgl":"2026-04-28"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Kepala Kantor Kemenhaj, Bahas Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima audiensi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Lhokseumawe, Drs. H. Tgk. Jamaluddin, M.Pd., di ruang kerja Wali Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut membahas persiapan pelepasan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kota Lhokseumawe tahun 2026. Wali Kota turut didampingi Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, S.Ag., M.M.&nbsp; Dalam audiensi itu, Wali Kota menegaskan komitmen&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memastikan seluruh tahapan keberangkatan jamaah berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. “Kami ingin seluruh calon jamaah haji mendapatkan pelayanan terbaik sejak dari daerah hingga ke tanah suci,” ujar Dr. Sayuti Abubakar. Sementara itu, Drs. Tgk. H. Jamaluddin, M.Pd., menyampaikan bahwa sebanyak 241 CJH asal Kota Lhokseumawe tergabung dalam Kloter 11 Gelombang II bersama jamaah dari Aceh Utara dan sejumlah daerah lainnya di Provinsi Aceh, dijadwalkan berangkat menuju Banda Aceh pada 15 Mei dan terbang ke Jeddah pada 16 Mei 2026.<\/font><\/div>","image":"Audiensi_Kepala_Kantor_Kemenhaj2026.jpg","tgl":"2026-04-28"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam rangka&nbsp; untuk penyebarluasan informasi tentang tahapan pemilihan keuchik diwilayah kota Lhokseumawe, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Gamping menggelar Desiminasi Tahapan Pmilihan Keuchik Serentak dalam wilayah kota Lhokseumawe yang berlangsung di Aula Setdako Selasa (28 \/4\/2026), selain Walikota Lhokseumawe&nbsp; kegitan ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota, Kapolres Lhokseumawe,Kejari Lhokseumawe, Kodim 0103 Aceh Utara, Sekda beserta jajarannya, OPD terkait, Danramil,Kapolsek, Kepala Mukim, Pj Geuchik dan petuha peut.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr.Sayuti Abubakar S.H.,M.H&nbsp; Dalam sambutannya menyampaikan bahwa keuchik sebagai pemimpin di tingkat gampong memiliki peran krusial dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pembinaan kemasyarakatan. Oleh karena itu, pemilihan keuchik bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah masa depan gampong masing-masing.<br>Pada tahun ini, pelaksanaan Pemilihan Keuchik serentak akan diikuti oleh 47 gampong di wilayah Kota Lhokseumawe. Jumlah tersebut dinilai cukup besar sehingga membutuhkan kesiapan, koordinasi, serta pengawasan yang ketat dari seluruh pihak terkait.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Walikota secara resmi mengumumkan bahwa seluruh rangkaian tahapan pemilihan akan dimulai pada 12 Mei 2026. Seiring dengan itu, ia menekankan pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme seluruh jajaran panitia, baik di tingkat kota maupun Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) di tingkat gampong. “Seluruh panitia harus menjaga integritas dan bekerja sesuai aturan yang berlaku tanpa memihak kepada calon mana pun,” tegasnya.<br>Selain itu, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung. Perbedaan pilihan dalam demokrasi disebut sebagai hal yang wajar, namun persatuan dan persaudaraan antarwarga harus tetap dijaga.<br><br>Melalui kegiatan diseminasi ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap informasi terkait tahapan, persyaratan calon, hingga tata cara pemilihan dapat tersampaikan secara jelas kepada masyarakat, sehingga partisipasi pemilih dapat meningkat secara maksimal.<br><br>Pemko Lhokseumawe juga berharap seluruh rangkaian proses Pemilihan Keuchik serentak tahun 2026 dapat berjalan lancar serta melahirkan pemimpin gampong yang amanah demi terwujudnya Lhokseumawe yang meugah dan ceudah.<\/font><\/div>","image":"Gelar_Diseminasi.jpeg","tgl":"2026-04-28"},{"title":"Pastikan Keamanan Anak, Bunda PAUD Lhokseumawe Monitoring Sejumlah Tempat Penitipan Anak","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 28 April 2026 — Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, melakukan monitoring ke sejumlah Tempat Penitipan Anak (TPA) sebagai langkah memastikan keamanan dan kualitas pengasuhan anak di Kota Lhokseumawe, Selasa (28\/4).<br><br>Kegiatan monitoring ini dilakukan di beberapa TPA, di antaranya TPA Nurul Iman dan TPA Annasya Adrena. Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi layanan pengasuhan yang diberikan kepada anak.<br><br>Dalam setiap kunjungan, Yulinda Sayuti meninjau seluruh area, mulai dari ruang bermain hingga fasilitas sanitasi, dengan fokus pada keamanan, kebersihan, dan kelayakan lingkungan. Ia juga memeriksa aspek kesehatan dan pengasuhan, termasuk interaksi pengasuh serta memastikan tidak adanya kekerasan terhadap anak. Selain itu, turut ditinjau administrasi, rasio pengasuh, dan penerapan SOP, serta dilakukan dialog dengan pengelola dan yayasan.<br><br>Dari hasil monitoring tersebut, secara umum masih ditemukan sejumlah hal yang perlu segera diperbaiki, mencakup aspek izin, keamanan, kebersihan, kelayakan fasilitas, hingga sistem pengawasan. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi keselamatan dan kenyamanan anak apabila tidak segera ditindaklanjuti.<br><br>Menanggapi hal tersebut, Bunda Yulinda Sayuti menegaskan bahwa tidak boleh ada kelalaian dalam pengelolaan TPA, mengingat keselamatan anak adalah hal utama yang tidak dapat ditawar.<br><br>“Ini menyangkut keselamatan anak. Tidak ada ruang untuk kompromi. Seluruh lingkungan harus benar-benar aman, pengawasan harus ketat, dan setiap pengasuh wajib memahami tanggung jawabnya,” tegas Ny. Yulinda Sayuti.<br><br>Ia juga menghimbau kepada seluruh pemilik dan pengelola TPA agar segera melakukan perbaikan terhadap berbagai kekurangan yang ditemukan dalam waktu sesingkat-singkatnya.<br><br>“Kami minta ini segera dibenahi. Tidak boleh ditunda. Setiap kekurangan yang ada harus langsung diperbaiki demi memastikan anak-anak berada dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” lanjutnya.<br><br>Sebagai tindak lanjut, ia menegaskan bahwa monitoring akan kembali dilakukan dalam waktu dekat untuk memastikan perbaikan benar-benar dilaksanakan.<br><br>“Kami akan turun kembali untuk memastikan semua sudah diperbaiki. Ini komitmen kita bersama, tidak boleh ada lagi celah yang membahayakan anak,” pungkasnya.<br><br>Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan seluruh TPA memenuhi standar layanan serta menghadirkan lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan ramah anak bagi tumbuh kembang anak.<\/font><\/div>","image":"Monitoring_Sejumlah_Tempat_Penitipan_Anak.jpeg","tgl":"2026-04-28"},{"title":"Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Sinergi Wujudkan Asta Cita","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan tertib di halaman Kantor Wali Kota, Senin (27\/04\/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH dan diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah kota Lhokseumawe&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian yang menekankan pentingnya momentum Hari Otonomi Daerah sebagai refleksi dan penguatan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang mandiri, maju, dan selaras dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih baik.<br><br>Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang mengandung makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal guna mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia. Tema ini juga menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan merata.<br><br>Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman potensi daerah memerlukan kolaborasi yang solid antar tingkatan pemerintahan. Tanpa koordinasi dan sinkronisasi yang baik, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.&nbsp;<br><br>Lebih lanjut, pemerintah daerah diharapkan mampu mendukung berbagai program prioritas nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Selain itu, reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil, digitalisasi pelayanan publik, serta inovasi daerah juga menjadi fokus penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat otonomi daerah harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja nyata dan pelayanan publik yang prima. “Melalui peringatan Hari Otonomi Daerah ini, kita diingatkan untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Wali Kota.<br><br>Mengakhiri sambutan tersebut Wali Kota menekankan akan pentingnya penguatan kapasitas daerah juga menjadi perhatian penting, baik dari sisi sumber daya manusia aparatur, kemampuan keuangan daerah, maupun tata kelola kelembagaan. Pemerintah daerah didorong untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur, mengoptimalkan pendapatan asli daerah, serta memperkuat sistem pemerintahan berbasis digital.<\/font><\/div>","image":"UpacaraOtonomi2026.jpeg","tgl":"2026-04-27"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan Alsintan untuk Perkuat Produktivitas Kelompok Tani","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, berupa 17 unit Hand Sprayer dan 16 unit Traktor Roda 2 kepada kelompok tani di Wilayah Kecamatan Muara Dua, Muara Satu dan Blang Mangat yang bertempat di Gedung Alat dan Mesin Pertanian, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Acara ini dihadiri oleh jajaran Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe, Camat Blang Mangat, para penyuluh, serta masyarakat tani yang menjadi pilar utama ekonomi daerah. Penyerahan bantuan ini menjadi simbol perubahan besar dalam tata kelola lahan di Lhokseumawe, di mana teknologi mulai diintegrasikan untuk meringankan beban kerja petani sekaligus meningkatkan hasil panen secara signifikan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam arahannya, Wali Kota mengajak para petani untuk terus berinovasi, meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan teknologi pertanian dalam menghadapi tantangan pertanian masa depan yang semakin kompleks. Dengan pendampingan dan pembinaan yang konsisten dari Pemerintah Daerah, diharapkan penggunaan alat-alat ini dapat optimal dan tepat guna, sehingga mampu membawa kemajuan nyata bagi sektor pertanian di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_Bantuan_Alsintan_2026.jpg","tgl":"2026-04-27"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua Forikan Salurkan Bantuan Benur Udang Vaname dari BPBAP Ujung Batee di Blang Mangat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 25 April 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH bersama Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyerahkan bantuan benur udang vaname kepada kelompok pembudidaya “Jak U Neuheun” di Gampong Tunong, Kecamatan Blang Mangat, Sabtu (25\/4).<br><br>Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebanyak 554 packing dengan total 1.115.200 ekor benur udang vaname, yang diterima oleh kelompok beranggotakan 13 orang dengan Ketua Junaidi.<br><br>Kawasan tambak di gampong tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir besar pada November 2025, di mana sebagian besar tambak tertimbun lumpur sehingga tidak dapat difungsikan.<br><br>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong percepatan penanganan dampak bencana, mengingat sektor tambak merupakan mata pencaharian utama masyarakat setempat.<br><br>“Saya sebagai kepala daerah sudah berulang kali menyampaikan persoalan ini ke pemerintah pusat agar segera diintervensi. Ini adalah sumber penghidupan masyarakat, sehingga semakin cepat ditanggulangi, maka roda ekonomi masyarakat juga akan kembali normal,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBAP Ujung Batee atas dukungan bantuan benur udang vaname bagi masyarakat Lhokseumawe.<br><br>“Terima kasih kepada BPBAP Ujung Batee yang telah membantu masyarakat kami. Ini sangat berarti dalam proses pemulihan ekonomi warga,” tambahnya.<br><br>Sayuti Abubakar juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengalokasikan sebagian anggaran untuk mendukung revitalisasi tambak dan sawah yang terdampak, serta telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kementerian, termasuk bertemu dengan Menteri dan Direktur Jenderal terkait.<br><br>Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah menyatakan komitmennya untuk turut membantu percepatan pemulihan sektor tambak di Lhokseumawe.<br><br>Berdasarkan data, total lahan tambak yang terdampak bencana di Kota Lhokseumawe mencapai sekitar 348,2 hektare yang tersebar di empat kecamatan.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar turut mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan benur yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan tidak diperjualbelikan.<br><br>“Saya harap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk budidaya, jangan dijual. Ini untuk menghidupkan kembali usaha tambak kita,” tegasnya.<br><br>Sebagai simbolis penyaluran bantuan, Wali Kota Lhokseumawe bersama Ketua Forikan turut melakukan penebaran langsung benur udang vaname ke tambak milik kelompok pembudidaya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap, melalui bantuan ini, para pembudidaya dapat segera kembali berproduksi dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.<br><br>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan, Cut Elya Safitri, SKH, M.S.M beserta jajaran, Perwakilan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti S.Sos, Camat Blang Mangat, Achmad Faisal Daulay, SIP., M,Si serta unsur terkait lainnya.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_Bantuan_Benur_Udang_Vaname.jpg","tgl":"2026-04-25"},{"title":"Penguatan Dukungan Psikososial Anak, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dan DP3AP2KB Hadir di Sekolah Rakyat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 25 April 2026 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan dukungan psikososial bagi anak di Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Sabtu (25\/4).<br><br>Kegiatan ini menyasar para siswa yang terdampak banjir sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi psikologis pascabencana. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti.<br><br>Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan dua sesi utama, yakni psikoedukasi trauma pascabencana yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, dengan pembukaan oleh Nofayana, ST., MAP, serta sesi praktik teknik relaksasi dan manajemen stres yang dipandu oleh Konselor Addina Kamila, S.Psi dan Ahmad Reyhan, S.Psi.<br><br>Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, secara langsung mengajak para siswa untuk bercerita dan dengan penuh perhatian mendengarkan pengalaman serta perasaan mereka, khususnya terkait situasi yang dialami pascabanjir. Para siswa juga diajak mengekspresikan diri melalui kegiatan menggambar serta praktik relaksasi sederhana guna membantu mengelola emosi dan mengurangi stres.<br><br>Kegiatan ini turut didampingi oleh fasilitator Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) yang membantu membangun kedekatan dengan para siswa melalui pendekatan sebaya.<br><br>“Anak-anak yang mengalami bencana seperti banjir membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemulihan psikologisnya. Kita ingin memastikan mereka merasa aman, didengar, dan kembali percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Ny. Yulinda Sayuti.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan (bullying).<br><br>“Sekolah harus menjadi ruang yang nyaman dan saling menguatkan. Tidak boleh ada bullying. Justru di momen seperti ini, anak-anak perlu saling mendukung dan menunjukkan empati satu sama lain,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat di Lhokseumawe merupakan hasil perjuangan Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H.<br><br>“Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan dan perlindungan anak. Kehadirannya di Lhokseumawe merupakan hasil perjuangan Bapak Wali Kota, dan di Provinsi Aceh sendiri, program ini baru ada di empat daerah,” ungkapnya.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi ruang penting tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga untuk intervensi sosial, termasuk dukungan psikososial bagi anak-anak yang membutuhkan.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti, S.Sos, Sekretaris DP3AP2KB Kota Lhokseumawe Ny. Nurhayati, S.Ag, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PPPKA) Susilawati, S.Pi, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Intan Sofia, SE., M.Kesos, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yusmarliana, SKM, serta Pengurus Bunda PAUD Kota Lhokseumawe.<br><br>Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif berpartisipasi, menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan mampu menciptakan suasana yang positif serta mendukung proses pemulihan psikososial mereka.<br><br>Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap upaya perlindungan anak pascabencana dapat terus diperkuat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.<\/font><\/div>","image":"Bunda_PAUD_Kota_Lhokseumawe_dan_DP3AP2KB_Hadir_di_Sekolah_Rakyat.jpeg","tgl":"2026-04-25"},{"title":"Pulihkan Senyum Anak Pascabencana, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dan DP3AP2KB Hadirkan Trauma Healing di Ujong Pacu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 April 2026 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Trauma Healing untuk Perlindungan terhadap Anak dari Ancaman Kekerasan Pascabencana Dalam\/Luar Rumah Tangga di Gampong Ujong Pacu, Jumat (24\/4).<br><br>Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat perlindungan anak, khususnya dalam situasi pascabencana.<br><br>Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti menegaskan pentingnya penanganan trauma anak secara komprehensif dan berkelanjutan.<br><br>“Trauma yang dialami anak perlu ditangani secara serius karena dapat berdampak terhadap perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Oleh karena itu, trauma healing menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak,” ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, pendampingan psikologis yang tepat akan membantu anak-anak kembali pulih dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.<br><br>“Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya pulih, tetapi juga kembali memiliki rasa aman dan percaya diri. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.<br><br>Kegiatan ini turut melibatkan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi anak dalam kegiatan pemulihan dan perlindungan.<br><br>Adapun peserta kegiatan terdiri dari anak-anak PAUD Gampong Ujong Pacu dan Cot Trieng, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir yang terjadi pada tahun lalu di Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Bunda PAUD juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Beberapa anak diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita dan pengalaman mereka, sebagai bagian dari proses pemulihan emosional.<br><br>Tak hanya itu, suasana kegiatan semakin cair ketika Bunda PAUD Yulinda Sayuti turut mengajak anak-anak bergerak dan bermain bersama, menciptakan momen keceriaan yang membantu anak-anak merasa lebih rileks dan nyaman.<br><br>Kegiatan ini menghadirkan dua sesi utama, yakni psikoedukasi trauma pascabencana yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dengan dibuka oleh Nofayana, ST, MAP, serta sesi praktik teknik relaksasi dan manajemen stres oleh Konselor Addina Kamila, S.Psi dan Ahmad Reyhan, S.Psi.<br><br>Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan perlindungan anak berbasis wilayah terdampak.<br><br>“Kegiatan ini menyasar anak-anak dari wilayah yang terdampak cukup parah saat banjir tahun lalu di Kota Lhokseumawe. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan proses pemulihan psikologis anak berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kapasitas pendamping di lapangan,” ujarnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat.<br><br>Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sebagai generasi penerus bangsa.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DP3AP2KB Kota Lhokseumawe Ny. Nurhayati, S.Ag, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PPPKA) Susilawati, S.Pi, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Intan Sofia, SE., M.Kesos,&nbsp; Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yusmarliana, SKM serta Pengurus Bunda PAUD Kota Lhokseumawe<\/font><\/div>","image":"pulihkan_spikologi_anank.jpeg","tgl":"2026-04-24"},{"title":"Sekda Kota Lhokseumawe Hadiri Ekspose Permohonan Pendapat Hukum di Kejari","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., didampingi Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe beserta jajaran, Inspektur Kota Lhokseumawe, serta OPD terkait lainnya, menghadiri kegiatan ekspose permohonan pendapat hukum (Legal Opinion\/LO) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe di Kantor Pengacara Negara. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan data dan fakta terkait permohonan pendapat hukum yang diajukan Pemerintah Kota Lhokseumawe berjalan tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan yang difasilitasi Tim Jaksa Pengacara Negara Kejari Lhokseumawe ini bertujuan memperkuat landasan hukum dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, khususnya di sektor PUPR. Sekda A. Haris menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai ketentuan. “Koordinasi ini menjadi langkah strategis agar pelaksanaan program pembangunan memiliki kepastian hukum dan akuntabilitas yang kuat,” ujarnya. Turut hadir Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe serta Inspektur Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Hadiri_Ekspose_Permohonan_Pendapat_Hukum.jpg","tgl":"2026-04-24"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Pimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak, Tekankan Percepatan Kinerja","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 23 April 2026 – Pemerintah Kota Lhokseumawe memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) periode 2026–2030 melalui konsolidasi lintas sektor yang lebih sistematis dan berorientasi hasil. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Gugus Tugas KLA yang digelar di Oproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (23\/4).<br><br>Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya percepatan kinerja seluruh perangkat daerah dalam memenuhi indikator penilaian KLA. Menurutnya, sinergi lintas sektor yang didukung data yang akurat menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan berkelanjutan.<br><br>Landasan pelaksanaan KLA ini mengacu pada Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 100.3.3.3-55 Tahun 2026 tentang pembentukan Gugus Tugas KLA periode 2026–2030. Regulasi tersebut menjadi pijakan dalam memperkuat koordinasi serta memastikan kesinambungan kebijakan perlindungan dan pemenuhan hak anak di daerah.<br><br>Dalam arahannya, A. Haris menekankan bahwa keberhasilan KLA tidak dapat dicapai secara parsial. Perlu keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga komunitas, agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anak.<br><br>“Sinergi multipihak menjadi faktor penentu agar setiap kebijakan benar-benar berdampak nyata dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” ujarnya.<br><br>Selain membahas strategi, forum ini juga digunakan untuk meninjau perkembangan pengisian indikator KLA tahun 2026. Sekda bersama peserta rapat mengevaluasi capaian masing-masing perangkat daerah, termasuk mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu dilengkapi.<br><br>“Kalau ada kekurangan mari sama-sama kita lengkapi dan benahi sampai akhir masa pengimputan,” tambahnya.<br><br>Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, memaparkan progres pengisian data sekaligus mengulas capaian KLA yang pernah diraih Lhokseumawe. Ia mengingatkan bahwa peningkatan status KLA membutuhkan komitmen bersama serta kelengkapan data dukung yang sesuai standar.<br><br>Dalam pemaparan tersebut, turut disajikan persentase capaian masing-masing OPD. Ditekankan bahwa pengisian tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus didukung bukti konkret seperti dokumen resmi, foto kegiatan, maupun rekaman video.<br><br>Wakil Ketua Gugus Tugas KLA, Reza Mahnur, bersama Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mirdha Ihsan, juga menegaskan pentingnya kerja tim yang solid. Mereka mendorong agar setiap perangkat daerah menyiapkan bahan kerja yang terstruktur guna memudahkan proses penginputan secara maksimal.<br><br>Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan berbasis hak anak serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.<br><br>Sebagai bagian dari konsistensi kinerja tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe pada tahun sebelumnya meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang secara simbolis diterima oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH MH.&nbsp;<br><br>Rapat tersebut juga turut dihadiri oleh para kepala OPD, camat, kepala puskesmas, serta unsur mitra terkait lainnya. Di antaranya Kadis Kominfo Taruna Putra Satya, Kadis Perhubungan Rudi, Kadis Pendidikan Yuswardi, Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Sufri, Plt Kadis Kesehatan Cut Fitriani, perwakilan DPMG, serta pihak Bank Aceh Syariah dan undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/font><\/div>","image":"Pimpin_Rapat_Koordinasi_Gugus_Tugas_Kota_Layak_Anak_(KLA).jpg","tgl":"2026-04-23"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Evaluasi Kelembagaan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Pembukaan Sosialisasi Evaluasi Kelembagaan yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe.&nbsp; Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar, sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sosialisasi ini menghadirkan narasumber utama, Anwar, S.Ag., M.H., selaku Kepala Bagian Kelembagaan dan Analis Jabatan pada Biro Organisasi Aceh, yang menyampaikan materi terkait evaluasi kelembagaan pemerintahan daerah.&nbsp; Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, sebagai bentuk dukungan dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan.&nbsp; Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah terhadap evaluasi kelembagaan, guna mewujudkan struktur organisasi yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Gelar_Sosialisasi_Evaluasi_Kelembagaan.jpg","tgl":"2026-04-23"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Relaunching Amanah dan Pengukuhan Pengurus","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, menghadiri kegiatan Relaunching Amanah dan Pengukuhan Pengurus yang diselenggarakan oleh Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul &amp; Hebat (AMANAH), Kamis (23\/4\/2026), di Gedung Amanah Youth Creative Hub, kawasan KIA Ladong, Jl. Laksamana Malahayati, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Kehadiran wakil wali kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung penguatan kapasitas generasi muda melalui wadah organisasi yang berorientasi pada pembinaan dan pengembangan potensi pemuda.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan berlangsung khidmat dengan pengukuhan kepengurusan di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Syaifullah Muhammad, S.T., M.Eng., serta dihadiri Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, bersama berbagai unsur masyarakat dan pemuda. Momentum ini diharapkan menjadi penggerak kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan komunitas kepemudaan dalam mencetak generasi Aceh yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.<\/font><\/div>","image":"Hadiri_Relaunching_Amanah_dan_Pengukuhan_Pengurus.jpg","tgl":"2026-04-23"},{"title":"Wujudkan program Indonesia Asri, Pemko Lhokseumawe Tertibkan Usaha Walet Tanpa Izin dan Segel Sejumlah Lokasi ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban terhadap sejumlah pemilik toko dan 22 titik usaha sarang burung walet yang belum mengantongi izin resmi pada Rabu (22\/04\/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan program “Indonesia Asri” sebagaimana tertuang dalam instruksi presiden.&nbsp;<br><br>Penindakan yang berlangsung hari ini melibatkan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam operasi tersebut, petugas menyegel dan melakukan fogging di lokasi usaha yang belum mengurus perizinan. Meski sebelumnya telah diberikan sosialisasi dan imbauan melalui Geucik dan kecamatan, beberapa pemilik usaha masih enggan mengurus izin yang diwajibkan.&nbsp;<br><br>Akibatnya, Pemko Lhokseumawe mengambil langkah tegas dengan melakukan fogging di lokasi usaha sarang burung walet guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sekaligus menyegel bangunan usaha yang melanggar aturan.&nbsp;<br><br>Kepala Dinas DPMPTSP Kota Lhokseumawe, Safriadi, S.STP., M.S.M, turut menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan usaha agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br>“Ini upaya pemko Lhokseumawe untuk menertibkan usaha burung walet yang belum memiliki izin,atau belum terdaftar sebagai wajib pajak, kita sudah melalui tahapan sosialisasi dan peringatan secara langsung oleh camat dan geuchik. Namun hingga hari ini belum mengurus izinnya,” ujar Safriadi.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan bahwa perizinan usaha memiliki peran penting, tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga sebagai bentuk retribusi pelaku usaha burung walet terhadap pendapatan asli daerah (PAD).&nbsp;<br><br>“Kami kembali menghimbau kepada pelaku usaha burung walet lainnya ” jelasnya.&nbsp;<br><br>Safriadi juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Lhokseumawe untuk segera mengurus perizinan agar tidak terkena sanksi serupa di masa mendatang.&nbsp;<br><br>“Hari ini kita tindak tegas dengan fogging dan pintunya kita gembok,” tegas Safriadi.&nbsp;<br><br>Pemko Lhokseumawe memastikan bahwa penertiban dan pembinaan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah di Kota Lhokseumawe.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Lhokseumawe Taruna Putra Satya, S.IP, M.A.P selaku juru bicara Pemko Lhokseumawe menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pelanggaran yang terus berulang, khususnya terkait usaha yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan ketertiban umum.<br><br>“Penegakan aturan ini bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Kami berharap para pelaku usaha dapat kooperatif dan segera mengurus perizinan,” tegas Taruna.<\/font><\/div>","image":"Sarang_Walet_Tidak_Berizin.jpeg","tgl":"2026-04-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Perkuat Wawasan Kepemimpinan Daerah Melalui BAA Talk APEKSI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Mirdha Ihsan, S.STP., mewakili Wali Kota Lhokseumawe, mengikuti Seminar Best Practice (BAA Talk) dalam rangka kegiatan APEKSI pada Rabu, 22 April 2026, di Gedung ACC Dayan Dawood, Banda Aceh.&nbsp; Kegiatan ini diikuti oleh para kepala daerah beserta pendamping, serta menghadirkan sejumlah narasumber nasional.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Rangkaian acara meliputi pembukaan, sambutan, keynote speech bertema “Best Practice Kepemimpinan Daerah”, hingga sesi talkshow dan tanya jawab yang membahas strategi serta inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah.&nbsp; Keikutsertaan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring antar daerah, serta mengadopsi praktik terbaik guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan di daerah.<\/font><\/div>","image":"Wawasan_Kepemimpinan_Daerah_Melalui_BAA_Talk_APEKSI.jpg","tgl":"2026-04-22"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua TP PKK Hadiri Malam Puncak HUT Kota Banda Aceh Ke-821 dan Penutupan City Expo","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri acara Malam Puncak Hari Ulang Tahun Kota Banda Aceh Ke-821 dan Penutupan City Expo dalam rangka Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (RAKERKOMWIL I) APEKSI, pada Rabu, 22 April 2026.&nbsp; Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh ini dihadiri oleh Para Wali Kota beserta istri dan pendamping dari berbagai daerah. Acara tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan APEKSI sekaligus peringatan HUT Kota Banda Aceh Ke-821, yang bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antar Pemerintah Kota di Indonesia.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Aceh. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan laporan ketua panitia, special speech, awarding session, serta sambutan Wali Kota Banda Aceh yang turut menyampaikan harapan dan penguatan sinergi antar daerah.&nbsp; Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional dan grand entertainment, sebelum ditutup secara resmi. Kehadiran Wali Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kebersamaan antar pemerintah kota dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Wali_Kota_Bersama_Ketua_TP_PKK_Hadiri_Malam_Puncak_HUT_Kota_Banda_Aceh.jpg","tgl":"2026-04-22"},{"title":"Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kota Lhokseumawe Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam rangka menindaklanjuti Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe, bersama ini disampaikan bahwa Dokumen Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Perangkat Daerah Tahun 2025 telah dihimpun dan dapat diakses melalui klik tautan ini :&nbsp;<\/font><font face=\"arial\"><b><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/drive\/folders\/1CsyeGOjBU2_C7hn2foE8bt5ZS51ZfzHp\" title=\"\" target=\"_blank\">LKjIP Tahun 2025<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"gambar_LKjIP2025.jpg","tgl":"2026-04-21"},{"title":"Kendalikan Inflasi, Pemko Lhokseumawe Bersama Dinas Pangan Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., secara resmi memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Terminal Lama Mon Gedong. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe dengan Dinas Pangan Aceh dalam rangka merespons dinamika harga pasar yang fluktuatif. Dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok berkualitas di bawah harga pasar, langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjamin ketersediaan pasokan pangan yang stabil di wilayah tersebut.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota menegaskan bahwa kerja sama lintas instansi dengan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pangan Aceh menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan mengendalikan inflasi secara efektif. Kehadiran program GPM ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi rumah tangga, tetapi juga menjadi instrumen strategis pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasar lokal. Melalui intervensi langsung ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Bersama_Dinas_Pangan_Aceh_Gelar_Gerakan_Pangan_Murah.jpg","tgl":"2026-04-21"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Ikuti Penanaman Pohon Bersama dalam Rangkaian Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Mirdha Ihsan, S.STP., turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon bersama Wali Kota Banda Aceh dan jajaran Komwil I APEKSI di Hutan Kota Tibang. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah I APEKSI yang diselenggarakan di Banda Aceh.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Partisipasi dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama antar Pemerintah Kota dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya di bidang lingkungan dan tata kelola perkotaan.<\/font><\/div>","image":"turut_ambil_bagian_dalam_kegiatan_penanaman_pohon.jpg","tgl":"2026-04-21"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Tiga Rapat Paripurna DPRK, Bahas Qanun Strategis Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menghadiri tiga rapat paripurna DPRK Lhokseumawe yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRK. Kehadiran Wakil Wali Kota dalam rangkaian sidang tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung dan mengawal pengambilan keputusan terhadap sejumlah rancangan qanun strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Adapun agenda paripurna yang dihadiri meliputi pengambilan keputusan terhadap Rancangan Qanun Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Rancangan Qanun Pengelolaan Air Limbah Domestik, serta Rancangan Qanun Majelis Pendidikan Daerah Aceh Kota Lhokseumawe. Ketiga regulasi ini dinilai penting dalam memperkuat perlindungan sosial, menjaga kualitas lingkungan, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan daerah. Keterlibatan strategis Wakil Wali Kota Husaini dalam keseluruhan agenda tersebut mencerminkan dukungan nyata pemerintah terhadap lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kota Lhokseumawe yang berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Hadiri_Tiga_Rapat_Paripurna_DPRK,_Bahas_Qanun2026.jpg","tgl":"2026-04-21"},{"title":"Perkuat Sinergi Kawasan, Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Raker Komwil I APEKSI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Muraya, Banda Aceh, Senin (20\/04).<br><br>Raker yang mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” ini diikuti oleh 126 peserta dari 21 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah di wilayah Sumatera. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 April 2026, dengan Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah.<br><br>Kegiatan dibuka oleh Ketua Komisariat Wilayah I APEKSI, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Medan. Sambutan turut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang menegaskan komitmen tuan rumah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan.<br><br>Raker Komwil I APEKSI ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh). Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, memberikan materi terkait penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.<br><br>Adapun rangkaian rapat kerja membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya perumusan rekomendasi Komwil I untuk dibawa pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI, pembahasan program kerja Komwil I APEKSI Tahun 2026, serta penetapan tuan rumah Raker Komwil I APEKSI tahun 2027.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Komisariat Wilayah I APEKSI menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antar daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan saat ini.<br><br>“Kami memandang forum ini sebagai ruang strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antar pemerintah kota, khususnya dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujarnya.<br><br>Ia juga menambahkan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah harus berjalan beriringan dengan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.<br><br>“Ketahanan fiskal tidak hanya ditentukan oleh kemampuan anggaran, tetapi juga oleh inovasi kebijakan dan kemitraan yang dibangun secara berkelanjutan antar daerah,” tambahnya.<br><br>Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan langkah bersama antar pemerintah kota dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan daerah, pengelolaan fiskal, serta kolaborasi lintas wilayah yang berkelanjutan.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe turut didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten I Setdako, Kepala Bappeda, Kepala BPKD, serta Kepala Pelaksana BPBD.<\/font><\/div>","image":"apeksibandaaceh2026.jpeg","tgl":"2026-04-20"},{"title":"Wakili Wali Kota, Sekda Lhokseumawe Hadiri Welcome Dinner Raker Komwil I APEKSI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., mewakili Wali Kota Lhokseumawe menghadiri Welcome Dinner Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh, Minggu malam (19\/04).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kota Banda Aceh bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan yang diikuti oleh 126 peserta dari 24 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI. Rangkaian Raker Komwil I ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 April 2026.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Welcome Dinner menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang berfungsi sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar pemerintah kota sebelum memasuki agenda utama pada hari berikutnya. Momentum ini diharapkan mampu mendorong terbangunnya sinergi yang lebih solid dalam merespons isu-isu strategis perkotaan serta memperkuat kerja sama pembangunan yang berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Sekda_Hadiri_Welcome_Dinner_Raker_Komwil.jpg","tgl":"2026-04-20"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Tinjau Pelayanan Publik Saat WFH di Sejumlah OPD di lingkungan pemko lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Lhokseumawe. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik di tengah penerapan sistem Work From Home (WFH).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam kunjungan tersebut, Sekda menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap optimal, responsif, dan tidak menghambat kebutuhan administrasi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur tetap menjalankan tugas secara profesional dan disiplin, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah tetap terjaga meskipun dalam kondisi kerja yang fleksibel.<\/font><\/div>","image":"wfhcapil2026.jpg","tgl":"2026-04-17"},{"title":"SEKDA LHOKSEUMAWE PIMPIN RAPAT KOORDINASI DAN SIMULASI PEMILIHAN KEUCHIK WILAYAH KOTA LHOKSEUMAWE","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos., M.Si., didampingi Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Mirdha Ihsan, S.STP., memimpin rapat koordinasi dan simulasi tahapan Pemilihan Keuchik Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di 47 gampong dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang berlangsung di Opp Room Kantor Wali Kota ini dihadiri oleh para kepala OPD terkait, di antaranya Kepala BPKD, Kasatpol PP, Kepala DPMG, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, serta seluruh camat di wilayah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Rapat ini difokuskan pada pemantapan kesiapan teknis dan regulasi, serta langkah mitigasi terhadap potensi kendala di lapangan guna memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan lancar, transparan, dan demokratis. Simulasi ini menjadi langkah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyamakan persepsi dan prosedur, sehingga pelaksanaan Pemilihan Keuchik Serentak dapat berlangsung kondusif, aman, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/font><\/div>","image":"sekdapimpinrapat2026.jpg","tgl":"2026-04-16"},{"title":"Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Kepala Kanwil DJKN Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., secara resmi menerima audiensi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh. Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Lhokseumawe beserta jajarannya. Audiensi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kanwil DJKN Aceh.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Fokus utama diskusi mencakup penguatan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), percepatan penyelesaian piutang daerah, serta optimalisasi aset guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum konkret dalam mempererat kerja sama yang saling menguntungkan bagi pembangunan dan kemanfaatan ekonomi masyarakat di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"terimaaudiensi2026sekda.jpg","tgl":"2026-04-16"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Proleg Kota lhokseumawe dan Penyampaian Laporan Reses DPRK tahun 2025-2026","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna. Agenda rapat meliputi penetapan daftar rancangan qanun dalam Program Legislasi Kota Lhokseumawe (Proleg) Tahun 2026 serta penyampaian laporan hasil reses masa persidangan I dan II Tahun 2025–2026.&nbsp;&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan penyusunan regulasi daerah, sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas DPRK kepada masyarakat melalui penyampaian hasil reses. Kehadiran pemerintah daerah dalam rapat paripurna tersebut mencerminkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan serta memastikan kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Rapat_Paripurna_Penetapan_Proleg_Kota_lhokseumawe_tahun_2025-2026.jpg","tgl":"2026-04-16"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Persiapan Penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) 2026, Perkuat Data Statistik Sektoral ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Diskominfo Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan persiapan penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026 di Aula Diskominfo, Rabu (15\/04\/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian sebagai langkah awal dalam meningkatkan kualitas tata kelola data statistik sektoral di lingkungan pemerintah daerah.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta BPS Kota Lhokseumawe. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam penyediaan data yang akurat dan terintegrasi.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam arahannya, Kepala Dinas Kominfo menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral. Ia menyampaikan bahwa penilaian IPS bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan data agar lebih tertib, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">“Data yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan keseriusan dan konsistensi dari seluruh perangkat daerah dalam mengelola dan menyajikan data sektoral,” ujarnya.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memahami indikator penilaian IPS serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai indeks tersebut. Selain itu, koordinasi yang baik dengan BPS sebagai pembina statistik juga menjadi kunci dalam mewujudkan satu data Indonesia di tingkat daerah.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data statistik sektoral sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antar perangkat daerah, diharapkan capaian IPS Kota Lhokseumawe tahun 2026 dapat meningkat secara signifikan.<\/font><\/div>","image":"BPSLhokseumawe2026.jpeg","tgl":"2026-04-15"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Temui Kemendagri, Perjuangkan Kepastian Nasib 3.698 PPPK di Tengah Tekanan Fiskal Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 13 April 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan pertemuan langsung dengan Inspektur Khusus Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ihsan Dirgahayu, S.STP., M.AP., sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperjuangkan kepastian nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya terkait pemenuhan hak gaji di tengah keterbatasan fiskal daerah.<br><br>Pertemuan yang berlangsung pada Senin (13\/4) di Jakarta tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, antara lain Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A. Haris, S.Sos., M.Si., serta kepala perangkat daerah terkait seperti BPKD, Bappeda, dan BKPSDM.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, dibahas kebijakan penggunaan Transfer ke Daerah (TKD) yang pengembaliannya diprioritaskan untuk penanganan pascabencana di Aceh sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3\/1084\/SJ, serta penyesuaian APBD dalam menghadapi tekanan fiskal daerah.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa di tengah berbagai keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota tetap berupaya maksimal agar hak PPPK tidak terabaikan, mengingat jumlah PPPK di Kota Lhokseumawe saat ini mencapai 3.698 orang.<br><br>“Kami datang langsung ke Kemendagri untuk menyampaikan kondisi riil daerah. Ada 3.698 PPPK di Lhokseumawe yang harus kita pastikan haknya terpenuhi. Mereka adalah bagian penting dari pelayanan publik, dan kami tidak ingin mereka menjadi pihak yang terdampak dari keterbatasan fiskal yang ada,” ujar Sayuti Abubakar.&nbsp;<br><br>Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mencari solusi yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga berpihak pada keberlangsungan kesejahteraan aparatur.<br><br>“Kami memahami bahwa saat ini pemerintah pusat memprioritaskan penanganan pascabencana. Namun di sisi lain, kami juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak PPPK tetap terpenuhi. Karena itu, kami hadir untuk memperjuangkan ruang kebijakan yang lebih adaptif bagi daerah,” tegasnya.<br><br>Lebih lanjut, Sayuti Abubakar berharap adanya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat, sehingga daerah tetap memiliki ruang fiskal dalam memenuhi kewajiban belanja pegawai tanpa mengabaikan prioritas nasional.<br><br>Pihak Inspektorat Jenderal Kemendagri menyampaikan bahwa masukan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe akan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan lanjutan, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan prioritas nasional.<br><br>Langkah Berkelanjutan Bersama DPRK<br><br>Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Lhokseumawe ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam penataan dan pengelolaan PPPK. Sebelumnya, pada 9 April 2026, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar juga telah memimpin langsung pembahasan terkait PPPK bersama DPRK Lhokseumawe di Oproom Setdako Lhokseumawe.<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal bersama Ketua Komisi A, sebagai bentuk penguatan koordinasi antara eksekutif dan legislatif.<br>Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pengelolaan dan penataan PPPK agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta selaras dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah.<br><br>“Sejak awal kami membangun komunikasi intensif dengan DPRK untuk memastikan penataan PPPK berjalan baik dan terukur. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pelayanan publik di Kota Lhokseumawe,” ujar Wali Kota.<br><br>Sebagai penutup, Wali Kota Lhokseumawe juga mengimbau kepada seluruh PPPK agar tetap fokus dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, serta terus menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat.<br><br>“Saya mengimbau kepada seluruh PPPK agar tetap fokus bekerja dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, serta tidak lupa berdoa agar Lhokseumawe mampu melalui masa-masa krusial ini dengan baik,” pungkasnya.<br><br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap regulasi, penguatan kapasitas fiskal daerah, serta perlindungan terhadap hak-hak aparatur, termasuk PPPK, sebagai bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.<\/font><\/div>","image":"perjuangan_pppk2026.jpeg","tgl":"2026-04-14"},{"title":"Wakil Wali Kota Husaini Pimpin Gotong Royong Massal di Waduk Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., memimpin langsung kegiatan gotong royong massal dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dipusatkan di Waduk Kota Lhokseumawe, Jumat pagi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Kegiatan tersebut diikuti seluruh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe serta melibatkan personel Polres Lhokseumawe dan Kodim 0103\/Aceh Utara, mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Turut hadir para Asisten, Kepala OPD, Pejabat eselon III dan IV, Pejabat Fungsional, Camat, serta jajaran PPPK. Gotong royong dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Kota Lhokseumawe yang bersih, sehat, dan nyaman.<\/font><\/div>","image":"gotong_royong_masal.jpeg","tgl":"2026-04-10"},{"title":"Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pemko Lhokseumawe Revitalisasi Waduk Pusong","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 09 April 2026 – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program revitalisasi Waduk Pusong.&nbsp;<br><br>Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang mengajak seluruh kepala daerah untuk aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.<br><br>Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar 2 Februari 2026 di Sentul, Bogor, Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya komitmen penanganan sampah nasional secara terpadu terhadap lingkungan. “Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Pariwisata tak akan bertahan jika lingkungan kotor,” tegas Prabowo.&nbsp;<br><br>Revitalisasi Waduk Pusong dilakukan secara bertahap melalui sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pengangkatan sedimentasi waduk, pembersihan area dari tumpukan sampah, serta penggantian pintu air guna mengoptimalkan fungsi pengendalian air.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe juga menurunkan alat berat berupa excavator untuk mempercepat proses pengerjaan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.&nbsp;<br><br>Kepala Dinas Kominfo Lhokseumawe Taruna Putra Satya selaku juru bicara Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga fungsi waduk sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.&nbsp;<br><br>“Revitalisasi Waduk Pusong ini mencakup pengangkatan sedimentasi dan penggantian pintu air agar fungsi pengendalian air optimal. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata,” ujar Taruna pada Kamis (09\/04\/2026).<br><br>Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.<br><br>“Upaya pemerintah harus didukung oleh kesadaran bersama. Mari kita jaga lingkungan kita mulai dari hal-hal sederhana, demi Lhokseumawe yang lebih bersih, indah, dan berkelanjutan,” tambah Taruna.&nbsp;<br><br>Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga pada keberlanjutan fungsi infrastruktur lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.<br><br>Dengan semangat kebersamaan, Lhokseumawe terus bergerak untuk hari ini dan masa depan yang lebih baik.<\/font><\/div>","image":"Gerakan_Indonesia_ASRI.jpeg","tgl":"2026-04-09"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Gerakan Pangan Murah di Islamic Center","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Aceh bekerja sama dengan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe serta Perum Bulog Kanwil Aceh. Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Islamic Center, Gampong Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe ini digelar dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi Aceh tahun 2026.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket bahan pokok dengan harga terjangkau, terdiri dari beras premium 5 kilogram seharga Rp50.000, minyak goreng 2 liter Rp33.000, gula 2 kilogram Rp28.000, dan telur ayam satu papan Rp45.000, dengan total harga paket Rp156.000. Kehadiran Wakil Wali Kota Husaini menegaskan dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap program strategis pemerintah dalam membantu masyarakat serta menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok. “Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.<\/font><\/div>","image":"Gerakan_Pangan_Murah2026.jpg","tgl":"2026-04-07"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Pimpin Rapat Optimalisasi PAD Bersama OPD TERKAIT","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memimpin rapat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe di Opp Room Kantor Wali Kota. Rapat tersebut membahas sejumlah sektor strategis, meliputi retribusi pelayanan kebersihan\/persampahan, pajak mineral bukan logam, pajak sarang burung walet, retribusi pelayanan pasar, pajak parkir, retribusi parkir di tepi jalan umum, retribusi parkir khusus,<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta pajak barang dan jasa tertentu. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten Setdako, Inspektur, serta kepala OPD terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi peningkatan pendapatan daerah secara terpadu.&nbsp; Wali Kota menegaskan pentingnya sinergi lintas OPD dalam menggali dan mengoptimalkan potensi PAD secara maksimal.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Setiap OPD turut menghadirkan kepala bidang yang membidangi urusan PAD untuk memaparkan capaian serta potensi pendapatan di masing-masing instansi. Rapat ini diharapkan menghasilkan langkah strategis yang terukur dan implementatif guna mendorong peningkatan pendapatan daerah, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Rapat_Optimalisasi_PAD_Bersama_OPD.jpg","tgl":"2026-04-06"},{"title":"Koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Wali Kota Lhokseumawe Dorong Penanganan Sampah dan Pemulihan Lingkungan Pasca Banjir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan koordinasi strategis dengan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Dr. Rasio Ridho Sani, M.Com., MPM, dalam rangka memperkuat pengelolaan sampah dan penanganan isu lingkungan di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Koordinasi ini dilaksanakan sebagai respons terhadap berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Lhokseumawe, khususnya pasca terjadinya banjir hidrometeorologi yang berdampak pada kawasan perkotaan dan ruang terbuka hijau. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah langkah konkret, meliputi dukungan pengelolaan sampah, rencana revitalisasi Taman Kota Lhokseumawe, gerakan penanaman satu juta pohon, perawatan pohon di kawasan perkotaan, serta pembersihan limbah dan sampah di wilayah pesisir.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, program-program tersebut diarahkan untuk berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab permasalahan lingkungan secara sistematis dan tepat sasaran.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Upaya ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, antara lain meningkatnya kebersihan lingkungan, berkurangnya risiko banjir dan pencemaran, serta terciptanya ruang terbuka hijau yang lebih asri dan sehat. Selain itu, penanganan limbah pesisir juga menjadi langkah penting dalam menjaga ekosistem laut serta mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dengan adanya koordinasi ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.<\/font><\/div>","image":"penangan_sampah2026.jpg","tgl":"2026-04-02"},{"title":"Dibuka kembali Jadwal Pendaftaran Seleksi Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sehubungan dengan telah dibuka kembali Jadwal Pendaftaran Seleksi Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe, dengan ini Kami dari Panitia Seleksi akan membuka kembali jadwal Seleksi tersebut demi memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftar dengan jadwal sebagai berikut :<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Klik tautan ini : <b><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PEMBUKAAN%20KEMBALI%20JADWAL%20SELEKSI%20DIREKTUR%20DAN%20DEWAN%20PENGAWAS%20PDAM%20IE%20BEUSAREE%20RATA%20THN%202026.pdf\" title=\"\" target=\"\">Jadwal Pendaftaran Seleksi<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"dibukakembalibakalcalonpdam20262.jpg","tgl":"2026-04-02"},{"title":"LAPORAN PENYELENGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH TAHUN 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pmerintahan Daerah (RLPPD) Kota Lhokseumawe tahun 2025 ini merupakan gambaran atas kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe secara umum selama 1 (satu) tahun berdasarkan tolok ukur kinerja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Dengan segala keterbatasan, kekurangan dan kelemahan yang menyebabkan belum optimalnya beberapa hal dalam proses pencapaian target kinerja selama tahun 2025, akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi untuk dijadikan pedoman bagi penyempurnaan kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe pada tahun yang akan datang.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Klik Tautan Ini :&nbsp;<b><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/2025%20RLPPD.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">RINGKASAN LAPORAN PENYELENGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH TAHUN 2025<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"LAPORAN_PENYELENGARAAN_PEMERINTAHAN12.jpg","tgl":"2026-03-31"},{"title":"Apel Perdana 2026, Wali Kota Lhokseumawe Tekankan Integritas dan Profesionalitas ASN","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perdana tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, SH MH di Lapangan Hiraq, pada Senin (30\/02\/2026). Apel ini menjadi apel gabungan yang pertama setelah lebih dari enam bulan vakum akibat fokus pada penanganan dan penanggulangan bencana.<br><br>Dalam amanatnya, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri kepada seluruh ASN yang hadir.&nbsp;<br><br>“Hari ini kita masih dalam suasana Lebaran, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Lhokseumawe mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Dr Sayuti.&nbsp;<br><br>Ia menegaskan bahwa apel ini menjadi momentum evaluasi kinerja ASN. Menurutnya, belum terlihat perubahan signifikan dalam perilaku kerja aparatur.<br><br>“Saya lihat belum ada perubahan signifikan perilaku ASN dalam menjalankan roda pemerintahan. Masih banyak yang model bekerjanya seperti dulu, sudah lebih satu tahun saya menjabat dan saya pastikan semua akan dievaluasi serta dieksekusi,” tegasnya.<br><br>Wali Kota juga menyoroti masih adanya ASN, termasuk PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang tidak disiplin, bahkan hanya tercatat secara administrasi tanpa kehadiran nyata di kantor. Ia menegaskan bahwa ketidakdisiplinan dan ketidakprofesionalan tidak akan ditoleransi, termasuk bagi pejabat yang memiliki kedekatan dengan pimpinan.&nbsp;<br><br>“Saya butuh orang yang berintegritas dan profesional. Masih banyak yang hanya absen tetapi orangnya tidak berada di kantor. Juga jangan hanya rutinitas masuk kantor tanpa menghasilkan apa-apa. Kita harus mampu menggali potensi dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kota dan masyarakat,” tambahnya.&nbsp;<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai stagnan selama bertahun-tahun akibat belum optimalnya pengelolaan potensi daerah.<br><br>Ia juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi ASN yang memiliki kemampuan dan kreativitas untuk mengisi jabatan kosong, mulai dari eselon II, III hingga IV, dengan sistem yang lebih transparan dan berbasis kompetensi.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota kembali mengingatkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, bukan raja yang harus dilayani. Ia juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pimpinan perangkat daerah yang tidak mampu membina bawahannya, termasuk dalam menjaga disiplin dan kebersihan lingkungan kerja.<br><br>Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Apel_Gabubngan30032026.jpeg","tgl":"2026-03-30"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Hadiri Monitoring dan Evaluasi Penggunaan TKD Pasca Bencana di BANDA Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Inspektur Kota Lhokseumawe serta Kepala BPKD Kota Lhokseumawe menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pasca bencana yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh sebagai upaya untuk mengevaluasi efektivitas penyaluran dan pemanfaatan dana TKD yang telah dialokasikan guna penanganan dampak bencana di berbagai daerah, termasuk Kota Lhokseumawe. Monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penanganan pasca bencana, khususnya dalam percepatan pemulihan infrastruktur, bantuan sosial, serta pemulihan ekonomi masyarakat. Dengan evaluasi yang komprehensif, penggunaan TKD ke depan diharapkan lebih efektif dan berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana.<\/font><\/div>","image":"Evaluasi_Pengunaan_TKD_2026.jpeg","tgl":"2026-03-26"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Gelar Open House MENYAMBUT Idul Fitri 1447 H ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., menggelar kegiatan Open House di kediamannya di Gampong Kutablang, Lhokseumawe, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna, menjadi momentum untuk saling bermaaf-maafan serta memperkuat hubungan kebersamaan di antara para tamu yang hadir.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Open House tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar perangkat daerah, sehingga tercipta sinergi yang semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Sekdaopenhouse2026.jpeg","tgl":"2026-03-23"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Gelar Open House dan Santuni Anak Yatim","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menggelar kegiatan open house di kediaman resminya dalam rangka menyemarakkan Hari Raya sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe beserta istri, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para camat, sejumlah tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota tidak hanya membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat, tetapi juga menyerahkan santunan kepada 63 anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial pemerintah daerah. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Acara yang berlangsung dengan khidmat dalam suasana Hari Raya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati serta mendorong semangat berbagi di tengah masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"wakilopenhouse2026.jpg","tgl":"2026-03-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua TP-PKK Gelar Open House Idul Fitri 1447 H","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP-PKK Ny. Yulinda Sayuti menggelar Open House dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Guest House Wali Kota Lhokseumawe yang juga merupakan kediaman resmi Wali Kota.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pimpinan daerah dengan masyarakat serta jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. “Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Wali Kota.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Turut hadir unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe beserta istri, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA., serta Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Setda Aceh Drs. Syakir, M.Si., Sekda Kota Lhokseumawe, para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setdako, serta unsur lembaga keistimewaan di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, juga tokoh agama dan tokoh masyarakat.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Open House ini diharapkan menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Lhokseumawe ke arah yang lebih maju dan harmonis.<\/font><\/div>","image":"walikotaopenhouse2026.jpeg","tgl":"2026-03-23"},{"title":"Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Shalat Idul Fitri 1447 H di Islamic Centre","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H\/2026 M secara berjamaah di Masjid Agung Islamic Centre Kota Lhokseumawe, Sabtu (21\/3).&nbsp; Shalat Idul Fitri dipimpin oleh Tgk. Abdul Salam, S.Pd.I sebagai imam, sementara khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Drs. Tgk. H. Mursyid Yahya, M.Pd. Pelaksanaan ibadah berlangsung khusyuk dan tertib, bersama ribuan masyarakat yang memadati area masjid hingga ke pelataran.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Turut hadir unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, para Asisten Setdako, Staf Ahli Wali Kota, Kepala SKPK, pejabat eselon III dan IV, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Momentum Idul Fitri ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, keimanan, dan kepedulian sosial di hari yang penuh berkah.&nbsp;&nbsp;<\/font><\/div>","image":"shalat_id_idul_fitri_1447H.jpg","tgl":"2026-03-21"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Lepas Takbir Keliling, Ribuan Warga Semarakkan Malam Idul Fitri 1447 H","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe, 20 Maret 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi melepas peserta takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H\/2026 M di halaman Masjid Agung Islamic Centre Kota Lhokseumawe, Jumat malam (20\/3), mulai pukul 20.00 WIB. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wali Kota bersama Wakil Walikota Husaini, SE, serta Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma juga seluruh unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, disambut gema takbir yang menggema serta antusiasme ribuan masyarakat yang memadati lokasi.<\/div><div align=\"justify\"><br><\/div><div align=\"justify\">Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan iringan kendaraan hias dan lantunan takbir yang menyemarakkan malam kemenangan. Turut hadir Wakil Walikota Lhokseumawe, Anggota DPD RI Sudirman Haji Uma, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Setdako, Staf Ahli Wali Kota, Kepala SKPK, Inspektur, para Kabag, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<\/div><div align=\"justify\"><br><\/div><div align=\"justify\">Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa takbir keliling bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan masyarakat. “Malam ini kita sambut Idul Fitri dengan penuh suka cita, semoga membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjaga kekompakan di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota. Pelepasan takbir keliling ini menjadi simbol dimulainya perayaan malam Idul Fitri di Kota Lhokseumawe, yang diharapkan berlangsung aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh masyarakat.<\/div>","image":"Lepas_Takbiran_Idul_Fitri_1447H.jpg","tgl":"2026-03-20"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Bantuan Santunan 250 Anak Yatim dan Paket Sembako dari BSI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima secara simbolis bantuan santunan bagi 250 anak yatim dhuafa serta 100 paket sembako dari Bank Syariah Indonesia&nbsp; (BSI) Area Lhokseumawe.<br><br>Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Guest House Pemerintah Kota Lhokseumawe, Rabu (18\/3\/2026), dan diserahkan langsung oleh Branch Manager BSI KCP Lhokseumawe Priority, Bapak Firdaus.<br><br>Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BSI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu di Kota Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh BSI. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan sangat penting dalam memperkuat upaya penanganan masalah sosial di tengah masyarakat.<br><br>“Bantuan ini tentu sangat berarti, apalagi menjelang momen penting bagi masyarakat. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia juga menambahkan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada para penerima yang telah terdata, dengan memastikan proses distribusi berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.<br><br>“Kami akan menyalurkan bantuan ini secepat mungkin kepada anak-anak yatim dan keluarga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Firdaus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BSI yang rutin dilaksanakan, khususnya dalam momentum berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.<br><br>“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, serta menjadi bentuk nyata kehadiran BSI di tengah masyarakat,” ungkapnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik sinergi ini dan berharap semakin banyak pihak yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.<\/font><\/div>","image":"bantuan_santunan_anak_yatim_2026.jpeg","tgl":"2026-03-19"},{"title":"Yulinda Sayuti Bersama BSI Area Lhokseumawe Ajak 100 Anak Yatim Pilih Sendiri Baju Lebaran, Suasana Haru Warnai Suzuya Mall","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 Maret 2026 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) serta Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan sosial bertajuk “Belanja Bersama Anak Yatim: Menebar Kasih, Mengukir Senyum Anak Yatim” di Suzuya Mall Lhokseumawe, Selasa (17\/3).<br><br>Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.<br><br>Dalam sambutannya, Yulinda menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan anak-anak kita juga merasakan kebahagiaan dalam menyambut Idul Fitri. Ini bukan sekadar tentang pakaian baru, tetapi tentang kasih sayang, perhatian, dan kebersamaan yang kita hadirkan untuk mereka,” ujarnya.<br><br>Sebanyak 100 anak yatim dari 68 gampong di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe turut ambil bagian. Mereka didampingi oleh pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD selama kegiatan berlangsung.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Ibu Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, para camat, serta sejumlah keuchik sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.<br><br>Dalam program ini, setiap anak menerima kupon belanja senilai Rp300.000 yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan Hari Raya, mulai dari pakaian, sepatu, hingga aksesoris. Kupon tersebut memberi kebebasan bagi anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhannya, sehingga menghadirkan pengalaman berharga menjelang Lebaran.<br><br>Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Yulinda tampak berbaur langsung, mendampingi anak-anak dalam memilih pakaian, mulai dari menentukan model, warna, hingga memastikan ukuran yang sesuai.<br><br>Salah satu peserta, Siti Khadijah dari Gampong Bathupat Timur, mengaku sangat bahagia bisa mengikuti kegiatan tersebut.<br><br>“Senang sekali, biasanya saya tidak pernah pilih baju sendiri. Tadi saya pilih baju warna favorit saya, apalagi didampingi ibu-ibu semua. Terima kasih banyak, saya jadi semangat menyambut Lebaran,” ujarnya polos.<br><br>Di akhir kegiatan, Yulinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI), manajemen Suzuya Mall, serta seluruh pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD.<br><br>“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"melalui_Tim_Penggerak_PKK21.jpeg","tgl":"2026-03-17"},{"title":"FGD Bersama LMAN, Wali Kota Lhokseumawe Usulkan Optimalisasi Aset Arun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di DoubleTree by Hilton Jakarta - Diponegoro, Kamis (12\/3).<br><br>FGD tersebut membahas penggalian potensi pemanfaatan aset kawasan Kilang LNG Arun sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara agar tetap memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Operasional Pengelolaan Aset LMAN, Mahdi, serta turut dihadiri perwakilan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang dipimpin oleh Deputi Keuangan dan Komersialisasi, Afrul Wahyuni.<br><br>Dalam forum tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan berbagai pandangan dan masukan terkait peluang pengembangan kawasan Kilang LNG Arun yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.<br><br>“Kawasan Kilang LNG Arun memiliki nilai strategis bagi Lhokseumawe dan Aceh. Dengan pemanfaatan yang tepat dan inovatif, aset ini dapat kembali menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Sayuti.<br><br>Selain membahas potensi pengembangan kawasan industri dan ekonomi, diskusi juga menyoroti penguatan layanan kesehatan di Rumah Sakit Arun. Dalam FGD tersebut, LMAN bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe turut membahas langkah peningkatan kapasitas rumah sakit melalui penguatan fasilitas dan prasarana kesehatan.<br><br>Sayuti Abubakar menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas penting dalam pembangunan daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan medis yang lebih baik dan lebih lengkap.<br><br>“Kami berharap penguatan fasilitas dan peningkatan kapasitas Rumah Sakit Arun dapat terus didorong, sehingga rumah sakit ini mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang melayani masyarakat Lhokseumawe maupun wilayah sekitarnya,” tambahnya.<br><br>FGD ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam merumuskan langkah strategis pemanfaatan aset negara serta pengembangan pelayanan publik di daerah.<br><br>Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi.<\/font><\/div>","image":"Usulkan_Optimalisasi_Aset_Arun.jpeg","tgl":"2026-03-13"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Jelaskan Mekanisme Penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Rusak Pasca Banjir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Lhokseumawe memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait mekanisme penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah bagi warga terdampak banjir, Kamis (12\/03\/2026). Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat mengenai proses pencairan bantuan tersebut.&nbsp;<br><br>Mekanisme penyaluran bantuan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 100.3.3.3\/169 tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Banjir, Tanah Longsor Dan Angin Kencang Di Kota Lhokseumawe Tahun Anggaran 2026.<br><br>Kepala Dinas Kominfo Taruna Putra Satya mengatakan, sesuai Keputusan Walikota bahwa bantuan stimulan yang bersumber dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut disalurkan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana, baik rusak ringan maupun rusak sedang. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah secara bertahap agar dapat kembali dihuni dengan layak.<br><br>Sebelum memasuki tahapan penyaluran bantuan, proses diawali dengan pendataan rumah terdampak yang dilakukan secara berjenjang. Pendataan awal dilakukan oleh aparatur desa bersama perangkat gampong dan tim lapangan dengan mengidentifikasi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Data tersebut kemudian diverifikasi di tingkat kecamatan dengan melibatkan pihak kecamatan, perangkat desa, serta unsur terkait lainnya untuk memastikan kesesuaian kondisi di lapangan.<br><br>Selanjutnya, hasil pendataan dari desa dan kecamatan disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe untuk dilakukan verifikasi dan validasi lanjutan oleh tim teknis yang terdiri dari unsur pemerintah daerah serta pihak terkait. Tim ini melakukan pengecekan lapangan guna memastikan tingkat kerusakan rumah serta kelayakan penerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.<br><br>Hasil verifikasi dan validasi tersebut kemudian menjadi dasar penetapan daftar penerima bantuan stimulan yang ditetapkan melalui keputusan kepala daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<br><br>“Proses penyaluran bantuan dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap pertama dimulai ketika dana bantuan ditransfer dari BNPB dan diterima oleh pemerintah daerah melalui BPBD” jelas Taruna.<br><br>Selanjutnya masuk ke tahap persiapan, yang meliputi penyusunan dan penetapan petunjuk teknis (juknis), pembentukan tim teknis, proses verifikasi dan validasi ulang data penerima, penandatanganan kerja sama antara BPBD dengan bank penyalur, serta pembukaan rekening bagi masyarakat penerima bantuan.&nbsp;<br><br>Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, bantuan kemudian disalurkan ke rekening masing-masing penerima. Namun rekening tersebut pada tahap awal masih dalam kondisi diblokir dan hanya dapat digunakan sesuai mekanisme program perbaikan rumah.<br><br>Pada tahap pelaksanaan, penerima bantuan melakukan perbaikan rumah secara mandiri. Dalam proses ini, penerima bantuan dapat melibatkan tukang atau membeli material bangunan sesuai kebutuhan perbaikan rumah.<br><br>Selanjutnya, tim teknis akan melakukan penilaian terhadap perkembangan perbaikan rumah yang dilakukan oleh penerima bantuan. Hasil penilaian tersebut menjadi dasar untuk proses selanjutnya dalam pencairan dana bantuan.<br><br>“Apabila hasil perbaikan dinilai telah sesuai dengan ketentuan, penerima bantuan kemudian melengkapi hasil rekomendasi dari tim teknis serta dokumen administrasi yang dibutuhkan. Dokumen tersebut meliputi surat permohonan pencairan dana, surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM), berita acara hasil penilaian tim teknis, serta dokumentasi foto kondisi rumah” pungkas Taruna.<br><br>Setelah seluruh dokumen administrasi dinyatakan lengkap, proses pencairan dana dapat dilanjutkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, baik melalui pembayaran material bangunan maupun pembayaran upah tukang.<br><br>Di akhir tahapan, pemerintah daerah akan menyusun laporan pertanggungjawaban pelaksanaan bantuan dan menyampaikannya kepada BNPB.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat penerima bantuan untuk tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat juga diharapkan dapat berkoordinasi dengan aparatur desa, kecamatan, maupun BPBD apabila membutuhkan informasi lebih lanjut terkait program bantuan tersebut.&nbsp;<br><br>Melalui penjelasan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami bahwa proses penyaluran bantuan stimulan dilakukan secara bertahap dan melalui mekanisme yang telah ditetapkan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/font><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2026-03-12_at_14.41.11.jpeg","tgl":"2026-03-12"},{"title":"Wakil Wali Kota Pimpin Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa Kota Lhokseumawe sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja, khususnya pekerja rentan di tingkat desa pada Selasa (10\/03\/2026), di Aula Setdako Lhokseumawe.<br><br>Dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kota Lhokseumawe Husaini, SE dan dihadiri oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, para camat, serta para geuchik dan unsur pemerintah desa (Pemdes) dari berbagai gampong di wilayah kota.<br><br>Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan tingkat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan mencapai 48,95 persen. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui dukungan dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa.<br><br>“Pada tahun 2026 ini kita menargetkan kepesertaan 48,95 %. Kami berharap kepada camat, geuchik, serta bendahara gampong untuk mendukung program ini” ujar Husaini.&nbsp;<br><br>Wakil Wali Kota menekankan pentingnya keterlibatan camat, geuchik, serta bendahara gampong dalam mendorong masyarakat desa untuk menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, program ini sangat penting dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat yang bekerja, terutama mereka yang berada pada sektor informal dan rentan terhadap berbagai risiko pekerjaan.&nbsp;<br><br>Sementara itu, PLT kepala BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe Syarifah Mirazona mengatakan, “Dengan pertemuan hari ini Insya Allah cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin meningkat, masyarakat pekerja semakin banyak terlindungi, kota Lhokseumawe akan lebih baik, penanggulangan kemiskinan di kota Lhokseumawe juga bergerak lebih bagus, pertumbuhan ekonomi positif, Insya Allah karena ini merupakan amanah presiden dan perwujudan dari visi misi Walikota\/Wakil Walikota Lhokseumawe.<br><br>Selain itu menurut&nbsp; Syarifah fokus pada perlindungan masyarakat pekerja yang ada di desa termasuk perangkat desa, tuha peut, fardhu kifayah di desa, dan pekerja padat karya.<br><br><br>Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk nyata manfaat dari kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat serta memberikan rasa aman bagi para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.<\/font><\/div>","image":"kesepakatan_jaminan_sosial.jpg","tgl":"2026-03-10"},{"title":"Optimalkan Pengelolaan Sampah, Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Truk Sampah dari PT Perta Arun Gas ","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan satu unit truk pengangkut sampah dari PT Perta Arun Gas sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mengoptimalkan penanganan sampah di kota Lhokseumawe. Penyerahan dilakukan pada Selasa (10\/03\/2026), di Halaman kantor Setdako Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan produksi sampah di kota tersebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Sementara itu, armada pengangkut sampah yang dimiliki pemerintah kota masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mampu mengangkut seluruh sampah yang dihasilkan masyarakat.<br><br>“Jadi produksi sampah naik dari 100 ke 200 ton, jadinya yang awalnya diangkut sekali jadi tiga kali per hari” ujar Sayuti.<br><br>“Sedangkan armada kita saat ini ada 18 ya, 13 truk besar dan 5 truk kecil” sambungnya.<br><br>Dr Sayuti juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Perta Arun Gas atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam upaya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah. Bantuan truk sampah ini juga diharapkan dapat mendukung dan mensukseskan program kebersihan yang menjadi perhatian Wali Kota Lhokseumawe, yakni program M. Broh, yang mendorong terciptanya lingkungan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.&nbsp;<br><br>Direktur Teknis dan Operasional PT Perta Arun Gas, Agus Mukorobin, usai penyerahan menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.<br><br>Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam penanganan sampah.&nbsp;<br><br>“Kami melihat Pemerintah Kota Lhokseumawe sangat gencar dalam upaya penanganan sampah. Dengan adanya satu unit mobil bantuan ini, kami berharap dapat membantu menyukseskan program prioritas Wali Kota Lhokseumawe,” ujar Agus Mukorobin.<br><br>Dengan tambahan armada tersebut, diharapkan proses pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal, khususnya selama bulan Ramadan ketika volume sampah meningkat secara signifikan.<\/div>","image":"Bantuan_Truk_Sampah.jpg","tgl":"2026-03-10"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Apresiasi Komitmen RS Swasta Terapkan UMP bagi Tenaga Kesehatan ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyambut baik komitmen sejumlah rumah sakit swasta yang menyatakan kesiapan untuk menerapkan pembayaran gaji tenaga kesehatan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh Tahun 2026.<br><br>Komitmen tersebut diserahkan langsung oleh pihak manajemen rumah sakit swasta kepada Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH dalam pertemuan yang berlangsung di Oproom Setdako Lhokseumawe, Rabu (4\/3\/2026).&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan rumah sakit swasta juga menyatakan kesediaan untuk mempekerjakan kembali tenaga kesehatan yang sebelumnya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penyesuaian penerapan UMP.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa Pemerintah Kota terus berkomitmen memastikan hak-hak tenaga kerja, termasuk tenaga kesehatan di rumah sakit swasta, dapat terpenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<br><br>“Pemerintah Kota Lhokseumawe ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kesehatan mendapatkan haknya secara layak sesuai standar Upah Minimum Provinsi. Ini juga penting untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Wali Kota.<br><br>Dalam dokumen komitmen yang diserahkan kepada Pemerintah Kota, pihak manajemen rumah sakit menyatakan beberapa poin penting, di antaranya memperkerjakan kembali tenaga kerja yang sebelumnya di-PHK akibat penegasan penerapan UMP, membayar gaji seluruh tenaga kerja sesuai ketentuan UMP Provinsi yang berlaku, serta menaati seluruh peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.<br><br>Penandatanganan komitmen ini turut disaksikan oleh jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, di antaranya para Asisten Setdako, Kepala BPJS Kesehatan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Dinas PUPR, DLHK, Dishub, Dinas Komunikasi dan Informatika, DPMPTSP dan Naker, Kabag Hukum, Kabag Prokopim, serta organisasi profesi kesehatan seperti PPNI dan IBI Kota Lhokseumawe.<br><br>Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Kota Lhokseumawe Zulkarnaini yang juga owner RS Abby mengatakan semua RS sepakat untuk melaksanakan UMP 2026 dan itu sudah diaplikasikan pada gaji bulan Februari 2026.<br><br>“Dengan arti kata bahwa UMP tersebut sudah berjalan. Dan kedepannya akan terus berlanjut seperti ini, mudah mudahan semua rumah sakit tetap bisa berkomitmen untuk memperbaiki nasib karyawan dengan membayarkan UMP” ujarnya.<br><br>Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Lhokseumawe, Ns. Asrul Fahmi, S.Kep., M.AP, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe atas upaya advokasi yang dilakukan dalam memperjuangkan hak-hak tenaga kesehatan di rumah sakit swasta.<br><br>Menurutnya, langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota menjadi bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan sekaligus menjaga stabilitas ketenagakerjaan di sektor pelayanan kesehatan.<br><br>Dalam pernyataan komitmen yang disampaikan, pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab sebagai bagian dari komitmen manajemen dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap komitmen ini dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pihak sehingga kesejahteraan tenaga kesehatan dapat meningkat dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.<br><br>Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe Rita Masyita Ridwan, S.Si., M.Kes. mengatakan bahwa pemberlakuan UMP ini seharusnya sudah tidak menjadi isu lagi. Karena memang tujuan akhirnya Adalah untuk kesejahteraan tenaga kesehatan dan kami sangat mendukung UMP 2026.&nbsp;<br><br>Manajemen rumah sakit yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari owner dan direktur RS Sakinah, RS Bunga Melati, RS Abby, RS Az Zuhra, RS MMC, RS Arun, RS PMI, RS Bunda, dan RS Kasih Ibu. Selain itu juga hadir Sekretaris Daerah, Asisten I Setdako, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, organisasi profesi PPNI dan IBI, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.<\/font><\/div>","image":"Bpjs_KeseLhokseumawe2026.jpeg","tgl":"2026-03-05"},{"title":"TP-PKK Lhokseumawe dan PT Perta Arun Gas Gelar Trauma Healing Anak dan Penguatan Keluarga Pascabencana di Gampong Kuala","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 5 Maret 2026 — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Lhokseumawe bersama PT Perta Arun Gas (PAG) menggelar kegiatan trauma healing bagi anak, edukasi remaja, serta penguatan peran ibu pascabencana di Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat, Kamis (5\/3\/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Seuramoe Asa : Pulih Hari Ini, Hebat Esok Nanti” ini diikuti oleh 50 anak-anak serta sekitar 100 remaja perempuan dan para ibu dari masyarakat setempat.<br><br>Kehadiran rombongan TP PKK Kota Lhokseumawe disambut hangat oleh masyarakat. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membantu pemulihan psikososial pascabencana. Suasana yang semula penuh kecemasan perlahan berubah menjadi tawa dan keceriaan melalui berbagai permainan, nyanyian, serta aktivitas ekspresif yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan perasaan mereka.<br><br>Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, mengatakan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur, tetapi juga pemulihan kondisi mental dan emosional masyarakat, khususnya anak-anak.<br><br>“Anak-anak adalah generasi masa depan kita. Ketika mereka mengalami peristiwa bencana, bukan hanya rumah yang perlu dipulihkan, tetapi juga rasa aman dan kebahagiaan mereka. Karena itu, kita ingin hadir memberi dukungan agar mereka kembali tersenyum dan berani menatap hari esok,” ujarnya.<br><br>Menurutnya, peran ibu dalam keluarga juga menjadi kunci penting dalam proses pemulihan tersebut. Oleh sebab itu, kegiatan ini tidak hanya difokuskan kepada anak-anak, tetapi juga memberikan penguatan kepada para ibu dan remaja perempuan agar mampu mendampingi anak-anak dengan penuh empati, kesabaran, dan ketangguhan.<br><br>“Dalam situasi seperti ini, keluarga adalah tempat pertama bagi anak untuk merasa aman. Ibu memiliki peran besar untuk menenangkan, mendampingi, dan membangun kembali rasa percaya diri anak-anak,” tambahnya.<br><br>Kegiatan trauma healing tersebut dipandu oleh para konselor dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Lhokseumawe (DP3AP2KB) bersama relawan dari Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK). Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak bergerak, bernyanyi, bermain, hingga mengekspresikan perasaan mereka secara terbuka.<br><br>Tidak hanya anak-anak, para remaja dan ibu juga mengikuti sesi edukasi terkait pengelolaan emosi, dukungan psikologis dalam keluarga, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih bagi anak-anak pascabencana.<br>Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tawa anak-anak, diskusi hangat para ibu, serta semangat para relawan menciptakan suasana kebersamaan yang penuh harapan. Kegiatan ini juga diisi dengan pembagian souvenir serta penyerahan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat Gampong Kuala.<br><br>Ny. Yulinda Sayuti menegaskan bahwa TP PKK Kota Lhokseumawe akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan penguatan keluarga.<br><br>“TP PKK tidak hanya bekerja di ruang-ruang pertemuan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keluarga-keluarga di Kota Lhokseumawe tetap kuat, saling menguatkan, dan mampu bangkit bersama,” tuturnya.<br><br>Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama PT Perta Arun Gas dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana.<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BKMT Kota Lhokseumawe, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, perwakilan PT Perta Arun Gas, Sekretaris DP3AP2KB, Camat Blang Mangat, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB, Penjabat Keuchik Gampong Kuala, pengurus TP PKK Kota Lhokseumawe, TP PKK Kecamatan Blang Mangat, serta TP PKK Gampong Kuala.<\/font><\/div>","image":"Pemberdayaan_Kesejahteraan_Keluarga.jpeg","tgl":"2026-03-05"},{"title":"Penutupan Sementara Jadwal Seleksi Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sehubungan dengan telah berakhirnya Jadwal Pendaftaran Seleksi Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe tanggal 27 Februari 2026 dan hasil akhir jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 Pasal 46 ayat (1), dengan ini Kami dari Panitia Seleksi memberitahukan bahwa akan menutup sementara jadwal seleksi tersebut dan akan dibuka kembali setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Klik tautan ini : <a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20PENUTUPAN%20SEMENTARA%20JADWAL%20SELEKSI%20CALON%20DIREKTUR%20DAN%20PENGAWAS%20PDAM%20IE%20BEUSAREE%20RATA.pdf\" title=\"\" target=\"\"><b>Perpanjangan Jadwal Seleksi<\/b><\/a><\/font><\/div>","image":"Penutupan_Jadwalseleksi__Sementara.jpg","tgl":"2026-02-28"},{"title":"Menteri Ekraf Dorong Brand Lokal Lhokseumawe Tembus Pasar Nasional dan Global Lewat Bazar Ramadhan","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dorong brand lokal Lhokseumawe, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)\/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya membuka Bazar Ramadhan Lhokseumawe Tahun 2026 pada Rabu, (25\/02\/2026). Bazar Ramadhan yang digelar di lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe berlangsung selama lima hari sampai 1 Maret 2026 mendatang.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Dalam arahannya, menteri menyebutkan bahwa&nbsp; saat ini potensi ekonomi kreatif sedang digali oleh para kepala daerah, tren ini kita bisa lihat bagaimana hasil investasi, hasil ekspor, jumlah tenaga kerja dan sumbangsih serta kontribusinya terhadap daerah tumbuh signifikan di tahun-tahun terakhir terutama 2025.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Tidak hanya itu, bahkan kata Riefky, lapangan kerja yang saat ini paling diminati generasi muda adalah sektor ekonomi kreatif. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 50% yang terlibat dalam industri kreatif itu generasi muda&nbsp; dan banyak kepala daerah yang menggunakan sektor ini sebagai pembuka lapangan kerja dan untuk mengurangi pengangguran di daerahnya.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Menurut Menteri, Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini dibagi 4 cluster. Kreatifitas yang berbasis budaya, yang terdiri dari fashion, kuliner, griya\/kerajinan, seni rupa seni pertunjukan. Kreatifitas berbasis desain mulai dari desain interior, arsitek, desain komunikasi visual, desain produk dan lain lain. Ada juga kreatifitas berbasis media, ada film, animasi, musik, fotografi, penerbitan, dan periklanan dan yang juga berkembang adalah kreatifitas berbasis digital dan teknologi, ada games, ada aplikasi, konten kreator, affiliator, AI, block chance, dan lain lain.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">“Kepala daerah melihat bahwa ekonomi kreatif adalah sebuah tambang baru untuk memberikan\/menumbangkan pendapatan daerah, membuka lapangan pekerjaan, memutar roda ekonomi daerah dan mengangkat kesejahteraan masyarakat. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi kita dengan seluruh pihak untuk mendukung”. sebut Riefky.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">“Tugas kementrian ekonomi kreatif ketika berkolaborasi dengan kepala daerah adalah mencari brand lokal kita dorong masuk ke pasar nasional, kemudian kita cari pemenangnya untuk dibawa ke pasar global. Dari bermacam sektor seperti brand fashion, kuliner, games buatan anak indonesia, aplikasi, atau film buatan anak indonesia, bahkan musik dan sebagainya” imbuhnya.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Jadi memang, negara-negara yang berkembang ekonomi kreatifnya seperti Korea Selatan, Jepang, India, Amerika, dan Malaysia mereka sedang terus mengasah brandnya untuk masuk ke pasar global. “Mudah mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat membangkitkan brand-brand lokal Lhokseumawe untuk go nasional bahkan global” harap Menteri Ekraf.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Kita berharap, kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan musiman tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat ekonomi masyarakat dan membuka lebih banyak lagi peluang usaha kedepan.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, SH MH Menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar -besarnya kepada menteri ekraf, Riefky atas bantuannya telah mengucurkan anggaran untuk terlaksananya bazar ramadhan tahun ini.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">“Terima kasih sebesar -besarnya kepada menteri Ekonomi Kreatif, bang Riefky atas bantuannya telah mengucurkan anggaran untuk terlaksananya bazar ramadhan tidak lepas dari pikiran dan bantuan sehingga terlaksananya Bazar Ramadhan ini” ujar Sayuti,<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">“Ini juga berkat lobi putra Lhokseumawe Ryan Firmansyah, meski dalam waktu yang sangat singkat berhubung awal tahun ini waktunya sangat sempit. Disisi lain ada pergeseran anggaran yang awalnya diminta satu miliar, ternyata diberikan 600 juta. Kita juga mengerti bahwa kondisi finansial anggaran di kementerian Ekraf itu sangat minim. Malah kegiatan bazar ramadhan ini Kota Lhokseumawe ini terbesar di Indonesia, katanya khusus Kota Lhokseumawe” Wali Kota Lhokseumawe menambahkan.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga dalam waktu singkat persiapan namun kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Mengusung tema “Ramadhan Berkah Ekonomi Kreatif Tumbuh”, Bazar ini sebagai wadah untuk meningkatkan ibadah, memperkuat ekonomi kreatif dan mempromosikan produk lokal Kota Lhokseumawe. “Di sini terdapat banyak stan, tidak hanya dari Lhokseumawe tetapi juga dari Aceh Utara. Sebagaimana disampaikan bahwa anggaran kegiatan ini dapat digunakan untuk mendukung peningkatan ekonomi kreatif di wilayah yang terdampak bencana.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe dan Aceh Utara merupakan kawasan yang terdampak bencana, sehingga banyak mata pencaharian masyarakat hilang. Sehingga kegiatan ini ditujukan untuk memberikan spirit dan motivasi bagi masyarakat pelaku ekraf sehingga mereka bisa bangkit dan menghasilkan produk yang mumpuni kedepannya.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Kegiatan ini menjadi titik kebangkitan ekonomi kreatif UMKM pasca bencana dan memulihkan ekonomi daerah sebagai ruang aktif ekonomi dan juga syi’ar Ramadhan. Di Kota Lhokseumawe tahun ini insya Allah akan selesai juga pembangunan gedung kesenian yang nantinya akan diubah fungsinya menjadi rumah kreatif pemuda. Tentunya ini relevan dengan program kementerian ekraf.&nbsp;&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Kami mengharapkan kepada seluruh peserta bazar ini \"mari sama sama kita jaga kualitas produk, kebersihan, ketertiban serta menberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan kegiatan yang aman dan berkah” harap Sayuti.<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian santunan kepada 30 anak yatim yang berada di sekitar lokasi bazar dilangsungkan, yaitu gampong Keude Aceh, Mon Geudong, dan Simpang Empat. Selain itu dilakukan juga peninjauan ke stan-stan bazar oleh Menteri Ekraf dan Wali Kota Lhokseumawe.&nbsp;<\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Pembukaan bazar turut dihadiri juga Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Rian Firmansyah, Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh Drs. Syakir, M.Si, Danrem 011\/Lilawangsa, Danlanal Lhokseumawe, Forkopimda Kota Lhokseuamwe, Anggota DPRA Aceh Dapil Lhokseumawe-Aceh Utara, Kepala Dinas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedi Yuswadi, AP, Sekda Kota Lhokseumawe A Haris, S.Sos, M.Si para Kepala OPD, BUMN, dan BUMD.<\/font><\/div>","image":"Tembus_Pasar_Nasional_dan_Global_Lewat_Bazar.jpeg","tgl":"2026-02-25"},{"title":"Gelar Bazar Ramadhan 2026, Pemko Lhokseumawe Dorong Ekonomi Kreatif Tumbuh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Bazar Ramadhan 2026 yang dipusatkan di Lapangan Irak mulai 25 Februari hingga 1 Maret 2026 mengusung tema “Ramadhan Berkah, Ekonomi Kreatif Tumbuh” sebagai upaya mendorong kebangkitan pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi daerah.&nbsp;<br><br>Akan dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, melalui bazar ini UMKM diberi ruang promosi dan akses pasar yang lebih luas agar tumbuh dan berkembang. Kehadiran pemerintah pusat diharapkan memberi dukungan moril sekaligus memperkuat sinergi antara Pemko dan pusat dalam mendorong sektor ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, mengapresiasi penyelenggaraan Bazar tersebut serta dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, Bazar Ramadhan merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota dalam memperkuat ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.&nbsp;<br><br>“Kegiatan ini bukan hanya sebatas aktivitas perdagangan musiman, tetapi juga menjadi ruang penguatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM lokal, agar mampu berkembang dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi saat ini,” ujar Wali Kota Lhokseumawe.<br><br>Berbagai stan turut meramaikan kegiatan tersebut, mulai dari kuliner berbuka puasa, aneka produk UMKM, kerajinan tangan lokal, hingga kebutuhan khas Ramadhan. Masyarakat dapat menikmati beragam sajian takjil dan menu tradisional sambil berbelanja produk lokal berkualitas.&nbsp;<br><br>Selain aktivitas jual beli, Bazar Ramadhan 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai agenda sosial dan keagamaan. Panitia menghadirkan panggung lomba untuk kreativitas dan dakwah, lomba-lomba religi yang dikoordinasikan oleh Dinas Syariat Islam Kota Lhokseumawe seperti lomba Adzan, Hafalan Ayat Pendek, Da’I Cilik dan Tahfidhul Qur’an.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bulan suci Ramadhan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat Aceh. Dengan kolaborasi seluruh pihak, Ramadhan tahun ini diharapkan benar-benar membawa keberkahan bagi semua.<\/font><\/div>","image":"Dorong_Ekonomi_Kreatif_Tumbuh231.jpeg","tgl":"2026-02-24"},{"title":"Kunjungan Kedua Mendagri Tito di Islamic Center, Wali Kota Lhokseumawe Sampaikan Apresiasi dan Harapan Pembangunan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 21 Februari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, atas perhatian dan fasilitasi bantuan bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menghadapi bencana banjir dan longsor. Hal itu disampaikannya saat menyambut langsung kedatangan Mendagri Tito dalam penyerahan bantuan dan buka puasa bersama anak yatim di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Jumat (20\/2\/2026).<br><br>Menurut Wali Kota Sayuti Abubakar, seluruh bantuan yang mengalir ke Kota Lhokseumawe, baik dari pemerintah pusat maupun dari berbagai daerah, tidak terlepas dari peran dan fasilitasi Mendagri.<br><br>“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Dalam Negeri. Semua bantuan yang diberikan kepada Kota Lhokseumawe, baik dari pemerintah pusat maupun dari berbagai daerah, tidak lepas dari fasilitasi dan perhatian beliau,” ujar Sayuti.<br><br>Ia menegaskan, dukungan tersebut membuat proses distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. Pemerintah Kota Lhokseumawe merasakan langsung dampak sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam situasi darurat.<br><br>“Kehadiran Bapak Menteri untuk kedua kalinya di Islamic Center ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat terhadap Lhokseumawe. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk dukungan konkret bagi masyarakat kami,” tambah Sayuti.<br><br>Di hadapan Mendagri Tito, Sayuti Abubakar juga menyinggung terkait Dana Transfer ke Daerah (TKD) Aceh yang direncanakan akan dikembalikan. Ia menyampaikan sebagian alokasi tersebut nantinya akan&nbsp; dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan Masjid Agung Islamic Center yang hingga kini belum rampung sejak mulai dibangun pada tahun 2001, sehingga dapat difungsikan secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.<br><br>Pada kegiatan tersebut, Mendagri Tito juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket perlengkapan ibadah dan kebutuhan sandang bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi aneka pakaian seperti celana, baju, blus, daster, dan gamis, jilbab, kemeja, jaket anak, jaket laki-laki, jaket wanita, celana panjang, serta rompi anak-anak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam masa pemulihan pascabanjir dan longsor.<br><br>Kunjungan Mendagri Tito di Kota Lhokseumawe dirangkai dengan buka puasa bersama ratusan anak yatim serta penyerahan bantuan dan santunan secara simbolis. Suasana buka puasa berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Mendagri Tito dan Wali Kota Sayuti Abubakar menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyapa anak-anak yatim, serta berbincang dengan warga terdampak bencana sebelum waktu berbuka tiba.<br><br>Dalam sambutannya, Mendagri Tito menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kota dan masyarakat.<br><br>“Di balik setiap kesulitan hari ini, selalu ada kebaikan yang menyertainya. Yang penting adalah kita tetap solid, pemerintah dan masyarakat berjalan bersama,” ujar Tito.<br><br>Acara tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP., MPA., unsur Forkopimda Lhokseumawe serta unsur tokoh agama dan masyarakat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah di kompleks Islamic Center Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"harapan_pembangunan2026.jpeg","tgl":"2026-02-21"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Serahkan Kunci 67 Huntara Bantuan BNPB, Pastikan Pemulihan Masyarakat Berjalan Transparan dan Tepat Sasaran","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 16 Februari 2026 – Pemerintah Kota Lhokseumawe secara resmi menyerahkan 67 unit hunian sementara (huntara) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada masyarakat terdampak banjir yang dipusatkan di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Senin (16\/02).<br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Berdasarkan hasil review bersama BNPB dan APIP Pusat, dari total 1.296 rumah yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, sebanyak 1.275 rumah dinyatakan lolos verifikasi. Rinciannya terdiri dari 74 rumah rusak berat, 1.178 rumah rusak sedang, dan 23 rumah rusak ringan.<br><\/font><\/div><font face=\"arial\"><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui BNPB.<br><br>“Kami ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BNPB atas dukungan dan penyerahan 67 unit hunian sementara ini. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia menjelaskan bahwa 67 unit huntara yang diserahkan terdiri dari 55 unit di Gampong Blang Naleung Mameh, 10 unit di Gampong Jambo Timu, serta masing-masing 1 unit di Gampong Ulee Jalan dan Gampong Uteunkot. Selain hunian sementara, para penerima manfaat juga memperoleh paket sembako, selimut, matras, dan kipas angin untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga.<br><br>Sayuti Abubakar menambahkan, bagi masyarakat terdampak yang tidak menempati huntara, pemerintah telah menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) selama tiga bulan sebesar Rp600.000 per kepala keluarga per bulan untuk membantu biaya sewa tempat tinggal selama pembangunan hunian tetap berlangsung.<br><br>Terkait masyarakat terdampak yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan, Sayuti Abubakar menegaskan bahwa jajaran teknis telah diperintahkan untuk mempercepat pendataan sebagai usulan tahap II.<br><br>“Saya telah menginstruksikan jajaran teknis mulai dari gampong hingga ke kecamatan untuk segera melakukan pendataan dan verifikasi lanjutan. Bagi masyarakat yang belum terakomodir, kami minta bersabar karena seluruh proses harus melalui mekanisme yang berlaku agar bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.<br><br>Sayuti Abubakar juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) di Gampong Padang Sakti dan Gampong Meunasah Mayang, guna memastikan masyarakat terdampak dapat kembali memiliki rumah yang layak, aman, dan permanen.<br><br>Sementara itu, Tenaga Ahli BNPB, Herman Hidayat, menjelaskan bahwa pemerintah pusat terus memastikan tidak ada lagi korban bencana yang tinggal di tenda darurat menjelang bulan Ramadan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat penerima huntara untuk menjaga fasilitas yang telah diberikan serta memanfaatkannya dengan baik sebelum hunian tetap dibangun.<br><br>Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung sejumlah unit huntara untuk memastikan kondisi bangunan, fasilitas, dan sarana pendukung benar-benar layak huni dan sesuai standar. Acara penyerahan bantuan huntara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Kapolres Lhokseumawe, perwakilan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, perwakilan PLN UP3 Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, para Asisten, para Kepala OPD, serta para Camat di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"IMG-20260216-WA0019.jpg","tgl":"2026-02-16"},{"title":"Bunda PAUD Lhokseumawe Lepas 500 Santri Ikuti Pawai Sambut Ramadan 1447 H","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 13 Februari 2026 – Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, secara resmi melepas 500 santri Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Islamic Center Lhokseumawe dalam Pawai Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Halaman Islamic Center, Jumat sore, (13\/02).&nbsp;<br><br>Kegiatan yang berlangsung meriah serta penuh semangat kebersamaan turut hadir dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti, S.Sos, pimpinan Islamic Center Lhokseumawe, jajaran LPQ Islamic Center Lhokseumawe, para dewan guru, serta orang tua santri yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan religius tahunan tersebut.<br><br>Pawai ini merupakan tradisi yang telah berlangsung selama 15 tahun dan menjadi agenda rutin dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Sebanyak 500 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), hingga Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) turut ambil bagian dalam pawai tersebut.<br><br>Suasana semakin semarak dengan iring-iringan jalan kaki serta mobil hias yang dikreasikan secara kreatif oleh para santri dan guru dengan tema-tema Islami. Rute pawai dimulai dari Halaman Islamic Center, melintasi jalur Simpang Jam, kemudian berputar dan kembali lagi ke titik awal. Antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute turut menambah kemeriahan dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.<br><br>Ditemui lokasi kegiatan, Bunda Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi atas konsistensi LPQ Islamic Center dalam membina generasi Qur’ani serta menjaga tradisi positif yang sarat nilai edukatif dan religius.<br><br>“Saya merasa bangga dan terharu melihat semangat anak-anak kita dalam menyambut bulan suci Ramadan. Tradisi ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia,” ujar Yulinda Sayuti.<br><br>Ia juga menegaskan bahwa momentum menyambut Ramadan hendaknya menjadi sarana membangun kesiapan spiritual bagi anak-anak dan keluarga.<br><br>“Ramadan adalah bulan pendidikan bagi kita semua. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang kebersamaan, disiplin, dan semangat syiar Islam. Ini adalah investasi akhlak untuk masa depan Kota Lhokseumawe,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Kepala LPQ Islamic Center Lhokseumawe, Ustadz Muhammad MH, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah memasuki tahun ke-15 tersebut.<br><br>“Alhamdulillah, tahun ini merupakan tahun ke-15 pelaksanaan pawai menyambut Ramadan. Kegiatan ini menjadi tradisi yang selalu dinantikan para santri. Selain sebagai syiar Islam, ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antara santri, guru, dan orang tua,” ungkap Ustadz Muhammad MH.<br><br>Ia menambahkan bahwa panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang di setiap jenjang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kekompakan, dan partisipasi aktif para santri dalam menyemarakkan kegiatan.<br><br>Dengan penuh kegembiraan dan semangat kebersamaan, Pawai Menyambut Ramadan 1447 H ini menjadi simbol kesiapan generasi muda dalam menyongsong bulan suci dengan hati yang bersih, semangat ibadah, serta komitmen untuk menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"lepas_500_santri.jpeg","tgl":"2026-02-14"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Serahkan Bantuan Dana Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Pascabencana","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar Tahap I, secara serentak di Provinsi Aceh pada Jumat (13\/2\/2026). Penyerahan bantuan simbolis dilakukan oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, dihadiri langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan seluruh unsur Forkopimda Lhokseumawe serta jajaran terkait.<br><br>Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, yang menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebagian warga harus kehilangan tempat tinggalnya.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dan Pemerintah Pusat atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe.<br><br>“Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe, saya menyampaikan apresiasi kepada kepala BNPB RI atas kehadirannya, ini kehadiran yang kesekian kalinya di Kota Lhokseumawe. Dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dalam hal ini BNPB yang telah bergerak sangat cepat sangat tanggap dalam penanggulangan bencana” ujar Sayuti.<br><br>“Hari ini kita saksikan sendiri bahwa Kota Lhokseumawe masuk tahap pertama untuk penyerahan bantuan kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe, sehingga penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana ini bisa cepat terlaksana,” Wali Kota menambahkan.<br><br>Berdasarkan hasil review BNPB\/APIP Pusat, dari total usulan 1.296 rumah rusak, sebanyak 1.275 rumah dinyatakan lolos verifikasi, dengan rincian 74 rumah rusak berat, 1.178 rumah rusak sedang, dan 23 rumah rusak ringan.<br><br>Pada tahap ini, bantuan diserahkan kepada penerima kategori rusak sedang dan rusak ringan, dengan besaran bantuan Rp30.000.000 untuk rusak sedang dan Rp15.000.000 untuk rusak ringan. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp35,685 miliar.<br><br>Sayuti menambahkan, “Bagi masyarakat yang NIK nya belum masuk dalam daftar penerimaan hari ini, sebagaimana disampaikan oleh kepala BNPB RI, itu bisa disusulkan namanya. Akan dilakukan verifikasi lagi sehingga seluruh masyarakat terdampak akan mendapatkan bantuan rumah rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat” tegas Sayuti.&nbsp;<br><br>Wali Kota Lhokseumawe juga mengingatkan “Kepada masyarakat yang menerima bantuan stimulan, diharapkan untuk memanfaatkan bantuan secara baik, jangan diselewengkan, ini amanah pemerintah, bukan untuk keperluan lain, jangan buat malu Kota Lhokseumawe di hadapan pemerintah pusat!” tegasnya.<br><br>Wali Kota mengatakan bahwa Pemerintah RI dalam hal ini BNPB RI bertanggung jawab penuh dan telah terbutkti bahwa kerja keras mereka telah kita rasakan, bantuan di Kota Lhokseumawe itu melimpah ruah bila dibandingkan dengan daerah lain yang terkena bencana.&nbsp;<br><br>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa “ bagi masyarakat terdampak bencana yang belum terdaftar pada tahap-1 penerimaan bantuan, masih bisa diajukan kembali pada tahap berikutnya. Dengan demikian, semua masyarakat terdampak akan mendapatkan bantuan tersebut. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu proses pengusulan selanjutnya” ujar Suharyanto.&nbsp;<br><br>Pelaksanaan perbaikan rumah akan didampingi oleh tim teknis yang dikoordinir oleh BPBD Kota Lhokseumawe, sehingga prosesnya berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan hukum yang berlaku.&nbsp;<br>“Dalam proses pencairannya, dana bantuan dibayarkan dalam dua tahap: tahap pertama sebesar 80%, dan sisanya 20% akan dicairkan pada tahap berikutnya” pungkasnya.&nbsp;<br><br>Bagi sebagian warga, bantuan ini bukan sekadar angka dalam nominal rupiah. Di balik lembaran buku tabungan yang diterima, tersimpan harapan untuk kembali membangun dinding yang roboh, mengganti atap yang diterbangkan angin, dan menghadirkan kembali ruang aman bagi keluarga. Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_Bantuan_Dana_Stimulan_Perbaikan.jpeg","tgl":"2026-02-13"},{"title":"Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Lantik Pokja hingga Gampong, Wali Kota Kukuhkan Yulinda Sayuti sebagai Bunda Literasi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 12 Februari 2026 — Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, secara resmi mengukuhkan 17 pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat kota, 4 Bunda PAUD kecamatan, serta 68 Bunda PAUD gampong periode 2025–2030 di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (12\/02). Pengukuhan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi dan koordinasi peningkatan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga ke tingkat gampong.<br><br>Dalam sambutannya, Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan amanah untuk memastikan layanan PAUD yang holistik, integratif, dan berkualitas benar-benar dirasakan oleh seluruh anak di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Pengukuhan ini adalah amanah besar bagi kita semua. Saya berharap seluruh Bunda PAUD, baik di tingkat kota, kecamatan maupun gampong, benar-benar hadir sebagai penggerak yang memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang ramah, berkualitas, dan penuh perhatian,” ujarnya.<br><br>Ia juga mengingatkan bahwa usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak, baik dari aspek karakter, kecerdasan, kesehatan, maupun nilai moral dan sosial. Karena itu, peran Bunda PAUD tidak boleh hanya bersifat simbolik, tetapi harus menjadi motor penggerak di lapangan.<br><br>Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih selama ini menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu menghadirkan perubahan positif, namun sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.<br><br>“Prestasi yang telah kita raih patut kita syukuri, tetapi itu bukan akhir dari perjalanan. Justru ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar untuk memastikan tidak ada anak-anak Lhokseumawe yang tertinggal dalam tumbuh kembang dan literasinya,” tambahnya.<br><br>Sebagaimana diketahui, pada tahun 2025 Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe berhasil meraih Juara 1 pada Apresiasi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD tingkat Provinsi Aceh. Pada kesempatan yang sama, Yulinda Sayuti juga menerima penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD tingkat nasional tahun 2025. Capaian tersebut semakin menguatkan posisi Bunda PAUD Kota Lhokseumawe di tingkat provinsi maupun nasional.<br><br>Pada momen yang sama, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi mengukuhkan Yulinda Sayuti sebagai Bunda Literasi Kota Lhokseumawe. Pengukuhan tersebut menjadi komitmen bersama dalam memperkuat gerakan literasi sejak usia dini sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan kebanggaannya atas capaian yang telah diraih Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dan berharap peran tersebut semakin diperkuat melalui penguatan literasi di semua jenjang.<br><br>“Saya merasa bangga atas capaian yang telah diraih Bunda PAUD Kota Lhokseumawe hingga tingkat provinsi dan nasional. Pemerintah Kota akan terus mendukung dan berharap Bunda PAUD tetap menjadi mitra strategis dalam membangun fondasi sumber daya manusia sejak usia dini,” ujar Wali Kota.<br><br>Ia juga menyoroti masih adanya tantangan di lapangan. Berdasarkan pengamatannya, masih ditemukan sejumlah siswa di beberapa sekolah dasar di Kota Lhokseumawe yang belum lancar membaca.<br><br>“Masih ada beberapa siswa sekolah dasar yang saya temukan belum lancar membaca. Ini menjadi perhatian serius kita bersama. Artinya, penguatan literasi harus dimulai sejak PAUD dan diperkuat dengan sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah,” tegasnya.<br><br>Untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga mengambil langkah penataan dan rotasi guru sebagai bagian dari upaya pemerataan dan optimalisasi tenaga pendidik.<br><br>Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, S.E, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Sekretaris Pokja Bunda PAUD Aceh beserta rombongan, para Asisten Sekda, para kepala OPD, para camat se-Kota Lhokseumawe, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Lhokseumawe, pimpinan perbankan dan perusahaan daerah\/mitra, Ketua KNPI, Ketua IGTKI, Ketua HIMPAUDI, pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Bunda PAUD kecamatan dan gampong se-Kota Lhokseumawe, serta tamu undangan lainnya.<br><br>Melalui pengukuhan ini, diharapkan periode 2025–2030 menjadi fase penguatan kualitas layanan PAUD yang lebih terarah, berkelanjutan, serta terintegrasi dengan gerakan literasi daerah dalam mewujudkan Generasi Emas Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Lantik_Pokja_hingga_Gampong.jpeg","tgl":"2026-02-12"},{"title":"542 Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dapat Bantuan, Wakil Walikota Lhokseumawe Dorong Peningkatan Prestasi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menyerahkan secara langsung bantuan perlengkapan sekolah kepada ratusan siswa SMP Negeri 6 Lhokseumawe, Kecamatan Muara Satu, pada Rabu (11\/02\/2026).<br><br>Dalam kesempatan itu, Husaini menyerahkan bantuan berupa baju seragam sekolah, susu, dan biskuit kepada 542 siswa yang merupakan peserta didik aktif di sekolah tersebut.<br><br>Husaini berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar siswa di tengah dinamika pendidikan saat ini. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi dorongan bagi adik-adik untuk terus berprestasi,” ujar Wakil Wali Kota Lhokseumawe.<br><br>Sementara itu, Kepala SMPN 6 Lhokseumawe, Mulyadi, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan kebanggaannya terhadap sejumlah prestasi yang telah diraih siswa dan sekolah. Di antaranya, prestasi Juara 2 tingkat nasional dalam lomba menulis cerita, pencapaian prestasi IPA di tingkat nasional, serta predikat sebagai sekolah terbersih di Kota Lhokseumawe. Semua prestasi tersebut menurutnya tak lepas dari dukungan dewan guru, komite sekolah, serta orang tua\/wali murid.<br><br>Mulyadi menambahkan bahwa kebijakan sekolah yang melarang siswa membawa makanan dan minuman dalam kemasan plastik ke sekolah menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.<br><br>Ke depan, SMPN 6 Lhokseumawe menargetkan untuk mengikutsertakan peserta didik pada tiga lomba di tingkat nasional, yaitu lomba mendongeng, menulis cerita, dan nyanyi solo.<br><br>Husaini pun menutup kegiatan dengan pesan agar para peserta didik terus mengembangkan diri dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang.<\/font><\/div>","image":"wakilmenyerahkanalat.jpeg","tgl":"2026-02-11"},{"title":"Program Broh Jeut Keu Peng Resmi Berjalan, Pemkot Lhokseumawe Luncurkan Mesin Pengolahan Sampah ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan Program Broh Jeut Keu Peng (sampah jadi uang) dengan mengoperasikan mesin pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan di TPA Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (10\/02\/2026).<br><br>Peluncuran tersebut menjadi tonggak dimulainya realisasi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe yang mengubah sampah dari persoalan lingkungan menjadi sumber nilai ekonomi.&nbsp;<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH dalam sambutannya mengatakan, Program Broh Jeut Keu Peng membutuhkan proses panjang, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga kajian teknis, sehingga tidak bisa diwujudkan secara instan.<br><br>“Alhamdulillah. Belum satu tahun saya dan bang Husaini menjadi wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe. Hari ini kita bisa mewujudkan janji kampanye kami ini khususnya untuk program Beruh Jeut Keu Peng,” kata Dr. Sayuti.<br><br>Ia menjelaskan, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan hampir di seluruh kota di Indonesia. Bahkan, sejumlah daerah terpaksa menutup TPA akibat kelebihan kapasitas. Karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.<br><br>Mesin pengolahan sampah yang diluncurkan di TPA Alue Lim mampu mengolah sampah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti bahan bakar minyak, plastik olahan, serta produk turunan lainnya. Hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br><br>Selain itu, Pemkot Lhokseumawe juga akan menerapkan program social engineering melalui sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga. Masyarakat yang melakukan pemilahan sampah, khususnya plastik, akan mendapatkan manfaat ekonomi melalui skema yang dikelola Koperasi ”Broh-Broh” yang diresmikan pada hari yang sama.<br><br>“Dan bagi masyarakat pun kita perlu untuk meningkatkan kesadaran. Dalam membuang sampah. Tentunya dalam melakukan pemilahan sampah. Ketika pemilahan sampah dilakukan dengan benar. Mereka juga akan mendapatkan koin emas,” ujar Wali Kota.<br><br>Atas terlaksananya peluncuran ini, Wali Kota Lhokseumawe mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat.&nbsp;<br><br>“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tim ahli, seluruh staf di dinas lingkungan hidup, dukungan dari TNI\/Polri dan seluruh pihak yang sama-sama telah bekerja keras sehingga terwujudkan terwujudnya program ini,” ungkap Sayuti.<br><br>Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkot Lhokseumawe tetap berupaya memperkuat sarana pendukung pengelolaan sampah. Dalam waktu dekat, pemerintah kota dijadwalkan menerima bantuan satu unit truk pengangkut sampah dari PT. Perta Arun Gas.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe juga berharap, mesin pengolahan sampah ini tidak hanya mampu mengolah sampah secara lebih efektif dan ramah lingkungan. Akan tetapi Juga bisa memberikan nilai tambah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"pengolahan_sampahbroh.jpg","tgl":"2026-02-10"},{"title":"Kembali di Perpanjang Jadwal Seleksi Bakal Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sehubungan dengan telah berakhirnya Jadwal Pendaftaran Seleksi Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe tanggal 10 Februari 2026 dan hasil akhir jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 Pasal 46 ayat (1), dengan ini Kami dari Panitia Seleksi akan memperpanjang jadwal Seleksi tersebut demi memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftar dengan jadwal sebagai berikut :<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Klik tautan ini&nbsp;<b>:<a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20SELEKSI%20JABATAN%20PDAM%202026.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PERPANJANGAN%20JADWAL%20SELEKSI%20lagi.pdf\" title=\"\" target=\"\">Perpanjangan Jadwal Seleksi<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"PENGUMUMANperpanjanganjadwalagi_2.png","tgl":"2026-02-10"},{"title":"Mesin Cetak KTP-el Beroperasi, Disdukcapil Lhokseumawe Kembali Layani Pencetakan KTP","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe memastikan bahwa layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) kembali dapat dilaksanakan mulai 6 Februari, seiring dengan telah beroperasinya mesin cetak KTP-el yang baru di kantor Disdukcapil Kota Lhokseumawe.<br><br>Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe, Munir, S.Sos., M.S.M, menyampaikan bahwa pengoperasian mesin cetak KTP-el yang baru ini menjadi langkah penting dalam memastikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal setelah sebelumnya mengalami kendala teknis.<br><br>“Alhamdulillah, mesin cetak KTP-el yang baru sudah mulai beroperasi. Mulai 6 Februari, masyarakat sudah dapat kembali melakukan pencetakan KTP-el di Disdukcapil Kota Lhokseumawe,” ujar Munir.<br><br>Ia menjelaskan bahwa selama mesin cetak KTP-el mengalami kerusakan, Disdukcapil Kota Lhokseumawe tetap berupaya menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bentuk solusi sementara, Disdukcapil telah menerbitkan Surat Biodata Kependudukan bagi warga yang telah melakukan perekaman data, yang dapat digunakan sebagai pengganti sementara KTP-el.<br><br>“Surat Biodata Kependudukan tersebut diberikan kepada warga yang telah melakukan perekaman data, sehingga hak administrasi kependudukan masyarakat tetap terlayani meskipun pencetakan KTP-el belum dapat dilakukan,” jelasnya.<br><br>Seiring dengan beroperasinya mesin cetak KTP-el yang baru, Munir mengimbau masyarakat yang telah memiliki Surat Biodata Kependudukan untuk segera datang ke kantor Disdukcapil Kota Lhokseumawe guna melakukan pencetakan KTP-el.<br><br>“Bagi masyarakat yang sebelumnya sudah melakukan perekaman data dan telah memiliki Surat Biodata Kependudukan, silakan langsung datang ke kantor Disdukcapil untuk melakukan pencetakan KTP-el,” tegas Munir.<br><br>Lebih lanjut, Munir menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Lhokseumawe, termasuk pencetakan KTP-el, dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik percaloan atau pungutan liar yang mengatasnamakan pelayanan kependudukan.<br><br>Selain itu, Disdukcapil Kota Lhokseumawe terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan ketertiban administrasi, ketepatan data, serta perlindungan data pribadi masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>Dengan kembali normalnya layanan pencetakan KTP-el, Disdukcapil Kota Lhokseumawe berharap kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal dan tepat waktu, serta mendukung kelancaran berbagai urusan layanan publik lainnya.<\/font><\/div>","image":"Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik.jpeg","tgl":"2026-02-05"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Taruna Putra Satya bersama Kepala Dinas Sosial Musliyadi meninjau lokasi pengungsian warga terdampak bencana di Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Rabu (04\/02\/2026).<br><br>Kepala Diskominfo Taruna Putra Satya menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan pengungsi tetap terpenuhi pasca bencana banjir. Terkait keluhan air bersih, ia menyebutkan permasalahan tersebut telah teratasi melalui kolaborasi dengan BUMN PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) yang hari ini menyalurkan 10 ribu liter air bersih ke lokasi pengungsian.<br><br>“Keluhan pengungsi terkait air bersih, alhamdulillah sudah ada solusi. Hasil kolaborasi dengan BUMN, yakni PT PIM, telah disalurkan 10 ribu liter air bersih ke pengungsian,” ujar Taruna.&nbsp;<br><br>Ia juga memastikan bahwa ketersediaan logistik pengungsi masih dalam kondisi cukup. Selain itu, layanan kesehatan bagi warga pengungsian terus berjalan dengan pemeriksaan rutin yang difasilitasi pemerintah setiap hari Senin dan Kamis.<br><br>“Logistik alhamdulillah terpantau cukup, dan pemerintah terus memfasilitasi pengecekan kesehatan secara rutin setiap Senin dan Kamis,” tambahnya.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT PIM atas dukungan dan kontribusinya dalam membantu penyediaan air bersih bagi pengungsi Blang Naleung Mameh.<br><br>Peninjauan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kecukupan logistik bagi pengungsi. Dalam kesempatan tersebut, bantuan sembako juga disalurkan melalui aparatur gampong yang nantinya akan diberikan kepada 55 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan dalam pengungsian.<\/font><\/div>","image":"Tinjau_Pengungsian_Blang_Naleung_Mameh.jpeg","tgl":"2026-02-04"},{"title":"Perpanjangan Jadwal Seleksi Bakal Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sehubungan dengan telah berakhirnya Jadwal Pendaftaran Seleksi Calon Direktur Periode 2026- 2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe tanggal 04 Februari 2026 dan hasil akhir jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 Pasal 46 ayat (1), dengan ini Kami dari Panitia Seleksi akan memperpanjang jadwal Seleksi tersebut demi memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftar dengan jadwal sebagai berikut :<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><br><\/font><\/div><font face=\"arial\">Klik tautan ini&nbsp;<b>:<a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20SELEKSI%20JABATAN%20PDAM%202026.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20PERPANJANGAN%20WAKTU%20PENDAFTARAN%20SELEKSI%20DIREKTUR%20DAN%20DEWAS%20PDAM.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">Perpanjangan Jadwal Seleksi<\/a><\/b><\/font>","image":"Perpanjangan_Seleksi_Direksi_PDAM_20262.jpg","tgl":"2026-02-04"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Audiensi dengan Dirjen Perumahan Perdesaan Bahas Penataan Kawasan Kumuh dan Program Perumahan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, (4\/2\/2026) — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan audiensi dan koordinasi dengan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., terkait penataan kawasan kumuh dan pembangunan perumahan di Kota Lhokseumawe.<br><br>Pertemuan yang berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Jakarta, tersebut membahas sejumlah agenda strategis, meliputi penataan kawasan kumuh, pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana banjir di Kota Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kualitas kawasan permukiman.<br>“Audiensi ini kami lakukan untuk menyelaraskan rencana penataan kawasan kumuh, pembangunan BSPS, dan hunian tetap bagi korban bencana banjir agar pelaksanaannya di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., yang merupakan putra kelahiran Cunda, Kota Lhokseumawe, serta pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Wali Kota Lhokseumawe, menyambut baik langkah koordinatif yang dilakukan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kawasan permukiman yang tertata, layak huni, dan berkelanjutan.<br><br>Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), Habibillah, S.E., sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan perumahan dan penataan kawasan permukiman di Kota Lhokseumawe.<br><br>Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat realisasi program penataan kawasan kumuh serta pembangunan perumahan, khususnya hunian tetap bagi korban bencana banjir, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman demi terwujudnya lingkungan hunian yang lebih tertata, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Bahas_Penataan_Kawasan_Kumuh.jpeg","tgl":"2026-02-04"},{"title":"Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Wali Kota Lhokseumawe Tertibkan Baliho dan Spanduk","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE — Pemerintah Kota Lhokseumawe mulai melakukan penertiban baliho dan spanduk yang dinilai berlebihan dan tidak sesuai ketentuan. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 pada 2 Februari 2026 lalu.<br><br>Dalam Rakornas tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penataan ruang publik agar kota-kota di Indonesia terlihat lebih tertib, bersih, indah dan asri.<br><br>”Dalam rangka Indonesia asri, saya minta kepala pemerintah daerah, tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk, terlalu banyak! Turis datang tidak untuk lihat spanduk.” tegas Presiden RI dalam arahannya pada Rakornas kepala daerah.<br><br>Menindaklanjuti arahan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH telah melakukan penataan media promosi luar ruang di wilayah Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>“Penertiban ini adalah bagian dari pelaksanaan arahan Presiden. Kita ingin kota ini tertata, nyaman dipandang, dan memiliki identitas yang jelas,” kata Dr Sayuti, pada Selasa (04\/02).<br><br>Menurutnya, pemasangan baliho dan spanduk yang tidak terkontrol berpotensi menghilangkan estetika kota dan menyamarkan karakter daerah. Kondisi tersebut juga dinilai dapat mengurangi daya tarik kota bagi wisatawan.<br><br>“Wisatawan datang ingin melihat wajah kota, bukan deretan iklan, spanduk dan baliho,” ujarnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe juga akan terus melanjutkan penertiban ini dengan melibatkan pelaku usaha serta organisasi pengusaha, seperti HIPMI, KADIN, dan asosiasi terkait, dalam proses penataan tersebut agar kegiatan usaha tetap berjalan tanpa mengabaikan ketertiban dan keindahan kota.<br><br>Penertiban baliho dan spanduk ini akan dilakukan secara bertahap oleh instansi terkait dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.<\/font><\/div>","image":"mulai_melakukan_penertiban.jpg","tgl":"2026-02-04"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Lantik 20 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional Tertentu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 4 Februari 2026 — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., melantik dan mengambil sumpah 20 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu siang (4\/2\/2026).<br><br>Pejabat yang dilantik terdiri atas 7 Jabatan Administrator, 4 Jabatan Pengawas, dan 9 Jabatan Fungsional Tertentu. Pelantikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penataan organisasi dan pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) guna memperkuat kinerja perangkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.<br><br>Adapun pejabat yang dilantik dalam Jabatan Administrator, yaitu Nurhayati, S.Ag sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe; Junaedi, S.T sebagai Kepala Bidang Cipta Karya Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Diana Rosa, S.T sebagai Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Lhokseumawe; Edi Faisal, S.Pi., M.S.M sebagai Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP dan Naker); Nurlina, S.E., M.S.M sebagai Sekretaris Dinas Sosial; Fathul Bahri Alatif, S.Pi., M.Si sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; serta Susanna, S.E., M.S.M sebagai Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).<br><br>Sementara itu, pejabat yang dilantik dalam Jabatan Pengawas meliputi Helmi Suhanda, S.Tr.IP sebagai Kepala Sub Bagian Umum Bappeda; Hanif Syah Reza Funna, S.E sebagai Kepala Sub Bidang Perbendaharaan I Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD); Mohd Mustaufhi sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Inspektorat; serta Iswana Adel, S.T., M.Sc sebagai Kepala Sub Bagian Program Bappeda.<br><br>Selain itu, Sekda Lhokseumawe juga melantik 9 pejabat dalam Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam amanahnya, Sekda A. Haris menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk bekerja profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil.<br><br>“Aparatur sipil negara adalah ujung tombak organisasi. Pengelolaan SDM harus dilakukan dengan baik dan berorientasi pada kinerja,” ujar A. Haris.<br><br>Ia menegaskan bahwa pelantikan jabatan tidak hanya dimaknai sebagai pengisian struktur organisasi, melainkan bagian dari proses pembinaan karier yang mengandung tanggung jawab besar.<br><br>“Pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan. Kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata dan peningkatan kinerja di unit kerja masing-masing,” katanya.<br><br>Sekda juga mengingatkan bahwa para pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target kinerja organisasi perangkat daerah. Untuk itu, ia meminta agar pejabat segera beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi, serta membangun koordinasi dan kerja sama yang baik.<br><br>Selain kinerja, A. Haris menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara dan pelayan masyarakat.<br><br>“Saya tidak ingin ada ASN yang bekerja setengah-setengah atau bermain-main dengan tugas. ASN digaji oleh negara dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kelalaian dalam menjalankan tugas berarti mengabaikan amanah,” tegasnya.<br><br>Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan bahwa disiplin ASN telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang wajib menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.<br><br>Pelantikan pejabat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe yang telah memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.<br><br>Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kinerja organisasi perangkat daerah semakin solid dan profesional, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.<\/font><\/div>","image":"melantik_dan_mengambil_sumpah.jpeg","tgl":"2026-02-04"},{"title":"Disdukcapil Lhokseumawe Pastikan Layanan Administrasi Kependudukan Gratis bagi Warga Terdampak Bencana","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 29 Januari 2026 — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara gratis bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak pascabencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah pada akhir November 2025 lalu.<br><br>Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe, Munir, S.Sos., M.S.M, menyampaikan bahwa pada situasi pascabencana tersebut, Disdukcapil tetap memberikan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen, dengan tetap mengedepankan ketertiban administrasi serta keamanan data pribadi masyarakat.<br><br>“Seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Lhokseumawe dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan pengurusan dokumen kependudukan,” ujar Munir.<br><br>Ia menjelaskan bahwa dalam pelayanan pascabencana, masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan dengan melampirkan surat keterangan dari keuchik setempat sebagai dasar pelayanan. Pengurusan dokumen wajib dilakukan langsung oleh yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan. Namun, dalam kondisi tertentu apabila yang bersangkutan tidak dapat hadir, pengurusan dapat dilakukan melalui perwakilan dengan melampirkan surat kuasa resmi.<br><br>Munir juga menekankan bahwa seluruh dokumen kependudukan bersifat rahasia dan harus dijaga kerahasiaannya guna mencegah terjadinya penyalahgunaan data pribadi.<br><br>“Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun untuk seluruh layanan administrasi kependudukan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh hak administrasinya secara adil, transparan, dan aman,” tegasnya.<br><br>Terkait layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Disdukcapil Kota Lhokseumawe saat ini belum dapat melayani pencetakan karena mesin cetak mengalami kerusakan. Pihaknya sedang mengupayakan perbaikan serta pengadaan mesin cetak agar pelayanan dapat segera kembali normal.<br><br>Disdukcapil Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat, khususnya warga terdampak bencana, untuk tetap memanfaatkan layanan administrasi kependudukan lainnya yang masih berjalan serta mengikuti ketentuan pelayanan yang berlaku.<\/font><\/div>","image":"disdukcapil290126.jpeg","tgl":"2026-01-29"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Penanggulang Bencana Senilai Rp9.7 Miliar","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Atas inisiasi dan upaya aktif Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan keuangan penanggulangan bencana dari berbagai pihak dengan total nilai Rp9.746.818.725. Selasa (27\/01\/2026). Anggaran tersebut diterima dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan Rekening Posko Bencana Kota Lhokseumawe, seluruh anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak di Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari komunikasi, koordinasi, dan kerja sama lintas daerah serta solidaritas berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat Lhokseumawe pascabencana.<br><br>“Alhamdulillah, ini adalah wujud kepedulian dan solidaritas bersama. Bantuan ini akan kita kelola secara transparan dan tepat sasaran untuk pemulihan infrastruktur serta pemulihan kondisi masyarakat,” ujar Dr Sayuti.&nbsp;<br><br>Adapun rincian sumber bantuan yang diterima Pemerintah Kota Lhokseumawe meliputi:<br>•&nbsp; &nbsp; Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Lhokseumawe sebesar Rp4.000.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp3.000.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Bantuan Pemerintah Kabupaten Lahat sebesar Rp200.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Dana Bantuan Hidrometeorologi Provinsi Aceh sebesar Rp324.086.336<br>•&nbsp; &nbsp; Donasi Masyarakat Kota Surabaya sebesar Rp1.500.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Donasi masyarakat Kabupaten Lahat sebesar Rp100.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Tambahan Dana Hidrometeorologi Provinsi Aceh sebesar Rp170.322.389<br>•&nbsp; &nbsp; BAZNAS Tangerang Selatan Rp350.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; PT.EJJV Engineering Indonesia Rp100.000.000<br>•&nbsp; &nbsp; Dan donasi lainnya dari masyarakat Rp2.410.000<br>•&nbsp; &nbsp; Total keseluruhan bantuan yang diterima mencapai Rp9.746.818.725<br>Dana bantuan tersebut direncanakan untuk berbagai kegiatan penanggulangan dan pemulihan pascabencana, antara lain:<br>•&nbsp; &nbsp; Pembangunan jembatan sementara dan akses jalan darurat<br>•&nbsp; &nbsp; Normalisasi sungai, saluran pembuang, dan drainase di sejumlah gampong rawan banjir&nbsp;<br>•&nbsp; &nbsp; Penanganan lereng longsor dan kawasan rawan bencana<br>•&nbsp; &nbsp; Pemeliharaan dan rehabilitasi infrastruktur pascabencana<br>•&nbsp; &nbsp; Program trauma healing bagi masyarakat terdampak<br>•&nbsp; &nbsp; Normalisasi dan Rehab Pintu Air Waduk \/ Reservoir Pusong<br>•&nbsp; &nbsp; Pemeliharaan Saluran Skunder&nbsp;<br>•&nbsp; &nbsp; Pemberdayaan PAUD pascabencana untuk mendukung pemulihan sosial dan psikologis anak-anak&nbsp;<br>•&nbsp; &nbsp; Dan masih banyak lagi program pemulihan lainnya&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan seluruh bantuan akan digunakan sesuai peruntukannya dan diawasi secara akuntabel.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya, S.IP, MAP menyampaikan Pemko Lhokseumawe sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga, organisasi, maupun masyarakat, yang telah memberikan bantuan serta dukungan kepada Kota Lhokseumawe.<br><br>Dengan adanya dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, Pemerintah Kota Lhokseumawe optimistis proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Terima_Bantuan_Penanggulang_Bencana_2026.jpeg","tgl":"2026-01-27"},{"title":"Asisten I Wali Kota Lhokseumawe Sidak Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Asisten I Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Muhamamd Maxalmina, SHI, MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Gampong Tumpok Teungoh dan Gampong Hagu Teungoh, Kota Lhokseumawe. Sidak ini dilakukan Selasa (27\/01) guna memastikan kualitas makanan MBG tetap terjaga serta mengantisipasi potensi gangguan kesehatan, seperti keracunan makanan.&nbsp;<br><br>Dalam keterangannya, Maxalmina menyampaikan bahwa proses pengolahan makanan dinilai berjalan sesuai ketentuan.&nbsp;<br><br>“Secara umum proses pengolahan makanan dilakukan sesuai ketentuan, mudah-mudahan kualitas ini bisa terus dijaga,” ujar Maxalmina.&nbsp;<br><br>Ia menjelaskan, sidak ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan dalam program MBG aman dikonsumsi dan memenuhi standar kebersihan serta kesehatan.&nbsp;<br><br>“Tujuan sidak ini untuk memastikan kualitas MBG tetap terjaga dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan” tambahnya.<br><br>Lebih lanjut, Maxalmina menekankan agar pelaksanaan program MBG dapat diprioritaskan bagi wilayah terdampak bencana, seperti Gampong Ujong Pacu, sehingga program ini dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan anak-anak.<br><br>Terkait pelaksanaan MBG pada bulan suci Ramadan, Maxalmina memastikan program tersebut tetap berjalan, dengan penyesuaian pola distribusi.<br><br>“Pada bulan Ramadan nanti, MBG tetap berjalan. Konsepnya adalah pemberian makanan kering dengan porsi yang lebih besar agar tetap bisa dimanfaatkan oleh penerima,” jelas Maxalmina.&nbsp;<br><br>Program MBG di Kota Lhokseumawe juga dinilai mendukung kearifan lokal dan perekonomian daerah, di mana bahan baku makanan dibelanjakan di Pasar Inpres Lhokseumawe. Selain itu, sebagian besar pekerja dapur MBG merupakan masyarakat setempat yang berdomisili di sekitar lokasi operasional.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe turut melakukan pembinaan terhadap para pekerja MBG, termasuk dalam hal kebersihan, kerapian pakaian kerja, serta disiplin, guna menjamin kualitas layanan dan keamanan pangan.<br><br>Maxalmina berharap program MBG dapat berjalan tepat guna dan tepat sasaran, ia juga meminta agar memprioritaskan daerah yanh terdampak bencana beberapa waktu lalu. Sehingga manfaat dari program nasional yang didukung anggaran besar ini benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Lhokseumawe.<br><br>“Harapan kita, program MBG ini memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi dan meringankan beban ekonomi keluarga,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"ke_dapur_Makan_Bergizi_Gratis.jpeg","tgl":"2026-01-27"},{"title":"Kota Lhokseumawe Raih UHC Award 2026, Wali Kota Sayuti Abubakar Terima Langsung Penghargaan Nasional","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 27 Januari 2026 — Kota Lhokseumawe meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 Kategori Utama yang diselenggarakan oleh Pemerintah&nbsp; Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan. Penghargaan nasional tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dan diserahkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, pada acara penganugerahan di Jakarta, Selasa (27\/01\/2026).<br><br>Penghargaan ini menempatkan Kota Lhokseumawe sebagai salah satu dari 75 pemerintah daerah terbaik di Indonesia yang berhasil memenuhi kategori tertinggi dalam cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<br><br>Kategori Utama merupakan kategori paling bergengsi dalam UHC Award dengan persyaratan yang ketat.&nbsp;<br>Pemerintah daerah harus mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 99 persen, tingkat keaktifan peserta minimal 95 persen, serta pendaftaran penduduk oleh pemerintah daerah minimal 18 persen dari total jumlah penduduk, kecuali apabila tingkat keaktifan telah mencapai 100 persen.<br><br>Capaian tersebut didukung oleh tingginya kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Lhokseumawe. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, jumlah peserta JKN di Kota Lhokseumawe tercatat sebanyak 199.817 jiwa. Dari jumlah tersebut, peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sebanyak 84.568 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan Pemerintah Daerah (PBPU Pemda) sebanyak 50.956 jiwa, serta Pekerja Penerima Upah Pegawai Negeri (PPU PN) sebanyak 33.403 jiwa.<br><br>Selain itu, peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) tercatat sebanyak 22.462 jiwa, Bukan Pekerja (BP) sebanyak 4.506 jiwa, dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 3.922 jiwa.<br><br>Dalam sambutannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang setara dan berkelanjutan bagi masyarakat.<br><br>“Universal Health Coverage bukan sekadar capaian angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat agar tetap sehat, sejahtera, dan terlindungi dari risiko finansial akibat masalah kesehatan,” ujarnya.<br><br>Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.<br><br>“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Pemerintah Kota Lhokseumawe hadir untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak yang sama dalam mengakses layanan kesehatan,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia menambahkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus memperkuat layanan kesehatan agar semakin mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<br><br>“Ke depan, kami akan terus meningkatkan mutu layanan kesehatan serta memastikan pelayanan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe,” tegasnya.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe yang selama ini telah bersinergi dan bekerja keras bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan seluruh masyarakat terdaftar dan aktif sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<br><br>“Dengan capaian UHC kategori Utama ini, kami berharap fasilitas kesehatan di Kota Lhokseumawe semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kota akan terus memastikan seluruh penduduk tetap terjamin akses layanan kesehatannya secara berkelanjutan melalui Program JKN,” tutup Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"Kategori_Utama_yang_diselenggarakan.jpeg","tgl":"2026-01-27"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Sidak Dukcapil, Pastikan Pelayanan Tetap Profesional dan Transparan","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Lhokseumawe, pada Senin (26\/01\/2026). Hal ini dilakukan disebabkan munculnya berbagai opini di media sosial terkait pelayanan administrasi kependudukan yang dinilai lambat oleh sebagian masyarakat.&nbsp;<br><br>Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai prosedur, profesional, serta tetap mengedepankan prinsip pelayanan yang humanis dan transparan.<br><br>Dalam keterangannya, Sekda Lhokseumawe A. Haris, S.Sos, M.Si menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu meluruskan informasi yang berkembang agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan berimbang. Ia menjelaskan bahwa salah satu kasus yang viral di media sosial terkait terhambatnya proses pelayanan kependudukan disebabkan oleh adanya pemblokiran Kartu Keluarga (KK).&nbsp;<br><br>“Berdasarkan penelusuran, pemblokiran tersebut terjadi karena salah satu anggota keluarga terdeteksi memiliki dua KTP dan tercatat di dua daerah berbeda, yakni di dua kota\/kabupaten. Kondisi ini secara otomatis teridentifikasi oleh sistem nasional kependudukan, sehingga memerlukan proses klarifikasi dan penyesuaian data sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Sekda.&nbsp;&nbsp;<br><br>Sekda menekankan bahwa langkah yang diambil Dukcapil bukan bentuk penghambatan pelayanan, melainkan upaya menjaga validitas dan keakuratan data kependudukan, yang merupakan bagian penting dari sistem administrasi negara.<br><br>Meski demikian, Sekda Lhokseumawe berharap ke depan jajaran Dukcapil dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam aspek pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat. Ia juga meminta agar setiap berkas permohonan yang belum dapat diproses disertai dengan alasan dan penjelasan tertulis, sehingga pemohon memahami kendala yang terjadi serta tahapan penyelesaiannya.<br><br>“Pelayanan publik bukan hanya soal prosedur, tetapi juga soal komunikasi. Penjelasan yang jelas dan tertulis akan membantu masyarakat memahami situasi dan menghindari kesalahpahaman,” ujarnya.<br><br>Lebih lanjut, Kadis Kominfo Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya, S.IP. MAP yang ikut mendampingi Sekda pada Sidak, berharap agar peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bersama dan mendorong adanya tindak lanjut serta solusi konkret dari Dukcapil, sehingga kasus serupa tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh perangkat daerah, guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal, adil, dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.<\/div>","image":"sidak_disdukcapil2026.jpg","tgl":"2026-01-26"},{"title":"Seleksi Bakal Calon Direktur Periode 2026-2031 dan Dewan Pengawas Periode 2026-2030 PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Bahwa sehubungan dengan kekosongan jabatan Direktur dan Dewan Pengawas \r\nDefinitif PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe, Panitia Seleksi dengan\r\n ini memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil \r\nNegara (ASN) yang memenuhi kualifikasi untuk mengikuti seleksi calon \r\nDirektur dan Dewan Pengawas PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe \r\ndengan ketentuan sebagai berikut :<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Klik tautan ini&nbsp;<b>: <a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20SELEKSI%20JABATAN%20PDAM%202026.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">Persyaratan Umum Calon Direktur dan Dewan Pengawas<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"calondirekturpdam202612.jpg","tgl":"2026-01-26"},{"title":"Pimpin Silaturahmi dan Sosialisasi Implementasi UMP Aceh Tahun 2026, Wali Kota Lhokseumawe : “Ini Keputusan Gubernur Aceh”","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH memimpin langsung kegiatan Silaturahmi dan Implementasi Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe pada Jum’at (23\/01\/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi pertemuan perdana yang mempertemukan Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan para pimpinan perusahaan dan pelaku usaha di wilayah setempat.&nbsp;<br><br>Dalam arahannya, Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk membangun komunikasi, sinergisitas, dan pemahaman bersama antara pemerintah dan dunia usaha demi kemaslahatan bersama.&nbsp;<br><br>“Ini adalah pertemuan pertama seperti ini. Mungkin sebelumnya belum pernah dilakukan. Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi yang baik demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan dunia usaha di Kota Lhokseumawe,” ujar Dr Sayuti.&nbsp;<br><br>Wali Kota menjelaskan bahwa setelah diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur Aceh tentang UMP Tahun 2026, pemerintah kabupaten\/kota memiliki kewajiban untuk melakukan sosialisasi dan memastikan kebijakan tersebut terlaksana di lapangan.&nbsp;<br><br>“Perlu kami tegaskan, ini bukan kebijakan Wali Kota, melainkan keputusan Pemerintah Provinsi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh perusahaan, kecuali instansi pemerintah dan usaha mikro\/UMKM sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tegasnya.&nbsp;<br><br>Untuk Kota Lhokseumawe, UMP Aceh Tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 3,9 persen, dan mulai berlaku pada bulan Maret 2026. Pemko Lhokseumawe tidak menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) tersendiri dan sepenuhnya mengikuti ketetapan provinsi.&nbsp;<br><br>Wali Kota juga mengingatkan bahwa perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan UMP dapat dikenakan sanksi pidana dan denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan penyitaan aset perusahaan.&nbsp;<br><br>“Ini adalah kewajiban saya sebagai Wali Kota kepada masyarakat Lhokseumawe dan juga kewajiban kepada negara, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Sayuti.<br><br>Selain implementasi UMP, Wali Kota turut menekankan kewajiban perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, dengan ketentuan minimal 80 persen pekerja ber-KTP Lhokseumawe. Perusahaan juga diwajibkan memberikan tunjangan hari besar keagamaan sebanyak tiga kali dalam setahun, yakni menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan bulan puasa, paling lambat tiga hari sebelum hari raya. Tunjangan tersebut setara dengan 1 kilogram daging beserta bumbu, yang dapat diberikan dalam bentuk uang atau sesuai kebijakan perusahaan.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Ketua BMK Lhokseumawe menyampaikan ajakan kepada para pelaku usaha untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baitul Mal Kota Lhokseumawe. BMK juga menegaskan komitmen transparansi dengan mempublikasikan laporan hingga tingkat gampong melalui seluruh platform website di Kota Lhokseumawe.<br><br>Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe mengungkapkan bahwa masih terdapat 12 perusahaan yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sekitar 20 perusahaan dengan rata-rata upah di bawah UMP, serta sekitar 20 perusahaan yang terdaftar di luar wilayah Lhokseumawe, seperti di DKI Jakarta.<br><br>BPJS Kesehatan Lhokseumawe menambahkan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerja beserta tanggungan, termasuk hingga tiga orang anak.<br>Pemko Lhokseumawe berharap seluruh perusahaan dan pelaku usaha dapat mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, sehingga tercipta iklim usaha yang sehat, berkeadilan, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe H. Damanhur, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Lhokseumawe. Sebanyak 62 badan usaha dan perusahaan dari berbagai sektor hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya sektor energi, perhotelan, jasa keuangan, manufaktur, kuliner, otomotif, hingga perdagangan.<\/font><\/div>","image":"upah_minimum_aceh2026.jpeg","tgl":"2026-01-23"},{"title":"Ternyata JITUPASNA & R3P Kota Lhokseumawe Urutan 2 Nilai Usulan Terendah Se-Aceh.","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa hasil Kajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) dan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) merupakan fondasi utama dalam penanganan pascabencana secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Kajian tersebut disusun berdasarkan mekanisme dan regulasi nasional, bukan sekadar estimasi angka semata.<br><br>Menanggapi berbagai tanggapan publik terkait besaran kebutuhan pemulihan pascabencana yang mencapai kurang lebih Rp1,2 triliun, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi kebutuhan lintas sektor yang dihitung secara rinci melalui pendataan lapangan, analisis dampak, serta perhitungan kebutuhan pemulihan jangka menengah dan panjang.<br><br>Pengkajian JITUPASNA dilaksanakan sesuai amanat PP Nomor 21 Tahun 2008 serta Peraturan BNPB Nomor 5 dan 6 Tahun 2017, dengan mencakup analisis kerusakan, kerugian, gangguan fungsi, dampak sosial-ekonomi, hingga peningkatan risiko bencana. Hasil kajian ini kemudian menjadi dasar penyusunan dokumen R3P sebagai dokumen resmi Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>Kebutuhan pemulihan pascabencana Kota Lhokseumawe terbagi dalam lima sektor utama, masing-masing dengan ruang lingkup dan tujuan yang jelas serta berorientasi langsung pada kepentingan masyarakat:<br><br>1.&nbsp; &nbsp; Sektor Permukiman<br>Difokuskan pada perbaikan dan pembangunan kembali rumah masyarakat terdampak, penataan lingkungan kawasan terdampak bencana, serta peningkatan kualitas hunian agar lebih aman dan layak. Sektor ini menitikberatkan pada pemulihan kehidupan dasar warga. Pada Sektor Permukiman kategori Rumah sebesar Rp88.296.650.000,- , dan Prasarana Lingkungan Rp59.458.995.000,-.&nbsp;<br><br>2.&nbsp; &nbsp; Sektor Infrastruktur<br>Mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi prasarana dan sarana publik seperti jalan, jembatan, drainase, tanggul, serta fasilitas pelayanan umum. Pemulihan sektor ini bertujuan mengembalikan fungsi pelayanan publik sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana. Sektor Infrastruktur pada kategori Transportasi sebesar Rp621.085.290.000,-, Sumber Daya Air Rp254.527.378.000,- , air dan sanitasi Rp1.700.000.000,-<br><br>3.&nbsp; &nbsp; Sektor Ekonomi<br>Berorientasi pada pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap sektor pertanian, perdagangan, industri kecil, pariwisata, dan usaha lokal. Pemulihan ekonomi menjadi kunci agar masyarakat dapat kembali produktif dan mandiri pascabencana. Kategori Pertanian dan Perkebunan sebesar Rp52.712.053.750,-, Peternakan Rp1.820.000.000,-, Perdagangan Rp6.732.000.000,-, Perikanan 43.777.254.650,-, Perindustrian Rp1.464.400.000,-, dan kategori Koperasi dan UMKM Rp1.950.900.000,-.<br><br>4.&nbsp; &nbsp; Sektor Sosial<br>Meliputi pemulihan fasilitas pendidikan, kesehatan, sosial budaya, serta penguatan kembali kehidupan sosial dan kearifan lokal masyarakat. Sektor ini berperan penting dalam memulihkan kualitas hidup dan kohesi sosial warga terdampak. Kategori Kesehatan Rp4.077.435.000,-, Pendidikan Rp30.028.049.500,-, Agama Rp1.309.000.000,-, Lembaga Sosial Rp1.162.350.000,-, Kebudayaan Rp50.000.000,-.<br><br>5.&nbsp; &nbsp; Lintas Sektor<br>Mencakup pemulihan tata kelola pemerintahan, lingkungan hidup, serta pengurangan risiko bencana. Di dalamnya termasuk peningkatan kapasitas kelembagaan, perencanaan mitigasi, dan penerapan prinsip Build Back Better and Safer agar risiko bencana di masa depan dapat ditekan. Pada lintas sektor kategori pemerintahan perkiraan kebutuhan Rp23.632.000.000,-, Keamanan dan Ketertiban Rp10.071.500.000,-, Lingkungan Hidup Rp20.121.680.000,-, Pengurangan Risiko Bencana sebesar Rp10.900.000.000,-.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa kebutuhan pemulihan yang tertuang dalam dokumen JITUPASNA dan R3P bukan berarti seluruhnya dibiayai dalam satu waktu atau dari satu sumber anggaran. Dokumen ini menjadi acuan perencanaan dan pengusulan dukungan pendanaan secara bertahap melalui sinergi Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi Aceh, dan Pemerintah Pusat, termasuk kementerian dan lembaga terkait.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya, dalam keterangannya mengatakan bahwa \"Secara akumulatif, total nilai JITUPASNA dan R3P Kota Lhokseumawe tercatat berada pada posisi kedua terkecil jika dilihat dari pagu usulan kebutuhan akan dampak bencana di antara seluruh kabupaten\/kota di Provinsi Aceh, sehingga menegaskan bahwa persoalan yang tercatat di Lhokseumawe relatif kecil dan tidak sebesar daerah lain\" jelas Taruna.<br><br>Dengan adanya JITUPASNA dan R3P, penanganan pascabencana diharapkan tidak bersifat parsial, tetapi menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan. Lebih dari itu, dokumen ini membawa harapan besar bagi pembangunan Kota Lhokseumawe ke depan, di mana nilai kebermanfaatannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui lingkungan yang lebih aman, pelayanan publik yang pulih, serta kehidupan sosial dan ekonomi yang bangkit lebih kuat dari sebelumnya.<\/div>","image":"Kota_Lhokseumawe_Urutan_2_Nilai_Usulan.jpeg","tgl":"2026-01-22"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Ikuti Rakor Kemendagri Bahas Alokasi TKD 2026 dan Anggaran Penanganan Rumah Rusak","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe&nbsp; Dr. Sayuti Abubakar SH MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (21\/01\/2026). Rakor tersebut membahas Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan alokasi anggaran penanganan rumah rusak.<br><br>Dalam rakor tersebut, Kemendagri menyampaikan arah kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan dan penyaluran TKD, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta transfer lainnya yang menjadi sumber pendanaan utama bagi pemerintah daerah. Selain itu, dibahas pula skema dan kriteria pengalokasian anggaran untuk penanganan rumah rusak, khususnya yang terdampak bencana maupun rumah tidak layak huni yang membutuhkan penanganan segera.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk mengelola alokasi TKD secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan daerah. Menurutnya, kebijakan penganggaran harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama dalam mendukung pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pemulihan dan penanganan dampak bencana.<br><br>“Terkait anggaran penanganan rumah rusak, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan memastikan pendataan dilakukan secara akurat dan valid, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Wali Kota dalam kesempatan tersebut.<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa hasil rakor ini akan menjadi acuan penting bagi jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menyusun dan menyesuaikan perencanaan program serta penganggaran Tahun Anggaran 2026. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat penting agar kebijakan fiskal yang diambil dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.<br><br>Melalui keikutsertaan dalam rakor Kemendagri ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap alokasi TKD dan anggaran penanganan rumah rusak ke depan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Bahas_Alokasi_TKD_2026.jpeg","tgl":"2026-01-21"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Kembali Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Muara Satu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe kembali menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa di SD Negeri 3 dan SMP Negeri 17 Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program bantuan perlengkapan sekolah yang sebelumnya juga telah disalurkan di sejumlah sekolah lain di Kota Lhokseumawe.<br><br>Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah guna menunjang kebutuhan belajar siswa sekaligus meringankan beban orang tua. Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berkomitmen untuk memastikan pemerataan bantuan pendidikan bagi peserta didik di berbagai wilayah. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Program penyaluran bantuan perlengkapan sekolah ini akan terus dilaksanakan secara bertahap di sekolah-sekolah lainnya.<br><br>“Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh anak-anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat belajar dan mendukung prestasi siswa,” ujar Wali Kota.<br><br>Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap dunia pendidikan. Para guru dan orang tua berharap program serupa dapat terus berlanjut demi mendukung kualitas pendidikan di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"210125986.jpeg","tgl":"2026-01-21"},{"title":"Tinjau RSU Arun, Wali Kota Lhokseumawe Soroti Overload Pasien","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 21 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Arun Lhokseumawe, Rabu (21\/1\/2026). Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menemukan bahwa rumah sakit kerap mengalami kelebihan kapasitas (overload) pasien, sehingga ketersediaan kamar rawat inap belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan layanan secara optimal.<br><br>Kondisi overload di RSU Arun bukan terjadi sesekali, melainkan telah berulang. Berdasarkan data pelayanan rumah sakit, sejak 1 Januari 2026 jumlah kunjungan pasien tercatat mencapai sekitar 1.224 pasien, sementara kapasitas tempat tidur yang tersedia hanya 209 unit. Ketimpangan ini dipengaruhi oleh jumlah penduduk Lhokseumawe yang secara faktual lebih besar dari data kepemilikan KTP, keberadaan sejumlah perguruan tinggi dengan mahasiswa dari luar daerah, serta tingginya jumlah pasien dari wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Aceh Utara.<br><br>Lonjakan pasien juga kerap terjadi pada kondisi tertentu, seperti ketika rumah sakit lain mengalami keterbatasan layanan, saat terjadi bencana banjir, maupun pada musim-musim tertentu yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan. Kondisi tersebut tetap terjadi meskipun di Kota Lhokseumawe telah tersedia beberapa rumah sakit swasta, namun beban pelayanan belum sepenuhnya terdistribusi secara merata.<br><br>“Beban layanan RSU Arun bukan hanya untuk warga Kota Lhokseumawe, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar. Karena itu, overload pasien sering kali tidak terhindarkan,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Selain meninjau kapasitas layanan, Wali Kota Sayuti Abubakar juga berkeliling ke sejumlah ruangan, mulai dari ruang pelayanan, ruang rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga ruang manajemen serta berbagai instalasi penunjang lainnya, termasuk fasilitas dapur, sanitasi dan toilet. Dalam peninjauan tersebut, ia berdialog langsung dengan tenaga medis dan pasien guna memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar serta tidak menimbulkan keluhan masyarakat.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menjelaskan bahwa RSU Arun Lhokseumawe saat ini dikelola oleh PT Pembangunan Lhokseumawe (PT PL Lhokseumawe), sementara status aset rumah sakit masih berada di bawah kepemilikan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Kondisi ini turut mempengaruhi ruang gerak Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengembangan fasilitas dan penambahan kapasitas layanan kesehatan.<br><br>Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terus memperjuangkan penyerahan aset rumah sakit dari LMAN kepada pemerintah daerah, sekaligus telah mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hingga kini, Lhokseumawe tercatat sebagai satu-satunya daerah di Aceh yang belum memiliki RSUD sejak dimekarkan 25 tahun lalu.<br><br>Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) serta lahan seluas kurang lebih 4 hektare untuk pembangunan RSUD. Seluruh dokumen tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan.<br><br>Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan. Ia memastikan penghasilan tenaga kesehatan harus mengacu pada ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan menegaskan bahwa pada bulan depan akan dilakukan inspeksi mendadak terhadap sistem pengupahan tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit dan klinik di Lhokseumawe.<br><br>“Pelayanan harus baik, petugas disiplin, lingkungan bersih, dan hak tenaga kesehatan juga harus dipenuhi. Bulan depan kita akan turun langsung mengecek pengupahan tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit dan klinik di Lhokseumawe,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"Soroti_Overload_Pasien.jpeg","tgl":"2026-01-21"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Salurkan Bantuan Sepatu dan Seragam Sekolah bagi Anak-anak Korban Bencana di Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE, 20 Januari 2026 — Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berkomitmen memastikan pemulihan sektor pendidikan pascabencana dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak terdampak banjir di SD Negeri 6 Blang Mangat Gampong Jambo Timu dan SD Negeri 7 Blang Mangat Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat.<br><br>Sebanyak 266 siswa menerima bantuan sepatu dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Kota Lhokseumawe dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. Bantuan tersebut meliputi seragam sekolah lengkap, sepatu, baju, celana, jilbab, topi sekolah, kaus kaki, tali pinggang, dan dasi. Selain itu, para siswa juga mendapatkan tambahan asupan gizi berupa susu dan roti.<br><br>Sebelumnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyalurkan berbagai perlengkapan penunjang pendidikan lainnya, seperti tas sekolah dan alat tulis, guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar pascabanjir.<br><br>“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar anak-anak tetap bisa bersekolah dengan layak dan nyaman. Kita ingin memastikan semangat belajar mereka tidak surut meskipun sempat terdampak bencana,” ujar Wali Kota Lhokseumawe.<br><br>Ia menambahkan, penyaluran bantuan sepatu dan perlengkapan sekolah dilakukan secara bertahap hingga seluruh siswa terdampak menerima bantuan sesuai kebutuhan.&nbsp;<br><br>“Anak-anak adalah masa depan daerah. Semoga bantuan ini memberi manfaat dan menumbuhkan kembali semangat mereka untuk bangkit dan terus belajar,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"serahkan_sepatu.jpeg","tgl":"2026-01-20"},{"title":"Wali Kota Sayuti Abubakar Pimpin Rapat Hasil Akhir JITUPASNA, Kebutuhan Pascabencana Lhokseumawe Capai Rp1,23 Triliun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memimpin rapat penyampaian hasil akhir Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) dan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kota Lhokseumawe yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (19\/1\/2026).<br><br>Rapat tersebut bertujuan untuk menyampaikan secara komprehensif hasil akhir pengkajian dampak bencana banjir, menyepakati besaran kerugian dan kebutuhan pascabencana, serta menjadikan Dokumen R3P sebagai acuan resmi dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan rehabilitasi serta rekonstruksi wilayah terdampak di Kota Lhokseumawe.<br><br>Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah terkait, pimpinan perbankan, pimpinan perguruan tinggi, tim pendamping dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta serta perwakilan instansi dan lembaga terkait.<br><br>Pelaksanaan JITUPASNA dilakukan secara bertahap dan sesuai ketentuan. Tim JITUPASNA Kota Lhokseumawe mulai bekerja sejak 10 Desember 2025 berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe. Penyusunan dokumen dilakukan sejak akhir Desember 2025 setelah data lapangan terkumpul, kemudian dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Aceh melalui pra-desk tahap I pada 7 Januari 2026 dan dilanjutkan pra-desk tahap II pada 14 Januari 2026 sebagai bagian dari verifikasi dan penyelarasan data lintas sektor.<br><br>Berdasarkan hasil pengkajian, total kerugian akibat bencana banjir yang melanda Kota Lhokseumawe pada lima sektor, meliputi sektor permukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lintas sektor, tercatat sebesar Rp1,18 triliun. Sementara itu, total kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diperlukan untuk pemulihan wilayah dan masyarakat Kota Lhokseumawe mencapai Rp1,23 triliun.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa hasil akhir JITUPASNA disusun secara serius, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>“Tidak ada permainan dalam pendataan ini. Seluruhnya merupakan data riil hasil pendataan langsung di lapangan yang telah melalui tahapan verifikasi dan pembahasan bersama. Karena itu, dokumen ini menjadi dasar penting dalam perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” tegas Sayuti Abubakar.<br><br>Ia juga menekankan bahwa hasil akhir JITUPASNA dan Dokumen R3P yang disepakati pada hari ini akan segera dibawa ke tingkat provinsi untuk selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat sebagai dasar dukungan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Hasil yang kita sepakati hari ini tidak berhenti di daerah. Dokumen ini akan kita bawa ke provinsi dan selanjutnya diteruskan ke pusat agar menjadi dasar dukungan dan kebijakan penanganan pascabencana. Karena itu, seluruh data harus solid, satu suara, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sayuti Abubakar.&nbsp;<br><br>Di akhir sesi, Wali Kota Sayuti Abubakar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Provinsi Aceh, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe,&nbsp; Kodim 0103\/Aceh Utara, serta seluruh pihak terkait yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam penanganan bencana banjir dan penyusunan dokumen JITUPASNA.<br><br>Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil JITUPASNA Kota Lhokseumawe sebagai bentuk komitmen bersama terhadap validitas data dan keseriusan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.<\/font><\/div>","image":"Hasil_Akhir_JITUSPAKSA.jpeg","tgl":"2026-01-19"},{"title":"JDIH: Platform Digital Produk Hukum Masyarakat Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Di zaman yang serba digital ini, hampir disemua aspek kehidupan, manusia terhubung dengan teknologi, mulai dari komunikasi, pendidikan, pembayaran hingga pekerjaan. Teknologi memberikan kemudahan dan efisiensi luar biasa melalui internet dan gadget seperti smartphone, namun juga membawa tantangan baru berupa kemampuan literasi digital yang saat ini dianggap perlu, karena hampir segala informasi kita dapatkan dari internet. Di dunia pemerintahan, internet digunakan untuk layanan administrasi kependudukan, kesehatan hingga partisipasi publik melalui platform digital, melalui konsep e-Government atau Pemerintah Digital, memanfaatkan TIK untuk pelayanan publik lebih efisien, transparan, dan mudah diakses.<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (disingkat JDIH), ini bermula dari keprihatinan terhadap pengelolaan dokumen hukum yang masih lemah dan belum terdokumentasi dengan baik di Indonesia. Pada Seminar Hukum Nasional III tahun 1974, muncul rekomendasi untuk membentuk JDIHN (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional) sebagai solusi digitalisasi Dokumen Hukum melalui Keputusan Presiden No. 91 Tahun 1999 dan diperkuat Peraturan Presiden No. 33 Tahun 2012.&nbsp; Saat ini JDIH&nbsp; sudah ada di berbagai instansi dan tingkatan pemerintahan, dari Pusat hingga Daerah Kabupaten\/Kota, Lembaga Negara, Kementerian dan Perguruan Tinggi. JDIH berfungsi sebagai wadah yang menyediakan informasi hukum berupa Peraturan Perundang-undangan, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah dan Produk Hukum lain&nbsp; secara terpadu, mudah, cepat, dan akurat.<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">&nbsp;<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">JDIH Kota Lhokseumawe merupakan Aplikasi Berbasis Web milik Pemerintah Kota Lhokseumawe yang berperan penting dalam menyediakan akses informasi hukum yang mudah, cepat, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat serta&nbsp; membantu pemerintah dalam mengumpulkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarluaskan Produk Hukum, khususnya seperti Peraturan Daerah (Qanun) Kota Lhokseumawe,&nbsp; Peraturan Wali Kota Lhokseumawe, Surat Edaran Wali Kota Lhokseumawe, Intruksi Wali Kota Lhokseumawe, Nota Kesepakatan Bersama, Perjanjian Kerja Sama serta Produk Hukum lainnya. Dengan Aplikasi berbasis Web, JDIH diharapkan dapat mendukung pembangunan hukum nasional dan menyebarluaskan pengetahuan hukum kepada masyarakat.&nbsp;<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Bagaimana cara menggunakan JDIH?<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Bagi masyarakat Kota Lhokseumawe yang ingin mencari Produk Hukum di Website JDIH Kota Lhokseumawe, caranya sangat mudah. Pertama, kunjungi situs JDIH Kota Lhokseumawe dengan cara mengetik pada kolom pencarian “JDIH Kota Lhokseumawe” pada Google atau Browser seperti Chrome, Firefox atau yang lain. Setelah itu, akan tampak pada layar Laptop\/Komputer atau Smartphone laman depan Website JDIH. Gunakan kolom pencarian dengan kata kunci terkait peraturan yang dicari seperti jenis Peraturan, tahun, atau nomor peraturan untuk menemukan dokumen hukum yang dibutuhkan. Terakhir akan muncul Produk Hukum yang dicari.&nbsp;<\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Sampai saat ini, JDIH Kota Lhokseumawe masih terus berbenah dalam rangka mengoptimalkan kelengkapan Produk Hukum, khususnya Produk Hukum Kota Lhokseumawe. JDIH juga berupaya meningkatkan pengelolaan dokumen hukum yang lebih tertib dan terorganisir, sekaligus memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi masyarakat Lhokseumawe terus dilakukan agar terwujudnya satu sumber data hukum yang resmi, akurat dan terstandardisasi. Hal ini juga membantu mengurangi kebingungan publik akibat kurangnya informasi Hukum yang diperoleh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.<\/span><\/font><\/div><\/div>","image":"jdihkota.png","tgl":"2026-01-15"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Aceh Utara, Kamis (15 Januari 2026) — Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, SE, menghadiri kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana sekaligus penyerahan bantuan Kementerian Pertanian–Bapanas Peduli Provinsi Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Meunasah Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis.<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) bersama rombongan anggota Komisi IV DPR RI, termasuk Ir. T. A. Khalid, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh II. Hadir pula Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, unsur Forkopimda Aceh, para bupati dan wali kota se-Aceh, serta pimpinan instansi terkait.<br><br>Kehadiran Wakil Wali Kota Lhokseumawe pada agenda nasional tersebut mencerminkan dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap upaya pemulihan sektor pertanian pascabencana sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah.<br>“Rehabilitasi lahan sawah ini merupakan langkah penting untuk memulihkan produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan ekonomi petani. Pemerintah Kota Lhokseumawe siap bersinergi agar program ini berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Husaini.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Lhokseumawe turut didampingi Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdako Lhokseumawe.<br><br>Selain prosesi groundbreaking, acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan pertanian kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari sinergi pemerintah pusat, DPR RI, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten\/kota dalam mempercepat pemulihan ekonomi serta mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Aceh.<\/font><\/div>","image":"Rehabilitasi_Sawah_Terdampak.jpeg","tgl":"2026-01-15"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe dan Wakil Wali Kota Serahkan Secara Simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap I kepada Warga Terdampak Banjir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, Selasa, 13 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap I (satu) kepada enam warga terdampak banjir, di ruang kerja Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (13\/1\/2026). Penyerahan bantuan tersebut didampingi Wakil Wali Kota Husaini, SE sebagai bagian dari penanganan darurat pascabencana banjir di wilayah Kota Lhokseumawe.<br><br>DTH diberikan untuk kebutuhan sementara selama tiga bulan, yang dapat digunakan warga untuk menyewa tempat tinggal atau memenuhi kebutuhan dasar sambil menunggu penyediaan hunian tetap. Berdasarkan data by name by address, dari total 72 kepala keluarga terdampak, 37 keluarga telah terverifikasi dan menerima bantuan pada tahap awal ini. Penyaluran dana dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa DTH merupakan langkah awal agar warga tidak berlarut-larut berada dalam kondisi darurat. Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mengawal proses penanganan pascabencana bersama pemerintah pusat. “Setelah hunian tetap tersedia, akan ada bantuan lanjutan, termasuk perabotan dan dukungan pengembangan ekonomi bagi warga,” ujarnya.<br><br>Sementara itu, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kolonel Inf Hery Setiono menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan skema hunian sementara dan hunian tetap bagi warga dengan kategori kerusakan berat. Pemerintah juga menyalurkan DTH sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan hingga Februari 2026 sebagai penyangga kebutuhan dasar warga selama masa transisi. Ia menambahkan, warga yang telah menerima DTH secara bertahap tidak lagi menempati tenda pengungsian, dengan tetap disiapkan opsi penanganan sesuai kondisi di lapangan.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar pemulihan pascabencana berjalan terukur, cepat, dan berkelanjutan. Penyerahan simbolis DTH tersebut turut disaksikan perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kolonel Inf Hery Setiono, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A. Haris, S.Sos., M.Si., Plh. Kalak BPBD Kota Lhokseumawe Said Bachtiar, ST., MT serta perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) area Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Secara_Simbolis_Dana_Tunggu_Hunian.jpeg","tgl":"2026-01-13"},{"title":"Pemko Resmi Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Wali Kota: Rampung Juni 2026","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin (12\/01\/2026). Pembangunan yang berlokasi di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu bagi masyarakat.<br><br>Groundbreaking dilakukan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH. Dalam sambutannya, Sayuti mengatakan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pembangunan ini diproyeksikan akan selesai pada bulan Juni mendatang, sehingga dapat mulai beroperasi pada bulan Juli 2026.<br><br>“Kita berharap pembangunan ini dapat diselesaikan tepat waktu. Insyaallah Juni rampung dan Juli sudah mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Dr Sayuti.&nbsp;<br><br>Wali Kota juga menambahkan, bahwa masyarakat tidak perlu meragukan kualitas Sekolah Rakyat yang dibangun karena seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah pusat.<br><br>“Yakinlah, Sekolah Rakyat ini adalah sekolah bermutu. Seluruh biaya pembangunan dan penyelenggaraannya ditanggung oleh pemerintah pusat, sehingga standar fasilitas, tenaga pendidik, dan sistem pendidikannya terjamin,” tambah Dr. Sayuti Abubakar.&nbsp;<br><br>Sekolah Rakyat dirancang sebagai satuan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total 36 rombongan belajar (rombel) dan kapasitas 1.080 siswa dalam satu lokasi. Rinciannya, jenjang SD sebanyak 18 rombel (540 siswa), sedangkan SMP dan SMA masing-masing 9 rombel (270 siswa). Setiap rombel direncanakan diisi maksimal 30 siswa guna menjamin kualitas proses belajar mengajar.<br><br>Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Dr Sayuti juga meminta agar pelaksanaan proyek pembangunan tersebut melibatkan pengusaha dan tenaga kerja lokal, sehingga proyek ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota juga mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat, ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat berjalan lancar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan sumber daya manusia serta pemerataan pendidikan di Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Turut hadir pada groundbreaking, Wakil Wali Kota Husaini, SE, Kapolres Lhokseumawe, Kepala Bappeda, Pj Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran OPD terkait. Hadir pula perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh Kementerian PUPR, Manager Proyek PT Wijaya Karya (WIKA) KSO Imam Rahman, Tim Leader Konsultan, serta unsur teknis lainnya.<\/font><\/div>","image":"Sekolah_Rakyat_Lhokseumawe2026.jpeg","tgl":"2026-01-12"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Raih nilai indeks 4,31 Predikat A- dari KemenPAN-RB","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kota Lhokseumawe berhasil meraih&nbsp;<\/font><font face=\"arial\">nilai indeks 4,31&nbsp;<\/font><font face=\"arial\">predikat A- dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dan Wakil Wali Kota Husaini, S.E.<br><br>Predikat A- menunjukkan bahwa kinerja penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Lhokseumawe berada pada kategori sangat baik, mencakup aspek kebijakan pelayanan, profesionalisme aparatur, ketersediaan sarana dan prasarana, pemanfaatan sistem informasi pelayanan, pengelolaan pengaduan masyarakat, serta pengembangan inovasi pelayanan publik. Hasil ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.<br><br>Di bawah arahan dan kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota Lhokseumawe secara konsisten mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan mutu layanan melalui berbagai pembenahan sistem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya kerja yang profesional dan melayani. Sinergi antar perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian nilai evaluasi yang optimal.<br><br>Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk terus berbenah dan berinovasi. Ke depan, Pemko Lhokseumawe berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin mudah diakses, cepat, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Daftar NIlai Indeks Pemerintah Kabupaten\/Kota Provinsi Aceh:&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Provinsi<br>08. Pemerintah Provinsi Aceh : 4.56 A<br><br>Kota<br>46. Pemerintah Kota Lhokseumawe 4.31 A-<br>52. Pemerintah Kota Banda Aceh 4.21 A-<br>58. Pemerintah Kota Sabang 4.12 A-<br>70. Pemerintah Kota Langsa 3.76 B<br>77. Pemerintah Kota Subulussalam 3.39 B-<br><br>Kabupaten<br>87. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah 4.37 A-<br>146. Pemerintah Kabupaten Bireuen 4.08 A-<br>148. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat 4.07 A-<br>153. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara 4.05 A-<br>171. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang 3.94 B<br>173. Pemerintah Kabupaten Simeulue 3.93 B<br>174. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar 3.93 B<br>186. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya 3.81 B<br>191. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur 3.78 B<br>211. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya 3.68 B<br>213. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara 3.67 B<br>217 .Pemerintah Kabupaten ACeh Singkil 3.66 B<br>224. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah 3.61 B<br>231. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan 3.55 B<br>250. Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya 3.41 B-<br>257. Pemerintah Kabupaten Pidie 3.38 B-<br>265. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues 3.34 B-<br>322. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya 2.76 C<\/font><\/div>","image":"indek_pemko_2025.jpg","tgl":"2026-01-10"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Beri Tenggat 1 Bulan, RS dan Klinik Wajib Patuhi UMP","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 8 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mengumpulkan pimpinan rumah sakit dan klinik, perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta perwakilan tenaga kesehatan (Persatuan Perawat Nasional Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia) dalam sebuah pertemuan tertutup, Kamis (8\/1\/2026). Pertemuan tersebut digelar untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan sekaligus pemenuhan hak tenaga kerja di sektor kesehatan.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang bermutu harus sejalan dengan pemenuhan hak-hak tenaga kerja. Ia menyoroti masih adanya fasilitas kesehatan di Lhokseumawe yang menggaji karyawannya di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).<\/font><br><br><font face=\"arial\">“Saya berkewajiban memastikan seluruh peraturan perundang-undangan dijalankan. UMP itu wajib, tidak bisa ditawar. Tidak ada alasan kesepakatan internal untuk membenarkan pelanggaran aturan, karena ini jelas diatur dalam undang-undang, termasuk UU Cipta Kerja,” tegas Sayuti Abubakar.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Wali Kota Sayuti Abubakar memberikan waktu satu bulan kepada seluruh manajemen rumah sakit dan klinik untuk menyesuaikan sistem pengupahan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai ketentuan yang berlaku. Evaluasi perizinan akan dilakukan setelah batas waktu tersebut berakhir.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Ia menegaskan, apabila masih ditemukan pelanggaran, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak akan ragu mengambil langkah tegas, mulai dari tidak memperpanjang izin operasional hingga meminta BPJS Kesehatan menghentikan kerja sama dengan fasilitas kesehatan yang bersangkutan.<\/font><br><br><font face=\"arial\">“Bulan depan evaluasi izin akan dimulai. Jika UMP tidak dijalankan, izin tidak dilanjutkan dan kerja sama BPJS dihentikan. Ini berlaku untuk semua, bukan hanya tenaga medis, tetapi juga satpam dan petugas kebersihan,” ujarnya.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Selain soal pengupahan, Sayuti Abubakar juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal. Ia meminta rumah sakit dan klinik di Lhokseumawe memprioritaskan minimal 80 persen tenaga kerja berasal dari warga setempat, agar keberadaan fasilitas kesehatan memberi dampak nyata bagi masyarakat.<\/font><br><br><font face=\"arial\">“Berikan pelayanan yang profesional, bermutu, dan berkeadilan. Jalankan aturan yang ada. Kalau melanggar undang-undang, ada sanksi pidana dan denda yang jelas,” pungkas Sayuti Abubakar.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Sebagai informasi, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa kebijakan pengupahan di daerah sepenuhnya mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh. Untuk tahun 2026, UMP Aceh ditetapkan sebesar Rp3.923.899, setelah mengalami kenaikan 6,7 persen atau bertambah Rp246.346 dari tahun sebelumnya sebagaimana tertuang dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.15.14.1\/1488\/2025. Ketentuan ini menjadi acuan wajib bagi seluruh pemberi kerja di Kota Lhokseumawe, termasuk sektor pelayanan kesehatan.<\/font><\/div>","image":"pimpinan_rumah_sakit_dan_klinik.jpeg","tgl":"2026-01-08"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Serahkan 820 Paket Perlengkapan Sekolah Bantuan BNPB","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 Januari 2026 — Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyalurkan sebanyak 820 paket perlengkapan sekolah bantuan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada seluruh siswa di empat sekolah dasar terdampak banjir di Kecamatan Blang Mangat, Selasa (6\/1\/2026).<br><br>Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama perwakilan BNPB Pusat, Brigjen (Purn) Herman dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti kepada siswa di SDN 4 Blang Mangat Gampong Tunong, SDN 5 Blang Mangat Gampong Blang Cut, SDN 6 Blang Mangat Gampong 6 Jambo Timu, dan SDN 7 Blang Mangat Gampong Kuala.<br><br>Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Camat Blang Mangat, Ketua TP PKK Kecamatan Blang Mangat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako dan jajaran teknis lainnya.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa Kecamatan Blang Mangat merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak banjir cukup parah, sehingga memerlukan perhatian berkelanjutan, khususnya dalam memastikan kebutuhan dasar anak-anak sekolah dapat terpenuhi.<br><br>“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak yang terdampak banjir tetap dapat menjalani proses belajar dengan baik. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena bencana,” ujar Sayuti Abubakar<br><br>Ia menambahkan, bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar siswa pascabencana.<br><br>“Kami berharap bantuan ini bisa membantu orang tua dan memberi motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat mengejar cita-cita mereka, meskipun sebelumnya menghadapi situasi sulit akibat bencana banjir,” lanjutnya<br><br>Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui BNPB atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe, khususnya dalam pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir.<br><br>Selain itu, Wali Kota Sayuti Abubakar menyinggung bahwa proses belajar mengajar di Kota Lhokseumawe telah kembali berjalan normal pada semester baru pascabencana, seiring dengan upaya pemulihan yang terus dilakukan pemerintah daerah.<br><br>Adapun pada penyaluran kali ini, paket perlengkapan sekolah darurat BNPB yang diserahkan berisi perlengkapan belajar yang lengkap, antara lain buku tulis, pulpen, pensil 2B, penghapus, buku gambar A3, crayon isi 12, spidol warna, stabilo, tipe-x, penggaris 30 cm dan segitiga, jangka satuan, busur derajat, gunting, map ritsleting, lem kertas, papan ujian, kalkulator scientific, buku catatan A6, buku cerita BNPB, stapler beserta isi, serta tas sekolah, tempat pensil, tempat makan, tempat minum (tumbler), topi BNPB, dan perlengkapan penunjang belajar lainnya.<br><br>Sebelumnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga telah menyalurkan bantuan pendidikan di Gampong Ujong Pacu pada 17 Desember 2025, berupa alat tulis, seragam sekolah, serta meja dan kursi untuk SD Negeri 3 Muara Satu dan SMP Negeri 17 Lhokseumawe. Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta donatur lainnya dalam memulihkan sarana dan prasarana pendidikan.<br><br>Wali Kota&nbsp; Sayuti Abubakar menegaskan bahwa penyaluran bantuan pendidikan akan terus dilakukan secara bertahap ke sekolah-sekolah terdampak banjir sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan pemulihan pendidikan berjalan berkelanjutan.<br><br>“Pemerintah akan terus hadir, mendampingi masyarakat dan memastikan anak-anak kita tetap belajar, tumbuh, dan menatap masa depan dengan penuh harapan,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_820_Paket_Perlengkapan.jpeg","tgl":"2026-01-06"},{"title":"Ketua TP PKK Lhokseumawe Hadiri Santunan Yatim dan Do’a Bersama PHE NSO","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 3 Januari 2026— Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri kegiatan Santunan Yatim dan Do’a Bersama yang diselenggarakan oleh PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO di Aula Kantor Camat Muara Satu, Sabtu (3\/1\/2026).<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Senior Supervisor Production PHE, Supervisor Relation WK Utara PHE, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Camat Muara Satu, Ketua TP PKK Kecamatan Muara Satu, Sekretaris Camat Muara Satu, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta 110 anak yatim dari 11 gampong di Kecamatan Muara Satu. Acara berlangsung khidmat sebagai wujud kepedulian sosial serta penguatan silaturahmi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.<br><br>Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi kepada PHE NSO atas kepedulian dan komitmen sosial yang terus ditunjukkan kepada masyarakat.<br><br>“Kegiatan santunan dan do’a bersama ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan empati terhadap anak-anak kita yang membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.<br><br>Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, terlebih di tengah kondisi sebagian wilayah Aceh yang tengah menghadapi musibah bencana.<br><br>“Di tengah kondisi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah, kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, dan saling mendo’akan,” tuturnya.<br><br>Selain itu, Ny. Yulinda turut memberikan semangat kepada anak-anak yatim agar terus menggali potensi diri dan berani menggapai cita-cita. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki peluang dan masa depan yang dapat diraih melalui semangat belajar dan keyakinan diri.<br><br>TP PKK Kota Lhokseumawe menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program sosial yang sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.<br><br>Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah dan do’a bersama yang dipimpin oleh Tgk. Tafiqur Rahmi, M.Pd, serta dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.<\/font><\/div>","image":"PKK_Lhokseumawe_Hadiri_Santunan.jpeg","tgl":"2026-01-03"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan 22 Rumah Tahan Gempa Program Islamic Relief–Baitul Mal, 28 Unit Masih Dibangun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 3 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyerahkan 22 unit rumah layak huni tahan gempa kepada keluarga yatim dan dhuafa di Kota Lhokseumawe. Penyerahan dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Baitul Mal Kota Lhokseumawe bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (Islamic Relief Indonesia) dalam program House Reconstruction for the Poor Families–3 (HORPF-3) dengan total sasaran 50 penerima manfaat.<br><br>Dari total sasaran tersebut, 22 unit rumah telah rampung 100 persen dan diserahkan secara simbolis, sementara 28 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai secara bertahap sesuai perencanaan teknis. Prosesi serah terima dipusatkan di rumah salah satu penerima manfaat, Abdul Raman Husen, di Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, ditandai rangkaian adat Aceh berupa peusijuk, pemotongan pita, serta penyerahan kunci dan sertifikat rumah.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan dalam menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat.<br>“Penyerahan 22 rumah yang telah selesai hari ini menunjukkan kerja nyata dan kepedulian bersama. Pemerintah Kota Lhokseumawe mendukung penuh agar 28 unit rumah lainnya segera diselesaikan sehingga seluruh penerima manfaat dapat menempati hunian yang aman dan bermartabat,” ujar Sayuti.<br><br>Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud pengelolaan dana umat yang amanah dan tepat sasaran.<br>“Hari ini diserahkan 22 rumah siap huni, sementara 28 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Kami memastikan seluruh 50 penerima manfaat akan memperoleh rumah yang layak, aman, dan bermartabat,” katanya.<br><br>Sementara itu, Board of Supervisor Islamic Relief Indonesia, Dr. Moch. Jasin, menjelaskan bahwa seluruh rumah dibangun dengan standar teknis yang mengutamakan keselamatan.<br>“Setiap rumah dirancang layak huni dan tahan gempa. Pengawasan terus dilakukan agar kualitas bangunan tetap terjaga hingga seluruh unit selesai,” jelasnya.<br><br>CEO Islamic Relief Indonesia, H. Nanang Subana Dirja, menambahkan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan program.<br>“Program HORPF-3 menargetkan 50 penerima manfaat. Penyerahan tahap awal ini menjadi langkah penting, dan kami berkomitmen menuntaskan pembangunan seluruh unit dengan kualitas terbaik,” tuturnya.<br><br>Program ini turut didukung berbagai donatur dan mitra lokal, di antaranya Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Lhokseumawe, LAZIS KAHMI Kota Lhokseumawe, komunitas sosial, serta penyedia material bangunan. Salah satu penerima manfaat, Abdul Raman Husen, mengungkapkan rasa syukur atas rumah yang telah siap ditempati.<br>“Alhamdulillah, rumah ini sudah siap kami tempati. Semoga rumah lainnya juga segera selesai agar semua penerima manfaat bisa merasakan kebahagiaan yang sama,” ungkapnya.<br><br>Program House Reconstruction for the Poor Families–3 (HORPF-3) diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat kurang mampu.<\/font><\/div>","image":"Program_Islamic_Relief–Baitul_Mal.jpeg","tgl":"2026-01-03"},{"title":"Solidaritas Pascabencana, Pemko Lhokseumawe Akan Kirim Personel ke Wilayah Terdampak Banjir di Aceh Utara","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir dengan menurunkan personel untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan di wilayah terdampak.&nbsp;<br><br>Kegiatan gotong royong tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, dan dipusatkan di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.<br><br>Sayuti&nbsp; menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas antarwilayah sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat pascabencana.&nbsp;<br><br>Menurutnya, bencana banjir yang melanda sejumlah kawasan di Aceh Utara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari daerah sekitar.<br><br>\"Kita akan menurunkan personel untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan di daerah terdampak banjir. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,\" ujar Sayuti&nbsp;<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Pemko Lhokseumawe akan melibatkan personel Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II serta PPPK Paruh Waktu dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Sebelumnya Wali Kota Lhokseumawe sudah mengangkat sebanyak 965 PPPK Tahap II formasi tahun 2025 dan PPPK paruh waktu formasi tahun 2025.<br><br>Para personel ini akan dikerahkan secara terkoordinasi untuk membantu membersihkan sisa lumpur, sampah, dan material lain yang terbawa banjir, khususnya di area permukiman warga dan fasilitas umum.<br><br>Wali Kota menjelaskan, keterlibatan PPPK dari lintas perangkat daerah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.<br><br>Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi bencana.<br><br>\"Kami ingin memastikan bahwa para personel yang diturunkan benar-benar dapat bekerja secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi,\" ucapnya&nbsp;<br><br>Dalam pelaksanaannya, personel Pemko Lhokseumawe akan bekerja bersama jajaran Polres Lhokseumawe. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian ini diharapkan dapat menciptakan pelaksanaan kegiatan yang tertib, aman, dan optimal.&nbsp;<br><br>Kolaborasi lintas sektor tersebut juga menjadi contoh nyata pentingnya kerja sama antar instansi dalam penanganan dampak bencana.<br><br>Sayuti turut mengapresiasi kesiapan Polres Lhokseumawe yang bersedia bersama-sama terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, dukungan aparat keamanan sangat penting, tidak hanya dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam membangun rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.<br><br>Lebih lanjut, Sayuti berharap kegiatan pembersihan ini dapat menjadi langkah awal pemulihan pascabanjir di Kecamatan Muara Batu. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama dalam situasi darurat akibat bencana alam.<br><br>\"Semoga kegiatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan memberikan semangat baru bagi masyarakat terdampak. Pemerintah akan terus hadir dan berupaya memberikan dukungan terbaik sesuai dengan kemampuan yang ada,\" pungkasnya<\/font><\/div>","image":"Solidaritas_Pascabencana.jpeg","tgl":"2025-12-31"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Monitoring Kesiapan Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 30 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan monitoring dan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan permanen Sekolah Rakyat Kota Lhokseumawe di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Senin (30\/12\/2025). Sekolah tersebut direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 8 hektare.<br><br>Monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari koordinasi dan pertukaran informasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe, Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum, serta konsultan teknis terkait, guna memastikan kesiapan lahan, dukungan infrastruktur, serta perencanaan teknis pembangunan gedung sekolah permanen dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<br><br>Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar bersama Satker Kementerian PU dan konsultan membahas berbagai aspek strategis, meliputi penataan kawasan sekolah, aksesibilitas, dukungan infrastruktur dasar, hingga tahapan pelaksanaan pembangunan fisik. Saat ini, proses kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat Lhokseumawe masih berlangsung di lokasi sementara, sambil menunggu realisasi pembangunan gedung permanen.<br><br>Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Kota Lhokseumawe merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.<br><br>“Sekolah Rakyat ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh pendidikan yang layak. Oleh karena itu, kesiapan lokasi dan perencanaan teknis harus benar-benar matang agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota.<br><br>Lebih lanjut, Sayuti Abubakar berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat agar pembangunan sekolah permanen tersebut dapat segera direalisasikan.<br><br>“Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian PUPR dan seluruh pihak terkait sehingga pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen ini dapat segera dimulai dan diselesaikan sesuai target, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.<br><br>Sebagai informasi, Pemerintah Kota Lhokseumawe sebelumnya telah meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 33 Kota Lhokseumawe pada Rabu, 8 Oktober 2025, yang sementara berlokasi di Komplek Gedung Diklat, Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat setempat.<br><br>Program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Para peserta didik dibekali pendidikan karakter, keterampilan hidup, serta pembinaan berkelanjutan. Seluruh kebutuhan dasar peserta didik, mulai dari pendidikan, asrama, konsumsi, hingga pembinaan, ditanggung sepenuhnya oleh negara.<br><br>Pada kegiatan monitoring hari ini, Wali Kota Lhokseumawe turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bappeda, Kabag Umum, Kabag Prokopim Setdako Lhokseumawe, serta perwakilan Satker Kementerian PUPR dan konsultan teknis.<\/font><\/div>","image":"Kesiapan_Pembangunan_Permanen_Sekolah.jpeg","tgl":"2025-12-30"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan Logistik bagi Mahasiswa Terdampak Banjir dan Longsor","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 29 Desember 2025— Di tengah upaya penanganan dampak bencana banjir dan longsor, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., kembali menegaskan kehadiran pemerintah daerah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Hal tersebut diwujudkan melalui penyerahan langsung bantuan logistik bagi mahasiswa terdampak bencana, Senin (29\/12\/2025).<br><br>Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe kepada perwakilan BEM Universitas Malikussaleh, BEM Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan DEMA Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari masyarakat yang juga merasakan dampak langsung bencana alam, baik dari sisi kehidupan sehari-hari maupun keberlangsungan aktivitas akademik.<br><br>“Mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat yang turut terdampak bencana banjir dan longsor. Pemerintah Kota Lhokseumawe hadir untuk memastikan mahasiswa yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Adapun bantuan logistik yang diserahkan meliputi beras, gula pasir, mie instan, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan mandi, perlengkapan kebersihan, minyak goreng, telur, sarden, serta tenda keluarga untuk kebutuhan darurat di lapangan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui organisasi mahasiswa agar pendistribusian dapat berjalan tertib, terkoordinasi, dan tepat sasaran.<br><br>Melalui mekanisme tersebut, BEM Politeknik Negeri Lhokseumawe dan DEMA Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe masing-masing menerima bantuan logistik berupa dua ton beras beserta kebutuhan pokok lainnya untuk disalurkan kepada mahasiswa terdampak banjir. Sementara itu, BEM Universitas Malikussaleh menerima bantuan logistik berupa tiga ton beras beserta kebutuhan pokok lainnya.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar juga menyampaikan bahwa pelibatan organisasi mahasiswa dalam penyaluran bantuan merupakan bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kepedulian sosial dan solidaritas mahasiswa.<br><br>“Mahasiswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam membantu sesama. Nilai kepedulian dan solidaritas inilah yang harus terus kita jaga, terutama di saat masyarakat menghadapi bencana,” tambahnya.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mahasiswa terdampak serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah situasi bencana. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus hadir, responsif, dan memastikan seluruh warga yang terdampak bencana, termasuk mahasiswa, mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak.<\/font><\/div>","image":"Bantuan_Logistik_bagi_Mahasiswa.jpeg","tgl":"2025-12-29"},{"title":"Sebanyak 965 PPPK Tahap II Resmi Diangkat, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Penataan ASN","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 Desember 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mengambil langkah strategis dalam penataan aparatur sipil negara dengan mengangkat 965 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024 dan PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025. Keputusan ini diambil langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., di tengah kondisi keuangan daerah yang mengalami penyesuaian dan tekanan anggaran.<br><br>Pengangkatan tersebut ditegaskan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status dan penghargaan kepada tenaga non-ASN yang selama ini telah mengabdi, sekaligus memastikan roda pelayanan publik tetap berjalan secara optimal.<br><br>Penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (24\/12\/2025). Pada kesempatan itu, Wali Kota menyerahkan SK kepada 243 orang PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024 dan 722 orang PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025, sehingga total PPPK yang diangkat berjumlah 965 orang.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga telah mengangkat 1.990 PPPK Tahap I, sebagai bagian dari implementasi penataan tenaga non-ASN sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.<br><br>Dalam arahannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menekankan agar seluruh PPPK yang menerima SK dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, disiplin, dan integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Lhokseumawe dan pelayanan kepada masyarakat.<br><br>“Kehadiran aparatur pemerintah harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di lapangan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Ia mencontohkan keterlibatan aktif aparatur Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk dukungan penanganan dampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Di antaranya pengerahan 200 ASN untuk pembersihan lingkungan di Keude Geudong, Kecamatan Samudera, serta pengiriman bantuan medis, relawan, dan dukungan kemanusiaan ke Kecamatan Sawang.<br><br>Menurutnya, semangat kepedulian dan pengabdian tersebut diharapkan juga menjadi karakter seluruh PPPK yang baru diangkat sebagai bagian dari aparatur pemerintah yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik.<br>Lebih lanjut, Sayuti Abubakar secara terbuka menyampaikan bahwa proses pengangkatan PPPK bukan tanpa tantangan. Kebijakan tersebut diambil dalam kondisi keuangan daerah yang cukup berat akibat adanya penyesuaian dan pemangkasan anggaran.<br><br>“Secara regulasi, sumber pembiayaan seharusnya berasal dari Dana Alokasi Umum dan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Namun dalam pelaksanaannya, beban anggaran tersebut akhirnya harus ditanggung oleh APBK Kota Lhokseumawe,” ungkapnya.<br><br>Meski berada dalam situasi yang dilematis, Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe tetap mengambil sikap untuk melanjutkan pengangkatan PPPK sebagai bentuk keberpihakan kepada tenaga pengabdian yang telah lama bekerja dan menggantungkan masa depan pada kebijakan ini.<br><br>“Ini adalah pilihan yang tidak mudah, tetapi kami mengambil keputusan untuk menyelamatkan masa depan para tenaga pengabdian dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.<br><br>Sayuti Abubakar juga menyinggung bahwa jumlah PPPK di Kota Lhokseumawe yang diangkat saat ini merupakan yang terbesar di Provinsi Aceh, kecuali untuk kategori PPPK Paruh Waktu. Hal tersebut menunjukkan besarnya peran PPPK dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah.<br><br>Di akhir sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar juga mengingatkan bahwa status PPPK bersifat kontrak tahunan dan akan terus dievaluasi. Oleh karena itu, kinerja, loyalitas, dan profesionalitas menjadi kunci keberlanjutan pengabdian ke depan.<br><br>“Manfaatkan kepercayaan ini dengan kinerja terbaik, jaga integritas, dan terus berkontribusi membangun Kota Lhokseumawe yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"PPPK_Tahap_II_Resmi_Diangkat.jpeg","tgl":"2025-12-24"},{"title":"Ketua TP-PKK Lhokseumawe Kunjungi Posko Pengungsian Blang Naleng Mameh, Fokus Perhatian pada Perempuan dan Anak","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 Desember 2025 — Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, didampingi Ketua TP-PKK Kecamatan Muara Satu, mengunjungi Posko Pengungsian Gampong Blang Naleng Mameh untuk memastikan kondisi serta kebutuhan pengungsi terpenuhi, khususnya perempuan dan anak-anak sebagai kelompok rentan.<br><br>Dalam kunjungan tersebut, Ny. Yulinda Sayuti meninjau langsung aktivitas posko serta berdialog dengan pengungsi dan pengelola untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi di lapangan. Kehadiran Ketua TP-PKK bersama jajaran disambut hangat oleh warga, terutama para ibu dan anak-anak yang masih berada di lokasi pengungsian.<br><br>TP-PKK Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan khusus bagi anak-anak berupa susu, jilbab dan celana anak dalam kondisi baru, pampers, roti, sosis, serta aneka camilan. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian nyata TP-PKK dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anak sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan selama berada di pengungsian.<br><br>“Perempuan dan anak-anak harus menjadi prioritas perhatian di situasi darurat seperti ini agar mereka tetap merasa aman dan terlindungi,” ujar Ny. Yulinda Sayuti. Ia menegaskan TP-PKK Kota Lhokseumawe, bersama TP-PKK Kecamatan Muara Satu, akan terus hadir dan berperan aktif mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi kembali normal.<\/font><\/div>","image":"Fokus_Perhatian_pada_Perempuan_dan_Anak.jpeg","tgl":"2025-12-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Teknologi dan Mesin Pengolahan Sampah di TPA Alue Lim","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 23 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., meninjau secara langsung kesiapan mesin dan teknologi pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Lim, Selasa (23\/12\/2025). Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan optimalisasi sarana dan prasarana pengolahan sampah berbasis teknologi, sekaligus mendukung pelaksanaan program unggulan Broh Jeut Keu Peng.<br><br>Peninjauan tersebut difokuskan pada kondisi, fungsi, dan kesiapan alat-alat pengolahan sampah yang telah tersedia di TPA Alue Lim, mulai dari tahap pemilahan hingga pengolahan lanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan dapat beroperasi secara maksimal dan terintegrasi dalam satu sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir, SH.I., beserta jajaran. Wali Kota meninjau langsung area pemilahan, jalur conveyor, serta unit-unit mesin pengolahan yang dirancang untuk mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan mesin pengolahan merupakan kunci dalam mengubah pola pengelolaan sampah di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional. Kita harus didukung oleh teknologi dan mesin yang memadai agar sampah tidak hanya dibuang, tetapi diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Lhokseumawe, TPA Alue Lim telah dilengkapi dengan berbagai mesin dan sarana teknologi pengolahan sampah. Proses pengolahan diawali dengan mesin pemilahan sampah yang memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah plastik kemudian diproses menggunakan mesin penghancur plastik, dilanjutkan dengan mesin pencuci dan pengering plastik untuk menghasilkan bahan baku yang lebih bersih dan berkualitas.<br><br>Pada tahap lanjutan, material plastik diolah melalui mesin extruder dan peleleh plastik untuk menghasilkan produk setengah jadi yang dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu, TPA Alue Lim juga dilengkapi mesin pirolisis yang berfungsi mengolah limbah plastik tertentu menjadi minyak, sebagai alternatif energi sekaligus upaya pengurangan volume sampah residu. Residu hasil pengolahan juga dimanfaatkan melalui mesin pencetak paving blok, sehingga sampah dapat diubah menjadi produk bernilai guna bagi kebutuhan pembangunan.<br><br>Untuk menunjang kelancaran seluruh proses tersebut, tersedia pula fasilitas pendukung berupa conveyor sebagai sistem pemindahan material, genset sebagai sumber listrik cadangan, insinerator untuk penanganan sampah tertentu sesuai ketentuan, serta unit pengendali emisi guna memastikan proses pengolahan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa optimalisasi mesin dan teknologi pengolahan sampah di TPA Alue Lim sejalan dengan program Broh Jeut Keu Peng, yang mendorong agar sampah dapat diolah menjadi sumber daya bernilai ekonomi.<br><br>“Melalui Broh Jeut Keu Peng, kita ingin memastikan bahwa teknologi yang ada benar-benar dimanfaatkan secara optimal, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap, dengan penguatan teknologi dan pemanfaatan mesin pengolahan sampah di TPA Alue Lim, sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta berkontribusi pada terwujudnya lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Tinjau_Teknologi_dan_Mesin_Pengolahan.jpeg","tgl":"2025-12-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Posko Pengungsian dan Salurkan Bantuan di Gampong Blang Naleng Mameh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, Aceh, 23 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meninjau langsung posko pengungsian warga terdampak bencana banjir di Gampong Blang Naleng Mameh, Kecamatan Muara Satu, Selasa (23\/12). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat yang masih bertahan di tenda pengungsian sekaligus melihat secara langsung kebutuhan mendesak para pengungsi.<br><br>Di lokasi, Wali Kota berdialog langsung dengan para pengungsi guna mendengarkan keluhan, aspirasi, serta kebutuhan riil masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan warga mendapatkan perhatian dan rasa aman.<br><br>“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan warga merasa aman dan diperhatikan. Pemerintah tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga mendengar dan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa hygiene kit dan air mineral yang bersumber dari Rumah Zakat melalui kolaborasi dengan ParagonCorp, sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar serta menjaga kesehatan masyarakat selama berada di pengungsian.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe didampingi Camat Muara Satu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdako Lhokseumawe, Kepala Bagian Umum Setdako, serta jajaran terkait lainnya. Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi lapangan dan memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Salurkan_Bantuan_di_Gampong_Blang_Naleng_Mameh.jpeg","tgl":"2025-12-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua TP-PKK Tinjau Dampak Banjir dan Salurkan Bantuan di Gampong Blang Teue, Kec. Blang Mangat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 23 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Gampong Blang Teue, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (23\/12\/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak banjir sekaligus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pendampingan dan penanganan yang diperlukan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti menyalurkan bantuan pascabencana kepada warga. Bantuan yang diserahkan meliputi sarung, pakaian baru laki-laki dan perempuan, jilbab, pakaian baru anak-anak, pampers atau popok bayi, susu bayi, kurma, serta makanan ringan untuk anak-anak. Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa pemulihan pascabanjir.<br><br>Selain menyalurkan bantuan, Wali Kota dan Ketua TP-PKK juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar kondisi serta kebutuhan yang dirasakan warga di lapangan. Pendekatan ini dilakukan agar setiap langkah penanganan dan pemulihan dapat disesuaikan dengan situasi serta kebutuhan riil masyarakat terdampak.<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe, Camat Blang Mangat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe, serta jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan banjir dan pemulihan warga.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penyaluran bantuan darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan secara berkelanjutan. “Kami ingin memastikan warga merasa didampingi dan mendapatkan perhatian yang layak. Pemerintah akan terus bekerja bersama masyarakat agar pemulihan pascabanjir dapat berjalan dengan baik dan berangsur normal,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"Gampong_Blang_Teue.jpeg","tgl":"2025-12-23"},{"title":"204 Anak Yatim Anak Asuh Wali Kota Lhokseumawe Terima Pencairan Bantuan Santunan","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kepada anak yatim melalui Program Santunan Anak Yatim. Sebanyak 204 anak yatim yang tergabung dalam Program Anak Yatim Asuh Wali Kota Lhokseumawe menerima pencairan bantuan, Selasa (23\/12\/2025).<br><br>Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Lhokseumawe yang di pimpin oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, S.H., M.H., yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan pendidikan anak yatim.<br><br>Dana santunan yang disalurkan bersumber dari infak masyarakat yang dihimpun dan dikelola oleh Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di ruang kerja Wali Kota Lhokseumawe, sementara proses pencairan telah berlangsung selama dua hari melalui Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe.<br><br>Melalui program ini, setiap anak yatim memperoleh bantuan rutin sebesar Rp400.000 per bulan yang dicairkan pada awal bulan. Program ini diperuntukkan bagi anak yatim berusia maksimal 15 tahun dan dirancang berkelanjutan selama lima tahun sebagai bentuk komitmen jangka panjang Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>Selain bantuan rutin, pada tahun 2025 para penerima manfaat juga mendapatkan santunan tambahan yang bersumber dari dana infak tahun 2025 sebesar Rp500 juta. Dari total alokasi tersebut, masing-masing anak yatim menerima santunan sebesar Rp2.450.000 yang dialokasikan untuk enam bulan sepanjang tahun 2025.<br><br>Program Anak Yatim Asuh ini merupakan hasil sinergi antara Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan Baitul Mal gampong se-Kota Lhokseumawe. Penetapan penerima dilakukan secara merata, dengan menetapkan tiga anak yatim dari setiap gampong. Dari total 68 gampong di Kota Lhokseumawe, ditetapkan 204 anak yatim sebagai penerima manfaat.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti, menegaskan bahwa anak-anak yatim penerima bantuan merupakan anak asuh langsung Pemerintah Kota Lhokseumawe yang pendanaannya berasal dari infak masyarakat.<br><br>“Anak-anak yatim ini adalah anak asuh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Dana infaknya dititipkan kepada Baitul Mal agar dikelola secara amanah, merata, dan berkelanjutan. Kami berharap program ini terus berlanjut hingga pemerintahan berikutnya, sehingga semakin banyak anak yatim di setiap gampong yang dapat kita bantu,” kata Sayuti Abu Bakar.<br><br>Wali Kota juga mengajak para muzakki dan dermawan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baitul Mal Kota Lhokseumawe agar jumlah penerima manfaat dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, menyampaikan bahwa program tersebut mencerminkan kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan Baitul Mal dalam pengelolaan dana umat.<br><br>“Program Anak Yatim Asuh ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memastikan dana infak masyarakat dikelola secara akuntabel dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak yatim di Kota Lhokseumawe,” ujar Taruna Putra Satya.<br><br>Pencairan bantuan ini mendapat sambutan positif dari para penerima dan wali anak yatim. Mereka mengapresiasi perhatian serta kepastian bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Baitul Mal sebagai lembaga pengelola dana umat yang amanah.<\/div>","image":"Terima_Pencairan_Bantuan.jpeg","tgl":"2025-12-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua TP-PKK Tinjau Langsung Dampak Banjir dan Salurkan Bantuan di Gampong Baloy","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 22 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., turun langsung ke Gampong Baloy, Kecamatan Blang Mangat, Senin (22\/12\/2025), untuk meninjau kondisi warga serta dampak banjir yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh pendampingan dan penanganan yang diperlukan.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa pakaian baru, pampers dan susu bayi, kurma, serta camilan dan susu untuk anak-anak. Selain menyerahkan bantuan, Wali Kota dan Ketua TP-PKK juga berdialog langsung dengan warga guna mendengar kondisi serta kebutuhan yang dirasakan masyarakat di lapangan.<br><br>Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan ini turut dihadiri Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Camat Blang Mangat, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdako Lhokseumawe, guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan dan koordinasi di lapangan.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi warga terdampak. “Kami hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan berbagi kepedulian. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga dan memberi semangat untuk kembali beraktivitas,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"Langsung_Dampak_Banjir.jpeg","tgl":"2025-12-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Kerahkan 200 ASN untuk Pembersihan Lingkungan di Keude Geudong","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah yang bertetangga langsung dengan Kota Lhokseumawe, Kamis (18\/12\/2025).<br><br>Kegiatan pembersihan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap upaya penanganan kebersihan lingkungan pada wilayah sekitar, dengan mempertimbangkan keterkaitan aktivitas sosial dan mobilitas masyarakat antara Keude Geudong dan Kota Lhokseumawe, meskipun secara administratif berada di luar wilayah Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Lhokseumawe mengerahkan sebanyak 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah. Para ASN melaksanakan pembersihan area publik, pengangkutan lumpur dan sampah, serta penataan lingkungan guna menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, tertib, dan sehat.<br><br>Kegiatan pembersihan difokuskan pada penanganan sisa material banjir, khususnya lumpur yang menumpuk di badan jalan dan di depan pertokoan. Endapan lumpur tersebut sebelumnya menyebabkan akses masuk ke sejumlah toko terganggu, sementara pada beberapa titik kondisi jalan masih licin dan sulit dilalui.<br><br>Sebagaimana diketahui, banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (26\/11\/2025) menyebabkan terganggunya akses utama Jalan Medan–Banda Aceh di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera. Meningkatnya ketinggian air saat itu mengakibatkan arus lalu lintas dari dua arah tidak dapat melintas sejak pagi hari.<br><br>Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan ASN dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab aparatur dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.<br><br>“Kebersihan lingkungan pascabanjir perlu ditangani secara bertahap dan terkoordinasi. Pemerintah daerah berupaya hadir dan berkontribusi sesuai kewenangan, termasuk melalui kerja sama dengan wilayah sekitar yang memiliki keterkaitan langsung dengan Kota Lhokseumawe,” ujar A. Haris.<br><br>Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.<br><br>“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi lingkungan pascabanjir, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lebih baik,” ujar A. Haris.<br><br>Kegiatan pembersihan lingkungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya juga telah dilaksanakan Pemerintah Kota Lhokseumawe di beberapa wilayah sekitar, antara lain Kecamatan Sawang dan Kecamatan Langkahan.<br><br>Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap upaya pembersihan yang dilakukan dapat membantu pemulihan kondisi lingkungan, memperlancar kembali aktivitas masyarakat, serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Kerahkan.jpeg","tgl":"2025-12-18"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan Alat Tulis Sekolah dan Sarana Pendidikan Pascabanjir di Ujong Pacu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menyerahkan bantuan alat tulis sekolah serta sarana pendukung pendidikan kepada SDN 3 Muara Satu dan SMPN 17 Lhokseumawe yang berlokasi di Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Rabu (17\/12\/2025). Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap dunia pendidikan pascabencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Yuswardi, SKM., M.S.M., Camat Muara Satu, Mustazir Ramli, S.IP., M.Si., Kepala Bagian Prokopim Setdako, Hermawan, ST., M.A.P., para kepala sekolah penerima bantuan, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.<br><br>Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap sektor pendidikan di Kota Lhokseumawe, khususnya di Gampong Ujong Pacu. Selain permukiman warga, sejumlah bangunan sekolah turut terdampak parah akibat terjangan banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar tiga meter.<br><br>Berdasarkan kondisi di lapangan, hampir seluruh mobiler dan sarana pendukung proses belajar mengajar tidak lagi dapat digunakan. Ruang-ruang kelas dipenuhi lumpur, lingkungan sekolah dalam keadaan berantakan, serta berbagai perangkat elektronik dan buku bacaan terendam air. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya aktivitas pembelajaran dan membutuhkan penanganan cepat agar sekolah dapat kembali berfungsi secara normal.<br><br>Sebelumnya, Wali Kota Sayuti Abubakar juga telah mengerahkan relawan serta jajaran perangkat daerah terkait untuk melakukan pembersihan lumpur dan sisa material banjir di lingkungan SDN 3 Muara Satu dan SMPN 17 Lhokseumawe, sehingga sekolah dapat kembali difungsikan secara bertahap.<br><br>Adapun jenis bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut meliputi alat tulis siswa sebanyak 250 paket untuk SDN 3 Muara Satu, serta satu unit perangkat Starlink sebagai dukungan akses internet sekolah, yang seluruhnya merupakan bantuan dari BPMP Aceh.<br><br>Selain itu, SMPN 17 Lhokseumawe juga menerima 30 paket alat tulis siswa yang dilengkapi dengan baju seragam sekolah dan baju Pramuka, yang bersumber dari BPMP Aceh.<br><br>Bantuan lainnya berupa meja belajar siswa sebanyak 34 unit dan kursi belajar siswa sebanyak 68 unit untuk SMPN 17 Lhokseumawe, yang merupakan bantuan dari Pesantren\/SMP Tahfidz Abdurrahman Basuri, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.<br><br>Tidak hanya itu, turut disalurkan pakaian serta berbagai perlengkapan lainnya hasil penggalangan donasi pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe serta unsur lainnya, yang diperuntukkan bagi anak-anak dan masyarakat Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meskipun di tengah kondisi pascabencana.<br><br>“Pendidikan tidak boleh terhenti meskipun kita sedang menghadapi bencana. Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus hadir untuk memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar.<br><br>Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan langkah-langkah pemulihan secara bertahap, baik dari sisi sarana prasarana maupun pemenuhan kebutuhan belajar siswa.<br><br>“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sekolah dan siswa agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan. Pemerintah akan terus berupaya memulihkan fasilitas pendidikan agar aman, nyaman, dan layak digunakan,” tambahnya.<br><br>Gampong Ujong Pacu diketahui menjadi salah satu wilayah terparah terdampak banjir di Kota Lhokseumawe, dengan ratusan kepala keluarga sempat mengungsi akibat terisolirnya wilayah tersebut. Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama seluruh pemangku kepentingan terus bersinergi dalam penanganan pascabencana serta pemulihan kehidupan masyarakat, termasuk pada sektor pendidikan.<\/font><\/div>","image":"Alat_Tulis_Sekolah_dan_Sarana_Pendidikan2.jpeg","tgl":"2025-12-17"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Penghentian Total Aktivitas Galian C Selama Tanggap Darurat Bencana","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., secara resmi menerbitkan Surat Himbauan Penghentian Aktivitas Galian C\/Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batuan di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe. Surat tersebut dikeluarkan pada 12 Desember 2025 dan bersifat penting, ditujukan kepada seluruh pemilik usaha Galian C, baik yang telah memiliki izin maupun yang belum memiliki izin.<br><br>Kebijakan ini dikeluarkan sehubungan dengan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 100.3.3.3-526 Tahun 2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Kencang di wilayah Kota Lhokseumawe, serta didukung oleh Pernyataan Bencana yang berlaku.<br><br>Dalam surat tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa seluruh aktivitas Galian C wajib dihentikan sementara sejak tanggal surat diterbitkan, tanpa pengecualian. Penghentian ini mencakup seluruh kegiatan operasional, termasuk penggunaan alat berat dan pengangkutan material.<br><br>“Penghentian total aktivitas Galian C ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi keselamatan masyarakat serta mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di tengah kondisi bencana yang sedang kita hadapi,” ujar Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Berdasarkan data pendataan kegiatan usaha Galian C yang dimiliki Pemerintah Kota Lhokseumawe, tercatat sejumlah lokasi penambangan yang tersebar di Kecamatan Muara Dua, Blang Mangat, dan Muara Satu, dengan status usaha aktif maupun tidak aktif. Data ini menjadi dasar pemerintah dalam melakukan pengawasan, evaluasi, serta penertiban terhadap aktivitas pertambangan yang berpotensi memperburuk dampak bencana hidrometeorologi.<br><br>Sayuti Abubakar juga menekankan bahwa selama masa tanggap darurat berlangsung, tidak boleh ada aktivitas apa pun di lokasi penambangan, mengingat kondisi kebencanaan hidrometeorologi di sejumlah kecamatan telah menimbulkan banjir rob, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang yang berdampak serius terhadap masyarakat dan lingkungan.<br><br>Selain itu, ia juga secara tegas mengingatkan pemilik usaha Galian C yang belum memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batuan agar segera menutup usahanya, karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.<br><br>“Kami tidak akan mentolerir aktivitas pertambangan ilegal. Bagi pelaku usaha yang belum mengantongi izin, segera hentikan dan tutup kegiatan. Jika masih membandel, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan melakukan penindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama perangkat daerah terkait akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh usaha Galian C\/IUP Batuan yang beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe guna memastikan kesesuaian kegiatan dengan ketentuan perizinan dan peraturan perundang-undangan.<br><br>Sayuti Abubakar juga berharap seluruh pemilik usaha dapat mematuhi kebijakan ini serta mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana dan pemulihan lingkungan demi keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.<\/font><\/div>","image":"galian_c.jpeg","tgl":"2025-12-17"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Paparkan Dampak Bencana Hidrometeorologi dalam Rapat Koordinasi Dipimpin Kepala BNPB Pusat","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 15 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor yang berlangsung di Aula Yudha Korem 011\/Lilawangsa, Senin (15\/12\/2025). Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Suharyanto, dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, S.Sos., serta Danrem 011\/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran, sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi penanganan bencana hidrometeorologi di wilayah Korem 011\/Lilawangsa.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Dalam forum tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan paparan resmi dan komprehensif mengenai dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Lhokseumawe sepanjang November 2025. Berdasarkan data laporan Pusdalops PB BPBD Kota Lhokseumawe, bencana banjir berdampak terhadap 100.519 jiwa atau 26.122 kepala keluarga, dengan 19.577 jiwa (4.063 KK) tercatat mengungsi. Bencana ini juga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia serta 4 orang mengalami luka ringan.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe memaparkan bahwa dampak bencana turut mengenai fasilitas pelayanan publik dan sarana sosial kemasyarakatan. Tercatat 56 fasilitas kesehatan, 53 sekolah, dan 28 kantor pemerintahan terdampak. Selain itu, 5 masjid serta 13 dayah atau balai pengajian juga mengalami dampak akibat genangan dan luapan air, yang berimplikasi langsung terhadap aktivitas pelayanan dasar, pendidikan, dan keagamaan masyarakat.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Pada sektor perekonomian dan sumber daya alam, Wali Kota menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi menyebabkan 1.054,73 hektare lahan sawah terdampak, 52,67 hektare lahan kebun, serta 304,47 hektare lahan tambak. Sementara pada sektor peternakan, tercatat 112 ekor ternak terdampak, terdiri dari 15 ekor sapi, 25 ekor kambing atau domba, serta 72 ekor ayam dan itik, yang berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Lebih lanjut, dalam paparannya Wali Kota Lhokseumawe menguraikan kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat bencana. Data menunjukkan 16 jembatan terdampak, 33 ruas jalan kabupaten\/kota, 73 ruas jalan lingkungan, serta 20 ruas drainase mengalami kerusakan. Selain itu, terdapat 3 lokasi daerah irigasi terdampak, 2 lokasi waduk, bendung, dan embung, 4 unit terminal dan dermaga, serta 8 lokasi pengaman pantai, talud sungai, dan abrasi pantai. Pada sektor permukiman, 1.128 rumah masyarakat terdampak, dengan rincian 15 rumah hilang, 290 rumah rusak berat, dan 823 rumah rusak ringan.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Rapat koordinasi tersebut dihadiri pejabat sesuai daftar undangan, yakni Danlanal Lhokseumawe, Dandim 0103\/Aceh Utara, Wali Kota Lhokseumawe, Bupati Aceh Utara, Dansat Radar 102, serta jajaran Korem 011\/Lilawangsa yang meliputi Kasi Ren, Kasi Intel, Kasi Ops, Kasi Pers, Kasi Log, dan Kasi Ter Korem 011\/Lilawangsa, serta Kapolres Lhokseumawe dan Kapolres Aceh Utara. Selain kehadiran langsung, seluruh bupati dan wali kota serta para Dandim di wilayah Korem 011\/Lilawangsa turut mengikuti rapat koordinasi tersebut melalui Zoom Meeting.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Menutup paparannya, Wali Kota Lhokseumawe menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, kesiapan sarana dan prasarana mitigasi serta penanganan darurat, termasuk kebutuhan tenda keluarga, alat berat, mobil water treatment plant, generator set, perahu karet, pompa air, perlengkapan evakuasi, logistik dasar, perlengkapan kelompok rentan, dan obat-obatan, sebagai bagian dari upaya terpadu penanganan dan mitigasi bencana di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/span><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-12-15_at_14.53.44.jpeg","tgl":"2025-12-15"},{"title":"Kepala BNPB Tiba di Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Laporkan Dampak Banjir dan Kebutuhan Mendesak","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 14 Desember 2025— Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto tiba di Kota Lhokseumawe dan disambut langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH MH di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, Minggu sore (14\/12\/2025). Kehadiran Kepala BNPB tersebut bukan dalam rangka kunjungan kerja resmi, melainkan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas penanganan bencana, mengingat Posko BNPB saat ini berada di Korem 0103\/Lilawangsa. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kapolres Lhokseumawe, Dandim 0103\/Aceh Utara, Dansatradar 102 Lhokseumawe, Wakil Bupati Aceh Utara dan para unsur lainnya.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan laporan kondisi terkini dampak banjir di wilayahnya, termasuk hasil pendataan rumah warga terdampak serta kerusakan lahan pertanian masyarakat. Lebih lanjut, ia juga melaporkan adanya sejumlah titik bukit di wilayah Kota Lhokseumawe yang mengalami retakan dan berpotensi longsor sehingga memerlukan langkah mitigasi lebih lanjut.&nbsp; “Kami terus melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan, terutama pada wilayah rawan longsor agar risiko lanjutan dapat dicegah,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Selain itu, Sayuti Abubakar menyampaikan kebutuhan mendesak dalam penanganan pengungsi, di antaranya permintaan rubber boat untuk mendukung mobilisasi di wilayah terdampak serta tenda keluarga bagi warga yang masih mengungsi, yang langsung dikabulkan oleh Kepala BNPB. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga mengajukan permohonan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih berupa tandon air, distribusi air bersih melalui mobil tangki, serta pembangunan sumur bor di lokasi pengungsian. “Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama kami dalam masa tanggap darurat ini,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa hunian sementara (huntara) akan segera dibangun bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian. Adapun pembangunan hunian tetap (huntap) akan menyesuaikan dengan pilihan serta kesepakatan masyarakat setempat. Selain itu, Kepala BNPB juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengeluarkan instruksi presiden atau inpres yang mengatur proses rekonstruksi dan rehabilitasi di wilayah yang terdampak banjir di Sumatera. Sebagai penutup, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan BNPB, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait guna memastikan penanganan darurat, pemulihan, dan mitigasi bencana berjalan secara terpadu, cepat, dan tepat sasaran demi keselamatan serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.<\/font><\/div>","image":"Kepala_Badan_Nasional_Penanggulangan_Bencana.jpeg","tgl":"2025-12-14"},{"title":"Wali Kota Sayuti Abubakar Dampingi Agenda Kerja Menko Polkam Tinjau Penanganan Banjir di Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 12 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyambut dan mendampingi secara langsung kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, yang meninjau penanganan banjir di Kota Lhokseumawe pada Jumat (12\/12\/2025). Setibanya di Lhokseumawe, Menko Polkam bersama Wali Kota Lhokseumawe, Kapolres Lhokseumawe, Dandim 0103 dan Forkopimda lainnya langsung menuju lokasi pengungsian di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu. Di lokasi tersebut, rombongan disambut Camat Muara Satu dan perangkat gampong. Menko Polkam dan Wali Kota Lhokseumawe turut berdialog dengan para pengungsi untuk memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, kenyamanan tempat tinggal sementara, serta kebutuhan mendesak lainnya. Temuan lapangan ini menjadi dasar penajaman langkah percepatan penanganan.&nbsp;<br><br>Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah juga menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako dan logistik tambahan guna memperkuat ketersediaan dapur umum bagi masyarakat terdampak. Usai peninjauan pengungsian, Menko Polkam bersama rombongan bergerak menuju Makorem 011\/Lilawangsa. Agenda tersebut diisi dengan pemaparan perkembangan situasi banjir, evaluasi langkah tanggap darurat, serta penguatan koordinasi lintas instansi. Selepas pertemuan di Makorem, rombongan melanjutkan peninjauan ke jembatan putus di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang turut berdampak terhadap mobilitas warga dan distribusi bantuan menuju Kota Lhokseumawe.<br><br>Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Ingat, ini bukan hanya persoalan bupati atau wali kota. Ini persoalan bangsa. Kita akan selesaikan bersama. Saya mengharapkan doa dari seluruh masyarakat agar masalah ini dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya. Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. “Kehadiran Menko Polkam RI memberikan penguatan bagi kami dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, efektif, dan terkoordinasi,” ujarnya.<br><br>Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe tetap berada dalam posisi siaga dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pengungsi, normalisasi aliran air, serta pemulihan akses titik-titik terdampak. \"Fokus kami adalah pelayanan cepat dan terukur di setiap lokasi terdampak. Koordinasi lintas instansi terus kami perkuat agar penanganan berlangsung optimal,\" tegasnya. Agenda kerja Menko Polkam diakhiri di Bandara Malikussaleh sebelum bertolak kembali ke Banda Aceh.<\/font><\/div>","image":"Kerja_Menko_Polkam_Tinjau.jpeg","tgl":"2025-12-12"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Sosialisasikan Digitalisasi Retribusi dan Aplikasi M-BROH","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 9 Desember 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Sosialisasi Digitalisasi Pembayaran Retribusi Persampahan\/Kebersihan serta publikasi Aplikasi M-BROH di Aula Setdako Lhokseumawe, Selasa (9\/12). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang menegaskan bahwa percepatan digitalisasi pada sektor persampahan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Aplikasi M-BROH mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan retribusi sampah,” ujarnya.<br><br>Sosialisasi ini turut dihadiri para Asisten Setdako, para Staf Ahli Wali Kota, Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta Asosiasi Keuchik. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap transformasi layanan persampahan di Kota Lhokseumawe. Dalam pemaparan teknis, Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa timbunan sampah di kota ini telah mencapai ±53.760 ton, sehingga pemerintah mendorong penguatan regulasi gampong, penyusunan SOP pengelolaan sampah, serta optimalisasi peran Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Induk (BSI) dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.<br><br>Sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah, pemerintah juga menyiapkan pembangunan BSU dan BSI di setiap kecamatan, serta penyediaan fasilitas teknologi seperti mesin pres, mesin cacah\/briket, pirolisis di TPS Pusong, dan pengembangan insinerator di Pusong dan TPA. Sekda mengajak seluruh peserta, khususnya para camat dan keuchik, untuk aktif menyosialisasikan pemanfaatan aplikasi M-BROH di wilayah masing-masing. Menutup kegiatan, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya sosialisasi ini, dengan harapan digitalisasi retribusi dan optimalisasi pengelolaan sampah di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Sosialisasikan_Digitalisasi_Retribusi.jpeg","tgl":"2025-12-09"},{"title":"Upaya Ringankan Dampak Ekonomi Warga Pasca Banjir, Pemko Lhokseumawe Salurkan 5,5 Ton Beras per Desa ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pasca banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Lhokseumawe dan merendam ribuan rumah, Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyalurkan bantuan pemulihan tahap awal berupa 5,5 ton beras untuk setiap desa di 68 desa pada empat kecamatan terdampak. Bantuan pangan ini diprioritaskan untuk masyarakat yang rumah dan mata pencahariannya terdampak langsung oleh bencana. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menyampaikan bahwa bantuan beras ini merupakan langkah pemerintah sembari menunggu pendataan kerusakan secara menyeluruh serta penyusunan program pemulihan jangka panjang.<br><br>“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah pada masa-masa sulit. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, agar kebutuhan dasar warga tetap terjaga selama masa pemulihan,” ujarnya. Di beberapa titik distribusi, warga terlihat menerima bantuan dengan suasana penuh kelegaan. Bagi banyak keluarga, bantuan ini menjadi penopang penting untuk melewati masa-masa awal pemulihan ketika mereka masih bergelut dengan kerusakan rumah, perabot yang rusak atau hanyut, hingga terhentinya sumber pendapatan.<br><br>“Setelah banjir, kami belum bisa kembali bekerja. Warung saya rusak, kulkas hanyut, stok dagangan hilang. Bantuan ini setidaknya membuat kami lebih tenang beberapa hari ke depan,” ujar Nurhayati, seorang pedagang makanan yang rumahnya terendam banjir hingga setinggi pinggang. Banjir tersebut juga meninggalkan dampak ekonomi yang cukup berat. Banyak petani terancam gagal panen karena lahan tergenang, pedagang kehilangan modal dagangan, nelayan tidak dapat melaut akibat cuaca ekstrem, dan pekerja harian harus menunggu fasilitas umum pulih sebelum dapat kembali bekerja.<br><br>Bagi masyarakat yang tengah berusaha bangkit, bantuan tersebut tidak hanya menjadi bahan pangan, tetapi juga penguat moral dan harapan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian. Pemko Lhokseumawe memastikan bahwa penyaluran akan dilakukan secara merata di seluruh desa terdampak bencana.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Salurkan1.jpeg","tgl":"2025-12-08"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Lantik Camat, Pejabat Administrator, dan Jabatan Fungsional Tertentu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 8 Desember 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe memperkuat struktur birokrasi melalui pelantikan sejumlah Pegawai Negeri Sipil pada jabatan Camat, Administrator, dan Jabatan Fungsional Tertentu. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota yang telah memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Husaini, S.E., Sekda A. Haris, S.Sos., M.Si., para asisten Setdako, staf ahli Wali Kota, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.<br><br>Dalam pelantikan tersebut, Faisal, S.STP., M.Si resmi dilantik sebagai Camat Muara Dua, dan Mirdha Ihsan, S.STP sebagai Camat Banda Sakti, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat pelaksana tugas. Wali Kota menegaskan bahwa pengisian jabatan camat ini krusial untuk mempercepat layanan di tingkat kecamatan, terutama pada tahap rehabilitasi pascabanjir yang kini menjadi fokus pemerintah daerah. “Kami membutuhkan camat yang bekerja penuh agar percepatan rehabilitasi berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Pelantikan juga menetapkan sejumlah pejabat administrator, yaitu Muhammad Halim, S.T., M.CIO sebagai Inspektur Pembantu II, Khairul Hafidhi, S.E sebagai Sekretaris Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan, Alamsyah, S.St., Pi sebagai Kepala Bidang Pertanian dan Perkebunan DKPPP, serta Mirodiyatun Resinuridayati, S.Sos., M.P sebagai Sekretaris Dinas Pertanahan. Prosesi turut mencakup pengangkatan ASN dalam Jabatan Fungsional Tertentu sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan perundang-undangan.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk menunjukkan integritas, responsivitas, dan komitmen terhadap peningkatan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa disiplin ASN, percepatan digitalisasi layanan, dan evaluasi kinerja berkala akan terus diperkuat untuk memastikan setiap aparatur memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Wali Kota berharap pelantikan ini menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Wali_Kota_Lhokseumawe_Lantik_Cama.jpeg","tgl":"2025-12-08"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Berikan Penghargaan dan Bonus kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi POPDA Aceh XVII 2024","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 8 Desember 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyerahkan penghargaan dan bonus kepada atlet serta pelatih berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Aceh XVII Tahun 2024. Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, SE., dalam kegiatan resmi yang berlangsung di Aula Setdako, Senin (8\/12\/2025).<br><br>Acara yang turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Plh. Kadis Disporapar, serta para atlet dan pelatih in. Dalam sambutannya Wakil Wali Kota, memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja keras para atlet serta pelatih yang menjadi kebanggaan Kota Lhokseumawe. “Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para atlet dan pelatih. Prestasi ini adalah kebanggaan kita bersama dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengukir prestasi,” ujar Wakil Wali Kota. Pada POPDA Aceh XVII di Idi, Aceh Timur, kontingen Lhokseumawe berhasil meraih 9 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu.<br><br>Pemerintah Kota memberikan bonus berdasarkan kategori perolehan medali. Untuk nomor perorangan, medali emas menerima Rp4.000.000, perak Rp3.000.000, dan perunggu Rp2.000.000 per atlet\/pelatih. Untuk nomor beregu, bonus medali emas diberikan Rp1.500.000, perak Rp1.000.000, dan perunggu Rp750.000 per atlet. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat kepada perwakilan atlet dan pelatih dari cabang anggar, karate, panahan, takraw, dan pencak silat. Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota kembali menegaskan pentingnya sportivitas, disiplin, dan akhlak mulia sebagai identitas atlet Lhokseumawe. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh unsur pimpinan daerah, panitia, serta para atlet dan pelatih penerima penghargaan.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Berikan_Penghargaan.jpeg","tgl":"2025-12-08"},{"title":"Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Banjir Susulan dan Titik Longsor di Kecamatan Muara Dua","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota, Husaini, S.E., meninjau banjir susulan yang terjadi akibat curah hujan tinggi semalaman di Gampong Meunasah Mesjid. Kehadiran pimpinan daerah ini memastikan kondisi warga terpantau langsung sekaligus memetakan kebutuhan penanganan cepat di kawasan terdampak. Peninjauan dilanjutkan ke Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, untuk melihat kondisi patahan bukit yang dinilai berpotensi memicu longsor lebih serius. Lokasi ini menjadi perhatian khusus karena perubahan struktur tanah dan kemiringan lereng membutuhkan intervensi teknis segera.<br><br>Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan pentingnya langkah cepat dan terukur. “Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas. Setiap titik rawan harus kita pastikan tertangani dengan baik agar risiko dapat ditekan dan warga merasa lebih aman,” ujar Dr. Sayuti Abubakar. Turut mendampingi, Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., yang melakukan pengecekan kerusakan infrastruktur serta menyiapkan langkah penanganan awal di dua gampong tersebut. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen memperkuat mitigasi bencana dan memastikan wilayah rawan mendapatkan penanganan intensif dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Tinjau_Banjir_Susulan.jpeg","tgl":"2025-12-07"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe bersama Ketua TP-PKK Tinjau Lima Gampong Terdampak Banjir, Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan Merata","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 Desember 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir. Kunjungan pada Sabtu ini turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., yang melakukan pemetaan awal kerusakan infrastruktur pascabanjir.<br><br>Rombongan mengunjungi lima gampong di Kecamatan Blang Mangat—Gampong Rayeuk Kareung, Asan Kareung, Mane Kareung, Blang Punteuet, dan Kumbang Punteuet—guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan merata di seluruh wilayah terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK membagikan makanan ringan seperti kue dan susu untuk menghibur anak-anak, serta menyerahkan pakaian layak pakai kepada anak-anak dan perempuan yang terdampak banjir.<br><br>Wali Kota Sayuti memastikan bahwa seluruh bantuan darurat terus dipercepat distribusinya termasuk beras dari pemerintah pusat melalui Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman. “Alhamdulillah permintaan kita telah dikabulkan, dan hari ini distribusi beras sudah mulai berjalan. Untuk Kecamatan Blang Mangat, setiap gampong rata-rata menerima sekitar 5,5 ton. Kualitas beras dari Bulog sangat baik, dan kami berharap pembagiannya segera diterima masyarakat,” ujarnya.<br><br>Sebagai gambaran, di Gampong Kumbang Punteuet setiap KK menerima 15 kilogram beras, sementara sejumlah gampong lain mendapatkan alokasi 20 kilogram atau 12 kilogram per KK. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat bencana. Sementara itu, harga kebutuhan pokok di Kota Lhokseumawe dipastikan tetap stabil seiring pulihnya jalur distribusi. Kunjungan berkelanjutan ini menegaskan komitmen Pemko Lhokseumawe dalam memastikan bantuan tersalurkan efektif, pemetaan infrastruktur dilakukan cepat, serta kebutuhan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabanjir.<\/font><\/div>","image":"Wali_Kota_Lhokseumawe_bersama_Ketua_TP-PKK1.jpeg","tgl":"2025-12-06"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP-PKK Lhokseumawe Dampingi Anggota DPD RI Tinjau Banjir dan Longsor di Ujong Pacu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 4 Desember 2025 — Upaya pemulihan pascabencana di Kota Lhokseumawe terus menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, mendampingi Anggota DPD RI, Darwati A. Gani, meninjau langsung kawasan terdampak banjir dan longsor di Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., yang melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan.<br><br>Peninjauan dimulai dari SD Negeri 3 Muara Satu, salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak cukup parah akibat luapan banjir. Di lokasi tersebut, tim relawan kemanusiaan Pemko Lhokseumawe masih melakukan pembersihan lumpur, sampah, dan material banjir lainnya. Wali Kota dan Darwati A. Gani memberikan dukungan moral kepada para relawan yang bekerja tanpa henti sejak awal bencana melanda. Dari SD 3, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Meunasah Gampong Ujong Pacu. Kondisi jalan yang masih becek, licin, dan tidak dapat dilalui kendaraan membuat rombongan harus berjalan kaki. Meski medan cukup menantang, peninjauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta dampak kerusakan dapat dipantau secara langsung di lapangan.<br><br>Setibanya di Meunasah, Anggota DPD RI Darwati A. Gani menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Wali Kota dan Ketua TP-PKK turut mendampingi penyerahan bantuan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga nasional dalam membantu masyarakat yang mengalami dampak paling berat. Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi kepada para relawan, masyarakat, dan seluruh unsur terkait yang terus bekerja memulihkan kondisi gampong terdampak. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah memetakan kebutuhan mendesak warga dan prioritas perbaikan infrastruktur vital agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.<br><br>Pemko Lhokseumawe memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mempercepat penanganan pascabencana. Pemerintah juga berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan warga terpenuhi, mulai dari penyaluran bantuan hingga pemulihan layanan dasar dan aksesibilitas lingkungan. Dengan peninjauan ini, Pemko berharap proses pemulihan dapat berlangsung lebih efektif, terarah, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di kawasan Ujong Pacu.<\/font><\/div>","image":"Wali_Kota_dan_Ketua_TP-PKK_Lhokseumawe_Dampingi_Anggota_DPD_RI.jpeg","tgl":"2025-12-04"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Tembus Medan Longsor Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 2 Desember 2025 - Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH. bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti&nbsp; meninjau langsung kondisi Gampong Ujong Pacu di Kecamatan Muara Satu, salah satu wilayah yang hingga kini masih terisolir akibat banjir pada Selasa, (02\/12\/2025). Dengan melewati jalan berbukit yang tertutup material longsor, rombongan hadir untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dalam kondisi terisolir. \"Akses sulit tidak boleh menjadi penghalang. Pemerintah wajib memastikan semua warga, tanpa kecuali, mendapatkan perlindungan dan bantuan,” ujarnya.<br><br>Di Gampong Ujong Pacu, Wali Kota dan Ketua TP PKK&nbsp; Lhokseumawe menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan dasar dan kebutuhan mendesak lainnya. Bantuan ini diberikan sebagai dukungan awal bagi masyarakat yang aksesnya terputus dan sulit mendapatkan pasokan harian. Usai dari Gampong Ujong Pacu, Sayuti Abubakar dan tim melanjutkan perjalanan menuju Gampong Cot Trieng yang masih berada di Kecamatan Muara Satu. Meski medan yang ditempuh masih penuh tantangan, beliau tetap memastikan bantuan dapat tiba tepat sasaran. Di lokasi tersebut, Sayuti Abubakar dan tim menyerahkan langsung bantuan ikan segar kepada warga untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa darurat.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar kembali menegaskan komitmen pemerintah. \"Kami akan terus turun ke lapangan, melihat langsung kebutuhan masyarakat, dan memastikan semua penanganan dilakukan cepat dan tepat,” kata Sayuti Abubakar.&nbsp; Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lhokseumawe Said Bachtiar, S.T., M.T.; Kepala Satpol PP dan WH Ashabul Jamil, S.Sos; Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hermawan, S.T., M.A.P.; Kepala Bagian Umum Mulkan, S.T.; Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe Julianti; serta Ketua Relawan Sayuti Center Khaidir Abubakar. Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk hadir secara langsung di wilayah terdampak, memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanganan bencana.<\/font><\/div>","image":"Wali_Kota_dan_Ketua_TP_PKK_Kota_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2025-12-03"},{"title":"Mendagri Tito Tiba di Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Paparkan Penanganan Terkini Pascabencana","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 30 November 2025— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kota Lhokseumawe untuk meninjau langsung penanganan pascabencana yang terjadi pada Minggu (30\/11\/2025).&nbsp; Mendagri tiba di Bandara Malikussaleh pada pukul 10.30 WIB bersama rombongan yang terdiri dari Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kemendagri. Kehadiran tersebut disambut oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar SH MH, bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti, Ketua TP PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir Manaf dan sejumlah Kepala OPD Pemko Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Setelah tiba, Mendagri Tito beserta rombongan langsung bergerak menuju Pelabuhan Krueng Geukueh untuk memeriksa kesiapan jalur distribusi logistik serta meninjau kerusakan infrastruktur yang terdampak bencana. Kunjungan dilanjutkan ke Mesjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, tempat mendata kondisi para pengungsi serta mengecek efektivitas penyaluran bantuan yang telah dilakukan bersama berbagai pihak terkait. Adapun tujuan kunjungan Mendagri Tito ke Aceh meninjau sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan, termasuk jalan, jembatan, dan jaringan listrik yang masih dalam proses perbaikan.<br><br>Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen mempercepat proses pemulihan dan memastikan ketersediaan logistik bagi seluruh warga terdampak.\u000b “Saya minta perkiraan kebutuhan, berapa angkanya dan apa saja barangnya. Minimal untuk bertahan dua minggu dulu,” ujar Mendagri Tito Karnavian. Mendagri Tito menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat berada di Pidie Jaya untuk mengerahkan personel TNI guna membantu pendataan lapangan serta pembangunan jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda besar.\u000b&nbsp;<br><br>“Kita lakukan secepat mungkin. Jika akses sudah lancar, distribusi logistik akan lebih aman,” tegasnya. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, dalam laporannya kepada Mendagri Tito menyampaikan sejumlah langkah penanganan yang telah dilaksanakan sejak hari pertama bencana.\u000b&nbsp; “Pemerintah Kota Lhokseumawe terus bekerja maksimal. Mulai dari penyaluran bantuan pangan, penyediaan tempat pengungsian, hingga memastikan layanan kesehatan berjalan dengan baik bagi seluruh masyarakat terdampak,” ujar Wali Kota.\u000b&nbsp;<br><br>Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat.\u000b “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan Bapak Mendagri. Percepatan perbaikan akses, listrik, dan pembangunan jembatan sementara sangat penting bagi pemulihan aktivitas masyarakat,” ungkapnya. Sebagai agenda penutup, rombongan Mendagri juga meninjau Gudang Logistik BULOG Lhokseumawe untuk memastikan kecukupan stok pangan dan memperkuat ketersediaan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana.<br><br>Adapun bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Lhokseumawe sejak sepekan terakhir telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, terputusnya sejumlah akses utama, serta kerusakan pada infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik. Penanganan darurat terus dilaksanakan secara terpadu oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama TNI\/Polri, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.<\/font><\/div>","image":"terimabantuantito.jpeg","tgl":"2025-11-30"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP-PKK Lhokseumawe Kembali Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 28 November 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., bersama Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, kembali turun langsung ke sejumlah lokasi yang terdampak banjir untuk memastikan kondisi warga serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan. Kunjungan pada hari ini difokuskan pada tiga titik yang mengalami genangan cukup tinggi, yaitu Meunasah Cut Mamplam dan Meunasah Manyang di Kecamatan Muara Dua, serta Gampong Blang Buloh di Kecamatan Blang Mangat.<br><br>Di setiap lokasi, Wali Kota dan Ketua TP-PKK meninjau kondisi pemukiman, rumah-rumah warga, serta mengecek fasilitas umum yang ikut terdampak. Selain itu, mereka juga menyerahkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, air mineral, perlengkapan kebutuhan harian, serta obat-obatan untuk membantu warga yang mulai mengalami kendala kesehatan akibat banjir. Syukurnya, pada hari ini hujan sudah tidak turun lagi sehingga kondisi air di sejumlah wilayah terdampak mulai surut. Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pemantauan intensif untuk memastikan situasi benar-benar aman bagi masyarakat.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan banjir dan berupaya memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan cepat. “Kami hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan penanganan tetap berjalan dengan baik. Pemerintah kota terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir,” ujarnya. Ketua TP-PKK, Ny. Yulinda Sayuti, juga turut memberikan dukungan moral kepada warga, khususnya perempuan dan anak-anak yang ikut terdampak. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat hingga kondisi kembali normal. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menangani bencana banjir dan memberikan perlindungan maksimal bagi warganya.<\/font><\/div>","image":"bantuanbencana.jpeg","tgl":"2025-11-28"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke Sejumlah Gampong di Kecamatan Muara Satu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 28 November 2025 — Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini SE, menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa logistik dan obat-obatan kepada masyarakat di sejumlah gampong dalam wilayah Kecamatan Muara Satu, Kamis (28\/11). Adapun gampong yang menerima bantuan tersebut yaitu Cot Trieng, Batuphat Timur, Batuphat Barat, dan Blang Naleung Mameh. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar serta peningkatan layanan kesehatan di tingkat gampong.<br><br>Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini SE, menyampaikan bahwa pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran. \"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota akan terus memantau dan menindaklanjuti kebutuhan di lapangan,” ujarnya. Husaini berharap penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan masih berada di lokasi pengungsian.<br><br>Aparatur gampong dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui bantuan tersebut.&nbsp; Mereka berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau masyarakat secara menyeluruh. Pemko Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan perangkat gampong dan semua pihak terkait agar proses penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara efektif dan transparan. Selain itu Wakil Wali Kota juga menghimbau seluruh masyarakat Lhokseumawe untuk tetap waspada dan menjauh dari lokasi-lokasi yang berpotensi banjir dan longsor.<\/font><\/div>","image":"wakilberibantuanbencana.jpeg","tgl":"2025-11-28"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Bantuan Logistik Banjir dan Tinjau Lokasi Terdampak Bersama Ketua TP PKK Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 25 November 2025 — Upaya penanganan banjir di Kota Lhokseumawe memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Aceh melalui penyaluran bantuan logistik senilai Rp 327.126.500. Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, didampingi Plt. Kadis Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., dan diterima langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, di halaman Kantor Wali Kota, Selasa siang. Bantuan ini merupakan respons cepat atas banjir yang melanda beberapa wilayah Kota Lhokseumawe akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pemukiman terendam, sehingga memerlukan langkah tanggap darurat yang terkoordinasi.<br><br>Wali Kota Sayuti menyampaikan apresiasi dan menegaskan kesiapsiagaan pemerintah daerah. “Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Aceh. Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menetapkan status siaga bencana agar seluruh langkah penanganan dapat berjalan cepat, terukur, dan berfokus pada keselamatan masyarakat,” ujarnya. Usai penyerahan secara simbolis, Wali Kota Lhokseumawe bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ketua TP PKK Aceh, dan Plt. Kadis Sosial Aceh melakukan peninjauan langsung ke Gampong Ule Jalan dan Gampong Ujong Blang di Kecamatan Banda Sakti. Kehadiran Ketua TP PKK Aceh dalam peninjauan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Aceh dalam memastikan bantuan dan dukungan sosial benar-benar menjangkau warga terdampak.<br><br>Bantuan logistik yang diterima terdiri atas kebutuhan pokok, perlengkapan keluarga, serta berbagai item tanggap darurat yang dibutuhkan masyarakat selama masa banjir. Pemko Lhokseumawe memastikan seluruh bantuan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan melalui koordinasi dengan perangkat gampong dan unsur penanggulangan bencana. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen melanjutkan penanganan secara terpadu, memantau kondisi cuaca, serta meningkatkan koordinasi di tingkat gampong. Pemko juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan memastikan pemerintah hadir untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan warga.<\/font><\/div>","image":"Terima_Bantuan_Logistik_Banjir.jpeg","tgl":"2025-11-25"},{"title":"Momen Haru Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Kembali ke Sekolah Hingga Edukasi Anti-Bullying","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 November 2025 — Momen haru mewarnai kunjungan Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, ke SMPN 1 Lhokseumawe pada Senin (24\/11). Kunjungan ini digelar dalam rangka HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, sekaligus menjadi kesempatan bagi Bunda PAUD untuk mengenang kembali suasana sekolah yang penuh memori masa belajar. Kegiatan ini juga menjadi rangkaian agenda setelah Yulinda Sayuti meraih Penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025 di Jakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pencegahan bullying oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe bersama Forum Anak Lhokseumawe (FALAK). Materi ini disambut antusias oleh para siswa karena sangat relevan dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan.<br><br>Setibanya di sekolah, Yulinda Sayuti disambut dengan tarian Peumulia Jamee. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia terkait pelaksanaan HUT PGRI dan HGN serta sambutan dari Kepala SMPN 1 Lhokseumawe, Fauzi, S.Pd., M.Pd., mengenai berbagai program penguatan karakter yang sedang dijalankan. Dalam sambutannya, Yulinda Sayuti yang merupakan alumni SMPN 1 Lhokseumawe lulusan tahun 2007, menyampaikan refleksi pribadi saat kembali ke sekolah tempat ia dibentuk. Ia mengenang nilai-nilai yang ia pelajari seperti disiplin, hormat kepada guru, kerja keras, dan kejujuran yang masih ia pegang hingga hari ini dalam menjalankan amanah sebagai Bunda PAUD Kota Lhokseumawe.<br><br>Ia juga menegaskan komitmennya terhadap lingkungan sekolah yang aman dari perundungan. “Saya berharap adik-adik menjaga sekolah ini tetap aman dan nyaman. Tidak boleh ada bullying di SMPN 1 Lhokseumawe,” ujarnya. Sesi interaksi berlangsung ceria. Yulinda Sayuti memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa terkait karakter dan motivasi belajar, dan siswa yang mampu menjawab dengan baik mendapatkan hadiah langsung. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yulinda Sayuti turut menyerahkan bantuan kepada anak yatim di SMPN 1 Lhokseumawe. Penyerahan ini menjadi dukungan moral bagi siswa agar tetap bersemangat menempuh pendidikan.<br><br>Acara turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni seperti Tari Ratoh Jaroe, vokal solo, dan tari kreasi dari siswa dan guru. Di tengah penampilan, para siswa mengajak Yulinda Sayuti untuk bergabung, dan beliau ikut bergabung bersama mereka, sehingga suasana acara terasa semakin hangat dan menyenangkan. Di akhir kegiatan, Yulinda Sayuti juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan keluarga besar SMPN 1 Lhokseumawe dan berharap sekolah ini terus berkembang menjadi ruang pendidikan yang unggul dan berkarakter. Beliau juga mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2025 sebagai bentuk penghargaan kepada para guru atas dedikasi dan pengabdian mereka. Turut hadir Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yuswardi, SKM, M.S.M beserta jajaran; Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M beserta jajaran; Pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe; serta tamu undangan lainnya.<\/font><\/div>","image":"Momen_Haru_Bunda_PAUD_Kota_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2025-11-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Tanda Tangani Pernyataan Komitmen Bersama Terkait Tertib Administrasi PKB, SWDKLLJ, dan PNBP","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 20 November 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menandatangani Pernyataan Komitmen Bersama antara Pemerintah Kota Lhokseumawe, PT Jasa Raharja Cabang Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe, dan UPTD Wilayah V BPKA, Kamis (20\/11). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota ini turut dihadiri Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.; Kepala UPTD Wilayah V Irfansyah Siregar, S.E., Ak., M.Si.; serta Kepala Cabang Jasa Raharja Lhokseumawe Azi Suzi Wijaya, S.T., M.M.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pengesahan dan pembayaran administrasi kendaraan bermotor, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik. Kolaborasi lintas instansi ini diarahkan untuk membangun budaya tertib, aman, dan patuh dalam berlalu lintas.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Dalam sambutannya, Kepala UPTD Wilayah V, Irfansyah Siregar, menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan PKB, SWDKLLJ, dan PNBP memiliki peran penting tidak hanya bagi ketertiban administrasi, namun juga bagi optimalisasi pendapatan negara dan daerah.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">&nbsp;“Sinergi ini sangat penting untuk memastikan layanan administrasi kendaraan semakin mudah, cepat, dan tepat. Kami berharap langkah bersama ini memberi dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan PAD Kota Lhokseumawe,” ujarnya.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak. Beliau menekankan bahwa peningkatan tata kelola administrasi publik merupakan prioritas Pemko Lhokseumawe dalam memperkuat pelayanan berbasis kepatuhan.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">“Tertib administrasi bukan hanya kewajiban, tetapi bagian dari kesadaran kolektif kita untuk menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Sinergi ini harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Wali Kota.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Beliau menambahkan bahwa kerja sama lintas instansi akan terus diperkokoh agar kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak langsung bagi keselamatan berkendara dan pembangunan daerah.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Kapolres Lhokseumawe bersama Kepala Cabang Jasa Raharja Lhokseumawe turut menyampaikan dukungan melalui peningkatan edukasi, pengawasan, dan pelayanan administrasi kendaraan bermotor. Seluruh pihak sepakat bahwa kepatuhan administrasi adalah fondasi penting dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Dengan ditandatanganinya komitmen bersama ini, Pemko Lhokseumawe bersama seluruh mitra berharap meningkatnya kedisiplinan masyarakat, optimalisasi penerimaan negara dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta terciptanya lingkungan berkendara yang lebih aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.<\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Pemko Lhokseumawe mengapresiasi dukungan seluruh pihak dan mengajak masyarakat untuk aktif memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor sebagai bentuk kontribusi terhadap keselamatan dan pembangunan daerah.<\/font><\/span><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-11-20_at_15.09.01.jpeg","tgl":"2025-11-20"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Imuem Masjid dan Meunasah Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 20 November 2025 — Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Imuem Masjid dan Meunasah dalam Wilayah Kota Lhokseumawe Tahun 2025 yang dipusatkan di Wisma Kuta Karang Lama, Gampong Lancang Garam, Kamis (20\/11). Kegiatan ini diikuti oleh 70 Imuem dari seluruh kecamatan di Kota Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Imuem memiliki peran strategis dalam penguatan ibadah, dakwah, serta pelayanan sosial keagamaan di tengah masyarakat. Peningkatan kapasitas, menurutnya, menjadi kebutuhan penting agar para Imuem mampu merespons dinamika yang berkembang di lingkungan jamaah.<br><br>“Imuem adalah ujung tombak kemakmuran masjid. Karena itu, peningkatan kapasitas ini menjadi langkah penting untuk memperkuat peran mereka dalam membina umat,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. “Pemerintah Kota Lhokseumawe mendukung penuh kegiatan seperti ini. Kita ingin memastikan para Imuem memiliki bekal yang cukup, baik dalam ibadah maupun manajemen, agar masjid benar-benar menjadi pusat pembinaan umat yang efektif,” tegasnya.<br><br>Wakil Wali Kota turut mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung di masjid masing-masing. “Saya berharap para peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius. Ilmu yang didapat harus memberi manfaat nyata bagi jamaah,” harapnya. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Tgk. Adnan Yahya, S.Kom.I., M.Pd. (Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe) dan Dr. H. Muhammad Amin, S.Ag., MA. (Kepala Kantor Kementerian Agama Lhokseumawe). Materi yang disampaikan meliputi manajemen masjid modern, penguatan fungsi sosial dan dakwah, serta peningkatan kapasitas komunikasi dan kepemimpinan Imuem.<br><br>Pihak perbankan syariah juga turut memberikan materi mengenai penerapan QRIS sebagai sistem digital untuk memudahkan jamaah bersedekah, yang sekaligus mendorong transparansi dan profesionalisme pengelolaan keuangan masjid. Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Drs. Tgk. Ikhwansyah, MA, menegaskan bahwa pengelolaan masjid di era modern harus dilakukan secara akuntabel dan berkelanjutan, sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan umat. Dengan dibukanya pelatihan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap peran Imuem semakin kuat dan pengelolaan masjid berjalan lebih efektif demi kemaslahatan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Kapasitas_Imuem_Masjid_dan_Meunasah.jpeg","tgl":"2025-11-20"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Aksi Demo Tenaga Kesehatan Non PPPK","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 November 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menerima langsung kehadiran sekitar 150 tenaga kesehatan Non PPPK yang menggelar aksi demo di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (19\/11). Para peserta sebelumnya berkumpul di Masjid Islamic Center dan bergerak menuju pusat pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi terkait status kepegawaiannya. Setibanya di depan kantor, Wali Kota — didampingi Kapolres Lhokseumawe, Wakapolres, Asisten Administrasi Umum, Plh. Kadis Kesehatan, serta Sekretaris BKPSDM — menemui para tenaga kesehatan dan mengajak mereka berdialog di aula kantor. Ajakan tersebut disambut baik dan seluruh peserta masuk secara tertib.<br><br>Dialog berlangsung terarah. Perwakilan nakes menyampaikan bahwa mereka telah mengabdi bertahun-tahun di sejumlah puskesmas namun hingga kini belum masuk database, sehingga belum memperoleh kesempatan untuk diusulkan sebagai PPPK. Mereka berharap Pemko Lhokseumawe dapat memberikan perhatian dan memperjuangkan keadilan bagi tenaga kesehatan yang telah berkontribusi lama dalam pelayanan publik. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan komitmennya secara jelas. “Saya paham dan mengikuti semua penyampaian ini. Sepanjang sesuai aturan, Pemerintah Kota akan memperjuangkannya secara maksimal. Namun harus dipahami bahwa keputusan akhir berada di BKN dan Kementerian PAN-RB,” tegasnya.<br><br>Ia menjelaskan bahwa Pemko, melalui BKPSDM, akan menyiapkan langkah-langkah resmi sesuai ketentuan nasional. Wali Kota juga menekankan bahwa prioritas hanya dapat diberikan bagi tenaga kesehatan yang ber-KTP Lhokseumawe, sesuai kewenangan pemerintah daerah. Plh. Kadis Kesehatan kemudian menjelaskan sejumlah persyaratan teknis yang menyebabkan sebagian nakes belum masuk database, sementara Sekretaris BKPSDM memaparkan regulasi yang mengikat kabupaten\/kota dalam proses pengusulan PPPK. Pertemuan yang berlangsung komunikatif itu ditutup dengan harapan agar aspirasi para tenaga kesehatan memperoleh perhatian pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku. Suasana tetap kondusif hingga kegiatan selesai.<\/font><\/div>","image":"tenaga_kesehatan_Non_PPPK.jpeg","tgl":"2025-11-19"},{"title":"Angka Kemiskinan kota Lhokseumawe Menurun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 November 2025 - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis&nbsp;<\/font><font face=\"arial\">di dalam media sosiannya<\/font><font face=\"arial\">&nbsp;indikator ketenagakerjaan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025. Indikator yang dipublikasikan mencakup Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), jumlah pengangguran, serta karakteristik penduduk bekerja berdasarkan lapangan usaha, status pekerjaan, dan tingkat pendidikan.Pada tahun 2025, TPT Kota Lhokseumawe tercatat sebesar 8,24%, turun 0,23% dibandingkan tahun sebelumnya (8,47%). Jumlah pengangguran di kota tersebut mencapai 8.036 orang.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Secara keseluruhan, hampir seluruh kabupaten\/kota di Provinsi Aceh mengalami penurunan TPT, kecuali Kabupaten Aceh Singkil yang meningkat dari 6,44% menjadi 6,55%. Dalam perbandingan antarwilayah, Kota Lhokseumawe masih menjadi daerah dengan TPT tertinggi. Meski demikian, tren penurunan pengangguran tahun ini tergolong positif, di mana penurunan 0,23% tersebut merupakan yang terbaik keempat setelah Kota Sabang (0,28%), Kota Subulussalam (0,25%), dan Kota Banda Aceh (0,25%).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kepala BPS Kota Lhokseumawe, Sardi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa penurunan ini didorong oleh bertambahnya peluang kerja di berbagai sektor. Lapangan pekerjaan baru muncul melalui program pemerintah pusat seperti pembukaan dapur-dapur MBG dan kebutuhan formasi di SPPG, serta dari pemerintah daerah melalui pengangkatan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui 15 program unggulan Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar dan Wakil Walikota Husaini SE terus berupaya menekan angka pengangguran.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Adapun program dimaksud adalah, pengelolaan sampah, penanganan banjir, pemerataan jaringan air bersih, penyediaan ruang terbuka hijau \/ taman kota, penataan lingkungan pesisir, penyelesaian pembangunan Islamic Center, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pelayanan publik, ruang kreatif pemuda, jajan subuh berjamaah bagi para remaja, bantuan sosial untuk lansia miskin, beasiswa untuk pelajar beprestasi, pengelolaan minyak ikan, pemberdayaan sektor perikanan, dan pemberdayaan sektor pertanian yang moderen.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Program lain adalah bantuan untuk masyarakat baik itu rumah duafa dan program lain menjadi salah satu penyebab angka kemiskinan menurun. Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan tingkat pengangguran di Kota Lhokseumawe dapat terus menurun demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"BPS_Rilis_Kemiskinan_turun.png","tgl":"2025-11-19"},{"title":"Dinkes Lhokseumawe Tutup Pelatihan ACLS bagi Dokter Fasyankes, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Gawat Darurat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 15 November 2025 — Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe resmi menutup kegiatan Pelatihan Advance Cardiac Life Support (ACLS) bagi dokter fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) se-Kota Lhokseumawe, Sabtu (15\/11), di Aula Hotel Diana. Pelatihan berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 November 2025, dengan rangkaian materi intensif terkait penanganan kegawatdaruratan jantung. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Morinawati, SKM., MAP.<br><br>Dalam sambutannya, Morinawati menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pelayanan publik. “Kami berharap seluruh peserta dapat mempraktikkan keterampilan penting yang telah dipelajari, terutama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Ilmu ini harus diterapkan secara optimal di tempat kerja masing-masing, khususnya di puskesmas,” ujar Morinawati. Ia menambahkan bahwa kemampuan dokter dalam merespons cepat situasi kritis sangat menentukan keberhasilan penyelamatan pasien, sehingga pelatihan ACLS ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM kesehatan di Kota Lhokseumawe.<br><br>Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari BHD\/AED dewasa–anak–bayi, interpretasi EKG, tatalaksana henti jantung, terapi listrik, tatalaksana gangguan irama, sindrom koroner akut, kegawatan sirkulasi, pemberian obat resusitasi jantung, hingga evaluasi pascapelatihan. Seluruh sesi difasilitasi oleh tenaga ahli dan instruktur berkompeten. Pelatihan ditutup dengan sesi post-test, evaluasi penyelenggaraan, dan penyampaian komitmen tindak lanjut oleh peserta. Morinawati menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan terus mendorong program peningkatan SDM untuk memastikan layanan kesehatan di Lhokseumawe semakin berkualitas, responsif, dan profesional.<\/font><\/div>","image":"Pelatihan_ACLS_bagi_Dokter_Fasyankes.jpeg","tgl":"2025-11-16"},{"title":"IPM KOTA LHOKSEUMAWE MENINGKAT, BUKTI SDM SEMAKIN MAJU WUJUDKAN LHOKSEUMAWE MEUGAH","detail":"<div align=\"justify\"><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xt0psk2 x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx x126k92a\" style=\"line-height: 18px;\">Berdasarkan data&nbsp;<\/span><\/span><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xt0psk2 x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx x126k92a\" style=\"line-height: 18px;\">Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Lhokseumawe tahun 2025 yaitu sebesar 81,75. Terjadi peningkatan sebesar 0,86 jika dibandingkan IPM Kota Lhokseumawe tahun 2024 sebesar 80,89. Peningkatan tersebut terjadi akibat meningkatnya nilai-nilai pengukur IPM seperti Usia Harapan Hidup (UHH), Pengeluaran Per Kapira, Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Harapan Lama Sekolah (HLS).<br><br>IPM atau secara internasional disebut Human Development Index (HDI) merupakan ukuran yang digunakan untuk menilai tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup manusia di suatu wilayah atau negara. Secara spesifik, IPM terdiri atas 3 komponen, yaitu kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan. Hal ini berarti, semakin tinggi nilai IPM, maka akan semakin baik kualitas hidup masyarakat, seperti lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih berpendidikan. <br><br>Kualitas kesehatan masyarakat suatu wilayah dapat didekati melalui angka Usia Harapan Hidup (UHH). Diketahui UHH Kota Lhokseumawe sebesar 75,29 tahun atau meningkat dari tahun 2024, sebesar 74,93 tahun. Hal ini berarti setiap bayi yang baru lahir di tahun 2025, diperkirakan akan hidup rata-rata selama 75-76 tahun dengan kondisi fasilitas kesehatan dan lingkungan di Kota Lhokseumawe seperti saat ini. <br><br>Ditinjau dari kesejahteraan, dapat didekati melalui pendekatan pengeluaran per kapita. Berdasarkan rilis BPS, pengeluaran per kapita Kota Lhokseumawe sebesar Rp. 13.071.000 per tahun. Hal ini berarti, rata-rata jumlah uang yang dibelanjakan oleh seseorang yang tinggal di Kota Lhokseumawe selama 1 tahun yaitu sebesar Rp. 13.071.000 untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. <br><\/span><\/span><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xt0psk2 x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx x126k92a\" style=\"line-height: 18px;\">Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui website BPS Kota Lhokseumawe : lhokseumawekota.bps.go.id<\/span><\/span><\/div><div align=\"justify\"><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xt0psk2 x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx x126k92a\" style=\"line-height: 18px;\"><br><\/span><\/span><\/div><div align=\"justify\"><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xt0psk2 x1i0vuye xvs91rp xo1l8bm x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx x126k92a\" style=\"line-height: 18px;\">Sumber :&nbsp;<\/span><\/span><span class=\"x1lliihq x1plvlek xryxfnj x1n2onr6 xyejjpt x15dsfln x193iq5w xeuugli x1fj9vlw x13faqbe x1vvkbs x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x x1i0vuye xvs91rp x1s688f x5n08af x10wh9bi xpm28yp x8viiok x1o7cslx\" style=\"--x---base-line-clamp-line-height: 18px; --x-lineHeight: 18px;\" dir=\"auto\"><span class=\"xt0psk2\"><span class=\"xjp7ctv\"><a class=\"x1i10hfl xjbqb8w x1ejq31n x18oe1m7 x1sy0etr xstzfhl x972fbf x10w94by x1qhh985 x14e42zd x9f619 x1ypdohk xt0psk2 x3ct3a4 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak xexx8yu xyri2b x18d9i69 x1c1uobl x16tdsg8 x1hl2dhg xggy1nq x1a2a7pz notranslate _a6hd\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/bpskotalhokseumawe\/\" role=\"link\" tabindex=\"0\"><span class=\"_ap3a _aaco _aacw _aacx _aad7 _aade\" dir=\"auto\">bpskotalhokseumawe<\/span><\/a><\/span><\/span><\/span><\/div>","image":"IPM_KOTA_LHOKSEUMAWE_MENINGKAT.jpg","tgl":"2025-11-13"},{"title":"Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 13 November 2025 — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, meraih penghargaan Wiyata Darma Madya pada ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di The Sultan Hotel &amp; Residence, Jakarta, pada 12–13 November 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,&nbsp; Abdul Mu’ti, didampingi oleh Istri Mendikdasmen RI Masmidah Abdul Mu’ti, serta disaksikan oleh Nyonya Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, istri Wakil Presiden Republik Indonesia.<br><br>Pencapaian ini menjadi sejarah pertama bagi Kota Lhokseumawe sejak terbentuknya lembaga Bunda PAUD. Tahun ini, untuk kategori daerah Provinsi Aceh berhasil memperoleh dua penghargaan, yaitu Kabupaten Pidie dengan kategori Wiyata Darma Muda dan Kota Lhokseumawe dengan kategori Wiyata Darma Madya. Kategori Wiyata Darma Madya merupakan bentuk apresiasi kepada Bunda PAUD yang menunjukkan kinerja baik, berkelanjutan, serta memiliki dampak nyata dalam mendukung layanan PAUD berkualitas di daerahnya. Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih.<br><br>“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh tenaga pendidik, Pokja Bunda PAUD, dan masyarakat Kota Lhokseumawe yang telah bersama-sama berkomitmen memajukan pendidikan anak usia dini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat gerakan PAUD berkualitas dan memperluas partisipasi masyarakat sejak usia dini,” ujar Ny. Yulinda. Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan anak-anak di era sekarang. “Kami ingin memastikan setiap anak di Lhokseumawe mendapatkan kesempatan belajar yang menyenangkan, aman, dan penuh kasih. Karena dari anak-anak yang bahagia dan percaya diri, akan lahir generasi emas yang siap memajukan daerahnya,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. “Pemerintah Kota Lhokseumawe sangat bangga atas penghargaan nasional ini. Capaian ini menunjukkan bahwa komitmen kita terhadap penguatan layanan PAUD di daerah sudah berada di jalur yang tepat. Ke depan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar setiap anak di Lhokseumawe mendapat kesempatan belajar yang setara dan bermutu,” ungkap Wali Kota.<br><br>Salah satu inovasi unggulan yang menjadi bagian dari penilaian adalah Program Inovasi WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat), inisiatif Bunda PAUD Kota Lhokseumawe yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pendidikan anak sejak usia dini hingga jenjang menengah pertama. Rangkaian kegiatan dalam program tersebut meliputi Senam Anak Indonesia Hebat, pemeriksaan kesehatan, Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun dan 1 Tahun Pra-Sekolah, Sosialisasi PAUD Holistik Integratif, 1000 Cerita untuk WAJAH, WAJAH Digital Corner, Jemput Anak Tidak Sekolah (ATS), WAJAH Parenting Class untuk Ayah, serta WAJAH Family Day – Anak &amp; Ayah. Melalui penghargaan ini, diharapkan peran Bunda PAUD Kota Lhokseumawe terus diperkuat dalam mendukung terciptanya layanan pendidikan anak usia dini yang holistik, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat daerah.<\/font><\/div>","image":"Apresiasi_Bunda_PAUD_Nasional_2025.jpeg","tgl":"2025-11-13"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Lhokseumawe, 12 November 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (12\/11). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran ASN Pemko Lhokseumawe, tenaga kesehatan, serta perwakilan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Lhokseumawe.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., mewakili Wali Kota Lhokseumawe bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Dalam amanat tersebut, Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sekitar 84 juta anak yang akan memasuki usia produktif pada tahun 2045, bertepatan dengan satu abad Indonesia merdeka. Karena itu, tersisa dua dekade bagi bangsa Indonesia untuk memastikan generasi muda tumbuh sehat, tangguh, dan unggul.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">“Tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa esok hari,” ujar Maxsalmina saat membacakan amanat Menkes.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Menindaklanjuti arah kebijakan nasional, disebutkan bahwa dalam empat tahun terakhir Indonesia telah menapaki Transformasi Kesehatan Nasional, yang menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Fokus pembangunan kesehatan kini bergeser dari sekadar mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat agar tetap sehat.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Transformasi tersebut mencakup enam pilar utama, yaitu layanan primer dan rujukan yang terintegrasi, ketahanan sistem kesehatan, pembiayaan yang adil, penguatan SDM kesehatan, serta pemanfaatan teknologi modern. Melalui inovasi seperti SATUSEHAT Mobile dan layanan kedokteran presisi, masyarakat diharapkan memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">&nbsp;“Transformasi kesehatan tidak akan berhasil tanpa perubahan budaya kerja para insan kesehatan. Diperlukan birokrasi yang kompeten, akuntabel, dan selaras untuk mengawal keberhasilan transformasi kesehatan nasional,” lanjutnya.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Menteri Kesehatan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, serta para kader di seluruh pelosok negeri yang telah berperan besar dalam menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">&nbsp;“Perjalanan menuju Indonesia Sehat adalah perjalanan panjang dan menantang. Namun dengan tekad dan kerja sama, kita akan mewujudkan generasi sehat sebagai fondasi bangsa yang hebat,” tutupnya.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Sementara itu, mewakili Wali Kota Lhokseumawe, Muhammad Maxsalmina menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kota Lhokseumawe atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">“Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Pemko Lhokseumawe berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik dari sisi sarana, tenaga medis, maupun teknologi,” ujarnya.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><br><\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Kota Lhokseumawe berlangsung khidmat dan penuh semangat, Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh insan kesehatan untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” menuju Indonesia Emas 2045.<\/span><\/font><\/div>","image":"Untitled-design.jpeg","tgl":"2025-11-12"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Serahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 12 November 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kota Lhokseumawe Tahun 2025, Rabu (12\/11), di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menerapkan prinsip peduli dan berbudaya lingkungan hidup di lingkungan pendidikan. Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir, SH.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa program Adiwiyata menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.<br><br>“Melalui program ini, kita mendorong terbentuknya perilaku warga sekolah yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. Sekolah diharapkan menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat,” ujarnya. Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Lhokseumawe, Bukhari, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Lhokseumawe, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi yang peduli terhadap lingkungan. “Program Sekolah Adiwiyata merupakan langkah nyata menanamkan nilai peduli lingkungan sejak dini. Diharapkan seluruh sekolah di Lhokseumawe dapat menjadi contoh dalam mewujudkan budaya bersih, hijau, dan berkelanjutan,” katanya.<br><br>Bukhari juga memberikan apresiasi kepada dunia usaha yang telah berkontribusi mendukung pelaksanaan kegiatan ini. “Terima kasih kepada PT Pertamina Hulu Energi NSO, PT Perta Arun Gas, dan PT PLN Nusantara Power atas dukungannya. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan wujud nyata tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi dari pencemaran dan kerusakan,” tambahnya. Acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan kepada sponsor kegiatan, serta penganugerahan Sekolah Adiwiyata Kota Lhokseumawe Tahun 2025 kepada tiga sekolah berprestasi, yaitu:<br><br>SMP Negeri 5 Lhokseumawe<br>SD Negeri 13 Banda Sakti<br>SD Negeri 2 Muara Dua<br><br>Selain itu, penghargaan partisipasi diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan Adiwiyata, yaitu:<br><br>SMP Negeri 7 Lhokseumawe<br>SMP Negeri 12 Lhokseumawe<br>SMP Negeri 13 Lhokseumawe<br>SD Negeri 6 Muara Dua<br><br>Kegiatan turut menampilkan video dokumentasi kegiatan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025, yang menggambarkan berbagai praktik baik sekolah dalam mengelola lingkungan, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan inovasi lingkungan berbasis siswa. Dalam penutupnya, Bukhari menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk terus memperluas pelaksanaan program Adiwiyata ke seluruh satuan pendidikan.<br><br>“Sekolah harus menjadi pusat perubahan perilaku terhadap lingkungan. Semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menjaga kebersihan, kelestarian, dan keindahan lingkungan sekolah serta kota kita tercinta,” ujarnya. Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap semakin banyak sekolah yang berpartisipasi dalam program Adiwiyata, guna melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan hidup.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_Penghargaan_Sekolah_Adiwiyata.jpeg","tgl":"2025-11-12"},{"title":"Penilaian Gampong Gammawar Tingkat Provinsi Aceh Berlangsung Di Gampong Mon Geudong","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 11 November 2025 — Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si, membuka kegiatan Penilaian Gampong Mawaddah Warahmah (GAMMAWAR) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang dipusatkan di Meunasah Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (11\/11). Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Ketua Bidang Pembinaan Karakter dan Ketahanan Keluarga TP PKK, Ny. Sakinah Husaini, turut menghadiri kegiatan ini bersama Tim Penilai TP PKK Provinsi Aceh yang dipimpin Ibu Sri Mawarni. Juga hadir Kepala OPD terkait, Camat Banda Sakti, perangkat gampong, kader PKK, serta tokoh masyarakat Mon Geudong.<br><br>Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran gampong dan kader PKK yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan kerja keras dan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa program GAMMAWAR bertujuan mewujudkan keluarga yang harmonis, berdaya, religius, dan menjadi teladan bagi lingkungan. “Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendukung penguatan kader PKK hingga ke tingkat gampong, agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Sekda.<br><br>Perwakilan TP PKK Provinsi Aceh, Ibu Sri Mawarni, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Gampong Mon Geudong yang dinilai berhasil menampilkan program pemberdayaan masyarakat secara baik dan berkesinambungan. “Kami melihat bentuk kerjasama, kreativitas, dan kepedulian masyarakat dalam membina keluarga dan lingkungan. Semoga semangat ini terus terjaga, tidak hanya pada saat penilaian tetapi menjadi budaya gampong,” ujarnya.<br><br>Usai acara pembukaan, Ny. Sakinah Husaini bersama Tim Penilai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik kegiatan, antara lain:<br><br>1. Posyandu, untuk pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil<br>2. Pelatihan Tata Cara Pemandian Jenazah, sebagai edukasi keagamaan<br>3. Pelatihan Pembuatan Donat, guna mendorong ekonomi kreatif rumah tangga<br>4. Tata Busana, menampilkan kreativitas dan keterampilan perempuan<br>5. Kebun Gampong, sebagai bagian dari program ketahanan pangan keluarga<br><br>Peninjauan berlangsung dalam suasana hangat, penuh antusiasme dan semangat pemberdayaan keluarga. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, berdaya, dan maju di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"PENILAIAN_GAMPONG_GAMMAWAR.jpeg","tgl":"2025-11-11"},{"title":"Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe Raih Juara I Fashion Show Wastra Khas Daerah pada Rakor Ketua Dekranasda se-Aceh Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh, 10 November 2025 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, berhasil meraih Juara I dalam ajang Fashion Show Wastra Khas Daerah pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Ketua Dekranasda 23 Kabupaten\/Kota se-Aceh Tahun 2025, yang diselenggarakan di Banda Aceh pada 8–9 November 2025. Kegiatan fashion show tersebut digelar pada hari pertama Rakor, Sabtu (8\/11\/2025), di Ballroom Hermes Palace Hotel Banda Aceh, dengan menampilkan para Ketua Dekranasda dari seluruh Aceh yang mengenakan busana berbahan wastra khas daerah masing-masing. Dalam kesempatan itu, Ny. Yulinda Sayuti tampil memukau mengenakan busana bermotif Dheun Bungong Sagoe, wastra khas Kota Lhokseumawe yang menggambarkan keanggunan, keteguhan, dan nilai filosofi budaya masyarakat Lhokseumawe.<br><br>Pengumuman pemenang dilaksanakan pada malam penutupan Rakor, Minggu (9\/11\/2025), bertempat di area Pasar Tani, Banda Aceh. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe ditetapkan sebagai Juara I, disusul Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Timur sebagai Juara II, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Nagan Raya sebagai Juara III. Plakat penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, didampingi oleh Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Mukarramah Fadhullah, kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan upaya pelestarian wastra daerah masing-masing.<br><br>Dalam pernyataannya, Ny. Yulinda Sayuti menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Lhokseumawe. Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus Dekranasda yang senantiasa berkomitmen memperkenalkan potensi wastra daerah agar lebih dikenal luas,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dekranasda Kota Lhokseumawe akan terus mendorong kreativitas dan inovasi perajin lokal agar wastra daerah mampu bersaing di tingkat nasional. “Kami ingin menjadikan wastra bukan hanya simbol budaya, tetapi juga sumber ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.<br><br>Motif Dheun Bungong Sagoe sendiri terinspirasi dari pahatan dan ukiran pada Rumah Adat Ulee Balang di Gampong Meunasah Mesjid, Cunda, yang dikenal juga sebagai Rumoh Kuta Kareung milik Ampon Teuku Chik Muhammad Said. Motif ini telah resmi terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama Dekranasda Kota Lhokseumawe sejak 21 Februari 2025, dan dilindungi oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah. Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung peran Dekranasda dalam mengembangkan potensi kriya, wastra, dan ekonomi kreatif daerah sebagai bagian dari upaya memajukan budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Rakor_Ketua_Dekranasda_se-Aceh.jpeg","tgl":"2025-11-10"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 10 November 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, yang diawali dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Blang Panyang dan dilanjutkan dengan upacara bendera di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Upacara ziarah dan tabur bunga berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, Kepala OPD, TNI\/Polri, Satpol PP, serta perwakilan organisasi seperti PKK, Persit, Bhayangkari, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Ziarah tersebut menjadi wujud doa dan penghargaan bagi para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa.<br><br>Acara dilanjutkan dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., selaku inspektur upacara. Hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, para Kepala OPD, instansi vertikal, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Lhokseumawe. Dalam amanatnya, Sekda membacakan sambutan resmi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa. “Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” demikian disampaikan dalam amanat Menteri Sosial RI. Ia juga mengingatkan bahwa semangat perjuangan harus terus menyala di setiap langkah kehidupan berbangsa.<br><br>“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” tegasnya. Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, peringatan Hari Pahlawan 2025 menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, serta melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan kerja nyata dan pengabdian yang tulus. Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara ramah tamah di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, yang turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta undangan lainnya.<\/font><\/div>","image":"Hari_Pahlawan_Tahun_2025.jpeg","tgl":"2025-11-10"},{"title":"Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe Perkenalkan Motif Dheun Bungoeng Sagoe di Rakor Dekranasda se-Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh, 9 November 2025 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri Rapat Koordinasi Ketua Dekranasda se-Aceh yang diikuti oleh 23 kabupaten\/kota, bertempat di Ballroom Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (8\/11). Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, tersebut menekankan pentingnya peran aktif Dekranasda kabupaten\/kota dalam membina para perajin serta mendorong digitalisasi agar produk lokal semakin dikenal luas.<br><br>Dalam kesempatan itu, Ny. Yulinda Sayuti tampil anggun memperkenalkan Motif Dheun Bungoeng Sagoe, wastra khas Kota Lhokseumawe yang telah resmi terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Motif tersebut diperkenalkan melalui balutan busana elegan dalam sesi fashion show yang menjadi salah satu agenda Rakor. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Dekranasda Kota Lhokseumawe dalam melestarikan, mengembangkan, serta mempromosikan karya kreatif daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya Lhokseumawe di tingkat provinsi maupun nasional.<br><br>“Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lhokseumawe memiliki potensi besar dalam industri kerajinan dan wastra daerah. Motif Dheun Bungoeng Sagoe menjadi simbol keanggunan dan keindahan budaya lokal yang perlu terus kita kenalkan ke masyarakat luas,” ujar Ny. Yulinda Sayuti.&nbsp; Selain memperkenalkan produk unggulan daerah, Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin kolaborasi dengan Dekranasda kabupaten\/kota lainnya, sebagai langkah memperkuat jejaring antarperajin dan memperluas pasar produk kreatif Aceh.<\/font><\/div>","image":"Motif_Dheun_Bungoeng_Sagoe.jpeg","tgl":"2025-11-09"},{"title":"Serap Aspirasi Masyarakat, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Perusahaan Harus Libatkan SDM dan Pengusaha Lokal","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 November 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menegaskan pentingnya keterlibatan sumber daya manusia (SDM) dan pengusaha lokal dalam setiap aktivitas perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe. Hal itu disampaikan Sayuti Abubakar saat bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat Kelompok Kerja (Pokja) Simpang Pertamina Hagu Tengah dan Hagu Selatan, yang berlangsung di Meunasah Gampong Hagu Selatan, Kamis Sore (6\/11\/2025). Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan terkait keterbatasan kesempatan kerja bagi warga lokal, terutama di sektor industri besar seperti migas. Salah satu isu yang mengemuka adalah tentang proses rekrutmen di PT Pertamina Patra Niaga, yang diharapkan dapat memberikan porsi lebih besar bagi tenaga kerja asal Lhokseumawe.<br><br>Menanggapi hal itu, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Ia menegaskan, perusahaan yang beroperasi di Lhokseumawe tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton. Perusahaan besar wajib memberi ruang bagi tenaga kerja dan pengusaha lokal untuk terlibat, baik melalui rekrutmen yang terbuka maupun kemitraan usaha yang adil,” tegas Sayuti. Selain menyoroti persoalan kesempatan kerja, Sayuti Abubakar juga menekankan pentingnya kemitraan antara perusahaan dengan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) lokal. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin kuat apabila pengusaha lokal dilibatkan dalam rantai pasok kegiatan industri yang ada di Lhokseumawe.<br><br>“Kita punya banyak tenaga terampil dan pelaku usaha lokal yang berkompeten. Sudah saatnya potensi itu dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan industri agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh warga kita sendiri,” ujarnya. Sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga tengah memproses revisi Qanun Ketenagakerjaan. Dalam aturan sebelumnya, kuota pekerja lokal yang diwajibkan bagi perusahaan masih berada pada angka 40 persen. Melalui revisi yang sedang disiapkan, kuota tersebut akan ditingkatkan menjadi 60 persen, agar peluang kerja bagi warga lokal semakin besar dan proporsional.<br><br>Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak perusahaan untuk membangun dialog terbuka dan mencari solusi bersama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PTPL Lhokseumawe, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe, Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Babinsa, Tim Ahli Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Faisal, serta Pj Keuchik Hagu Selatan dan para Kepala Dusun setempat. Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus hadir mendengarkan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan keadilan kesempatan kerja bagi warga lokal, agar pembangunan di kota ini benar-benar berpihak kepada rakyatnya.<\/font><\/div>","image":"Tegaskan_Perusahaan_Harus_Libatkan_SDM.jpeg","tgl":"2025-11-07"},{"title":"Pemerintah Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan dari LKPP","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 November 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Bagian Pengadaan Barang\/Jasa (BPBJ) Setdako Lhokseumawe kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. BPBJ Kota Lhokseumawe berhasil meraih Piagam Penghargaan Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang\/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan karena BPBJ Kota Lhokseumawe dinilai telah memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel (9\/9) dalam sistem penilaian kematangan UKPBJ. Capaian ini menandakan bahwa UKPBJ Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mencapai level Proaktif, yang berarti tidak hanya menjalankan fungsi pengadaan, tetapi juga aktif dalam pembinaan, pendampingan, serta pengembangan kapasitas pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Piagam penghargaan tersebut ditandatangani oleh Kepala LKPP, Sarah Sadiqa, dan tertanggal 7 November 2025.<br><\/font><div align=\"center\"><img src=\"http:\/\/lhokseumawekota.go.id\/profile\/PiagamLKPP.jpeg\" alt=\"\" align=\"none\"><br><\/div><font face=\"arial\">Kepala BPBJ Kota Lhokseumawe, Edi Faisal, S.Pi., MSM, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi nasional tersebut. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pengadaan menuju pusat keunggulan Pengadaan Barang dan Jasa,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim BPBJ yang konsisten memperkuat tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Capaian ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan. Kita akan terus mendorong setiap unit kerja agar berinovasi dan bekerja dengan integritas tinggi,” ujar Wali Kota.<br><br>Beliau berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sistem pengadaan yang berintegritas tinggi. Berdasarkan surat resmi LKPP Nomor 25066\/KA\/11\/2025, UKPBJ Pemerintah Kota Lhokseumawe kini berpeluang untuk mengajukan penilaian sebagai Pusat Keunggulan Pengadaan Barang\/Jasa di tingkat Proaktif, paling cepat satu tahun setelah penghargaan ini diterbitkan. Prestasi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Kota Lhokseumawe menuju tata kelola pemerintahan yang semakin modern, transparan, dan akuntabel.<\/font><\/div>","image":"PiagamLKPP202521.jpeg","tgl":"2025-11-07"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Dorong Budaya Integritas di Lingkungan Pemerintahan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 November 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya integritas di seluruh tingkatan pemerintahan. Menurutnya, jika seorang pemimpin memiliki integritas yang kuat, maka tidak akan ada ruang bagi korupsi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penilaian Calon Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang berlangsung di Gampong Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (6\/11). “Integritas harus menjadi napas dalam kepemimpinan. Kalau seorang pemimpin sudah berintegritas, maka tidak akan ada lagi korupsi. Karena integritas adalah keselarasan antara perkataan dan perbuatan,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.»<br><br>Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe tersebut turut dihadiri oleh Tim Penilai dari Provinsi Aceh dan Kota Lhokseumawe, unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti, Inspektur Kota Lhokseumawe, Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, para camat, keuchik, serta masyarakat Gampong Seuneubok. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam mewujudkan program Desa Antikorupsi di Lhokseumawe. Ia menilai, terpilihnya Gampong Seuneubok sebagai calon desa percontohan merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keterbukaan hingga ke tingkat pemerintahan gampong.<br><br>“Desa antikorupsi bukan hanya soal aturan, tapi tentang membangun budaya baru — budaya integritas dan kejujuran yang harus dimulai dari diri sendiri, dari pemimpin, dan dari aparatur gampong,” tambahnya. Program Desa Antikorupsi yang diinisiasi KPK-RI bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Melalui pelibatan masyarakat, diharapkan kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat, penyalahgunaan anggaran dapat dicegah, dan pembangunan gampong berjalan berkelanjutan.<br><br>Selain Gampong Seuneubok, dua gampong lain di Lhokseumawe juga diusulkan sebagai calon desa antikorupsi, yaitu Gampong Kuta Blang di Kecamatan Banda Sakti dan Gampong Cot Girek di Kecamatan Muara Dua. Berdasarkan hasil penilaian, Gampong Seuneubok menjadi satu-satunya yang lolos ke tahap penilaian tingkat Provinsi Aceh. Menutup sambutannya, Dr. Sayuti Abubakar mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan gerakan antikorupsi sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan. “Semoga dari Gampong Seuneubok lahir semangat baru untuk membangun Lhokseumawe yang lebih baik, transparan, dan berintegritas,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"Dorong_Budaya_Integritas_di_Lingkungan.jpeg","tgl":"2025-11-06"},{"title":"Siswa Asal Lhokseumawe Lolos Program Internasional AFS Global STEM Innovators 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE | Sembilan putra-putri terbaik asal Kota Lhokseumawe kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka dinyatakan lolos dalam program internasional AFS Global STEM Innovators Tahun 2025 AFS Global STEM Innovators merupakan sebuah ajang pengembangan inovasi global berbasis Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) yang dikolaborasikan dengan isu-isu Sustainable Development Goals (SDGs). Program bergengsi ini berlangsung selama lima minggu, dimulai sejak Oktober hingga November 2025, dan akan ditutup dengan kegiatan tatap muka di Jakarta.&nbsp;<br><br>Dalam kegiatan tersebut, peserta dari seluruh Indonesia akan berkolaborasi secara global untuk merancang solusi inovatif terhadap tantangan dunia nyata yang berkaitan dengan keberlanjutan dan teknologi. Siswa asal Lhokseumawe yang berhasil lolos tahap ke dua adalah, Muhammad Affan Atthariq, Desa Panggoi, Almira Azalia Darwin, Desa Batuphat, Asyura Jazira, Desa Panggoi, Dzakira Thalita Zahra, Desa Cunda, Nailah Mazaya, Desa Hagu Tengoh, Afna Lilia Az Zuhra, Desa Uteunkot. Sebelumnya pada tahap pertama tiga nama seperti, Thifaal Farisha Zoerwita, Gampong Hagu Selatan, Muhammad Muzammil, Gampong Masjid Punteut dan Quinsha Shafiya, Gampong Meunasah Alue.<br><br>Keenam siswa tersebut berhasil menembus ketatnya seleksi yang diikuti oleh lebih dari 1.400 peserta dari seluruh Indonesia. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi berkas, asesmen kemampuan STEM, hingga wawancara inovasi, sebanyak 100 siswa terbaik akhirnya dinyatakan lolos ke tahap nasional, termasuk enam siswa asal Lhokseumawe tersebut. Program AFS Global STEM Innovators merupakan inisiatif yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan, kreativitas, dan pemikiran global di kalangan pelajar.&nbsp; Melalui program ini, peserta tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga diajak memahami bagaimana penerapan STEM dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di berbagai bidang.<br><br>Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Lhokseumawe mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah di kancah dunia. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh para pelajar tersebut. \"Saya sangat bangga atas pencapaian anak-anak kita yang berhasil membawa nama Lhokseumawe ke ajang internasional. Ini bukti bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar jika diberikan ruang dan kesempatan. Pemerintah Kota akan terus mendukung program pendidikan dan pengembangan bakat siswa agar lebih banyak lagi lahir generasi berprestasi dari Lhokseumawe,\" ujar Sayuti<br><br>Ia juga berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani bersaing di tingkat nasional maupun global. \"Kita ingin menjadikan Lhokseumawe sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga unggul dalam bidang pendidikan dan inovasi. Anak-anak kita adalah masa depan kota ini,” tambahnya Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Lhokseumawe mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah di kancah dunia.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe, akan terus memberikan perhatian khusus pada peningkatan mutu pendidikan. Salah satunya dengan memperkuat kolaborasi bersama berbagai pihak, baik lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun mitra strategis lainnya seperti SKK Migas dan Mubadala Energy yang telah menunjukkan kepeduliannya dalam mendukung pendidikan di Lhokseumawe. Dengan dukungan penuh dari SKK Migas, Mubadala Energy, serta pemerintah daerah, capaian ini menjadi awal dari prestasi-prestasi gemilang lainnya di masa depan.<\/font><\/div>","image":"siswa_berprestasi.png","tgl":"2025-11-06"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Kukuhkan Muhammad Ikram Mullah dan Puan Rizkya Akila sebagai Duta Wisata Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 November 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mengukuhkan Muhammad Ikram Mullah dan Puan Rizkya Akila sebagai Duta Wisata Kota Lhokseumawe Tahun 2025. Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyelempangan selempang Agam Inong oleh Wali Kota dan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, serta disaksikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Romi, S.Kom., dan Kepala Bidang Pariwisata, Fittriya Yunita, S.E., bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (6\/11).<br><br>Tahun ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata tetap melanjutkan program pembinaan Duta Wisata sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata dan pelestarian budaya daerah. Melalui proses seleksi internal, terpilih dua figur muda yang dinilai memiliki kapasitas, karakter, dan semangat untuk mewakili wajah Lhokseumawe di tingkat provinsi maupun nasional. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe sempat menguji secara langsung kemampuan kedua Duta Wisata dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah.<br><br>“Agam dan Inong adalah wajah Lhokseumawe. Tunjukkan kepribadian yang santun, cerdas, dan berkarakter, serta jadilah duta yang mampu memperkenalkan Lhokseumawe sebagai kota yang berdaya saing, berbudaya, dan berwawasan luas,” pesan Dr. Sayuti Abubakar. Sementara itu, Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan harapannya agar para Duta Wisata dapat memperkuat identitas budaya lokal dalam setiap penampilan. Ia turut mendorong penggunaan motif khas Kota Lhokseumawe “Dheun Bungoeng Sagoe” sebagai elemen dalam pakaian dan atribut promosi wisata daerah.<br><br>Plh. Kadisporapar Kota Lhokseumawe, Romi, S.Kom., menjelaskan bahwa pengukuhan Agam dan Inong Duta Wisata Kota Lhokseumawe Tahun 2025 merupakan bagian dari kesinambungan program pembinaan generasi muda di bidang pariwisata. “Keduanya akan mewakili Kota Lhokseumawe dalam ajang Pemilihan Agam Inong Aceh Tahun 2025. Kami berharap mereka mampu membawa semangat positif serta memperkenalkan potensi wisata dan budaya Lhokseumawe di kancah yang lebih luas,” ujarnya.<br><br>Muhammad Ikram Mullah, lulusan Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh, dan Puan Rizkya Akila, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, merupakan sosok muda yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan kegiatan sosial. Keduanya diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda Lhokseumawe dalam mengembangkan potensi diri serta berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah. Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus mendukung partisipasi generasi muda dalam pengembangan pariwisata dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya membangun citra positif dan memperkuat daya tarik Kota Lhokseumawe di tingkat regional maupun nasional.<\/font><\/div>","image":"Kukuhkan_Muhammad_Ikram_Mullah_dan_Puan_Rizkya_Akila_sebagai_Duta_Wisata.jpeg","tgl":"2025-11-06"},{"title":"Wakil Wali Kota Husaini Buka Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Tegaskan Komitmen Kolaboratif dalam Upaya Penurunan Stunting","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Lhokseumawe Tahun 2025, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., pada Rabu (5\/11\/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kepala BKKBN Provinsi Aceh, para kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, akademisi, dunia usaha, serta berbagai organisasi masyarakat yang berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting di Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Husaini menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius nasional yang berdampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia, sehingga harus ditangani secara terpadu, terukur, dan berkelanjutan. “Tantangan ini harus kita hadapi dengan kerja nyata, kerja cerdas, serta kerja kolaboratif dari semua pihak,&nbsp; masyarakat, swasta, perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga non pemerintah. Tujuannya agar kita dapat membangun generasi masa depan yang unggul, berdaya saing, dan berkualitas,” ujar Wakil Wali Kota.<br><br>Berdasarkan data yang dipaparkan, angka prevalensi stunting di Kota Lhokseumawe terus menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan.<br><br>•&nbsp; &nbsp; Tahun 2022: 28,1% (SSGI)<br>•&nbsp; &nbsp; Tahun 2023: 20,7% (SKI)<br>•&nbsp; &nbsp; Tahun 2024: 17,4% (SKI)<br>•&nbsp; &nbsp; Berdasarkan data E-PPGBM Maret 2025: terdapat 664 balita stunting atau 4,76%, menurun dari periode sebelumnya sebanyak 688 jiwa (4,75%).<br><br><br>Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mengawal program percepatan penurunan angka stunting di daerah. Selain itu, Pemko Lhokseumawe juga telah melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini telah menjangkau 39.421 penerima manfaat, dengan 13 SPPG yang beroperasi di 9 gampong, serta sasaran utama sebanyak 17.172 jiwa, terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. “Program MBG menjadi bagian penting dalam pemenuhan gizi masyarakat dan sejalan dengan upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kota Lhokseumawe,” tambahnya.<br><br>Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Ia menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD untuk menjadi Bapak\/Bunda Asuh minimal bagi dua balita stunting, serta mengajak BUMN, BUMD, perbankan, akademisi, lembaga sosial, dan media untuk turut berperan aktif dalam gerakan tersebut. “Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak agar program percepatan penurunan stunting dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Husaini. Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota Husaini, S.E. secara resmi membuka kegiatan rakor dengan harapan agar seluruh peserta dapat menyamakan persepsi, menyusun rencana aksi terukur, dan memperkuat komitmen bersama dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Tegaskan_Komitmen_Kolaboratif_dalam_Upaya_Penurunan_Stunting.jpeg","tgl":"2025-11-05"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Dorong Percepatan Rumah Swadaya, 300 Warga Terima Bantuan Program  BSPS 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I melaksanakan kegiatan Penyerahan Buku Tabungan Secara Simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2025, yang berlangsung di halaman Kantor Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Selasa (4\/11\/2025). Ini merupakan wujud komitmen pemerintah kota lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat dan dukungan program nasional 3 juta rumah. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program BSPS yang secara nyata membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni.&nbsp;<br><br>“Alhamdulillah, tahun ini Kota Lhokseumawe menjadi daerah penerima bantuan BSPS terbanyak di Provinsi Aceh. Bantuan hari ini merupakan hasil usulan langsung Wali Kota Lhokseumawe sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas perumahan masyarakat,” ujar Dr Sayuti. “Terdapat 300 penerima bantuan BSPS yang tersebar di 13 desa dari 4 kecamatan di Kota Lhokseumawe. Data penerima bantuan dari program ini diambil berdasarkan Data Terpadu Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)” sambung Wali Kota. Total nilai bantuan mencapai Rp6 miliar, di mana setiap penerima memperoleh Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya tukang. Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I, Iswanto, S.T., M.Si., dalam arahannya berharap agar proses pembangunan segera dilaksanakan.&nbsp;<br><br>“Kami berharap pembangunan dapat segera dimulai agar hasil fisiknya dapat terlihat nyata dan bermanfaat langsung bagi masyarakat penerima,” ujarnya. Penyerahan buku tabungan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Lhokseumawe bersama Kepala Balai, Pimpinan Bank Aceh Syariah, Sekda Kota, dan Kepala Dinas PUPR kepada perwakilan penerima dari masing-masing gampong. Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan hunian layak, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I, Iswanto, S.T., M.Si., Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Jamaluddin, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.AP., serta Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T. Kepala Dinas Kominfo Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya, S. IP, M AP.<\/font><\/div>","image":"Dorong_Percepatan_Rumah_Swadaya.jpeg","tgl":"2025-11-04"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Perkenalkan Budaya Aceh Kepada Investor Asing Dengan Hadiri Maulid Nabi SAW","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Dalam suasana penuh kekhidmatan, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., bersama para investor luar negeri menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-5 Dayah Riyadhatul Qutub di Gampong Baloy Tunong, Kecamatan Blang Mangat, Senin (3\/11). Kegiatan yang digelar sejak pukul 12.00 WIB hingga selesai itu berlangsung khidmat dan meriah, diwarnai lantunan shalawat serta tausiah tentang keteladanan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kepemimpinan, kejujuran, dan kasih sayang terhadap sesama.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe turut mengajak para tamu investor asing untuk merasakan langsung suasana religius dan budaya keislaman masyarakat Aceh. “Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Lhokseumawe adalah masyarakat yang religius, ramah, dan terbuka bagi siapa pun, termasuk para investor. Kota ini aman, nyaman, dan sangat menghargai tamu,” ujar Dr. Sayuti.Para tamu kehormatan yang hadir antara lain Prof. Peter Hsu Chang-Lu dari OGTC, Dato Jerry Tan dari Malaysia Taiwan Economy Associations, Kamaradzaman Bin Bakri dari GTC, Jamaluddin Bin Abdul Hamid dari OGTC, George Dong C.H, dan Eric Dong. Hadir pula Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, SE, serta Deputi Operasional Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Para tamu asing tampak antusias menyaksikan tradisi Maulid khas Aceh yang penuh nilai kebersamaan dan penghormatan. Mereka mengapresiasi keramahan warga yang menyambut dengan senyum, hidangan khas Aceh, serta suasana damai yang menjadi ciri khas masyarakat Lhokseumawe.Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menjadi jembatan budaya yang memperlihatkan wajah Islam yang damai dan bersahabat. Melalui kegiatan ini, Wali Kota berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam membangun kota yang maju, religius, dan terbuka bagi dunia.<\/font><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-11-04_at_15.06.52.jpg","tgl":"2025-11-04"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Dorong Ekspor dan Hilirisasi Cangkang Sawit Melalui Forum Bisnis Aceh–Malaysia–Taiwan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE, 3 November 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Forum Bisnis Aceh–Malaysia–Taiwan yang digelar di Aula Setdakota Lhokseumawe. Kegiatan ini merupakan forum strategis yang membahas peluang ekspor produk sawit dan hilirisasi cangkang sawit, sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka kerja sama investasi lintas negara. Forum ini difasilitasi oleh PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda) bekerja sama dengan OGTC Taiwan Co. Ltd dan PT Aceh Dynamic Plus. Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha dan investor dari berbagai negara berdiskusi mengenai potensi ekspor sawit Aceh melalui Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai jalur strategis perdagangan internasional.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk menjadikan Lhokseumawe sebagai pusat penggerak ekspor Aceh. “Kita ingin sawit Aceh memiliki daya saing global dan memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota. Beliau juga menambahkan bahwa Lhokseumawe memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan cangkang sawit (palm kernel shell), baik sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan maupun sebagai komoditas ekspor bernilai tinggi. Dengan dukungan infrastruktur Pelabuhan Krueng Geukueh dan kawasan industri yang memadai, Lhokseumawe dinilai siap menjadi pusat aktivitas hilirisasi dan distribusi hasil perkebunan Aceh.<br><br>“Potensi sumber daya dan letak strategis Lhokseumawe menjadikan kota ini sangat ideal untuk pengembangan industri cangkang sawit dan produk turunannya,” tambah Dr. Sayuti. Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe, Habibillah, S.E., menyebut forum ini sebagai langkah konkret dalam membuka jejaring ekspor dan peluang investasi baru bagi sektor perkebunan Aceh, khususnya di bidang sawit dan produk turunannya. Forum turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan perusahaan internasional, di antaranya Prof. Peter Hsu Chang-Lu (OGTC Taiwan Co. Ltd), Dato Jerry Tan, Kamaradzaman Bin Bakri, Jamaluddin Bin Abdul Hamid, George Dong C.H., dan Eric Dong. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan yang mampu meningkatkan nilai tambah produk sawit Aceh serta memperkuat posisi Lhokseumawe sebagai kota strategis dalam jaringan ekspor internasional.<\/font><\/div>","image":"Dorong_Ekspor_dan_Hilirisasi_Cangkang_Sawit.jpeg","tgl":"2025-11-03"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banda Sakti","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 31 Oktober 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Ustadz H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menyerahkan secara simbolis bantuan dana kepada korban kebakaran di Gampong Teumpok Teungoh dan Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Penyerahan berlangsung pada 31 Oktober 2025 di lokasi kebakaran Gampong Teumpok Teungoh, dan dihadiri aparatur gampong, para penerima bantuan dari kedua gampong, serta unsur masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Dana untuk Korban Bencana Alam dan Musibah Lainnya Tahun 2025 yang disalurkan oleh Baitul Mal Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan Baitul Mal Aceh.<br><br>Peristiwa kebakaran yang melanda dua gampong tersebut terjadi sebelumnya, yaitu 5 September 2025 di Gampong Kuta Blang dan 19 September 2025 di Gampong Teumpok Teungoh. Kebakaran menghanguskan sejumlah rumah warga dan menimbulkan duka mendalam; pada kejadian di Teumpok Teungoh dua warga dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah rumah mengalami kerusakan berat. Sebagai bentuk kepedulian, Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan sebesar Rp25.500.000, dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe menyalurkan Rp27.000.000. Secara total, bantuan tunai yang disalurkan mencapai Rp52.500.000 untuk sembilan (9) mustahik. Nilai bantuan per penerima disesuaikan dengan tingkat dampak kebakaran, berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000.<br><br>Penerima bantuan dari Gampong Teumpok Teungoh:<br>1. Rusdi Chandra<br>2. Feri Syahputra<br>3. Dyan Soptian<br>4. Zulfikar Effendi<br>5. Erma Zuhra<br><br>Penerima bantuan dari Gampong Kuta Blang:<br>1. Chatijah<br>2. Iqbarian Rizki<br>3. Nirwana<br>4. Hardiansyah<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar menyatakan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga dan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus hadir mendampingi korban. “Kami turut berduka atas kejadian kebakaran yang merenggut korban jiwa di Teumpok Teungoh dan Kuta Blang. Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat melalui Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe agar para korban dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan,” ujar Wali Kota. Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Ustadz H. Dr. Damanhur Abbas, menjelaskan bahwa dana bantuan bersumber dari dana zakat, infaq, dan sadaqah yang dihimpun dari para muzakki dan dermawan.<br><br>“Baitul Mal tidak hanya menyalurkan zakat kepada fakir miskin, tetapi juga membantu korban bencana, yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki,” tuturnya. Penyaluran ini diharapkan memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Baitul Mal menegaskan komitmen berkelanjutan untuk mendampingi proses pemulihan korban hingga kondisi warganya kembali pulih.<\/font><\/div>","image":"Korban_Kebakaran_di_Banda_Sakti3110.jpeg","tgl":"2025-10-31"},{"title":"Walikota Lhokseumawe Melepaskan Kontingen Kafilah Kota Lhokseumawe MTQ tingkat Provinsi Aceh XXXVII Pidie Jaya 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe melepas 55 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh yang akan digelar di Kabupaten Pidie Jaya tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe pada 30 Oktober 2025.Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, M.H, menyampaikan apresiasi kepada peserta dan pelatih yang akan mewakili kota tersebut, serta berharap mereka dapat meraih hasil terbaik seperti sebelumnya ketika Lhokseumawe meraih juara dua di Nagan Raya.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ia juga berpesan agar peserta menjaga kesehatan, berlatih sungguh-sungguh, dan tetap kompak.Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Sufri, S.Ag, M.M, menjelaskan bahwa Lhokseumawe mengirim 55 peserta (27 putra dan 28 putri) beserta 15 pelatih, dengan seluruh peserta akan ditempatkan di pemondokan warga Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu, selama kegiatan berlangsung.<\/font><\/div>","image":"Melepaskan_Kontingen_Kafilah_Kota_Lhokseumawe_MTQ.jpg","tgl":"2025-10-30"},{"title":"Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah 2024","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Transparansi pengelolaan keuangan daerah 2024 mencakup publikasi berbagai dokumen seperti Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD, Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Catatan atas Laporan Keuangan (CALK), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), serta laporan-laporan lain yang terkait proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban keuangan daerah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas, mencegah korupsi, dan memungkinkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1ekozfsGyXvSpb9gIhmPjmECKDPOPyj73\/view?usp=sharing\"><b>1. Informasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 11 April 2022<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1HyqUxa9sveVVZTmjxifVbhcgqRi4HII0\/view?usp=sharing\"><b>2. Renana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 07 Agustus 2023<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1Rdm5PUQEme01EqsTaDkUBjClL8XAFLpg\/view?usp=sharing\"><b>3. Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA-PD)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 11 September 2023<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1sErxm5B3B5FJC-WERWm1OmSnbV-qPKGJ\/view?usp=sharing\"><b>4. Kebejakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 16 September 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/14ScTvpsO7H0VQXqyV6cIMF8-3fcx-YO5\/view?usp=sharing\"><b>5. Prioritas dan Pelfhon Anggaran Sementara (PPAS)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 16 September 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1wK-7mHoZNSq9BWU9JQtNOMhNcZHge7aJ\/view?usp=sharing\"><b>6. Peraturan Kepala Daerah Tentang Penjabaran APBD<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 04 November 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1eoeh6hmqDBMpODMCIAp79fkmBYhRXpem\/view?usp=sharing\"><b>7. Peraturan Daerah Tentang APBD (Murni\/Induk)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 08 Januari 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/18rSblCsliEPCd1xbxbazP1UOAqB-YEFg\/view?usp=sharing\"><b>8. Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 28 October 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1B6Er6Q8VYO96gd0vstJzp8TfrSAUseng\/view?usp=sharing\"><b>9. Daftar Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 28 October 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><b><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1EJzfkzhxoXzDjd_0G_M8pyLf7AzT_Ef2\/view?usp=sharing\">10. SK Kepala Daerah Tentang Penetapan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah<\/a><\/b><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 22 Maret 2021<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1xruAX53jrqxYSvF_IFOzGq9OiPrS6_IP\/view?usp=sharing\"><b>11. Laporan Keuangan BUMD\/ Perusahaan Daerah<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 13 Januari 2025<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/19TEhQHwdwZkTR59jpIUR1Jhz7mugFbMJ\/view?usp=sharing\"><b>12. LKjIP Kota Lhokseumawe 2024<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 10 April 2025<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1iJHZxW9mFVjtjN5MT2WKSGVpHKNal8ot\/view?usp=sharing\"><b>13. PERDA Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 20 October 2025<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/157T-_YWqatLC8cyrFO5_RCaqc4--RJxu\/view?usp=sharing\"><b>14. Opini Badan Pemeriksa Keuangan<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 04 Juni 2025<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1AjJWWprWQfsFo6T19gIUU_MNbRHMY1TZ\/view?usp=sharing\"><b>15. RUP Pengadaan Barang dan Jasa<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 09 April 2024<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1iX6a6iHylVM8oquJm8WiXFAmlvuBLaHA\/view?usp=sharing\"><b>16. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)<\/b><\/a><\/p>\r\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<em>Diunggah<\/em>: 03 Juni 2025<\/p><br><\/div><div align=\"justify\"><em>Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah dilakukan oleh Badan \r\nStrategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri \r\nRepublik Indonesia melalui&nbsp;<font color=\"#0000cc\"><a href=\"https:\/\/ipkd-bskdn.kemendagri.go.id\/\"><b>https:\/\/ipkd-bskdn.kemendagri.go.id\/<\/b><\/a><\/font><\/em><\/div>","image":"IPKD_2025.png","tgl":"2025-10-29"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Komisi Nasional Disabilitas RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 29 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima kunjungan dan audiensi Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia di Oproom Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Rabu (29\/10). Audiensi ini membahas pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Lhokseumawe, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi penyandang disabilitas di tingkat lokal. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komisioner KND, Dr. Rachmita Maun Harahap, S.T., M.Sn., dan Tenaga Ahli Pokja KND, M. Amar Ma’ruf. Turut hadir jajaran kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Lhokseumawe serta perwakilan berbagai organisasi penyandang disabilitas, antara lain Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI), Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), National Paralympic Committee (NPC), serta perkumpulan orang tua anak penyandang disabilitas (RBM).<br><br>Selain itu, ASN\/PPPK penyandang disabilitas di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe juga hadir dalam pertemuan tersebut untuk berbagi pengalaman dan aspirasi dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari aparatur negara yang inklusif. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif KND yang telah turun langsung ke daerah untuk berdialog dan menggali kondisi riil di lapangan. “Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan aksesibel bagi semua warga, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Wali Kota.<br><br>Audiensi tersebut juga diisi dengan pemutaran video profil KND, pemaparan materi tentang urgensi kebijakan daerah dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, serta dialog interaktif antara KND, pemerintah daerah, dan komunitas disabilitas mengenai berbagai isu strategis yang dihadapi di lapangan. Komisioner KND, Dr. Rachmita Maun Harahap, menjelaskan bahwa kunjungan ke Lhokseumawe merupakan bagian dari agenda nasional KND dalam rangka pemantauan dan evaluasi implementasi kebijakan penghormatan serta perlindungan hak penyandang disabilitas di daerah. “Kami ingin memastikan bahwa kebijakan dan pelayanan publik di setiap daerah benar-benar berpihak pada pemenuhan hak penyandang disabilitas, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2020,” ungkapnya.<br><br>Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama antara Komisi Nasional Disabilitas RI dengan Wali Kota Lhokseumawe serta seluruh peserta audiensi. Melalui forum ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Komisi Nasional Disabilitas RI dalam mewujudkan daerah yang inklusif, berkeadilan, serta memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh warga tanpa kecuali. Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat regulasi dan kebijakan daerah yang berpihak kepada penyandang disabilitas, sekaligus memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan menuju kota yang inklusif dan berkeadilan sosial.<\/font><\/div>","image":"audiensi_bersama_OPD.jpeg","tgl":"2025-10-29"},{"title":"Wali Kota Sayuti Abubakar Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-97 di Lhokseumawe, Tegaskan Semangat Persatuan dan Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Bangsa","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE, 28 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (28\/10\/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna dengan Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara tahun ini mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, yang menggambarkan semangat kebersamaan dan tekad generasi muda untuk terus berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa.<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Kehadiran para pimpinan daerah memperlihatkan sinergi dan komitmen bersama dalam memperkokoh semangat kebangsaan serta menumbuhkan nilai persatuan di tengah masyarakat. Dalam amanatnya, Wali Kota Sayuti Abubakar membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh luntur oleh waktu dan perubahan zaman. Generasi muda Indonesia, kata Menpora, harus terus menjadi pelopor kemajuan dengan mengedepankan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan gotong royong.<br><br>&nbsp;“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” demikian kutipan amanat Menpora yang dibacakan Wali Kota Sayuti Abubakar. Amanat tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan kreativitas pemuda di berbagai bidang, terutama di era transformasi digital dan tantangan global. Pemuda Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.<br><br>Upacara berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat Kota Lhokseumawe dalam memperkokoh persatuan dan nasionalisme. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kota Lhokseumawe menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan tekad persatuan sebagaimana dicontohkan para pemuda tahun 1928. Semangat tersebut diharapkan terus menggelora dan menjadi landasan kuat dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan berkarakter. Dari semangat pemuda lahir kekuatan bangsa bergerak, bersatu, dan terus melangkah untuk Indonesia.<\/font><\/div>","image":"menggelar_Upacara_Peringatan_Hari_Sumpah_Pemuda.jpeg","tgl":"2025-10-28"},{"title":"ASN Disdukcapil Lhokseumawe, Nofayana Raih Predikat Peserta Terbaik Nasional pada Pelatihan Administrator Database Kependudukan 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Nofayana, ST, yang bertugas sebagai Administrator Database Kependudukan Ahli Pertama pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe, berhasil meraih Predikat Peserta Terbaik Nasional dalam kegiatan Pelatihan (Latsar) Administrator Database (ADB) Kependudukan Tahun 2025. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 20–24 Oktober 2025 di Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang berperan dalam pengelolaan sistem data kependudukan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, Nofayana, ST dinobatkan sebagai salah satu dari tiga peserta terbaik nasional. Penilaian peserta dilakukan melalui asesmen diagnostik yang mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kompetensi teknis, pemahaman materi, serta kemampuan penerapan sistem database kependudukan.<br><br>Selama kegiatan, peserta juga dibekali dengan materi teknis mengenai pengelolaan database kependudukan, keamanan dan integritas data, serta penerapan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe, Munir, S.Sos, M.S.M, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, khususnya di Disdukcapil. Ibu Nofayana telah menunjukkan komitmen, kemampuan, dan dedikasi luar biasa dalam meningkatkan profesionalisme kerja. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi ASN lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Munir.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Nofayana, ST menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Terima kasih kepada BPSDM Kemendagri, pimpinan Disdukcapil, serta BPSDM Kota Lhokseumawe yang telah memberikan dukungan dan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Penghargaan ini saya persembahkan untuk Kota Lhokseumawe,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman selama pelatihan menjadi modal penting untuk memperkuat inovasi layanan publik.<br><br>“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat saya terapkan untuk memperkuat digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan di Kota Lhokseumawe,” ungkapnya. Diketahui, Nofayana telah mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe sejak tahun 2005. Kemudian ia lulus seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2022 sebagai Administrator Database Kependudukan Ahli Pertama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen ASN Kota Lhokseumawe dalam mengembangkan kapasitas diri, berinovasi, dan memberikan pelayanan publik yang unggul serta profesional di bidang administrasi kependudukan.<\/font><\/div>","image":"nofayanacapil.jpg","tgl":"2025-10-27"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Pembukaan Latgab PMR se-Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., menghadiri kegiatan Pembukaan Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Wira dan Madya se-Kota Lhokseumawe yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan SMP Negeri Arun Kota Lhokseumawe.Latgab ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan, kedisiplinan, serta semangat kemanusiaan para anggota PMR di tingkat Wira dan Madya.<\/font><\/div>","image":"Latgab_PMR_se-Kota_Lhokseumawe.jpg","tgl":"2025-10-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Melakukan Pertemuan dengan Pimpinan Komite President University","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), Habibillah, S.E., melakukan pertemuan dengan Pimpinan Komite President University, Prof. Dr. Ir. Chairy, S.E., M.M., dan Prof. Dr. Drs. Chandra Setiawan, M.M., Ph.D. yang berlangsung di Kantor President University, Menara Batavia, Jakarta.Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Kampus President University di Kota Lhokseumawe sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya manusia di Wilayah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Pimpinan_Komite_President_University.jpg","tgl":"2025-10-24"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe IX 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Bukhari, S.Sos., M.Si menghadiri Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe (SEMNAS IX 2025) yang berlangsung di Gedung Technopreneurship Development Center, Politeknik Negeri Lhokseumawe.Kegiatan ini bertema “Penguatan Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam Membangun Kampus Hijau dan Cerdas Menuju Pencapaian SDGs” dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.<\/font><\/div>","image":"2310Seminar_Nasional_Politeknik_Negeri_Lhokseumawe.jpg","tgl":"2025-10-23"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Kegiatan Identifikasi Program Kerja RAD-KSB Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, dr. Said Alam Zulfikar, membuka secara resmi kegiatan Identifikasi Program Kerja Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh DKPPP Kota Lhokseumawe di Aula Setdako Lhokseumawe.Dalam kegiatan tersebut, Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, S.KH., M.S.M., menyampaikan secara langsung program kerja dan arah kebijakan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) Tahun 2025.<\/font><\/div>","image":"2310_Identifikasi_Program_Kerja_RAD-KSB_Tahun_2025.jpg","tgl":"2025-10-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Konsultasi ke Kemendag RI, Bahas Revitalisasi Pasar","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Direktur Utama PTPL, Habibillah, S.E., dan Kepala Bagian Umum Setdako Lhokseumawe, Mulkan, S.T., melakukan konsultasi dengan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Sugy Atmanto, S.E., M.M. Pertemuan ini berlangsung di Kementerian Perdagangan RI, Jakarta.Kegiatan tersebut membahas rencana strategi revitalisasi pasar di Kota Lhokseumawe guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana perdagangan, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"2310Konsultasi_ke_Kemendag_RI.jpg","tgl":"2025-10-23"},{"title":"Sekda Kota Lhokseumawe Terima Kunjungan Irwil I BNN RI Bahas Penguatan Program Pencegahan Narkotika","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., menerima kunjungan kerja Inspektur Wilayah I Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama Kepala BNN Kota Lhokseumawe di ruang kerja Sekdako Lhokseumawe.Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan BNN dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus bersinergi dan mendukung berbagai langkah strategis BNN dalam mewujudkan Kota Lhokseumawe yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.<\/font><\/div>","image":"2310Penguatan_Program_Pencegahan_Narkotika.jpg","tgl":"2025-10-23"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Pimpin Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Program MBG","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., memimpin Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program MBG di Oproom Setdako Lhokseumawe. Rapat ini diikuti oleh unsur perwakilan Forkopimda, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.Melalui rapat ini, Sekda menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah untuk memastikan implementasi Program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Satgas agar terus memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan realisasi program demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"2310Koordinasi_Satgas_Percepatan_Program_MBG.jpg","tgl":"2025-10-23"},{"title":"Peringati Hari Santri Nasional 2025, Pemko Lhokseumawe Libatkan 1.200 Santri","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Hiraq dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Kegiatan yang diikuti 1.200 santri dari 64 pesantren ini berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dayah, serta tokoh masyarakat. Wali Kota Lhokseumawe melalui Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., membacakan amanat Menteri Agama RI yang menegaskan pentingnya peran santri sebagai penjaga moral bangsa dan penggerak kemajuan peradaban dunia.Usai upacara, para santri menampilkan ragam seni islami seperti hadrah, syarhil, dan zikir barzanji. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., menyebut Hari Santri sebagai gerakan moral dan intelektual yang memperkuat peran pesantren dalam membangun peradaban yang damai dan berkeadaban.<\/font><\/div>","image":"2210Hari_Santri_Nasional_2025.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Kegiatan Fasilitasi Koordinasi Pembangunan Infrastruktur ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe diwakili oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Lhokseumawe, Ricco Andrian, S.STP., M.A.P., menghadiri kegiatan Fasilitasi Rangkaian Koordinasi Pembangunan Proyek Infrastruktur yang dilaksanakan di Oproom Setdako Lhokseumawe.Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Lhokseumawe, dalam rangka memperkuat koordinasi pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di wilayah Kota Lhokseumawe.Acara ini turut dihadiri oleh Tim Bappenas RI, SKPA Pemerintah Aceh, Bappeda Kota Lhokseumawe, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, DKPPP, DLH, serta Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"2210Fasilitasi_Koordinasi_Pembangunan_Infrastruktur.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Buka Kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Bappeda Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, dr. Said Alam Zulfikar, membuka secara resmi dan memberikan sambutan pada kegiatan Diseminasi Hasil-hasil Penelitian yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe.Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 23 Kabupaten\/Kota se-Aceh, dan bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.<\/font><\/div>","image":"2210Diseminasi_Hasil_Penelitian_Bappeda_Aceh.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Maulid Nabi di MAN Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN Kota Lhokseumawe.&nbsp; Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Sekolah MAN Kota Lhokseumawe, dewan guru, serta para siswa, yang berlangsung khidmat dan penuh makna dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW.<\/font><\/div>","image":"2210Hadiri_Maulid_Nabi_di_MAN.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Audiensi dengan Kepala BKN Bahas Pengelolaan Kepegawaian","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Kepala Bagian Umum Setdako Lhokseumawe, Mulkan, S.T., melakukan audiensi dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H. di Kantor Pusat BKN, Jakarta.Audiensi tersebut membahas peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN), penataan formasi, serta penguatan manajemen talenta aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe guna mendukung tata kelola kepegawaian yang lebih efektif dan profesional.<\/font><\/div>","image":"2210Audiensi_dengan_Kepala_BKN.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Penyerahan Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Paralegal YARA di Unimal","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., menghadiri acara penyerahan sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Paralegal yang diselenggarakan oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Hukum Unimal dan diikuti oleh peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan Paralegal.Asisten menyampaikan apresiasi kepada YARA dan Fakultas Hukum Unimal atas inisiatif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang hukum. Ia berharap para lulusan Paralegal dapat berperan aktif dalam membantu penyelesaian permasalahan hukum di tengah masyarakat serta mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"2210Sertifikat_Pendidikan_dan_Pelatihan_Paralegal_YARA.jpg","tgl":"2025-10-22"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Audiensi dengan LMAN Bahas Pemanfaatan Aset untuk Pengembangan Investasi Strategis","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, melakukan audiensi dengan Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Jakarta.Audiensi tersebut membahas rencana pemanfaatan lahan aset milik LMAN yang terletak di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Lahan tersebut direncanakan akan digunakan untuk pengembangan investasi strategis yang bertujuan mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat sektor pembangunan dan investasi di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"lman2110.jpg","tgl":"2025-10-21"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Pembahasan Revisi UU bersama Banleg DPR RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe, diwakili Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos., M.Si., menghadiri pertemuan antara Pemerintah Aceh dan Badan Legislasi (Banleg) DPR RI di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Kegiatan ini membahas rencana revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh bersama para akademisi dan tokoh masyarakat.Pertemuan turut dihadiri Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., Ketua Banleg DPR RI, Dr. Bob Hasan, S.H., M.H., Ketua Forbes DPR dan DPD RI Aceh, T.A. Khalid, serta unsur Forkopimda dan Kepala Daerah se-Aceh. Forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi dalam penyempurnaan regulasi dan pelaksanaan otonomi khusus di Aceh.<\/font><\/div>","image":"f0dd2d4d-0e6b-4e60-ac93-fd57d5aa1a62.jpg","tgl":"2025-10-21"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. Tgk H. Anwar Ali, ST, MT, M.Ag, IPU.AER didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Lhokseumawe, Ricco Andrian, S.STP, MAP menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual melalui zoom meeting di Oproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe.Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, juga turut hadir Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti dan undangan lainnya.<\/font><\/div>","image":"pengedalianinflasi2010.jpg","tgl":"2025-10-20"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Ikuti Rapat Pembahasan Realisasi dan Capaian Output Dana Otsus Tahap I dan II","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, dr. Said Alam Zulfikar, mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meeting dengan Pemerintah Aceh dalam rangka persiapan pengajuan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap III yang direncanakan akan diajukan pada akhir Oktober 2025. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Wali Kota dan diikuti oleh Kepala BPKD Kota Lhokseumawe, Kepala Bappeda, Sekretaris Dinas PUPR, Inspektur Pembantu pada Inspektorat Kota Lhokseumawe, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Lhokseumawe, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe.Rapat tersebut membahas update realisasi penggunaan Dana Otsus Tahap I dan II, sekaligus update capaian output dari kedua tahap tersebut sebagai dasar pengajuan tahap berikutnya. Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk memastikan pengelolaan Dana Otsus berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan pembangunan daerah.<\/font><\/div>","image":"danaoutsus2025.jpg","tgl":"2025-10-20"},{"title":"Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dan Kapolres Tandatangani Nota Kesepakatan Bersama Pembinaan Anak Usia Dini","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergisitas lintas sektor dalam pembinaan dan perlindungan anak usia dini, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, bersama Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Sinergisitas dalam Rangka Pembinaan Kesejahteraan dan Pendampingan Anak Usia Dini, yang berlangsung di Aula Polres Lhokseumawe, Jumat (17\/10). Penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama antara lembaga pendidikan anak usia dini dengan aparat kepolisian, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan ramah anak.<br><br>Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan bahwa anak usia dini merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga bersama. “Pada masa inilah fondasi karakter, kecerdasan, dan moral terbentuk. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak — termasuk jajaran kepolisian — sangat dibutuhkan untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” ujar Ny. Yulinda. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak sepakat untuk melaksanakan berbagai program edukatif, seperti Polisi Sahabat Anak, penyuluhan tertib berlalu lintas sejak dini, serta kegiatan pencegahan kekerasan terhadap anak dan penguatan karakter. Selain itu, kerja sama juga mencakup upaya sosialisasi tentang disiplin, keamanan, dan perlindungan bagi tenaga pendidik serta orang tua.<br><br>Bunda PAUD Kota Lhokseumawe juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres atas kepedulian dan komitmennya terhadap dunia pendidikan anak usia dini. “Semoga kerja sama ini menjadi contoh sinergi antara lembaga pemerintah dan aparat penegak hukum dalam membangun generasi emas Kota Lhokseumawe yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tambahnya. Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Polres Lhokseumawe siap berkolaborasi dalam kegiatan pembinaan dan edukasi anak usia dini agar sejak dini anak-anak memahami pentingnya ketertiban, disiplin, dan nilai-nilai sosial.<br><br>Nota Kesepakatan Bersama ini akan berlaku selama lima tahun, dan mencakup mekanisme monitoring serta evaluasi bersama guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan berkelanjutan. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh kedua belah pihak serta sesi foto bersama antara Bunda PAUD, jajaran Polres, dan para pendidik PAUD yang hadir.<\/font><\/div>","image":"Pembinaan_Anak_Usia_Dini1710.jpeg","tgl":"2025-10-17"},{"title":"Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Serahkan Rekomendasi dan Teken Komitmen Bersama dengan Wali Kota Menuju PAUD Bermutu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 Oktober 2025 — Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyerahkan saran dan rekomendasi kebijakan bertajuk “Dukungan Pembinaan dan Pembiayaan Pelaksanaan Kebijakan Menuju PAUD Bermutu di Kota Lhokseumawe” kepada Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jumat (17\/10). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Menuju PAUD Bermutu antara Pemerintah Kota Lhokseumawe, Bunda PAUD, dan sejumlah instansi lintas sektor sebagai wujud kolaborasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di daerah.<br><br>Saran dan rekomendasi yang disusun oleh Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe ini berisi berbagai masukan strategis untuk memperkuat arah kebijakan daerah dalam mendukung transformasi layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju PAUD Bermutu, selaras dengan kebijakan nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dalam sambutannya, Bunda PAUD Ny. Yulinda Sayuti menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.<br>“Periode usia dini adalah masa emas bagi tumbuh kembang anak. Kita harus memastikan setiap anak di Lhokseumawe memperoleh layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter Islami,” ujarnya.<br><br>Dokumen rekomendasi tersebut juga menyoroti sejumlah isu penting, seperti belum meratanya pembinaan dan supervisi ke seluruh lembaga PAUD, keterbatasan anggaran peningkatan mutu, serta perlunya penguatan koordinasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan PAUD Bermutu. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif yang dilakukan oleh Bunda PAUD beserta jajaran Pokja. “Kami akan menindaklanjuti saran dan rekomendasi ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Lhokseumawe sebagai Kota Layak Anak dan pusat pendidikan yang unggul di Aceh,” ujar Wali Kota.<br><br>Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Komitmen Bersama Menuju PAUD Bermutu oleh berbagai perangkat daerah dan lembaga terkait, meliputi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DP3AP2KB, Bappeda, DKPP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DPMG, Dinas Kesehatan, Diskominfo, Dinas Sosial, IGTKI, serta Himpaudi Kota Lhokseumawe. Melalui penyerahan rekomendasi dan penandatanganan komitmen ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Bunda PAUD serta seluruh pemangku kepentingan meneguhkan langkah bersama untuk mewujudkan layanan PAUD yang bermutu dan berkeadilan demi melahirkan Generasi Emas Lhokseumawe yang Cerdas, Sehat, dan Berakhlak Mulia.<\/font><\/div>","image":"Menuju_PAUD_Bermutu1710.jpeg","tgl":"2025-10-17"},{"title":"Pemerintah Kota Lhokseumawe Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Islamic Centre","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 16 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Islamic Centre Kota Lhokseumawe dengan suasana penuh khidmat dan kebersamaan,Kamis (16\/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Wakil Wali Kota Husaini, S.E., Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti, Ketua BKMT Ny. Sakinah Husaini, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tgk. Affandi Z., dilanjutkan pembacaan selawat oleh Tgk. Baihaqi, M.Pd., dan laporan panitia oleh Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar perayaan kelahiran Rasulullah, tetapi momentum untuk mempertebal cinta dan penghormatan kepada beliau. Dengan meneladani sifat jujur, amanah, sabar, dan kasih sayang Rasulullah, kita berharap dapat membangun masyarakat Lhokseumawe yang berakhlak mulia dan diridhai Allah SWT,” ujar Wali Kota. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba mobil hias Iduladha 1446 H dan santunan bagi anak yatim, kemudian tausiah agama oleh Tgk. H. Faisal Hadi.&nbsp;<br><br>Dalam ceramahnya, Tgk. Faisal menekankan pentingnya umat Islam untuk bijak menghadapi perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.“Di era teknologi yang semakin canggih ini, kita dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan. Gunakan teknologi untuk kebaikan dan dakwah, bukan untuk hal yang menjerumuskan. Dan yang paling penting, jangan membenarkan yang biasa, tapi biasakanlah yang benar,” pesannya yang disampaikan kepada para jamaah. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Tgk. Asnawi Abdullah dan zikir bersama oleh Tim Zikir Kota Lhokseumawe, yang menambah kekhusyukan dan makna dari peringatan Maulid Nabi kali ini. Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap masyarakat semakin memperkuat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup dalam membangun kota yang beradab dan religius.<\/font><\/div>","image":"1610Maulid_Nabi_Muhammad_SAW_1447.jpeg","tgl":"2025-10-16"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Bantuan Alsintan untuk Dukung Modernisasi Pertanian","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 16 Oktober 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Gampong Meunasah Masjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, pada Kamis (16\/10\/2025). Bantuan yang disalurkan berasal dari Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian, Kementerian Pertanian, berupa 1 unit combine harvester dan 10 unit pompa air, yang diberikan kepada 10 kelompok tani dari dua kecamatan, yakni Blang Mangat dan Muara Dua. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja para petani di wilayah tersebut.<br><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Adapun kelompok tani penerima bantuan pompa air terdiri dari:<br><br>1. Kelompok Tani Mangat Hase, Gampong Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">2. Kelompok Tani Alue Lim Jaya, Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">3. Kelompok Tani Makmue Beusaree, Gampong Teungoh, Kecamatan Blang Mangat<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">4. Kelompok Tani Pade Blang, Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">5. Kelompok Tani Mawar, Gampong Baloy, Kecamatan Blang Mangat<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">6. Kelompok Tani Ubena Daya, Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">7. Kelompok Tani Blang Crum Tani, Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">8. Kelompok Tani Meunasah Manyang, Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Muara Dua<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">9. Kelompok Tani Mitra Gardu, Gampong Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">10. Kelompok Tani Gandeng Tangan, Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua<br><br>Sedangkan 1 unit Combine Harvester diberikan kepada Kelompok Tani Maju Beumeuhase di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi yang lebih maju. “Saya telah bertemu langsung dengan Menteri Pertanian dan menyampaikan bahwa di Lhokseumawe terdapat lahan pertanian seluas lebih dari 1.100 hektare. Ke depan, kita berharap dapat dibangun jaringan irigasi agar lahan yang selama ini hanya dapat dipanen sekali setahun bisa ditingkatkan menjadi dua kali atau lebih. Alhamdulillah, respon dari Bapak Menteri sangat positif,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Ia menambahkan, kehadiran bantuan Alsintan ini merupakan bukti nyata dukungan pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kesejahteraan petani di daerah. “Insya Allah ke depan, dengan dukungan Kementerian Pertanian, program pertanian modern di Kota Lhokseumawe bisa kita wujudkan dengan bantuan sarana dan prasarana pertanian, baik berupa alat maupun fasilitas penunjang lainnya,” tutur Wali Kota Sayuti. “Saya harap bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan kelompok tani dan masyarakat. Jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi. Mari kita manfaatkan bersama agar hasil pertanian di Lhokseumawe semakin meningkat,” pesan Wali Kota Sayuti.<br><\/font><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div>","image":"Serahkan_Bantuan_Alsintan.jpeg","tgl":"2025-10-16"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., menerima audiensi dari Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera 1, Iswanto, S.T., M.Si., di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe.Audiensi ini membahas rencana kerja sama program pembangunan perumahan dan peningkatan kawasan permukiman di Kota Lhokseumawe dan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Gampong Pusong, Kecamatan Banda Sakti, untuk melihat kondisi dan potensi pengembangan kawasan permukiman.<\/font><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-10-15_at_11.07.49.jpg","tgl":"2025-10-15"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Pimpinan Imigrasi Kelas II Bahas Penanganan Rohingya","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima audiensi dari Pimpinan Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Mirza, A.Md.Im., S.H., M.H. beserta jajarannya dalam rangka membahas penanganan Pengungsi Rohingya yang berada di wilayah Kota Lhokseumawe.Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi antara Pemerintah Daerah dengan Instansi Imigrasi untuk mengoptimalkan pelayanan dan perlindungan terhadap Pengungsi. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung penanganan Pengungsi secara terintegrasi dan bertanggung jawab.&nbsp;<\/font><\/div>","image":"1b4ad621-85cc-4ef6-811d-a8eae498d077.jpg","tgl":"2025-10-15"},{"title":"Wali Kota Sayuti Abubakar Tutup Seminar Sejarah, Sepakati Rumusan Penetapan Hari Jadi Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 15 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi menutup kegiatan Seminar Sejarah Kota Lhokseumawe yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (15\/10). Seminar yang mengangkat tema “Bandar Lhokseumawe dalam Perspektif Pemerintahan dan Sejarah” tersebut menghasilkan sejumlah kesimpulan dan rekomendasi penting sebagai dasar penetapan hari jadi Kota Lhokseumawe. Dalam penutupan kegiatan, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber, peserta, serta tim perumus yang telah menyusun hasil akhir seminar dengan penuh tanggung jawab dan komitmen ilmiah. Ia menyebut, kesimpulan seminar ini menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kota untuk menetapkan tanggal resmi hari jadi Lhokseumawe berdasarkan kajian sejarah yang kuat dan terverifikasi.<br><br>“Kesepakatan yang lahir dari seminar ini bukan hanya bersifat akademis, tetapi juga menjadi dasar moral dan historis bagi kita semua dalam menetapkan hari jadi Kota Lhokseumawe. Pemerintah Kota akan menindaklanjutinya dengan langkah konkret dalam bentuk regulasi dan keputusan resmi,” ujar Sayuti. Dari hasil rumusan tim perumus, seminar menyepakati bahwa momentum sejarah panjang wilayah Lhokseumawe—yang dulunya menjadi bagian penting dari jalur perdagangan dan pemerintahan di Aceh Utara—perlu dijadikan dasar dalam menetapkan identitas kota. Selain itu, berdasarkan kajian berbagai perspektif, tanggal 17 Oktober 2001, yang merujuk pada peresmian pembentukan Pemerintah Kota Lhokseumawe, dapat menjadi rujukan utama dalam penetapan hari jadi kota.<br><br>Kajian historis lainnya juga menyoroti eksistensi Telok Samawi&nbsp; yang telah dikenal sejak abad ke-13, sebagai bukti kuat bahwa kawasan Lhokseumawe memiliki peran penting sejak masa awal perkembangan peradaban maritim di pesisir utara Aceh. Selain kesimpulan historis, para peserta seminar juga menyepakati rekomendasi agar Pemerintah Kota segera:<br><br>1. Menyiapkan regulasi tentang penetapan hari jadi Kota Lhokseumawe.<br>2. Mendorong kalangan akademisi dan pemerhati sejarah untuk terus menelusuri data dan fakta sejarah yang mendukung identitas kota.<br>3. Mengambil langkah lanjutan dalam penetapan predikat atau gelar kehormatan bagi Kota Lhokseumawe sebagai kota dengan nilai sejarah tertentu.<br><br>Wali Kota Sayuti menegaskan, Pemerintah Kota akan menjadikan hasil seminar ini sebagai dokumen rujukan resmi dalam menyusun kebijakan dan regulasi ke depan.&nbsp; “Penetapan hari jadi kota bukan sekadar simbol seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat rasa memiliki, membangun kebanggaan kolektif, dan meneguhkan jati diri masyarakat Lhokseumawe,” tegasnya. Penutupan seminar turut dihadiri Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe, para akademisi, budayawan, serta tokoh masyarakat. Acara diakhiri dengan pembacaan hasil rumusan resmi oleh Tim Perumus Seminar Sejarah Kota Lhokseumawe yang diketuai oleh H. Saifuddin Saleh, S.H., dan disepakati secara bersama pada tanggal 15 Oktober 2025 di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"rumusan123.jpeg","tgl":"2025-10-15"},{"title":"Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Dukung Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe, 14 Oktober 2025 – Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan ketahanan pangan daerah dengan menghadiri kegiatan Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe di depan SD Negeri 12 Banda Sakti, Desa Mon Geudong, Selasa (14\/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM lokal. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, turut menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat bersama Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, S.K.H., M.S.M. Kehadiran Ketua TP PKK menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.<br><br>Selain menyerahkan sembako, Ny. Yulinda Sayuti PKK juga menyempatkan diri berkeliling area Pasar Tani untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pelaku UMKM. Dalam suasana yang penuh kehangatan, beliau menyapa satu per satu pedagang, meninjau berbagai hasil bumi, produk olahan lokal, hingga kerajinan tangan yang dipamerkan. Ibu Yulinda tampak antusias berdialog dengan para pelaku usaha, mendengarkan pengalaman mereka dalam mengembangkan usaha, serta memberikan semangat agar terus berinovasi dan menjaga kualitas produk lokal. Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, menyampaikan bahwa Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah. “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga mendorong petani dan pelaku usaha lokal agar terus berproduksi dan berdaya saing,” ujar Cut Elya.<br><br>Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, dan bawang merah dengan harga lebih murah dari pasaran. Selain itu, juga tersedia produk hasil pertanian, olahan ikan, makanan siap saji, serta layanan pemeriksaan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies gratis. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memadati area kegiatan. Ratusan warga datang untuk berbelanja dan menikmati layanan yang disediakan pemerintah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, mendukung perekonomian lokal, serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh anggota Dharma Wanita Kota Lhokseumawe, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, ibu-ibu unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, para pengurus Dekranasda, Bunda PAUD, TP PKK Kota Lhokseumawe, para pelaku usaha tani, UMKM, serta masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/div>","image":"Penguatan_Ketahanan_Pangan_Lewat_Pasar_Tani_dan_Gerakan_Pangan_Murah.jpeg","tgl":"2025-10-14"},{"title":"Gagas Penetapan Hari Jadi Kota Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Ajak Semua Pihak Bahas Dasar Sejarah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 15 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi membuka Seminar Sejarah Kota Lhokseumawe bertema “Bandar Lhokseumawe dalam Perspektif Pemerintahan dan Sejarah”, yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (15\/10). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe ini turut dihadiri Wakil Walikota Lhokseumawe Husaini, SE, unsur Forkopimda, para akademisi, budayawan, tokoh masyarakat, serta narasumber dari berbagai lembaga pendidikan dan penelitian sejarah. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Lhokseumawe memiliki perjalanan sejarah panjang sebagai bandar penting di pesisir utara Aceh, yang berperan besar sejak masa Kerajaan Samudera Pasai hingga kini menjadi kota otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2001.<br><br>“Lhokseumawe bukanlah kota yang muncul tiba-tiba, melainkan memiliki perjalanan sejarah panjang dan peran penting dalam perkembangan pemerintahan, perdagangan, serta peradaban di kawasan utara Aceh,” ujar Wali Kota. Dr. Sayuti juga menekankan pentingnya penetapan hari jadi Kota Lhokseumawe berdasarkan kajian ilmiah dan dasar sejarah yang kuat. Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan masukan konstruktif agar lahir kesepakatan bersama yang menjadi pijakan Pemerintah Kota dalam menentukan tanggal resmi hari lahir Lhokseumawe.<br><br>“Pemerintah Kota akan menindaklanjuti hasil seminar ini agar Lhokseumawe memiliki hari jadi resmi yang dapat diperingati setiap tahun sebagai momentum memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat,” tambahnya. Seminar ini menjadi ajang penting untuk menggali kembali nilai-nilai historis, memperkuat literasi sejarah lokal, serta melestarikan warisan budaya daerah. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen mendukung upaya pelestarian sejarah, termasuk perlindungan terhadap situs, artefak, manuskrip, dan warisan budaya takbenda yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Ajak_Semua_Pihak_Bahas_Dasar_Sejarah.jpeg","tgl":"2025-10-14"},{"title":"Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Dukung Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe di depan SD Negeri 12 Banda Sakti, Desa Mon Geudong. Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung kesejahteraan petani serta pelaku UMKM lokal.Dalam kesempatan tersebut, Ny. Yulinda Sayuti menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat bersama Kepala DKPPP, Cut Elya Safitri, S.K.H., M.S.M., serta meninjau area Pasar Tani dan berinteraksi dengan para pelaku usaha. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Dharma Wanita Kota Lhokseumawe, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, ibu-ibu unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, para pengurus Dekranasda, Bunda PAUD, TP-PKK Kota Lhokseumawe, para pelaku usaha tani, UMKM, serta masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"3V1A9540_(1).jpg","tgl":"2025-10-14"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Beserta Jajaran","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima audiensi perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Lhokseumawe beserta jajarannya di Ruang Kerja Wali Kota.Pertemuan tersebut membahas peran dan kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota dan Muhammadiyah dalam memajukan Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Audiensi_Pimpinan_Daerah_Muhammadiyah.jpg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah ","detail":"<div align=\"justify\">Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. H. Anwar Ali, S.T., M.T., M.Ag., IPU., AER., didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Lhokseumawe, Ricco Andrian, S.STP, M.A.P mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring melalui Zoom Meeting.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di daerah serta merespons potensi gejolak inflasi di tingkat regional maupun Nasional.&nbsp;<\/div>","image":"131025Rapat_Koordinasi_Pengendalian_Inflasi_Daerah.jpg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Haul Hj. Saudah Binti Ibrahim","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, bersama Wakil Wali Kota Husaini, S.E menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H sekaligus Haul Hj. Saudah Binti Ibrahim yang berlangsung khidmat di Paloh, Kecamatan Muara Satu.Dalam suasana penuh kebersamaan, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengajak masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, Sekda Kota Lhokseumawe, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).<\/font><\/div>","image":"Hadiri_Peringatan_Maulid_Nabi_dan_Haul_Hj.jpg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Rektor Al Muslim ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., beserta Bunda PAUD, Ny. Yulinda Sayuti menerima Audiensi dari Rektor Al Muslim, Dr. Marwan, M.Pd., beserta jajaran di Ruang Kerja Wali Kota. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Al Muslim dalam bidang pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat.Wali Kota menegaskan pentingnya&nbsp; kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"131025Audiensi_Rektor_Al_Muslim.jpg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Hadiri Kuliah Umum Dies Natalis ke-56 Universitas Malikussaleh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Bukhari, S.Sos., M.Si., menghadiri Kuliah Umum dalam rangka Dies Natalis ke-56 Universitas Malikussaleh. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Tgk. Abdul Wahab Dahlawy, Reuleut, Universitas Malikussaleh.Kuliah umum ini menghadirkan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D., sebagai narasumber utama dalam program peningkatan kompetensi lulusan Universitas Malikussaleh. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan untuk mencetak generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_Hadiri_Kuliah.jpg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun, Pemko Lhokseumawe dan Bunda PAUD Jalin Kerja Sama dengan Universitas Al-Muslim ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 13 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe memperkuat komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Universitas Al-Muslim, serta MoU antara Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dengan Universitas Al-Muslim, acara tersebut berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Senin (13\/10). Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Universitas Al-Muslim dilakukan oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Rektor Universitas Al-Muslim, Dr. H. Marwan, M.Pd., mengenai penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan dan peningkatan sumber daya aparatur pemerintah dan perangkat gampong.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas aparatur dan mendorong kemajuan pendidikan di daerah. “Perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul. Melalui kerja sama ini, kita ingin memperluas ruang sinergi antara dunia akademik dan birokrasi demi kemajuan Kota Lhokseumawe,” ujar Wali Kota Sayuti.<br>Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, juga menandatangani Nota Kesepakatan Bersama dengan Universitas Al-Muslim terkait kerja sama dalam pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).<br><br>Kesepakatan ini menjadi dasar bagi pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup 1 tahun pra-sekolah (TK\/PAUD) sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. “Anak usia dini adalah fondasi bagi masa depan pendidikan kita. Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan setiap anak di Lhokseumawe mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas sejak usia dini,” ujar Ny. Yulinda Sayuti. Sementara itu, Rektor Universitas Al-Muslim, Dr. H. Marwan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kedua bentuk kerja sama tersebut. “Universitas Al-Muslim siap mendukung Pemko Lhokseumawe dan Bunda PAUD dalam pelaksanaan berbagai program pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam membangun daerah,” ujarnya.<br><br>Kedua kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan, memperkuat kapasitas tenaga pendidik, serta mendukung visi Kota Lhokseumawe sebagai kota cerdas dan berdaya saing melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Acara penandatanganan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala BKPSDM, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum Setdako, Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, serta rombongan Universitas Al-Muslim.<\/font><\/div>","image":"Kerja_Sama_dengan_Universitas_Al-Muslim.jpeg","tgl":"2025-10-13"},{"title":"Temui Menteri Pertanian, Wali Kota Lhokseumawe Sampaikan Sejumlah Usulan Strategis untuk Penguatan Sektor Pertanian","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 9 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, S.K.H., M.S.M., serta Kepala Bidang Pertanian dan Perkebunan Ira Handayani, S.TP., M.P., melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Ruang Kerja Menteri Pertanian, Jakarta, Kamis (9\/10\/2025). Pertemuan ini juga diikuti oleh sejumlah bupati dan wali kota lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan berbagai usulan strategis untuk memperkuat sektor pertanian di Kota Lhokseumawe, dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Usulan tersebut disampaikan kepada tiga direktorat jenderal di lingkungan Kementerian Pertanian yaitu Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP), Direktorat Jenderal Hortikultura (Ditjen Hortikultura), dan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP).<br><br>Usulan tersebut mencakup penguatan sarana dan prasarana pertanian seperti pembangunan irigasi tersier, cetak sawah dan penyediaan peralatan modern seperti pompa air, combine harvester, dan traktor; penyediaan bibit dan benih unggul untuk tanaman produktif seperti cabai, tomat, dan bawang; serta dukungan untuk penyediaan benih jagung dan padi bagi kelompok tani di wilayah Lhokseumawe. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan arahan agar setiap usulan daerah disampaikan secara teknis kepada masing-masing direktorat jenderal sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayah, dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian nasional.<br><br>Ia juga berpesan agar kepala daerah yang hadir ini tetap berkoordinasi ke depannya, supaya pembangunan bidang pertanian dapat berjalan secara berkesinambungan. Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk memperkuat kemandirian pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Sektor pertanian menjadi salah satu pilar ekonomi masyarakat Lhokseumawe. Dengan dukungan Kementerian Pertanian, kami ingin memperkuat kelompok tani, meningkatkan produktivitas lahan, dan mendorong ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, menjelaskan bahwa seluruh usulan yang dibawa telah disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan nyata dan usulan para kelompok petani di lapangan. “Kami telah memetakan kebutuhan kelompok tani, baik dari sisi sarana produksi maupun pengembangan komoditas unggulan. Dukungan dari Kementerian akan sangat membantu mempercepat transformasi pertanian yang lebih modern dan adaptif terhadap perubahan iklim,” jelasnya. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap agar berbagai program yang diusulkan dapat segera terealisasi, sehingga mampu memperkuat daya saing pertanian daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi lokal.<\/font><\/div>","image":"Usulan_Strategis_untuk_Penguatan_Sektor_Pertanian.jpeg","tgl":"2025-10-09"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Resmikan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 33, Wujud Pemerataan Akses Pendidikan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 8 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 33 Kota Lhokseumawe, Rabu (8\/10). Acara yang digelar oleh Dinas Sosial Kota Lhokseumawe berlangsung di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, dan dihadiri Wakil Walikota, unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pendirian Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperluas dan memeratakan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.<br><br>“Melalui Sekolah Rakyat ini, kita ingin melahirkan generasi muda Lhokseumawe yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Wali Kota. Program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Para peserta didik dibekali keterampilan hidup, pendidikan karakter, serta dukungan penuh dari pemerintah. Seluruh kebutuhan dasar seperti pendidikan, asrama, konsumsi, dan pembinaan ditanggung oleh negara. Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe Muslim, S.Sos. dalam laporannya menjelaskan bahwa SRMP 33 merupakan sekolah perintis. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga telah menyiapkan lahan sekitar 10 hektare untuk pengembangan Sekolah Rakyat yang lebih besar dan representatif di masa mendatang.<br><br>Saat ini, SRMP 33 menampung 75 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel), masing-masing berjumlah 25 siswa. Pada masa pendaftaran dan orientasi awal (MPLS), tercatat 9 siswa mengundurkan diri. Untuk mengatasi kekurangan kuota tersebut, SDM PKH telah melakukan tahapan dan verifikasi terhadap 9 calon siswa pengganti, dan seluruhnya dijadwalkan mulai mengikuti proses belajar pada Oktober ini. Sekolah Rakyat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan fleksibel yang menekankan pengembangan karakter, kreativitas, serta keterampilan hidup. Dengan demikian, para siswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan sosial dan dunia kerja di masa depan.<br><br>Acara peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda Lhokseumawe, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat, yang memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pemerataan pendidikan di daerah. Menutup sambutannya, Wali Kota Sayuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan berdirinya Sekolah Rakyat di Kota Lhokseumawe. “Semoga langkah ini menjadi awal dari perubahan besar menuju masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, dan berpendidikan,” tutupnya. Peresmian Sekolah Rakyat Menengah Pertama 33 Kota Lhokseumawe berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh para undangan serta masyarakat sekitar.<\/font><\/div>","image":"Resmikan_Sekolah_Rakyat_Menengah_Pertama.jpeg","tgl":"2025-10-08"},{"title":"Pemerintah Daerah Kota Lhokseumawe, dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Daerah Kota Lhokseumawe, dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe, akan melaksanakan lelang Non Eksekusi Wajib Barang Milik Daerah Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 135 Tahun 2025 tanggal 10 April 2025 tentang Persetujuan Pelelangan dan Penetapan Besaran Nilai Limit Berupa Kendaraan Dinas Roda Empat dan Alat Berat Milik Pemerintah Kota Lhokseumawe Tahun 2025 objek berupa:<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"center\"><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/Tarek.pdf\" title=\"\" target=\"\"><img src=\"https:\/\/lhokseumawekota.go.id\/profile\/pengumuman1.jpg\" alt=\"\" align=\"none\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/a><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div>","image":"PENGUMUMAN_lelang_20252.jpg","tgl":"2025-10-08"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 Oktober 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., secara resmi melantik sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (7\/10). Pelantikan ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan penataan manajemen kepegawaian yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sesuai dengan ketentuan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. “Jabatan bukan hanya sekadar posisi struktural, tetapi juga bentuk kepercayaan dari negara dan masyarakat. Jangan sia-siakan kepercayaan ini,” ujar Wali Kota. Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar setiap pejabat tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Wali Kota menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dan menjauhkan diri dari praktik-praktik yang dapat mencoreng nama baik birokrasi.<br><br>Dalam arahannya, Wali Kota juga menegaskan bahwa dirinya akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja aparatur di seluruh perangkat daerah. “Saya akan melakukan sidak kapan saja ke seluruh OPD tanpa pemberitahuan sebelumnya. Bagi yang tidak disiplin akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Pelantikan kali ini meliputi pengangkatan dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional tertentu, termasuk pengisian posisi Kepala Puskesmas di beberapa wilayah kerja. Beberapa pejabat yang dilantik antara lain Achmad Faisal Daulay, S.IP., M.Si. sebagai Camat Blang Mangat, Mustazir Ramli, S.IP., M.Si. sebagai Camat Muara Satu, serta sejumlah pejabat lainnya di berbagai OPD.<br><br>Khusus kepada camat yang baru dilantik, Wali Kota mengingatkan agar dapat bekerja maksimal dalam mengawal program prioritas pemerintah di tingkat kecamatan, serta memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat. Sementara kepada kepala puskesmas, Wali Kota berpesan agar terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjadikan puskesmas sebagai pusat promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. “Mari kita jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya Lhokseumawe yang lebih maju, bersih, sejahtera, dan bermartabat,” tutup Wali Kota.<\/font><\/div>","image":"Lantik_Pejabat_Administrator.jpeg","tgl":"2025-10-07"},{"title":"Sekda Lhokseumawe Resmi Tutup Turnamen Tenis Wali Kota Cup HUT ke-80 TNI: Sportivitas Satukan Kebersamaan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 5 Oktober 2025 – Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Open Tournament Tenis Wali Kota Cup dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Lapangan Tenis Korem 011\/Lilawangsa Lhokseumawe, Minggu (5\/10). Penutupan turnamen berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta, panitia, serta tamu undangan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir. Suasana lapangan dipenuhi semangat sportivitas dan rasa kebersamaan, mencerminkan suksesnya penyelenggaraan turnamen yang menjunjung nilai fair play.<br><br>Dalam sambutannya, Sekda Lhokseumawe menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses. “Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui sportivitas, kita satukan semangat kebersamaan dan gotong royong untuk membangun daerah,” ujar Sekda. Beliau juga mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat positif yang lahir dari kegiatan olahraga. “Kemenangan memang penting, namun yang lebih utama adalah menjadikan olahraga sebagai sarana memperkuat karakter, disiplin, dan solidaritas,” tambahnya.<br><br>Sekda Lhokseumawe A. Haris, S.Sos., M.Si. turut menyerahkan hadiah kepada para juara serta menyampaikan apresiasi kepada Korem 011\/Lilawangsa, panitia pelaksana, sponsor, dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Oktober 2025, ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI sekaligus wujud nyata sinergi yang harmonis antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan seluruh&nbsp; jajaran TNI serta instansi vertikal di wilayah setempat. “Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat juang dalam mewujudkan Lhokseumawe yang maju, sehat, dan berdaya saing,” tutup Sekda. Acara berakhir dengan suasana penuh keakraban, menandai suksesnya pelaksanaan Open Tournament Tenis Wali Kota Cup Tahun 2025.<\/font><\/div>","image":"Resmi_Tutup_Turnamen_Tenis.jpeg","tgl":"2025-10-06"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha Migas","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda) menggelar Temu Ramah Pelaku Usaha Sektor Oil &amp; Gas di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (6\/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Wakil Wali Kota Husaini, S.E., unsur pimpinan DPRK, serta 72 perusahaan vendor migas yang beroperasi di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara. Acara bertema “Menguatkan Kolaborasi untuk Masa Depan Energi Lhokseumawe yang Inklusif dan Berdaya Saing” ini menjadi wadah mempererat kemitraan antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendorong pengelolaan energi yang berkelanjutan serta berdampak langsung bagi masyarakat.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menegaskan posisi strategis Lhokseumawe dalam peta energi nasional. Keberadaan Blok Andaman dan pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) menjadikan kota ini kawasan penting bagi pengembangan industri migas di Aceh. “Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat agar pengelolaan migas benar-benar memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar Wali Kota Sayuti. Ia menekankan bahwa kegiatan industri harus berdampak positif terhadap ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan peluang usaha masyarakat. “Kami ingin potensi migas menjadi energi pembangunan. Pemerintah siap memfasilitasi dunia usaha dan memastikan masyarakat lokal ikut berperan aktif,” tambahnya.<br><br>Sebagai BUMD milik Pemerintah Kota, PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda) berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan pelaku industri. Direktur Utama PTPL menyebut forum ini sebagai langkah nyata memperkuat komunikasi lintas sektor yang produktif dan berkelanjutan. “Sebanyak 72 perusahaan vendor migas hadir hari ini. Ini menunjukkan komitmen dunia usaha untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Kami juga menekankan agar pelaku industri mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Kota Lhokseumawe,” ujar Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe. Forum ini turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, efisiensi rantai pasok, hingga penyelarasan regulasi daerah dengan kebutuhan industri. Pemerintah Kota menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.<br><br>“Kami akan terus berkoordinasi dengan SKK Migas, perusahaan kontraktor, dan seluruh pelaku usaha agar pembangunan sektor migas berjalan searah dengan kepentingan masyarakat,” tegas Wali Kota Sayuti. Kegiatan yang dihadiri unsur pimpinan DPRK, dan pelaku usaha migas ini disambut positif oleh para peserta. Mereka menilai forum tersebut menjadi sarana strategis membangun kesepahaman dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Acara ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak memperkuat kolaborasi menuju tata kelola migas yang transparan, inklusif, dan bernilai tambah bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan kesiapannya menjadikan kota ini sebagai pusat energi Aceh yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat. “Sinergi hari ini menjadi langkah awal menuju Lhokseumawe sebagai kota energi yang mandiri, maju, dan menjadi kebanggaan Aceh,” tutup Wali Kota Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"Perkuat_Sinergi_dengan_Pelaku_Usaha_Migas.jpeg","tgl":"2025-10-06"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe dan Tim Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Tinjau Proyek Pembangunan SPAM","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 6 Oktober 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., didampingi Kepala Dinas PUPR Said Bachtiar, S.T., M.T., menerima kunjungan Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Oscar H. Siagian, di Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Turut hadir dalam rombongan Kasubdit Wilayah I Widjayanto, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh Tommy Permadhi, M.T., serta Kepala Satuan Kerja Ir. Larap Kemayan Estu, S.T., M.T., I.P.M., ASEAN Eng., APEC Eng. Pertemuan tersebut membahas penguatan infrastruktur air minum di Kota Lhokseumawe sekaligus mengevaluasi progres pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola oleh PT Toya Perdana Lhokseumawe. Usai audiensi, Wali Kota bersama tim Ditjen Cipta Karya meninjau dua titik utama proyek, yakni lokasi pembangunan intake di Gampong Cot Trieng dan instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant\/WTP) di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu.<br><br>Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Oscar H. Siagian, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendorong kerja sama investasi untuk mempercepat penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Ia juga memberikan sejumlah masukan teknis agar pembangunan SPAM berjalan tepat sasaran dan sesuai standar. “Progres pembangunan SPAM perlu terus dipacu agar segera berfungsi dan dapat melayani kebutuhan air minum masyarakat Lhokseumawe,” ujar Oscar H. Siagian. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Air Minum, terhadap pembangunan sektor air minum di daerahnya.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan perhatian Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Air Minum. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk mempercepat penyelesaian proyek SPAM agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Lhokseumawe,” ujar Wali Kota. Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR dalam memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Cipta_Karya_Kementerian_PUPR.jpeg","tgl":"2025-10-06"},{"title":"Dari Lhokseumawe ke Dunia: Tiga Siswa Wakili Indonesia di AFS Global STEM Innovators 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE (5\/10\/2025) | Dunia pendidikan Kota Lhokseumawe kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah nasional dan internasional. Tiga siswa asal Lhokseumawe dinyatakan lolos seleksi AFS Global STEM Innovators 2025, program bergengsi yang dirancang untuk mengasah kemampuan pelajar di bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM). Program ini diikuti oleh 1.441 peserta dari seluruh Indonesia, dan setelah melalui proses seleksi ketat, hanya 100 siswa yang berhasil lolos ke tahap berikutnya. Dari jumlah tersebut, 25 peserta memperoleh beasiswa penuh dari SKK Migas, sementara Kota Lhokseumawe mencatat capaian luar biasa dengan menempatkan tiga pelajar sekaligus sebagai peserta terbanyak yang lolos dibandingkan daerah lain.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan tiga pelajar ini merupakan hasil nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. “Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa komitmen kita untuk membangun sektor pendidikan mulai menunjukkan hasil. Pemerintah terus berupaya menghadirkan program, kerja sama, dan dukungan agar siswa-siswa kita dapat berkembang dan berdaya saing,” ujar Sayuti. Ia menambahkan, capaian ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menyiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan, agar mampu bersaing dan beradaptasi di era global yang terus berubah.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen terus memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan mutu pendidikan, termasuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak seperti SKK Migas dan Mubadala Energy, yang selama ini aktif mendukung pengembangan pendidikan di Lhokseumawe. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong pelajar berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Dari lima pelajar Lhokseumawe yang mengikuti seleksi program AFS Global STEM Innovators 2025, tiga berhasil lolos ke tingkat nasional dan internasional, yakni:<br><br>1. Thifaal Farisha Zoerwita, SMA Negeri 1 Lhokseumawe – asal Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti.<br>2. Muhammad Muzammil, MAS Ulumuddin Uteun Kot – asal Gampong Masjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat.<br>3. Quinsha Shafiya, SMA Negeri 2 Lhokseumawe – asal Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua.<br><br>Ketiga pelajar ini berhasil membuktikan bahwa kerja keras, tekad kuat, serta dukungan berbagai pihak mampu membawa mereka bersaing dengan ribuan peserta lain dari seluruh Indonesia. “Capaian ini tidak hanya membanggakan para siswa dan keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Lhokseumawe. Kita akan terus mendorong lahirnya generasi berprestasi, berdaya saing, dan mampu berkontribusi di tingkat global,” kata Wali Kota. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berusaha mengembangkan diri. Kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional terbuka bagi siapa saja yang memiliki semangat belajar dan tekad kuat untuk maju.<br><br>Dengan lolosnya tiga pelajar ke dalam program internasional bergengsi ini, Lhokseumawe menegaskan diri sebagai salah satu kota yang konsisten melahirkan generasi unggul dan berkontribusi nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas bagi masa depan Indonesia. Dr. Sayuti Abubakar berharap keberhasilan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya belajar, riset, dan inovasi di kalangan pelajar, serta mendorong masyarakat agar memberikan dukungan penuh kepada generasi muda yang meniti jalan menuju masa depan lebih baik.<br><br>“Ke depan, kami ingin melihat semakin banyak siswa Lhokseumawe yang mampu bersaing dalam program-program prestisius, baik nasional maupun internasional. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat, hal tersebut bukanlah hal yang mustahil,” tambahnya. Program AFS Global STEM Innovators 2025 merupakan program pertukaran pelajar dengan beasiswa penuh bagi remaja berusia 14–16 tahun yang tertarik dengan STEM dan isu keberlanjutan. Para peserta akan menjalani kegiatan virtual selama lima minggu (4 Oktober–2 November 2025), dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka selama satu minggu di Jakarta.<br><br>Program ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan sains dan teknologi, memperluas wawasan global, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif lintas budaya. Keberhasilan Thifaal Farisha Zoerwita, Muhammad Muzammil, dan Quinsha Shafiya menjadi bagian dari 100 siswa terbaik Indonesia yang lolos ke AFS Global STEM Innovators 2025 adalah bukti nyata potensi besar generasi muda Lhokseumawe. Dengan dukungan penuh dari SKK Migas, Mubadala Energy, dan Pemerintah Kota Lhokseumawe, capaian ini menjadi langkah awal bagi lahirnya prestasi-prestasi gemilang lainnya dari Kota Lhokseumawe untuk Indonesia dan dunia.<\/font><\/div>","image":"Tiga_Siswa_Wakili_Indonesia_di_AFS.jpeg","tgl":"2025-10-05"},{"title":"Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Raih Juara I Ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Di bawah arahan dan kepemimpinan Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti, Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe berhasil meraih Juara 1 pada Ajang Apresiasi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025. Kegiatan bergengsi tersebut berlangsung di Banda Aceh pada 28–30 September 2025 dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten\/kota se-Aceh. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dalam mendorong inovasi dan peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Sejak awal, Ny. Yulinda Sayuti secara konsisten memberikan arahan, dukungan, dan pendampingan kepada tim Pokja untuk menghadirkan program yang berdampak luas bagi anak dan keluarga di Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam ajang tersebut, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Nofayana, ST, M.AP mempresentasikan Program WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) sebagai inovasi unggulan daerah. Program ini berfokus pada penguatan layanan PAUD yang holistik integratif dan bermutu, dengan mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung wajib belajar 13 tahun. Sebagai bagian dari Program WAJAH, Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe telah melaksanakan tiga kegiatan utama, yaitu SEBAYA (Sehari Bersama Ayah), Corner Digital, dan INTAN PAUD.<br><br>* SEBAYA mendorong peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui parenting, aktivitas kreatif, storytelling, serta olahraga dan makan bersama anak.<br>* Corner Digital merupakan upaya literasi digital yang mengenalkan teknologi secara bijak dan edukatif kepada anak, guru, dan orang tua.<br>* INTAN PAUD berfokus pada pemenuhan hak identitas kependudukan anak melalui kerja sama dengan Dinas Dukcapil, memastikan setiap anak memiliki akte kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) sejak dini.<br><br>Dalam pernyataannya, Nofayana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Lhokseumawe dan menunjukkan kuatnya sinergi antara kepemimpinan Bunda PAUD, Pokja, dan seluruh pemangku kepentingan.<\/font><\/div>","image":"Raih_Juara_I_011025.jpeg","tgl":"2025-09-30"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Perkuat Koordinasi Pembangunan dengan Kemenko Infrastruktur","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 25 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memperkuat koordinasi pembangunan melalui pertemuan silaturahmi dan koordinasi dengan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faizal, di Gedung Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jalan M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat. Wali Kota hadir bersama Kadis PUPR Kota Lhokseumawe dan Kabid Energi, Sumber Daya Mineral, dan SDA. Dari pihak Kemenko, Deputi Nazib Faizal didampingi Raimundus Nggajo, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang.<br><br>Pertemuan berlangsung dengan suasana terbuka dan konstruktif, membahas agenda prioritas seperti pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan sektor kelautan dan perhubungan, serta program perumahan dan permukiman. Seluruh pembahasan diarahkan untuk mendukung percepatan pemerataan pembangunan di Kota Lhokseumawe secara inklusif dan berkelanjutan. “Salah satu perhatian utama kami adalah percepatan penyelesaian jalan nasional dua jalur di Lhokseumawe yang sebagian masih belum tuntas. Melalui koordinasi Kemenko Infrastruktur, kami berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat segera merealisasikan penyelesaiannya sehingga konektivitas wilayah semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota.<br><br>Deputi Nazib Faizal mengapresiasi langkah proaktif Pemko Lhokseumawe dan menyampaikan rencana tindak lanjut. “Kami siap memfasilitasi koordinasi lintas kementerian\/lembaga agar rencana pembangunan di Lhokseumawe dapat berjalan efektif. Ke depan, akan kami adakan rapat koordinasi khusus membahas program ini agar bisa diusulkan dalam perencanaan tahun 2026. Rapat tersebut akan mengundang Sekda dan Kadis PUPR dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Bireuen,” jelasnya. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat pembangunan kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya. Dengan dukungan pemerintah pusat dan rencana rapat koordinasi lintas daerah, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, memberi dampak nyata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Perkuat_Koordinasi_Pembangunan2509.jpeg","tgl":"2025-09-25"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Sampaikan Usulan Infrastruktur Prioritas kepada Menteri Pekerjaan Umum RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 25 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bertemu Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, di ruang kerja Menteri Pekerjaan Umum, Kamis (25\/9\/2025). Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Lhokseumawe. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan proposal usulan pembangunan prioritas Pemerintah Kota Lhokseumawe, meliputi:<br><br>Pembangunan Jalan Lingkar Kota Lhokseumawe<br>Pembangunan Jembatan Loskala<br>Pembangunan Jalan Nasional Medan – B. Aceh (Dua Jalur)<br>Pengerukan Muara dan Rehabilitasi Pengaman Pantai Ujong Blang<br>Pembangunan RSUD Kota Lhokseumawe<br>Penataan drainase dan saluran air di sepanjang jalan nasional<br><br>“Kami berharap seluruh usulan ini dapat menjadi perhatian pemerintah pusat karena akan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas, penguatan konektivitas wilayah, mitigasi banjir, serta peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar. Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, menyambut positif usulan tersebut. “Insya Allah, semua usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Lhokseumawe akan kami akomodir melalui program Dana Inpres tahun 2026.&nbsp;<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah pusat berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Lhokseumawe,” tegasnya. Pertemuan berlangsung konstruktif dan diakhiri dengan komitmen untuk memperkuat koordinasi teknis antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga usulan yang disampaikan dapat terealisasi sesuai rencana dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Prioritas_kepada_Menteri_Pekerjaan.jpeg","tgl":"2025-09-25"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Dorong Revitalisasi PT Humpuss bersama Humpuss Holding","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 23 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe bersama Direktur Utama PTPL menggelar pertemuan strategis dengan manajemen PT Humpuss Holding, Selasa (23\/9\/2025). Pertemuan ini mendorong rencana revitalisasi PT Humpuss serta menjalin kolaborasi jangka panjang untuk mendukung kebangkitan ekonomi lokal melalui optimalisasi produksi kondensat dan pengembangan industri pendukung di kawasan. Agenda penting ini difasilitasi oleh Direktur Utama PT Offshore Work Indonesia, Rizal Shah, yang berperan menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan perusahaan. Dalam diskusi, dibahas berbagai opsi strategis, mulai dari rencana pemulihan operasional fasilitas produksi, peluang investasi baru, hingga dampak sosial-ekonomi yang diharapkan bagi masyarakat sekitar.<br><br>“Kami berupaya membangun kerja sama dengan Humpuss Holding agar PT Humpuss dapat direvitalisasi. Langkah ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi Lhokseumawe dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Lhokseumawe. Dari pihak PT Humpuss Holding, hadir Direktur Utama Setiawan T. Widjojo, Direktur Agung Rochmadi, Manager Eko Santoso, dan Pengembangan Usaha Rizky Krishna. Mereka menyambut baik inisiatif pemerintah daerah dan menyatakan komitmennya mendukung revitalisasi fasilitas produksi kondensat, memanfaatkan potensi kawasan industri, serta berkolaborasi demi terciptanya pembangunan berkelanjutan di Lhokseumawe. Pertemuan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun kemitraan strategis. Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kerja sama ini segera terealisasi sehingga kota ini kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan industri strategis di wilayah barat Indonesia.<\/font><\/div>","image":"Dorong_Revitalisasi.jpeg","tgl":"2025-09-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Gagas Pengembangan Peluang Usaha Migas bersama PGN","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 23 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menginisiasi pertemuan strategis dengan Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN), Arief Kurnia Rusdianto, beserta jajaran direksi di Ruang Rapat Direksi PGN, Selasa (23\/9). Pertemuan tersebut membahas pengembangan PT Perta Arun Gas (PAG) sebagai anak perusahaan PGN, pemanfaatan peluang usaha migas di Lhokseumawe, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.<br><br>Agenda ini difasilitasi oleh Chowadja Sanova, B.Bus., M.Sc., mantan Komisaris PAG yang kini adalah sebagai Tenaga Ahli Bidang Migas Aceh. Wali Kota Sayuti hadir didampingi Habibillah, S.E., Direktur PTPL, sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Kota terhadap penguatan ekosistem energi di Lhokseumawe. “Kami optimistis kerja sama dengan PGN akan membuka peluang usaha baru dan menyerap tenaga kerja lokal, sehingga Lhokseumawe dapat berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi migas di Aceh,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Turut hadir jajaran direksi PGN:<br><br>Direktur Utama: Arief Kurnia Rusdianto<br>Direktur Keuangan: Catur Dermawan<br>Direktur Komersial: Aldiansyah Idham<br>Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Mirza Mahendra<br>Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Hery Murahmanta<br>Direktur Manajemen Risiko: Eri Surya Kelana<br>Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Rachmat Hutama<br><br>Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi untuk mematangkan rencana pengembangan usaha migas yang diharapkan memberi dampak positif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Gagas_Pengembangan_Peluang_Usaha_Migas.jpeg","tgl":"2025-09-24"},{"title":"Kolaborasi Wali Kota Sayuti dan Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI, Program BSPS hingga Sanitasi Kawasan Kumuh Siap Direalisasi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 24 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menggelar pertemuan strategis dengan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) RI, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., di Jakarta, Rabu (24\/9). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas bagi Kota Lhokseumawe, antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Program Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU), serta penataan sanitasi dan kawasan kumuh.<br><br>Wali Kota Sayuti hadir didampingi Kepala Dinas PUPR Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., serta Kabid Energi, Sumber Daya Mineral, dan Sumber Daya Air, T. Syahrial, S.T. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat secara berkelanjutan. “Sebanyak 300 unit rumah melalui program BSPS telah dialokasikan untuk Kota Lhokseumawe pada tahun 2025 dan segera dikerjakan tahun ini. Sementara pembangunan PSU dan penataan sanitasi kawasan kumuh dijadwalkan terlaksana pada tahun 2026,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI, Dr. Imran, yang juga putra daerah Lhokseumawe sekaligus pernah menjabat sebagai Pj. Wali Kota, menyambut positif upaya tersebut. “Saya memahami betul kebutuhan masyarakat Lhokseumawe. KemenPKP siap mendukung agar seluruh program terlaksana tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi warga,” ungkapnya. Pertemuan ini menegaskan sinergi antara Pemko Lhokseumawe dan pemerintah pusat dalam mempercepat penyediaan perumahan layak huni, pembangunan PSU, serta penataan kawasan kumuh. Langkah ini diharapkan membawa Lhokseumawe menuju kota yang lebih sehat, tertata, dan nyaman bagi seluruh warganya.<\/font><\/div>","image":"Dirjen_Perumahan_Perdesaan_KemenPKP_RI.jpeg","tgl":"2025-09-24"},{"title":"Irianto Mancari Dilantik Ketua Pengurus PWO Lhokseumawe, Sekda A. Haris Sampaikan Harapan Besar","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 September 2025 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Online (PWO) Kota Lhokseumawe secara resmi dilantik. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PWO Aceh, Hasbi Abu Bakar, yang menetapkan Irianto Mancari sebagai Ketua DPD PWO Lhokseumawe bersama jajaran pengurus lainnya. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe pada Rabu (24\/9). Acara pelantikan yang berlangsung ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si, serta Unsur Forkopimda, para pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan insan pers.<br><br>Dalam sambutannya, Sekda A. Haris menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PWO di Kota Lhokseumawe. Ia menekankan pentingnya peran wartawan online sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. “Kehadiran PWO di Lhokseumawe kami harapkan mampu memperkuat literasi publik, menghadirkan karya jurnalistik yang mendidik, serta menjadi jembatan aspirasi rakyat. Dengan begitu, pers dapat menjadi pengawal transparansi pembangunan sekaligus menyejukkan masyarakat melalui informasi yang menumbuhkan optimisme,” ujar Sekda.<br><br>Sekda juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terbuka terhadap kritik yang membangun dan siap bersinergi dengan insan pers. “Kami meyakini, kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan media akan melahirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk itu, kami mengajak PWO agar terus berperan aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan Kota Lhokseumawe,” ucapnya. Sementara itu, Ketua DPD PWO Lhokseumawe, Irianto Mancari, dalam menegaskan komitmen pengurus untuk bekerja profesional dan menjaga marwah organisasi.<br><br>“Kami siap menjadikan PWO sebagai wadah bagi insan pers yang berintegritas, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. InsyaAllah kami akan mengedepankan karya jurnalistik yang membangun, berimbang, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Lhokseumawe,” ujar Irianto. Dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Rakyat, Bersuara untuk Kemajuan Kota Lhokseumawe”, pelantikan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan kota. Pada akhir acara, A. Haris mewakili Pemerintah Kota Lhokseumawe menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap PWO dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalitas, dan integritas demi mewujudkan Lhokseumawe yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.<\/font><\/div>","image":"Pengurus_PWO_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2025-09-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Audiensi dengan Dirjen Pemasyarakatan Bahas Rencana Lapas Terbuka","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 23 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Brigjen Pol. Drs. Mashudi, di Ruang Kerja Dirjen Pemasyarakatan, Jakarta, Selasa (23\/9). Pada kesempatan tersebut, Dirjen Pemasyarakatan turut didampingi Direktur Pengamanan dan Intelijen, Brigjen Pol. Tatan Dirsan Atmaja. Pertemuan membahas rencana pembangunan Lapas Terbuka di Kota Lhokseumawe sebagai langkah strategis meningkatkan pola pembinaan narapidana dan mendukung proses reintegrasi sosial.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan dukungan Pemko Lhokseumawe terhadap rencana tersebut. “Kami mendukung penuh upaya pembangunan Lapas Terbuka ini dan siap bersinergi sesuai kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya singkat. Dirjen Pemasyarakatan Brigjen Pol. Mashudi mengapresiasi kehadiran Wali Kota dan jajaran. “Rencana pembangunan ini akan kami bahas lebih lanjut agar dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi warga binaan,” katanya. Audiensi ini menjadi langkah awal menuju proses teknis berikutnya, termasuk kajian lokasi, kesiapan sarana-prasarana, dan koordinasi lintas sektor. Kehadiran Lapas Terbuka di Lhokseumawe diharapkan memperkuat pembinaan yang lebih terbuka, terarah, dan produktif.<\/font><\/div>","image":"Bahas_Rencana_Lapas_Terbuka.jpeg","tgl":"2025-09-23"},{"title":"Pamerkan Dheun Bungong Sagoe, Dekranasda Lhokseumawe Raih Juara 3 Wastra Nusantara di Festival Meurah Silu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe berhasil meraih Juara 3 untuk kategori Wastra Nusantara dalam ajang Festival Meurah Silu yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) di Kota Langsa berlangsung Sabtu dan Minggu, 20-21 September 2025. Pembukaan Festival Meurah Silu dihadiri langsung Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, SE dan dibuka oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana, Sabtu (20\/09). Ketua Dekranasda Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. \"Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras para perajin kami yang tak kenal lelah dalam menjaga kualitas dan keaslian produk” ungkanya.<br><br>”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan membawa nama Lhokseumawe ke tingkat yang lebih tinggi,\" sambung Yulinda. Dekranasda Lhokseumawe meraih kemenangan dalam kompetisi berkat koleksi wastra khas daerah, ornamen motif khas Lhokseumawe Dheun Bungong Sagoe, yang memukau juri dan pengunjung. Kemenangan ini didorong oleh keindahan motif, kualitas bahan, dan detail pengerjaan. Keberhasilan ini juga menegaskan komitmen Dekranasda Lhokseumawe untuk melestarikan dan memajukan kekayaan budaya lokal.<br><br>Ornamen motif Dheun Bungong Sagoe yang dipamerkan kini sudah memiliki hak cipta dari Kementerian Hukum. Kehadiran motif ini menjadi ekspresi budaya yang memperkaya seni arsitektur, tekstil, dan kerajinan tangan di Lhokseumawe. Festival Meurah Silu merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengenalkan seni, budaya, serta kearifan lokal Aceh kepada khalayak yang lebih luas. Festival ini mempertemukan ragam busana tradisional, produk kriya unggulan, hingga kuliner khas daerah. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Partisipasi dan prestasi Dekranasda Lhokseumawe di festival ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, baik lokal maupun nasional, terhadap wastra tradisional.<\/font><\/div>","image":"Wastra_Nusantara_di_Festival_Meurah.jpeg","tgl":"2025-09-22"},{"title":"Pemko dan Kejari Lhokseumawe Tandatangani Kerja Sama Awasi Dana Desa","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 September 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pendampingan hukum pengelolaan dana desa\/gampong, Kamis (18\/9), di Aula Setdakota. Kesepakatan ini melibatkan 10 gampong di wilayah Kota Lhokseumawe sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dana desa agar lebih akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>Adapun 10 gampong yang menerima pendampingan hukum yaitu:<br><br>1. Gampong Kota Lhokseumawe (Kec. Banda Sakti)<br><br>2. Gampong Kampung Jawa (Kec. Banda Sakti)<br><br>3. Gampong Simpang Empat (Kec. Banda Sakti)<br><br>4. Gampong Keude Aceh (Kec. Banda Sakti)<br><br>5. Gampong Mns. Mayang (Kec. Muara Dua)<br><br>6. Gampong Mns. Mesjid (Kec. Muara Dua)<br><br>7. Gampong Blang Punteut (Kec. Blang Mangat)<br><br>8. Gampong Mns. Dayah (Kec. Muara Satu)<br><br>9. Gampong Ujong Pacu (Kec. Muara Satu)<br><br>10. Gampong Blang Pulo (Kec. Muara Satu)<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. menegaskan dana desa adalah amanah besar yang harus dikelola secara bertanggung jawab demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kerja sama ini adalah komitmen kita bersama untuk memastikan setiap rupiah dana desa dikelola dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kejaksaan akan menjadi mitra strategis, memberikan pembinaan dan pendampingan hukum agar pengelolaan dana desa berjalan sesuai aturan,” ujar Wali Kota. Ia mengajak para keuchik dan perangkat desa memanfaatkan kerja sama ini secara optimal.<br><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><img src=\"http:\/\/lhokseumawekota.go.id\/profil\/KerjaSamaAwasiDanaDesa2.jpeg\" alt=\"\" align=\"none\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><img src=\"http:\/\/lhokseumawekota.go.id\/profile\/KerjaSamaAwasiDanaDesa2.jpeg\" alt=\"\" align=\"none\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>“Laksanakan perjanjian ini dengan sungguh-sungguh, jalin komunikasi yang baik dengan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, dan jangan ragu untuk berkonsultasi jika ada kendala dalam pengelolaan dana desa,” tambahnya. Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Feri Mupahir, S.H., M.H. mengapresiasi langkah Pemko Lhokseumawe dan para keuchik yang berkomitmen mewujudkan tata kelola dana desa yang bersih dan transparan. Menurutnya, pendampingan hukum ini penting untuk mencegah penyalahgunaan serta memberi kepastian hukum bagi aparatur desa.<br><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><img src=\"http:\/\/lhokseumawekota.go.id\/profile\/KerjaSamaAwasiDanaDesa3.jpeg\" alt=\"\" align=\"none\"><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>Acara tersebut turut dihadiri Farhan Zuhri, S.Hum, M.Pd mewakili DPRK Lhokseumawe, Sekda Kota Lhokseumawe A. Haris, S.Sos., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BPKD, Inspektur Kota, para camat, keuchik dan ketua tuha peut dari 10 gampong penerima pendampingan hukum. Kerja sama ini dilaksanakan berlandaskan PP Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, PMK Nomor 108 Tahun 2024 tentang pengalokasian dan penyaluran dana desa, serta Permendes PDTT Nomor 2 Tahun 2024 tentang petunjuk operasional penggunaan dana desa tahun 2025. Pemko Lhokseumawe berharap melalui kerja sama ini pengelolaan dana desa tidak hanya tersalurkan tepat waktu, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga Gampong.<\/font><\/div>","image":"profile190925.jpeg","tgl":"2025-09-19"},{"title":"Bunda PAUD Lhokseumawe Luncurkan Program Inovasi Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat (WAJAH)","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 September 2025 – Bunda PAUD Kota \r\nLhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, resmi meluncurkan Program Inovasi WAJAH\r\n (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) di TK Negeri Pembina Banda Sakti \r\ndan SDN 1 Muara Dua, Kamis (18\/9). Program ini merupakan inisiatif dari \r\nKelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Lhokseumawe untuk memperkuat \r\npartisipasi masyarakat dalam pendidikan anak sejak usia dini. Rangkaian \r\nkegiatan di TK Negeri Pembina Banda Sakti dimulai dengan Senam Anak \r\nIndonesia Hebat, pemeriksaan kesehatan, pengecekan Makanan Bergizi \r\nGratis (MBG), Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun, 1 Tahun Pra-Sekolah, \r\nSosialisasi PAUD Bermutu (Holistik Terintegrasi), WAJAH Parenting Class \r\nuntuk Ayah, WAJAH Family Day – Anak &amp; Ayah, serta pembagian Kartu \r\nIdentitas Anak (KIA).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>Sementara itu, di SDN 1 Muara Dua, kegiatan\r\n difokuskan pada Sosialisasi dan Pemeriksaan Gigi serta Mulut Anak, \r\nSosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun, 1 Tahun Pra-Sekolah, serta Lomba 7 \r\nKebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD \r\nKota Lhokseumawe juga berdialog langsung dengan para orang tua yang \r\nhadir. Ia mendengarkan masukan, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi \r\norang tua dalam mendampingi anak-anak mereka belajar di rumah. Beberapa \r\norang tua menyampaikan harapan agar program ini dapat membantu anak \r\nlebih disiplin, serta dukungan untuk adanya kegiatan parenting secara \r\nrutin.<br><br>Yulinda Sayuti menegaskan bahwa program ini lahir sebagai \r\nupaya menghadirkan pendidikan yang lebih komprehensif sejak usia dini. \r\n“Melalui WAJAH, kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Lhokseumawe \r\nmendapatkan hak pendidikan sejak 1 tahun pra-sekolah. Dengan begitu, \r\nanak-anak memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki jenjang \r\npendidikan dasar,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia juga menekankan \r\npentingnya keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam mendampingi \r\ntumbuh kembang anak.<br><br>“Anak hebat lahir dari keluarga yang kompak.\r\n Karena itu, kami menghadirkan kelas parenting untuk ayah agar peran \r\norang tua dalam mendidik anak bisa lebih seimbang dan menyenangkan,” \r\ntambahnya. Dengan adanya program WAJAH, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe \r\nberharap partisipasi PAUD dapat meningkat, keterlibatan keluarga semakin\r\n kuat, dan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat serta mendukung \r\nperkembangan holistik. Acara peluncuran program ini mendapat dukungan \r\npenuh dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Dukcapil, serta \r\ndihadiri guru, orang tua, dan ratusan anak PAUD maupun SD.<\/font><\/div>","image":"Inovasi_Wajib_Belajar180925.jpeg","tgl":"2025-09-19"},{"title":"Bunda PAUD Lhokseumawe Gaungkan Wajib Belajar 13 Tahun Lewat Literasi dan Digital","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 September 2025 – Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri sekaligus membuka rangkaian kegiatan WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) melalui Gerakan 1000 Cerita untuk WAJAH dan WAJAH Digital Corner yang berlangsung di Mesjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Kamis (18\/9). Program ini dirancang sebagai upaya memperkuat implementasi wajib belajar sejak usia dini, khususnya satu tahun pra-sekolah, dengan menggabungkan pendekatan literasi berbasis cerita dan pemanfaatan teknologi digital. Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Yulinda Sayuti berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui dongeng dan cerita sarat pesan islami, sekaligus memanfaatkan media digital seperti tablet dan komputer. Metode ini diharapkan dapat mendekatkan anak-anak dengan dunia literasi, baik melalui buku maupun teknologi interaktif.<br><br>Sebagai tindak lanjut komitmen menumbuhkan budaya membaca, turut dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Lhokseumawe dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Lhokseumawe. Kerja sama tersebut berfokus pada penguatan Gerakan Gemar Membaca untuk anak-anak dan masyarakat. “Membaca adalah jendela ilmu. Melalui Gerakan WAJAH dan Digital Corner, kita ingin anak-anak Lhokseumawe tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi era digital,” ujarnya. Yulinda Sayuti juga menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung gerakan ini. “Kebiasaan membaca harus dimulai dari rumah. Peran orang tua sangat penting untuk memberikan teladan, membacakan cerita, dan mengarahkan anak-anak agar terbiasa mencintai ilmu. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, target wajib belajar 13 tahun bisa kita wujudkan bersama,” tambahnya.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe, Dr. H. Misran Fuadi, S.Ag, MAP, menyampaikan dukungannya atas sinergi ini. “Kolaborasi dengan Bunda PAUD menjadi momentum penting untuk memperluas gerakan literasi di Kota Lhokseumawe. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang inovatif dengan sentuhan digital. Kami berkomitmen menghadirkan program yang mampu menjangkau anak-anak hingga ke gampong, agar budaya membaca benar-benar mengakar di masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat terwujudnya visi wajib belajar 13 tahun di Kota Lhokseumawe. “Kami optimis, dengan langkah bersama ini, anak-anak kita akan tumbuh dengan kemampuan literasi yang kuat dan siap menjadi generasi emas di masa depan,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"Gaungkan_Wajib_Belajar_13190925Tahun.jpeg","tgl":"2025-09-19"},{"title":"Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Tandatangani MoA dengan FKIP Universitas Almuslim","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 September 2025 – Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim. Acara berlangsung di Guest House Wali Kota Lhokseumawe, Jumat (19\/9). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, bersama Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan pendidikan anak usia dini melalui program pelatihan, pendampingan, penyediaan beasiswa, hingga penelitian dan pengabdian masyarakat.<br><br>Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menjadi ruang sinergi antara kampus dengan masyarakat, khususnya dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik PAUD. “Kolaborasi ini menjadi sarana pengembangan ilmu sekaligus kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan PAUD di daerah. Kami ingin membekali guru PAUD dengan pengetahuan terbaru, termasuk pendekatan digital, agar pembelajaran anak usia dini semakin kreatif dan relevan,” ujarnya. Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan apresiasinya kepada FKIP Universitas Almuslim.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br>“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini, karena menjadi wujud nyata kepedulian perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu layanan PAUD di Kota Lhokseumawe,” ungkapnya. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan semua pihak untuk mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas. “Kolaborasi dari tingkat kota, kecamatan, hingga gampong adalah kunci untuk mencetak generasi emas Lhokseumawe yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Harapan kami, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan, tetapi terus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh guru, anak-anak, dan keluarga,” tambahnya.<br><br>Selain MoA dengan Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, turut dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FKIP Universitas Almuslim dengan Bunda PAUD Kecamatan Blang Mangat dan Bunda PAUD Gampong Baloy. Upaya ini memperkuat sinergi hingga ke tingkat akar rumput dalam mendukung pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD. Acara penandatanganan turut dihadiri jajaran FKIP Universitas Almuslim, Tim Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Tim Pokja Bunda PAUD Kecamatan Blang Mangat, Tim Pokja Bunda PAUD Gampong Baloy, serta unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Tandatangani_MoA_dengan_FKIP_Universitas_Almuslim.jpeg","tgl":"2025-09-19"},{"title":"Ketua TP-PKK Lhokseumawe & Bank Aceh Bersinergi Salurkan Sembako untuk Warga Jambo Timu","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 September 2025 – Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, memimpin langsung penyaluran bantuan paket sembako dari Bank Aceh kepada keluarga prasejahtera di Gampong Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan sinergi antara pemerintah kota dan perbankan daerah untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran Ny. Yulinda disambut antusias oleh warga setempat.<br><br>“Bantuan ini kami harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberi semangat baru bagi keluarga penerima untuk terus berjuang,” ujar Ny. Yulinda Sayuti usai menyerahkan sembako. Aksi sosial ini menegaskan peran TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan keluarga, sekaligus memperkuat pesan bahwa kepedulian mempererat persaudaraan dan kebersamaan adalah jalan menuju kehidupan yang lebih baik.<\/font><\/div>","image":"Salurkan_Sembako_untuk_Warga_Jambo_Timu.jpeg","tgl":"2025-09-17"},{"title":"Ny. Yulinda Sayuti Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah HORPF 3","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni HORPF 3 di Gampong Menasah Panggoi, Kecamatan Muara Dua, pada Selasa (16\/09\/2025). Acara ini turut dihadiri oleh perangkat gampong, tim Islamic Relief, serta tim Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Rumah yang diberikan kepada Muhammad Subhan, salah seorang warga Menasah Panggoi, dibangun dengan tipe 36 dan dirancang tahan gempa. Pembangunan rumah ini menelan biaya sebesar Rp90 juta, dengan dukungan pendanaan sebesar Rp65 juta dari Islamic Relief dan Rp25 juta dari Baitul Mal Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam sambutannya, Ny. Yulinda menyampaikan bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi penting dalam membangun kehidupan keluarga. “Rumah adalah tempat segala cerita dimulai. Di dalamnya ada canda anak-anak, doa seorang ibu, dan perjuangan seorang ayah. Karena itu, memiliki rumah layak bukan hanya kebutuhan fisik, melainkan hak dasar dan martabat manusia,” ujarnya. Beliau juga menekankan bahwa program ini adalah bukti nyata kepedulian bersama. “Kita ingin tidak ada lagi keluarga yang hidup di bawah atap yang rapuh, atau tidur dalam kecemasan karena takut hujan dan panas. Rumah ini adalah simbol harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” tegasnya.<br><br>Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe, Ketua TP-PKK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Islamic Relief dan Baitul Mal. “Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi juga simbol kepedulian dan solidaritas. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, tidak hanya di bidang perumahan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak,” ungkapnya. Perwakilan Islamic Relief dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapannya. “Kami tidak hanya ingin membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan keluarga. Semoga rumah ini bisa menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Bapak Muhammad Subhan dan keluarganya,” ujarnya.<br><br>Sementara itu, perwakilan Baitul Mal Kota Lhokseumawe menegaskan komitmen mereka dalam mendukung masyarakat. “Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran, sehingga keluarga penerima benar-benar merasakan manfaatnya. Semoga rumah ini menjadi berkah dan motivasi untuk hidup lebih baik,” katanya. Ny. Yulinda menutup sambutannya dengan ajakan kepada semua pihak untuk terus bersinergi. “Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur besar, tetapi juga memperhatikan keluarga-keluarga kecil yang ada di dalamnya. Sejatinya, kekuatan sebuah kota ditentukan oleh kekuatan keluarganya,” pungkasnya. Acara peletakan batu pertama ini berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama, disaksikan masyarakat sekitar, perangkat gampong, tim Islamic Relief, dan tim Baitul Mal Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Yulinda_Sayuti_Letakkan_Batu_Pertama.jpeg","tgl":"2025-09-16"},{"title":"Sekda Kota Lhokseumawe Apresiasi Program GerakDampak Academy Kolaborasi Yayasan JINOE dan Indika Foundation","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program GerakDampak Academy yang digelar oleh Yayasan Jaring Inovasi Nanggroe (JINOE) bekerja sama dengan Indika Foundation yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, pada Sabtu (13\/9\/2025). GerakDampak Academy merupakan program yang didesain untuk melahirkan generasi muda yang mampu memimpin nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan keberagaman melalui proyek-proyek sosial yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi ekosistem pembelajaran dan aksi nyata bagi generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan damai.<br><br>Dalam sambutannya, A. Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya program GerakDampak Academy. “GerakDampak Academy adalah ruang belajar yang penting bagi generasi muda kita untuk mengembangkan kapasitas, motivasi, dan kesempatan agar menjadi agen perubahan. Indonesia sedang dan akan terus menghadapi bonus demografi. Potensi besar ini harus dikelola dengan baik, salah satunya melalui program yang membekali anak muda dengan keterampilan, wawasan, dan nilai-nilai keberagaman,” ujarnya.<br><br>A. Haris juga menambahkan bahwa energi besar anak muda yang selama ini kerap terwujud dalam bentuk aksi demonstrasi perlu diarahkan ke jalur yang lebih konstruktif. “Semangat muda adalah energi yang besar. Melalui ruang kreatif seperti GerakDampak Academy, aspirasi dapat diwujudkan dalam karya nyata, narasi positif, dan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada berbagai organisasi dan komunitas anak muda di Kota Lhokseumawe yang selama ini telah mendukung program-program pemerintah kota.<br><br>Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan JINOE, Ramadhan, S.Sos., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Indika Foundation menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan anak muda di Lhokseumawe. “Kami bangga dapat menjadi bagian dari 20 mitra kolaborator di Indonesia dalam Program GerakDampak Academy. Isu yang kami angkat, yakni pemenuhan hak berekspresi dan berpendapat melalui Jurnalisme Keberagaman,” ujarnya. Lebih lanjut, Ramadhan menjelaskan bahwa program ini merupakan respon langsung atas hasil survei Setara Institute yang menempatkan Lhokseumawe sebagai salah satu kota paling intoleran di Indonesia.<br><br>“Melalui karya jurnalistik, kami ingin anak muda menghadirkan narasi alternatif yang lebih damai, inklusif, dan memberi ruang bagi perbedaan,” ungkapnya. Ia juga menegaskan, keterlibatan 80 peserta dari berbagai komunitas dan organisasi di Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Bireuen menjadi bukti nyata semangat anak muda untuk terus belajar dan berkontribusi. “Kami berharap setelah mengikuti program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan karya teks, foto, video, maupun grafis yang memperkuat nilai keberagaman serta dapat diimplementasikan dalam aksi nyata di lingkungan masing-masing,” tutupnya. Turut hadir pada pembukaan kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Setya, S.IP., M.AP., serta perwakilan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan.<\/font><\/div>","image":"Yayasan_JINOE.jpeg","tgl":"2025-09-13"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe dan CEO Islamic Relief Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni di Blang Crum","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 11 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, S.H., M.H., bersama CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kamis (11\/9). Program ini merupakan bagian dari Housing Rehabilitation and Public Facility (HORPF) 3 yang digagas Islamic Relief Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Rumah seluas 36 meter persegi tersebut dirancang tahan gempa dengan total anggaran Rp90 juta, terdiri dari Rp65 juta dukungan Islamic Relief UK dan Rp25 juta dari Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Selain bangunan, rumah juga dilengkapi perabotan dasar sehingga siap langsung ditempati penerima manfaat.<br><br>CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendampingi masyarakat. “Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru agar keluarga penerima dapat hidup lebih layak dan bermartabat,” ujarnya. Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menambahkan bahwa bantuan ini sepenuhnya gratis. “Ini wujud nyata kepedulian sosial untuk menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan berkah bagi keluarga penerima,” katanya.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abu Bakar, mengapresiasi penuh sinergi lintas lembaga ini. “Kami menyambut baik kerja sama antara Islamic Relief dan mitra daerah. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat nyata serta menjadi teladan bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Rumah bantuan diberikan kepada Nasruddin dan Nurhalimah, warga Blang Crum. Pembangunan ditargetkan rampung pada November 2025 dengan pelaksana teknis oleh Islamic Relief Indonesia. Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Kota Lhokseumawe, jajaran pemerintah daerah, serta mitra strategis lainnya.<\/font><\/div>","image":"Batu_Pertama_Rumah_Layak_Huni.jpeg","tgl":"2025-09-11"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Apresiasi Bantuan 5,4 Ton Ikan Segar dari FORIKAN Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN) Aceh yang menyalurkan 5,4 ton ikan segar untuk masyarakat Kota Lhokseumawe. Acara penyerahan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe pada Kamis (11\/09). Bantuan ikan jenis dencis dan tongkol ini secara simbolis diterima Wali Kota Sayuti Abubakar dari Ketua FORIKAN Aceh Ny. Marlina Muzakir, lalu diserahkan kepada Kepala DKPPP, Cut Elya Safitri, SKH, MSM, untuk didistribusikan kepada masyarakat. Sebanyak 866 penerima di 4 kecamatan Banda Sakti, Muara Satu, Muara Dua, dan Blang Mangat memperoleh manfaat dari bantuan ini.<br><br>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein utama. Program ini menegaskan bahwa protein ikan sangat penting untuk membentuk generasi emas Indonesia serta menjadi salah satu langkah nyata dalam mencegah stunting di Aceh. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menekankan pentingnya program ini bagi kesehatan masyarakat. “Stunting masih menjadi tantangan serius yang harus kita atasi bersama. Melalui bantuan ikan segar ini, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong konsumsi ikan lokal yang turut mendukung nelayan dan pelaku usaha perikanan kita,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa konsumsi ikan segar memiliki manfaat besar dalam mendukung tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil dan menyusui. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi konsumsi sesaat, tetapi menjadi awal dari kebiasaan hidup sehat dan pola makan bergizi di keluarga masing-masing. Mari kita wujudkan generasi emas dengan protein ikan, sekaligus mencegah stunting di Aceh,” tambahnya Sementara itu,&nbsp; Ketua FORIKAN Marlina Muzakir menjelaskan, bantuan tersebut merupakan upaya meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat guna memperbaiki gizi dan mencegah stunting pada balita.&nbsp; “Bantuan ikan ini akan diserahkan kepada ibu hamil dan menyusui serta balita yang mengalami gizi buruk dan stunting,” Ujar Marlina Muzakir yang akrab dipanggil Kak Ana. Melalui program ini, FORIKAN Aceh dan Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmen untuk terus mendorong masyarakat agar gemar makan ikan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Bantuan_5,4_Ton_Ikan_Segar.jpg","tgl":"2025-09-11"},{"title":"Ny. Rosnita A. Haris Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DWP Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh, 10 September 2025 – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Ny. Malahayati M. Nasir, secara resmi mengukuhkan Ny. Rosnita A. Haris sebagai Ketua DWP Kota Lhokseumawe. Pengukuhan tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (10\/9), bersamaan dengan pengukuhan 19 Ketua DWP kabupaten\/kota lainnya se-Aceh. Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja DWP Tahun 2025 yang mengangkat tema “Penguatan Peran Ketua &amp; Anggota DWP SKPA dan Kab\/Kota melalui Program Kerja yang Kolaboratif”.&nbsp;<br><br>Ny. Rosnita A. Haris menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua DWP Kota Lhokseumawe merupakan tanggung jawab besar untuk menguatkan peran DWP, baik sebagai mitra strategis pemerintah maupun sebagai wadah pembinaan keluarga ASN. “InsyaAllah, ke depan DWP Kota Lhokseumawe akan terus memperkuat peran melalui program kerja yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat, dengan menekankan pada kolaborasi, pemberdayaan, serta peningkatan kapasitas anggota,” ungkapnya.<br><br>Ia juga menambahkan, DWP Kota Lhokseumawe akan berkomitmen untuk menjadi organisasi yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam meningkatkan kualitas keluarga ASN serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui rapat kerja ini, DWP Kota Lhokseumawe diharapkan dapat menyusun program-program yang inovatif dan bermanfaat, sekaligus menjadi motor penggerak dalam mendukung visi pembangunan Kota Lhokseumawe, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.<\/font><\/div>","image":"Ketua_DWP_Kota_Lhokseumawe12.jpeg","tgl":"2025-09-10"},{"title":"Pemerintah Kota Lhokseumawe Beri Penghargaan kepada 16 Cabor pada Puncak HAORNAS ke-42","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar upacara puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 Tahun 2025 di Halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa, (9\/9\/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, para Kepala OPD, organisasi olahraga, pelatih, guru olahraga, serta jajaran ASN Pemko Lhokseumawe. Upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI).<br><br>Tema HAORNAS tahun ini, “Olahraga Satukan Kita”, menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sarana memperkokoh persatuan dan menumbuhkan semangat kebangsaan.“Olahraga adalah cerminan disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. Melalui momentum HAORNAS ke-42 ini, kita ingin mengajak masyarakat Kota Lhokseumawe menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar A. Haris. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Lhokseumawe menyerahkan plakat penghargaan kepada 16 cabang olahraga binaan yang telah berkontribusi dalam pembinaan, pengembangan, dan prestasi olahraga di daerah.<br><br>Daftar 16 Cabor Penerima Penghargaan Disporapar Kota Lhokseumawe:<br><br>1. Atletik<br>2. Sepak Bola<br>3. Bola Voli<br>4. Bola Basket<br>5. Sepak Takraw<br>6. Pencak Silat<br>7. Bulu Tangkis<br>8. Tenis Lapangan<br>9. Tenis Meja<br>10. Karate<br>11. Taekwondo<br>12. Panahan<br>13. Tarung Derajat<br>14. Tinju<br>15. Anggar<br>16. Kempo<br><br>Dalam arahannya, A. Haris juga menekankan pentingnya dukungan bersama dalam pembangunan olahraga, mulai dari pembudayaan sejak usia dini, penyediaan fasilitas publik, hingga pembinaan prestasi atlet. “Kita ingin setiap sekolah, setiap gampong, hingga ruang publik di kota ini menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat. Selain melahirkan bibit atlet berprestasi, olahraga juga memperkuat persatuan dan menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.<br><br>Melalui peringatan HAORNAS ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya memperluas akses masyarakat terhadap olahraga, sekaligus mendorong tumbuhnya industri dan wisata olahraga di daerah. Upacara ditutup dengan semangat bersama untuk menjadikan olahraga sebagai gerakan kolektif, demi terwujudnya masyarakat Lhokseumawe yang sehat, bugar, dan produktif.<\/font><\/div>","image":"16_Cabor_pada_Puncak_HAORNAS.jpeg","tgl":"2025-09-09"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Pendidikan Kader Ulama, Perkuat Peran Ulama dalam Pembangunan Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) 2025 sebagai upaya memperkuat peran ulama dalam pembangunan daerah. Acara pembukaan berlangsung di Aula Persidangan MPU Kota Lhokseumawe, Senin (8\/9\/2025), dan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E. Kegiatan ini turut dihadiri para anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), tokoh agama, serta unsur masyarakat. Melalui PKU, Pemko Lhokseumawe berkomitmen melahirkan generasi ulama muda yang berkompeten dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis nilai-nilai Islam.<br><br>Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Husaini menegaskan bahwa ulama memiliki peran sentral dalam membimbing umat sekaligus menjaga arah pembangunan daerah agar selaras dengan nilai-nilai Islam. “Ulama adalah mitra strategis pemerintah. Melalui Pendidikan Kader Ulama ini, kita ingin memastikan estafet perjuangan dan keilmuan ulama terdahulu tidak terputus. Kita berharap akan lahir ulama-ulama muda yang siap membimbing masyarakat, memberikan pencerahan, serta bersama pemerintah membangun Lhokseumawe yang lebih sejahtera dan religius,” ujar Husaini.<br><br>Lebih lanjut, Husaini menambahkan bahwa keberadaan ulama tidak hanya sebatas simbol agama, tetapi juga penentu arah pembangunan daerah. “Pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga menyangkut pembangunan manusia yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai agama. Melalui PKU, kita ingin mencetak kader ulama muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman,” pungkasnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara ulama, umat, dan pemerintah untuk menghadapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, serta perkembangan zaman. Pemko Lhokseumawe menilai keberadaan ulama muda yang kompeten sangat dibutuhkan untuk menjaga jati diri masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.<br><br>Dengan dibukanya PKU 2025, para peserta diharapkan dapat menguasai ilmu agama secara mendalam, memiliki kemampuan berdakwah yang adaptif, dan menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan umat. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan ulama sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berintegritas.<\/font><\/div>","image":"Pendidikan_Kader_Ulama.jpeg","tgl":"2025-09-08"},{"title":"Sekda Kota Lhokseumawe Dampingi Ketua DPRK Tinjau BPKAD, Pemko Tegaskan PBB Kembali ke Tarif Lama","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 3 September 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) setelah muncul keresahan masyarakat terkait isu penyesuaian tarif pajak. Hal itu ditegaskan dalam peninjauan Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa, bersama Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., Asisten Keistimewaan dan Kesra Setdako Lhokseumawe, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., M.H., serta Kepala BPKAD Kota Lhokseumawe, Teguh Heriyanto, S.Stp., M.S.P., ke unit penyetoran PBB pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Selasa (2\/9).<br><br>Sekda Lhokseumawe, A. Haris, menegaskan bahwa pemerintah bersama DPRK berkomitmen menjaga ketenangan masyarakat. “Pemko dan DPRK sudah sepakat, tarif PBB tetap menggunakan ketentuan lama. Saat ini sistem sedang disesuaikan agar pembayaran masyarakat kembali normal dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya dengan nada menyejukkan.Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa, menambahkan bahwa keputusan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga. “Setelah mendengar suara masyarakat dalam aksi kemarin, kami bersama Wali Kota sepakat PBB dikembalikan ke tarif lama. Untuk sementara, penerimaan pajak dihentikan sampai proses penyesuaian sistem selesai,” kata Faisal.<br><br>Sebagai langkah konkret, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., telah menerbitkan Instruksi Wali Kota Nomor 100.3.4.3\/7\/INT\/2025 tentang Penyesuaian Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2025. Instruksi ini menjadi pedoman resmi bagi BPKAD, Bappeda, Inspektorat, camat, hingga keuchik untuk memastikan pelaksanaan PBB kembali sesuai tarif lama. Dengan adanya kepastian ini, Pemko Lhokseumawe mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaksanakan kewajiban pajak sebagaimana ketentuan yang berlaku.<\/font><\/div>","image":"DPRK_Tinjau_BPKAD.jpeg","tgl":"2025-09-03"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Pastikan Tidak Ada Kenaikan PBB-P2","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 2 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menegaskan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Lhokseumawe tidak mengalami kenaikan. Kepastian ini disampaikan usai menanggapi aspirasi mahasiswa yang menggelar aksi damai di depan Kantor DPRK Lhokseumawe, Senin (1\/9). Wali Kota Sayuti menekankan bahwa pemerintah kota segera mengambil langkah tegas merespons keresahan masyarakat terkait informasi kenaikan PBB-P2 hingga 248 persen.<br><br>“Saya pastikan tidak ada kenaikan PBB di Lhokseumawe. Langkah pertama yang saya ambil adalah mengeluarkan surat edaran untuk menunda pembayaran sambil menyiapkan perubahan aturan. Karena revisi qanun harus dilakukan bersama DPRK, maka selama proses ini berjalan, kebijakan pemerintah adalah tidak ada kenaikan,” ujar Wali Kota. Sebagai bentuk kepastian hukum, Pemerintah Kota Lhokseumawe segera menerbitkan surat edaran resmi. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah menjaga keadilan dan meringankan beban masyarakat.<br><br>Wali Kota juga mengapresiasi cara mahasiswa Pase yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Menurutnya, partisipasi publik adalah bagian penting dari proses pembangunan di daerah. “Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat akan selalu ditinjau dengan hati-hati agar berpihak pada kesejahteraan warga,” tambahnya. Dengan penegasan tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan setiap langkah kebijakan tetap berlandaskan aspirasi masyarakat serta diarahkan untuk kepentingan bersama.<\/font><\/div>","image":"Hapus_Kenaikan_PBB-2.jpeg","tgl":"2025-09-02"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan SK Pengangkatan 1.990 PPPK Tahap I Formasi 2024","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan 1.990 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024. Acara berlangsung Senin (01\/09\/2025) di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.&nbsp;<\/font><\/span><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">Pada formasi 2024, Pemko Lhokseumawe memperoleh 2.667 formasi, dengan 1.994 peserta dinyatakan lulus Tahap I. Namun, terdapat empat orang yang telah meninggal dunia sebelum menerima SK, sehingga hari ini sebanyak 1.990 orang resmi diangkat sebagai PPPK.&nbsp;<\/span><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">Adapun jumlah formasi tersebut terdiri dari 67 orang Formasi Guru, 1.542 orang Formasi Tenaga Teknis dan 381 orang Formasi Tenaga Kesehatan.<\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Dalam arahannya, Dr Sayuti menegaskan bahwa pengangkatan PPPK merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, disiplin, dan semangat melayani masyarakat.&nbsp;<\/font><\/span><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">“Status PPPK adalah kontrak selama satu tahun, yang akan terus dievaluasi. Kinerja, loyalitas, dan integritas menjadi kunci keberlanjutan pengabdian ke depan,” tegasnya.&nbsp;<\/span><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">Selain itu, pada kesempatan tersebut Wali Kota Lhokseumawe sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian juga menerima Penghargaan Indeks Kualitas Data ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIII Banda Aceh, dengan predikat tinggi dan nilai 97,93. Penghargaan ini menunjukkan komitmen Pemko Lhokseumawe dalam menjaga integritas, ketepatan, dan konsistensi data ASN.<\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\">Yang unik, seluruh rangkaian acara penyerahan SK PPPK hari ini berlangsung dengan menggunakan bahasa Aceh. Hal ini menjadi simbol penghormatan terhadap bahasa daerah, serta bagian dari komitmen Pemko Lhokseumawe dalam melestarikan budaya dan bahasa Aceh di ruang-ruang resmi pemerintahan.&nbsp;<\/font><\/span><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">“Selamat kepada seluruh penerima SK PPPK. Jalankan amanah ini dengan ikhlas, berintegritas, dan berkontribusi membangun Kota Lhokseumawe yang lebih maju dan bermartabat,” tutup Wali Kota.<\/span><\/div>","image":"Pelantikan_PPPK_Tahap_1_Tahun2024.jpeg","tgl":"2025-09-01"},{"title":"Wali Kota Sayuti Lantik Sekda dan 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 1 September 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., resmi melantik A. Haris, S.Sos., M.Si. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe. Sebelumnya, A. Haris menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota itu juga menetapkan 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) untuk memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta pengambilan sumpah jabatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor BKN Regional XIII, Ir. Agus Sutiadi, M.Si., unsur Forkopimda, serta para tamu undangan.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti menegaskan bahwa pengisian jabatan dilakukan secara terbuka, profesional, dan tanpa praktik jual beli jabatan. Menurutnya, pejabat yang dilantik merupakan aparatur terbaik yang dipilih berdasarkan kompetensi, loyalitas, integritas, dan dedikasi untuk mengabdi kepada masyarakat. “Selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh loyalitas, integritas, serta profesional dan bertanggung jawab. Proses ini telah dilaksanakan secara terbuka, tanpa jual beli jabatan. Saya berharap saudara-saudara mendukung penuh program pembangunan, menjadi teladan bagi staf, serta menjaga marwah pemerintahan. Selain itu, mari kita terus melestarikan bahasa Aceh dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pemerintah, sebagai bentuk penghargaan terhadap identitas dan budaya daerah,” ujar Sayuti.<br><br>Daftar Pejabat yang Dilantik<br><br>1. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian – Taruna Putra Satya, S.IP., M.A.P (sebelumnya Camat Muara Satu)<br>2. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan – Cut Elya Safitri, SKH., M.S.M (sebelumnya Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRK)<br>3. Kepala Bappeda – Reza Mahnur, S.Stp., M.Kesos (sebelumnya Sekretaris Bappeda)<br>4. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah – Teguh Heriyanto, S.Stp., M.S.P (sebelumnya Kabag Pemerintahan Setda)<br>5. Kepala Satpol PP dan WH – Ashabul Jamil, S.Sos (sebelumnya Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP &amp; WH)<br>6. Kepala Dinas Perhubungan – Rudi Hidayat, S.Stp., MA (sebelumnya Camat Muara Dua)<br>7. Inspektur Kota Lhokseumawe – Husnul Fikar, S.E (sebelumnya Kabid Akuntansi BPKD)<br>8. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah – Sufri, S.Ag., M.M (sebelumnya Sekretaris Disperindagkop dan UMKM)<br>9. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – Said Bachtiar, ST., M.T (sebelumnya Sekretaris Dispora)<br>10. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan – Yuswardi, SKM., M.S.M (sebelumnya Camat Banda Sakti)<br>11. Kepala Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja – Safriadi, S.Stp., M.S.M (sebelumnya Camat Blang Mangat)<br><br>Pelantikan ditutup dengan doa bersama. Dengan dilantiknya Sekda dan 11 pejabat baru ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap roda pemerintahan semakin solid, pelayanan publik semakin baik, serta pembangunan daerah berjalan lebih cepat demi kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Pejabat_Pimpinan_Tinggi_Pratama.jpeg","tgl":"2025-09-01"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Minta Masyarakat Tenang, Janjikan Evaluasi Jalan Santai HUT RI ke-80","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 31 Agustus 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengajak masyarakat tetap tenang terkait dinamika yang terjadi pada kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Lapangan Hiraq, Sabtu (31\/08). Sayuti menegaskan, jalan santai tersebut digagas sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan warga Lhokseumawe, bukan untuk menimbulkan kekecewaan. “Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe, saya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian peserta. Kami juga turut prihatin atas adanya warga yang mengalami kondisi kurang sehat di tengah kegiatan,” ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama panitia akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknis pelaksanaan, khususnya sistem pembagian kupon undian. “Ini akan menjadi pelajaran berharga agar ke depan setiap kegiatan masyarakat yang menghadirkan massa besar dapat diatur lebih baik, lebih tertib, dan lebih transparan,” tegasnya. Sayuti juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi. “Kita semua berharap momentum HUT RI ke-80 ini tetap menjadi pengikat kebersamaan dan semangat persatuan. Mari kita jaga rasa kekeluargaan agar kegembiraan kita tidak berkurang oleh hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan akan memperbaiki mekanisme pelaksanaan ke depan melalui koordinasi lebih matang dengan semua pihak. “Kami pastikan akan dievaluasi, diperbaiki, dan Insyaallah ke depan akan lebih baik,” pungkasnya<\/font><\/div>","image":"Janjikan_Evaluasi_Jalan_Santai.jpeg","tgl":"2025-08-31"},{"title":"Plt Sekda Lhokseumawe Jenguk Peserta Jalan Santai yang Dirawat di RS Kesrem","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 31 Agustus 2025 — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, menjenguk para peserta jalan santai dalam rangka memeriahkan Jalan Santai HUT RI Ke-80 Pemerintah Kota Lhokseumawe yang sempat pingsan dan kini dirawat di Rumah Sakit Kesrem, Lhokseumawe, Minggu (31\/8). Dalam kunjungan tersebut, A. Haris turut didampingi oleh Plt. Kepala Bappeda Reza Mahnur, Kepala Dinas Pertanahan Safaruddin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ramli, Ketua KONI Lhokseumawe Mulyanto, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, Morinawati serta Fasilitator Forum Anak Lhokseumawe, Muhammad Haikal Umra.&nbsp;<br><br>Menurut laporan dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, terdapat tujuh peserta yang mengalami sesak napas yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kesrem. Hal itu dipicu oleh kondisi berdesakan saat menunggu pengambilan hadiah, ditambah sebagian peserta diketahui belum sarapan sebelum mengikuti kegiatan. Salah seorang peserta yang sempat mendapatkan perawatan mengaku mengalami sesak napas akibat terjepit di tengah kerumunan. “Tadi ada pelemparan botol minuman ke arah kerumunan, kami jadi berdesakan, saya terjepit dan langsung sesak. Padahal sudah saya larang” ujarnya.<br><br>Plt. Sekda Lhokseumawe, A. Haris, secara langsung menanyakan kondisi kesehatan para peserta yang ditangani tim medis. “Alhamdulillah, kondisi mereka sudah berangsur membaik. Pemerintah Kota Lhokseumawe berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang sigap melakukan penanganan, serta pihak rumah sakit yang cepat memberikan perawatan,” ujarnya. Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta kegiatan agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama dalam setiap kegiatan massal. “Kegiatan ini kita maksudkan untuk kebersamaan dan silaturahmi. Karena itu, mari kita jaga ketertiban agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Saat ini, kondisi seluruh peserta yang sempat dirawat dilaporkan stabil dan dapat kembali pulih setelah mendapatkan penanganan medis.<\/font><\/div>","image":"Jenguk_Peserta_Jalan_Santai.jpeg","tgl":"2025-08-31"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Raih Serambi Ekraf Awards 2025 Lewat Inovasi Sentral Bordir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh, 30 Agustus 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., berhasil meraih Serambi Ekraf Awards 2025 untuk kategori “Lahirkan Sentral Bordir untuk Tingkatkan Perekonomian Masyarakat.” Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya didampingi oleh Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, pada malam penganugerahan yang digelar Serambi Indonesia di Hotel The Pade, Aceh Besar, Jumat malam (29\/8). Anugerah ini diberikan berkat keberhasilan Pemerintah Kota Lhokseumawe menghadirkan program Sentral Bordir yang mengangkat motif khas “Dheun Bungoeng Sagoe.” Saat ini terdapat lebih dari 600 perajin bordir dengan 149 industri bordir yang tersebar di Kota Lhokseumawe, dan khusus untuk motif tersebut telah dikembangkan di Sentra Blang Cut serta Sentra Bathupat.<br><br>“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan. Motif Dheun Bungoeng Sagoe&nbsp; kita jadikan ikon agar bordir Lhokseumawe memiliki ciri khas dan daya saing” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar usai menerima penghargaan. Ia menambahkan, penghargaan ini bukan semata-mata untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe, tetapi untuk seluruh masyarakat Lhokseumawe terutama para pengrajin bordir yang terus berkreasi. “Kita berharap produk bordir lokal dapat menembus pasar nasional bahkan internasional, sehingga karya perajin kita benar-benar menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menegaskan bahwa penghargaan ini juga sejalan dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan pihaknya, khususnya dalam sektor kriya dan bordir khas Lhokseumawe. \"Dekranasda bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe terus melakukan peningkatan kapasitas perajin, digitalisasi promosi produk, serta penguatan kelembagaan kelompok. Dengan langkah ini, kami berharap perajin lokal semakin berdaya dan mampu bersaing di pasar modern,” jelas Yulinda. Lebih lanjut ia menambahkan, “Kami ingin para perajin, khususnya ibu-ibu rumah tangga, tidak hanya terampil membuat bordir, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi. Kehadiran sentra bordir ini menjadi ruang untuk mereka berkarya sekaligus berdaya,” ujarnya.<br><br>Serambi Ekraf Awards merupakan ajang apresiasi yang digelar oleh Serambi Indonesia bagi tokoh, pelaku usaha, dan daerah yang dinilai berhasil melahirkan inovasi dalam bidang ekonomi kreatif. Dengan adanya penghargaan ini, Kota Lhokseumawe semakin diperhitungkan sebagai daerah yang mampu menggabungkan potensi budaya dan kreativitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Acara penghargaan ini turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos, M.Si dan Kepala Bagian Prokopim Setdako, Hermawan, S.T, M.A.P<\/font><\/div>","image":"Serambi_Ekraf_Awards_2025.jpeg","tgl":"2025-08-30"},{"title":"PENGUMUMAN LOLOS TAHAP AKHIR JPT PRATAMA KOTA LHOKSEUMAWE","detail":"<div>Berdasarkan Pertimbangan Teknis BKN Nomor :12447\/R-AK.02.03\/SD\/F\/2025 tentang Rekomendasi hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, bahwa dari 3 (tiga) peserta JPT Pratama yang dinyatakan Lolos Tahap Akhir , sebagai berikut:<\/div><div><br><\/div><div><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20KELULUSAN%20JPT%20TERPILIH.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\"><b>HASIL TAHAP AKHIR JPT PRATAMA KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2025<\/b><\/a><\/div>","image":"PENGUMUMAN_hasil_Akhir.jpeg","tgl":"2025-08-29"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar Raih BAZNAS Award 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 28 Agustus 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meraih penghargaan pada ajang BAZNAS Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28\/8\/2025). Sayuti dinobatkan pada kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia atas komitmen dan dukungan nyata Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat pengelolaan zakat infak dan wakaf di daerah. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas langkah-langkah sinergis antara Pemko Lhokseumawe dan BAZNAS daerah, termasuk penguatan kebijakan pendukung, peningkatan koordinasi pengumpulan zakat, serta upaya memaksimalkan peran zakat infak dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan.&nbsp;<br><br>Menurut panitia, kriteria penilaian menekankan keberlanjutan program, keterlibatan pemerintah daerah, dan dampak terhadap kesejahteraan mustahik. Program-program di Baitul Mal sangat menyentuh masyarakat, seperti ultra poor graduation pengentasan kemiskinan berkelanjutan. Program ini di rancang untuk mendorong para mustahik penerima zakat menjadi muzakki pembayar zakat, hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. “Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Lhokseumawe. Khususnya ASN, Perusahaan, Pengusaha atas dukungannya dalam membayar Zakat, Infak dan Wakaf di Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Dukungan dari pemerintah terhadap pengelolaan zakat, infak dan wakaf harus terus diperkuat agar benar-benar menjadi pilar kesejahteraan dan pembangunan,” kata Sayuti usai menerima penghargaan. Aceh tahun ini tercatat memiliki dua kota penerima penghargaan, yaitu Kota Lhokseumawe dan Kota Banda Aceh. Hadirnya wakil Aceh di panggung nasional dianggap sebagai sinyal positif bahwa pengelolaan zakat infak dan wakaf di provinsi ini terus bergerak menuju tata kelola yang lebih modern dan berdampak. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam memperkuat ekosistem zakat. “Sinergi pemerintah daerah dengan BAZNAS merupakan kunci dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang lebih baik dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.<br><br>BAZNAS Award merupakan agenda tahunan yang memberikan apresiasi kepada kepala daerah, lembaga zakat, tokoh, media, dan mitra yang berkontribusi dalam penguatan gerakan zakat nasional. Penyerahan penghargaan kali ini melibatkan penerima dari berbagai kategori yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam pengelolaan zakat. Raihan penghargaan oleh Wali Kota Sayuti diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain untuk memperkuat kebijakan dan program zakat, sehingga sumber daya zakat dapat dimanfaatkan lebih efektif untuk pemberdayaan ekonomi dan pengurangan ketimpangan sosial. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, zakat diharapkan makin berperan sebagai pilar kesejahteraan lokal dan nasional.<\/font><\/div>","image":"BAZNAS_Award_2025.jpeg","tgl":"2025-08-28"},{"title":"Lhokseumawe Perkuat Program KB, Angka Stunting Terus Menurun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe terus memperkuat program keluarga berencana (KB) sekaligus menunjukkan capaian positif dalam percepatan penurunan stunting. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025, prevalensi stunting di kota ini berhasil ditekan hingga 17,4 persen. Penegasan itu disampaikan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, saat membuka kegiatan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan Kelompok Bimbingan Keluarga Remaja (KBKR) Wilayah Khusus tahun 2025, yang digelar di halaman DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Rabu (27\/8\/2025). Acara tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Lhokseumawe, para kepala OPD, penyuluh KB, kader, hingga perwakilan masyarakat. “Alhamdulillah, angka stunting di Lhokseumawe terus menurun, dari 28,1 persen pada 2022 menjadi 20,7 persen di 2023, dan kini 17,4 persen pada 2025. Jumlah balita stunting juga berkurang dari 805 anak menjadi sekitar 752 anak,” ujar Husaini.<br><br>Selain capaian tersebut, program KB di Kota Lhokseumawe juga menunjukkan tren positif. Data tahun 2024 mencatat angka pemakaian kontrasepsi modern (modern contraceptive prevalence rate \/ mCPR) meningkat hingga 67,5 persen, dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang semakin tinggi. Angka unmet need berhasil ditekan mendekati 8 persen, sementara Total Fertility Rate (TFR) tercatat 2,3. Menurut Husaini, hasil ini tidak lepas dari kerja bersama seluruh pihak, mulai dari penyuluh KB, tenaga medis, PKK, tim pendamping keluarga, kader IMP, Babinsa, hingga dukungan lintas sektor pemerintah dan masyarakat. Namun, ia mengingatkan masih ada tantangan yang harus ditangani bersama, seperti kesalahpahaman masyarakat terhadap program KB, rendahnya partisipasi pria, serta adanya keluarga dengan balita berisiko stunting akibat pola asuh, keterbatasan pangan, maupun kondisi lingkungan.<br><br>Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemko Lhokseumawe menyiapkan strategi ke depan, antara lain penguatan edukasi berbasis kearifan lokal, peningkatan kapasitas penyuluh dan kader, integrasi program KB dengan percepatan penurunan stunting melalui Kampung Keluarga Berkualitas dan Dapur Sehat Atasi Stunting, serta memperluas kolaborasi lintas sektor bersama TNI, Polri, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat. “Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam membangun keluarga sehat, melahirkan generasi unggul, dan menjadikan Lhokseumawe sebagai kota yang berkualitas,” pungkas Husaini.<\/font><\/div>","image":"Perkuat_Program_KB.jpeg","tgl":"2025-08-27"},{"title":"Mubadala Energy Paparkan Rencana Kerja Strategis dengan Pemko Lhokseumawe dan SKK Migas","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 27 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama SKK Migas dan Mubadala Energy menggelar pertemuan strategis di Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Rabu (27\/8). Pertemuan ini membahas rencana pengembangan Blok Andaman, yang diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Aceh, khususnya bagi masyarakat Lhokseumawe. Pertemuan dihadiri Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH.; Widi Hernowo, Vice President of HSSE &amp; AI and Partnership Mubadala Energy; C.W. Wicaksono, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut; George M. Sumanjuntak, Kepala Divisi Formalitas SKK Migas; Kukuh dari Divisi UPP SKK Migas; serta Chowadja Sanova, Komisaris Independen PT Semen Baturaja Tbk sekaligus Penasihat Migas Gubernur Aceh, dan Habibillah, Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL).<br><br>Mubadala Energy menyampaikan rencana memulai Final Investment Decision (FID) pada Juni 2026. FID adalah titik krusial dalam pengembangan proyek migas, di mana perusahaan pengembang mengunci pendanaan untuk melaksanakan proyek tersebut setelah memenuhi semua persyaratan, seperti persetujuan pemerintah dan studi kelayakan. Perusahaan juga menegaskan komitmen pengembangan masyarakat melalui program AFS Global STEM Innovators 2025, pelatihan kapasitas bersama instansi terkait, peningkatan kesehatan masyarakat, dan penyediaan lapangan kerja. “Kami ingin memastikan seluruh kegiatan pengembangan berjalan sesuai standar teknis sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Lhokseumawe,” ujar Widi Hernowo.<br><br>SKK Migas menekankan pengawalan penuh setiap tahapan pengembangan Blok Andaman, mulai dari pelibatan BUMD pasca-FID, penguatan kelembagaan, pengamanan lokasi produksi, hingga pemetaan tenaga kerja. Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh Mubadala juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keberlanjutan kegiatan pengembangan dan perlindungan masyarakat serta lingkungan. “Blok Andaman harus memberi efek berganda jangka panjang, minimal 20 hingga 30 tahun, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata C.W. Wicaksono. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyambut baik sinergi ini dan meminta perusahaan melaporkan perkembangan secara rutin, sehingga kendala di lapangan dapat segera diatasi. Ia menekankan pentingnya penguatan SDM lokal sebagai modal utama masa depan Lhokseumawe.<br><br>Pemko Lhokseumawe dan Mubadala Energy juga memastikan terbangunnya kesepahaman keterlibatan tenaga kerja lokal, agar putra-putri daerah berperan aktif dalam pengembangan Blok Andaman. Direktur Utama PTPL, Habibillah, menambahkan bahwa putra-putri daerah akan dipersiapkan secara khusus melalui pelatihan teknis dan kompetensi, dengan harapan dukungan pembiayaan dari SKK Migas dan Mubadala. Ia juga meminta PTPL dilibatkan dalam peningkatan kapasitas penyedia barang dan jasa bagi pengusaha lokal. Pertemuan ini menjadi tonggak penting untuk memastikan pengembangan Blok Andaman berjalan transparan, berkelanjutan, dan memberi dampak langsung pada perekonomian daerah. Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan dukungan penuh agar potensi migas ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kawasan.<\/font><\/div>","image":"Pemko_Lhokseumawe_dan_SKK_Migas2708.jpeg","tgl":"2025-08-27"},{"title":"Pemkot Lhokseumawe Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Gampong Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (26\/8\/2025). GPM ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Pangan Aceh dengan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Lhokseumawe, dan Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe serta Perum Bulog Kanwil Aceh. Kegiatan ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.<br><br>Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi pelaksanaan GPM. “Pemko Lhokseumawe sangat mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digagas Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan Aceh. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mengendalikan inflasi,” ujar Haris.<br><br>Adapun bahan pokok yang dijual dalam kegiatan ini antara lain beras premium 5 kilogram seharga Rp57.000, bawang merah setengah kilogram Rp11.000, serta cabai merah keriting setengah kilogram Rp15.000. Untuk berbelanja di lokasi, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi KTP sebagai syarat pembelian. Haris menambahkan, Pemko Lhokseumawe selalu mendukung berbagai program Pemerintah Aceh yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, termasuk pasar murah yang rutin digelar menjelang hari besar keagamaan maupun ketika harga pangan melonjak.<br><br>“Melalui sinergi antara Pemerintah Aceh, Pemko Lhokseumawe, dan stakeholder terkait, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitasnya. Kami berharap program ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan,” pungkasnya. Dengan dukungan terhadap Gerakan Pangan Murah ini, Pemko Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung kesejahteraan warga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.<\/font><\/div>","image":"Pangan_Murah_untuk_Kendalikan_Inflasi.jpeg","tgl":"2025-08-26"},{"title":"Ketua Dekranasda Lhokseumawe Sambut Pembinaan Dekranasda Aceh di Gampong Blang Cut","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyambut positif kegiatan pembinaan pengrajin yang digelar oleh Dekranasda Provinsi Aceh di Gampong Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Jumat (22\/8\/2025). Acara ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produk kerajinan lokal, khususnya bordir khas Blang Cut yang telah lama menjadi identitas Kota Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dekranasda Aceh atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para pengrajin di Lhokseumawe. Menurutnya, pembinaan ini merupakan langkah penting dalam mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk kerajinan daerah.<br><br>“Kami sangat berterima kasih kepada Dekranasda Aceh beserta jajaran yang hadir memberikan pembinaan dan dukungan. Kehadiran Dekranasda Aceh menjadi motivasi bagi para pengrajin Blang Cut untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memasarkan hasil karya mereka ke pasar yang lebih luas,” ujar Yulinda. Yulinda menegaskan bahwa kerajinan bordir Blang Cut memiliki keunikan dan nilai seni tinggi. Produk bordir dari gampong ini terkenal dengan motif bernuansa islami, jahitan yang halus dan rapi, serta perpaduan warna elegan yang menjadi kebanggaan Kota Lhokseumawe. Untuk itu, Dekranasda Kota Lhokseumawe berkomitmen mendukung para pengrajin melalui pembinaan, pelatihan, dan promosi, sehingga produk lokal dapat naik kelas.<br><br>Saat ini, di Gampong Blang Cut terdapat 8 kelompok pengrajin bordir aktif yang terus berkembang. Keberadaan kelompok-kelompok ini bahkan sudah ada sejak sebelum pemekaran wilayah antara Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, sehingga tradisi bordir di gampong ini memiliki sejarah panjang sekaligus peran penting dalam menjaga identitas budaya serta menggerakkan perekonomian masyarakat. Lebih lanjut, Yulinda memaparkan bahwa Dekranasda Kota Lhokseumawe saat ini tengah mengembangkan motif khas “Dheun Bungong Sagoe”, yang telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Melalui dukungan Dekranasda Aceh, motif ini akan terus dipromosikan melalui pameran kerajinan, event berskala nasional, platform digital, dan media sosial, agar produk bordir Blang Cut semakin dikenal, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional.<br><br>“Kami optimistis, dengan kerja sama dan sinergi semua pihak, Gampong Blang Cut dapat terus berkembang sebagai desa kerajinan unggulan dan menjadi sentra bordir terbaik di Kota Lhokseumawe,” tambahnya. Acara pembinaan ini turut dihadiri oleh jajaran Dekranasda Aceh dan Kota Lhokseumawe, unsur Pemerintah Kota Lhokseumawe, tokoh masyarakat, dan para pengrajin setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas produk kerajinan lokal sekaligus mendorong perekonomian kreatif dan kesejahteraan masyarakat di Kota Lhokseumawe<\/font><\/div>","image":"Pembinaan_Dekranasda_Aceh.jpeg","tgl":"2025-08-22"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar High Level Meeting TPID, Pastikan Stabilitas Harga Menjelang Maulid","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2025, Kamis (21\/8\/2025), di Kantor BI Lhokseumawe. Pertemuan tersebut menjadi forum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Prabu Dewanto, Dandim 0103\/AUT, unsur DPRK, perwakilan Polres dan Kejari Lhokseumawe, Plt. Sekda, para asisten Setdako, pimpinan BPS, Bulog, Pertamina, BMKG, kepala OPD terkait, camat, serta jajaran TPID Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam arahannya, Wali Kota Sayuti menegaskan bahwa kebutuhan pokok masyarakat akan melonjak menjelang Maulid, mulai dari beras, daging, ayam, telur, minyak goreng hingga gula. Lonjakan permintaan, bila tidak dikelola dengan baik, berpotensi memicu gejolak harga dan inflasi. Berdasarkan data BPS, inflasi year-on-year Kota Lhokseumawe pada Juli 2025 mencapai 3,73 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,13. Angka ini lebih tinggi dibanding Banda Aceh (1,97 persen) dan sedikit di bawah Meulaboh (3,82 persen). “Artinya, kita berada pada posisi cukup rawan karena pergerakan harga menjelang hari besar keagamaan cenderung signifikan,” ujar Wali Kota.<br><br>Ia menyebut ada empat tantangan utama yang harus diantisipasi, yakni ketersediaan pangan, hambatan distribusi, spekulasi harga, serta pola konsumsi masyarakat. Untuk itu, Pemko bersama TPID merumuskan lima langkah strategis: menjamin pasokan pangan hingga usai perayaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, menggelar pasar murah, memperketat monitoring harga berbasis digital, serta mengedukasi masyarakat agar berbelanja secara bijak. “Dengan kolaborasi yang erat dan komitmen bersama, kita optimis inflasi dapat terkendali. Masyarakat harus bisa merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tenang, tanpa terbebani lonjakan harga,” tegas Wali Kota Sayuti.<\/font><\/div>","image":"Meeting_TPID.jpeg","tgl":"2025-08-21"},{"title":"Ketua TP PKK Lhokseumawe Apresiasi Edukasi Keuangan Bersama Bank Indonesia","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sosialisasi Edukasi Literasi Keuangan dan Rupiah yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe, Rabu (20\/8\/2025). Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam mengelola keuangan keluarga sekaligus menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah. Dalam sambutannya, Yulinda Sayuti menegaskan bahwa rupiah bukan hanya sekadar alat tukar, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan bangsa. “Rupiah adalah jati diri bangsa. Menggunakannya dengan benar merupakan wujud cinta kita kepada tanah air,” ujarnya. Ia juga menyoroti masih rendahnya pemahaman literasi keuangan di kalangan masyarakat, termasuk soal pengelolaan keuangan rumah tangga dan penggunaan sistem pembayaran digital. Karena itu, ia menekankan peran kader PKK sebagai agen perubahan yang dapat menularkan pengetahuan kepada lingkungan sekitar.<br><br>“Kita sebagai ibu-ibu jangan hanya mendengar. Setelah mendapat ilmu dari kegiatan ini, mari praktikkan di rumah, lalu sebarkan kepada masyarakat. Dari ibu-ibu PKK, kesadaran literasi keuangan bisa tumbuh lebih luas,” tegasnya. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serba Guna Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe ini menghadirkan sejumlah sesi, mulai dari kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, pengenalan ciri-ciri keaslian uang, edukasi sistem pembayaran non tunai melalui QRIS, hingga perlindungan konsumen. Sebanyak 20 peserta dari TP PKK Lhokseumawe turut hadir mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri oleh para Ketua organisasi wanita Forkopimda Lhokseumawe, sehingga suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.<br><br>Sebagai simbol sinergi, Deputi Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Yan Ramerta Putra, menyerahkan cenderamata berupa Uang Rupiah Khusus pecahan Rp1.000 kepada Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi edukasi, melainkan upaya memperkuat peran pendidik keluarga, pelaku usaha, dan penggerak UMKM dalam menjadikan rupiah sebagai kebanggaan bersama. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TP PKK, dalam memperluas literasi keuangan serta mendorong gerakan cinta, bangga, dan paham rupiah di tengah masyarakat. Di akhir sambutannya, Ketua TP PKK mengajak masyarakat untuk menjadikan literasi keuangan sebagai bekal menuju kesejahteraan. “Cerdas mengelola uang keluarga akan membawa kebahagiaan. Mari kita dukung bersama gerakan cinta, bangga, dan paham rupiah,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"Apresiasi_Edukasi_Keuangan.jpeg","tgl":"2025-08-20"},{"title":"Dorong Transparansi, Pemko Lhokseumawe Resmikan Portal Informasi Terpadu (PINTU)","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) resmi meluncurkan Aplikasi Portal Informasi Terpadu (PINTU). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (20\/08\/2025). Aplikasi PINTU menjadi terobosan baru dalam menghadirkan layanan informasi publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung keterbukaan informasi publik, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.&nbsp;<br><br>Aplikasi ini juga sejalan dengan kebijakan nasional terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. “Portal Informasi Terpadu ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Melalui portal ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dan layanan publik secara cepat, mudah, dan terintegrasi,” ujar Dr. Sayuti Abubakar. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Aplikasi PINTU dirancang sebagai satu pintu informasi utama bagi masyarakat, investor, hingga pihak luar daerah yang ingin mengetahui perkembangan terkini tentang Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>”Seluruh informasi, mulai dari data pelayanan publik, agenda kegiatan pemerintah, hingga program pembangunan daerah, kini dapat diakses melalui satu platform digital yang terintegrasi” tambah Doktor lulusan Universitas Trisakti ini. Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan agar masyarakat lebih mudah memperoleh informasi yang dibutuhkan, pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien, serta hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat melalui kanal komunikasi yang terbuka.<br><br>Peluncuran aplikasi PINTU dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Lhokseumawe bersama Kepala Dinas Kominfo, Taufik, S.Sos., MSP., dan dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala LPP RRI, Kepala Perwakilan PLN Icon Plus, dan Kepala PT Telkom Indonesia Area Lhokseumawe. Sayuti Abubakar berharap, dengan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi, BUMN\/BUMD, media, maupun masyarakat, aplikasi PINTU dapat terus dikembangkan menjadi layanan digital yang menjawab kebutuhan informasi publik serta menjadikan Lhokseumawe sebagai Smart &amp; Livable City.<\/font><\/div>","image":"Portal_Informasi_Terpadu_(PINTU).jpeg","tgl":"2025-08-20"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Lepas Pawai Karnaval HUT RI ke-80, Ketua Dekranasda Ikut Jalan Kaki","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe – Pawai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kota Lhokseumawe berlangsung meriah pada Senin (18\/8\/2025). Ribuan peserta memadati Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Masyarakat berasal dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam karnaval budaya tersebut, menampilkan ragam kreativitas, seni, dan identitas lokal. Mengangkat tema \"Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju\", diharapkan dapat membangkitkan semangat persatuan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.<br><br><\/div><div align=\"justify\">Adapun peserta pawai karnaval berasal dari berbagai jenjang sekolah di seluruh Kota Lhokseumawe, sebanyak 164 sekolah dan 6108 siswa. Wali Kota Lhokseumawe dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, peserta pawai, panitia pelaksana, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyemarakkan kemerdekaan. “Hari ini kita hadir dengan penuh semangat, membawa keceriaan, kreativitas, dan kebersamaan yang luar biasa. Pawai kemerdekaan bukan sekadar iring-iringan, tetapi pesta rakyat yang menunjukkan jati diri masyarakat Lhokseumawe,” ujar Wali Kota.<br><br>Beliau juga berharap pawai ini dapat menjadi ajang silaturahmi, ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide kreatif, sekaligus hiburan bagi seluruh warga. Tak lupa, Wali Kota mengimbau masyarakat menjaga ketertiban, saling menghargai, serta tetap peduli terhadap kebersihan lingkungan. Yang menarik, tahun ini untuk pertama kalinya Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti turut berjalan kaki bersama rombongan, memeriahkan karnaval dengan penuh semangat. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati sepanjang jalur pawai. “Dirgahayu Republik Indonesia ke-80, mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan gembira dan penuh rasa syukur. Merdeka!” tutup Wali Kota dalam sambutannya.<\/div>","image":"lepaspawai.jpeg","tgl":"2025-08-19"},{"title":"Pengumuman Hasil JPT Pratama 2025","detail":"<div>Berikut kami sampaikan, Hasil JPT Pratama Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<\/div><div><br><\/div><div><ul><li><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PengumumanHasilJPT.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">Hasil JPT Pratama 2025 - Kota Lhokseumawe<\/a><\/li><\/ul><\/div>","image":"PengumumanHasilJPT.png","tgl":"2025-08-19"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Lepas Kafilah MQK IV ke Banda Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda), A. Haris, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan kafilah Kota Lhokseumawe menuju Banda Aceh, untuk mengikuti Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) IV Provinsi Aceh tahun 2025. Pelepasan kafilah berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (19\/08\/2025). MQK ke-4 akan diselenggarakan pada 19–22 Agustus 2025, di Hotel Grand Aceh Syariah, Kota Banda Aceh. Kafilah Kota Lhokseumawe membawa total 35 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, pendamping, sopir, serta tenaga medis.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Plt. Sekda menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang kembali diraih Kota Lhokseumawe untuk ikut berpartisipasi dalam perhelatan MQK IV. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wadah penting dalam menumbuhkan tradisi keilmuan Islam, memperkuat pemahaman terhadap kitab-kitab kuning, serta membentuk generasi santri yang unggul dan berkarakter. “Pemko Lhokseumawe memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, para pelatih, serta panitia yang telah bekerja maksimal sejak tahap seleksi hingga persiapan akhir.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Harapan kita semua, kafilah Kota Lhokseumawe mampu mengulangi prestasi gemilang sebagai juara umum, sebagaimana yang pernah kita raih pada MQK tahun 2019,” ujar Haris. Ia juga menambahkan, seluruh peserta diingatkan untuk menjaga sikap, menjunjung sportivitas, berkomitmen, serta menjaga kesehatan agar dapat tampil maksimal pada MQK IV. Sementara itu, Plt. Kadis Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Drs. Ikhwansyah, MA, apresiasi seluruh pihak yang telah mempersiapkan kafilah.&nbsp;<br><br>“Terima kasih kepada peserta, pelatih, pendamping, serta Bapak Wali Kota atas dukungan penuh, khususnya dalam penyediaan anggaran, sehingga keberangkatan kafilah dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. Cabang-cabang perlombaan MQK&nbsp; tahun ini meliputi Ushul Fiqh, Tafsir, Akhlak, Tauhid, dan Nahwu. Ajang MQK sendiri diadakan setiap dua tahun sekali, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Ikhwansyah berharap kafilah Kota Lhokseumawe dapat tampil percaya diri mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Aceh hingga Nasional.<\/font><\/div>","image":"Lepas_Kafilah_MQK_IV.jpeg","tgl":"2025-08-19"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Upacara Khidmat Peringatan HUT ke-80 RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melaksanakan upacara detik-detik Proklamasi dan pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17\/8\/2025). Upacara yang berlangsung di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, TNI\/Polri, pelajar, serta tamu undangan. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, SH., MH, bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kapten Arhanud Aditya Pamungkas, S.Tr (Han) dari Batalyon Arhanud 5\/CSBY.<br><br>Adapun susunan petugas upacara lainnya, Hanif Furqan Haris, S.Tr. IP sebagai Perwira Upacara, Bagus Ferdiansyah, S.Tr. IP sebagai Ajudan Inspektur Upacara, serta Nofayana, ST., M.AP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe sebagai pembawa acara. Rangkaian upacara dimulai dengan penghormatan pasukan, laporan komandan, pengibaran Sang Merah Putih, hingga mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara. Dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan teks Proklamasi yang membuat seluruh peserta upacara larut dalam suasana haru dan kebangsaan.&nbsp;<br><br>Setelah prosesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan hiburan berupa Marching Band Pocut Meurah Intan, tarian tradisional Meuidang, serta tari massal dari Sanggar Pocut Meurah Inseun. Tak ketinggalan, siswa SLB juga turut memberikan penampilan khusus yang mendapat apresiasi dari para undangan. Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum memperkuat semangat persatuan, kerja keras, dan pengabdian untuk bangsa.<br><br>“Semoga semangat kemerdekaan menjadi motivasi kita bersama dalam membangun Lhokseumawe yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” ujarnya. Momentum peringatan HUT ke-80 RI ini menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan, perjuangan, dan pengabdian kepada bangsa. Pemerintah Kota Lhokseumawe mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen kemerdekaan ini sebagai dorongan dalam membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh makna.<\/font><\/div>","image":"Upacara_Khidmat_Peringatan_HUT_ke-80_RI.jpeg","tgl":"2025-08-17"},{"title":" Lhokseumawe Bangun Sistem Data RTLH Terpadu, Wujudkan Bantuan Rumah Lebih Tepat dan Terukur ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE, <a href=\"https:\/\/kinifaktual.com\/2025\/08\/17\/lhokseumawe-bangun-sistem-data-rtlh-terpadu-wujudkan-bantuan-rumah-lebih-tepat-dan-terukur\/\" title=\"\" target=\"_blank\">KINIFAKTUAL<\/a> | Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini mengembangkan sistem pendataan By Name By Address (BNBA) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang lebih akurat, terbarui, dan terintegrasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program bantuan rumah berjalan efektif, transparan, dan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Program ini diberi nama PRIMA RTLH (Pemanfaatan data RTLH yang Integratif, Mutakhir, dan Akurat). Melalui PRIMA RTLH, data penerima bantuan akan diverifikasi secara rutin di setiap gampong untuk memastikan ketepatan sasaran dan kelengkapan informasi.<br><br>Data tersebut kemudian dikelola dengan SOP yang seragam dan dikembangkan menjadi Dashboard Perumahan RTLH Digital, sehingga memudahkan pemantauan dan pengambilan keputusan. Sistem ini juga dirancang terintegrasi sepenuhnya dengan e-Planning serta Aplikasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sehingga proses perencanaan dan pelaporan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe Said Bachtiar, ST. MT melalui Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Furqan, ST., M.S.M., selaku penggagas aksi perubahan ini, menyampaikan bahwa pembaruan sistem data ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan layanan publik di bidang perumahan.<br><br>“Data adalah kompas. Dengan data yang akurat, setiap program bantuan dapat diarahkan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sistem ini memastikan prosesnya lebih cepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Inovasi PRIMA RTLH juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program unggulan Wali Kota Lhokseumawe dalam digitalisasi pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi informasi ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga memperluas akses masyarakat untuk memantau dan memberikan masukan terhadap program pemerintah secara transparan. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui mekanisme umpan balik digital, sehingga data selalu terkini dan dapat diverifikasi bersama. Harapannya, PRIMA RTLH menjadi model praktik baik (best practice) dalam tata kelola bantuan perumahan, tidak hanya di Lhokseumawe, tetapi juga sebagai inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.<\/font><\/div>","image":"Sistem_Data_RTLH.jpg","tgl":"2025-08-17"},{"title":"Peringati HUT ke-80 RI, Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Remisi Umum dan Dasawarsa","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, menyerahkan Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa kepada narapidana dan anak binaan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyerahan berlangsung di Aula Setdako Lhokseumawe, Minggu (17\/8\/2025). Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sayuti Abubakar membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Amanat itu menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada warga binaan yang disiplin, berperilaku baik, serta mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. “Remisi bukan sekadar hadiah, tetapi penghargaan bagi narapidana dan anak binaan yang bersungguh-sungguh memperbaiki diri,” ujarnya.<br><br>Sebelumnya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe yang dipimpin Kalapas Wahyu Prasetyo mengusulkan ratusan narapidana untuk mendapatkan remisi. Pada tahun ini, tercatat sebanyak 403 narapidana memperoleh Remisi Umum, dengan rincian 398 orang menerima Remisi Umum I berupa pengurangan masa tahanan, dan 5 orang menerima Remisi Umum II yang langsung diusulkan bebas. Selain itu, Remisi Dasawarsa juga diberikan kepada 434 warga binaan dengan komposisi 413 orang penerima Remisi Dasawarsa I, 17 orang penerima Remisi Dasawarsa II, 2 orang penerima RDPD I, serta 2 orang penerima RDPD II. Mayoritas penerima remisi merupakan narapidana kasus narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).<br><br>Dr. Sayuti Abubakar menegaskan kembali pesan Menteri agar jajaran pemasyarakatan terus menjaga integritas, menjauhi praktik penyimpangan, serta memperkuat pembinaan warga binaan melalui program ketahanan pangan, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi. Mengakhiri acara, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh narapidana dan anak binaan yang memperoleh remisi, termasuk yang langsung bebas. Ia berharap momentum ini menjadi motivasi bagi mereka untuk hidup lebih baik, taat hukum, serta bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. “Atas nama pemerintah, saya mengajak saudara semua untuk menjadikan remisi ini sebagai awal baru dalam memperbaiki diri dan kembali aktif di tengah masyarakat,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"Serahkan_Remisi_Umum.jpeg","tgl":"2025-08-17"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP-PKK Lhokseumawe Dukung Penuh Gampong Jambo Timu di Lomba Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Lhokseumawe bersama TP-PKK Kecamatan Blang Mangat dan TP-PKK Gampong Jambo Timu menyambut kedatangan TP-PKK Provinsi Aceh dalam rangka penilaian Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) di Gampong Jambo Timu, Kamis (14\/8\/2025). Gampong Jambo Timu sendiri mewakili Kota Lhokseumawe dan berhasil masuk dalam 6 besar nominasi dari 23 kabupaten\/kota se-Aceh pada lomba Gelari Pelangi PKK tingkat Provinsi Aceh 2025. Kegiatan penilaian dibuka langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada tim penilai dan menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan suatu kehormatan bagi Kota Lhokseumawe.<br><br>Ia mengapresiasi kerja keras geuchik, perangkat gampong, kader PKK, para pemuda, serta seluruh masyarakat Gampong Jambo Timu yang telah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk penilaian tersebut. Sayuti Abubakar menegaskan, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus memberikan dukungan, pembinaan, dan pendampingan agar gampong-gampong di wilayahnya mampu berdaya saing di tingkat provinsi bahkan nasional. Menurutnya, penilaian Gelari Pelangi bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi, dan pemacu semangat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. “Walau berada di pesisir, Gampong Jambo Timu memiliki kualitas pendidikan yang baik serta potensi besar dalam pengelolaan ekonomi masyarakat. Saya yakin Gampong Jambo Timu akan meraih juara dan mewakili Aceh di tingkat nasional,” ujarnya penuh optimisme.<br><br>Ia juga menambahkan bahwa semangat masyarakat menjadi kunci keberhasilan sebuah gampong dalam mengembangkan diri. “Kemenangan sejati bukan hanya membawa piala, tetapi bagaimana program yang kita jalankan memberi manfaat nyata bagi warga, memperkuat ekonomi, dan membentuk generasi yang cerdas serta berdaya saing,” tambahnya. Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa bangga atas semangat masyarakat Gampong Jambo Timu dalam menata lingkungan, meningkatkan pendidikan keluarga, serta mengembangkan ekonomi kreatif. Ia berharap Gelari Pelangi menjadi motivasi berkelanjutan bagi seluruh gampong di Lhokseumawe untuk berinovasi dan menjaga kebersamaan.<br><br>“Semangat gotong-royong adalah kekuatan kita. Kegiatan seperti ini bukan hanya untuk meraih juara, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan gampong,” ujarnya. Proses penilaian Gelari Pelangi dilakukan langsung oleh tim TP-PKK Provinsi Aceh dengan mengunjungi sejumlah titik program, mulai dari PAUD TK Al-Musdar, Rumah Baca Hasan Savvas, hingga pelaku UMKM binaan TP PKK Gampong Jambo Timu. Penilaian juga mencakup instrumen Gerakan Gemar Membaca, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), serta pengembangan UMKM yang terpusat di “Rumah Dilan” sebagai sentra inovasi dan pemasaran produk lokal.<br><br>Sebagai bagian dari kegiatan, Wali Kota dan Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe turut menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada perwakilan anak di Gampong Jambo Timu, sebagai wujud perhatian pemerintah dalam mendukung administrasi kependudukan sejak dini. Acara ini turut dihadiri oleh Plt Sekda Lhokseumawe, Asisten II Setdako, Kepala BNN Kota Lhokseumawe, Plt Ketua DWP Kota Lhokseumawe, perwakilan organisasi wanita Forkopimda, Camat Blang Mangat, Forkopimcam, tokoh literasi Raja Baca Aceh, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kegiatan tersebut.<\/font><\/div>","image":"Gelari_Pelangi_Tingkat_Provinsi_Aceh150825.jpeg","tgl":"2025-08-15"},{"title":"Dua Dekade Hari Damai Aceh, Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe Larut dalam Zikir","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Malam Zikir Perdamaian memperingati 20 tahun penandatanganan MoU Helsinki berlangsung khidmat di Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe, Kamis malam (14\/8\/2025). Sejak sebelum Magrib, jamaah dari berbagai kalangan berdatangan, memenuhi masjid. Lantunan zikir yang dipimpin Tgk. Munzir bersama tim menggema di seluruh penjuru masjid, memanjatkan doa untuk keselamatan, kemajuan, dan keberkahan bagi Aceh. Suasana teduh menyelimuti, membuat setiap yang hadir larut dalam kekhusyukan. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, hadir bersama unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, pejabat eselon, serta ASN Pemko Lhokseumawe yang datang dengan niat tulus berbaur bersama masyarakat.<br><br>“Damai ini amanah yang mahal harganya. Ia lahir dari keberanian memaafkan, kekuatan untuk berubah, dan keyakinan bahwa masa depan bisa lebih baik dari masa lalu. Perdamaian sejati bukan sekadar berhentinya kekerasan, tapi hadirnya keadilan, penghormatan hak asasi manusia, kesejahteraan, dan partisipasi yang bermakna dalam pembangunan,” ungkap Wali Kota Sayuti. Acara ditutup dengan doa bersama dan salat Isya berjamaah. Malam itu, lantunan zikir menjadi pengingat bahwa kedamaian bukan sekadar kenangan, tetapi janji yang harus dijaga dan diwariskan untuk generasi mendatang.<\/font><\/div>","image":"zikirperdamaian.jpeg","tgl":"2025-08-14"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Perkuat Peran Kepala Sekolah Dasar dalam Peningkatan Mutu Pendidikan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menggelar audiensi dengan para kepala SD Negeri se-Kota Lhokseumawe di Oproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (12\/8). Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam membentuk akhlak, kedisiplinan, dan masa depan generasi muda. Sayuti menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di Kota Lhokseumawe. Ia berkomitmen menempatkan guru terbaik, berprestasi, dan berdedikasi di sekolah yang mutu pendidikannya masih rendah. “Guru yang baik akan saya tempatkan di sekolah yang membutuhkan peningkatan kualitas. Saya ingin kualitas pendidikan merata di seluruh Lhokseumawe. Itu tanggung jawab saya sebagai wali kota,” tegasnya.<br><br>Ia juga mengingatkan seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk disiplin, menjaga integritas, serta menghindari praktik-praktik yang merusak mutu pendidikan. Wali Kota menyoroti adanya laporan permainan sistem, termasuk dugaan setoran uang ke dinas dengan berbagai alasan, dan menegaskan larangan keras terhadap praktik tersebut. Sayuti juga menyampaikan keprihatinannya terhadap mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe. Berdasarkan pengecekan langsung, ia menemukan masih ada siswa kelas tiga SD yang belum bisa membaca. Kondisi ini dinilainya sebagai peringatan serius untuk segera membenahi kualitas pembelajaran.<br><br>Selain itu, Wali Kota juga menegaskan bahwa penyalahgunaan dana bantuan akan ditindak tegas, termasuk pemotongan hak guru dengan dalih setoran ke dinas. “Jangan lagi mempersulit guru atau menahan bantuan yang menjadi hak mereka. Berikan dukungan penuh agar para pendidik dapat fokus membimbing dan membentuk karakter anak-anak. Lingkungan kerja yang sehat dan adil akan melahirkan guru yang berkualitas, sehingga mutu pendidikan dapat meningkat,” ujarnya.<br><br>Menutup pertemuan, Sayuti mengajak para kepala sekolah untuk menjadi teladan, menjaga integritas, serta mengutamakan akhlak dan kedisiplinan dalam mendidik. “Mari bersama-sama menjadikan Lhokseumawe sebagai kota yang dapat dicontoh, dengan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing\". \"Kepala sekolah adalah pemimpin yang memegang peran penting dalam membentuk masa depan anak-anak, maka amanah ini harus dijalankan dengan sepenuh hati,” pungkasnya.<\/font><\/div>","image":"Peningkatan_Mutu_Pendidikan.jpeg","tgl":"2025-08-13"},{"title":"Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Wali Kota Gelar Pertemuan Bersama Kepala SMP Se-Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, didampingi Sekretaris Daerah A. Haris, memimpin rapat koordinasi bersama para kepala sekolah SMP se-Kota Lhokseumawe di Oproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (11\/8). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan lapangan ke sekolah beberapa waktu lalu. Dalam tinjauan tersebut, ditemukan sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, baik dari segi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana sekolah. Evaluasi ini dinilai penting untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.&nbsp;<br><br>Nantinya, dari hasil evaluasi yang akan dilakukan akan menghasilkan pemetaan SDM guru yang berkualitas. Para guru potensial tersebut akan ditempatkan di daerah-daerah dalam wilayah Kota Lhokseumawe yang masih memerlukan pengajar berkualitas, guna peningkatan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya daerah dalam mendukung Program Nasional “Generasi Emas 2045”. Dengan langkah tersebut, diharapkan anak-anak Kota Lhokseumawe akan mendapatkan pendidikan yang layak sebagai modal generasi penerus untuk memajukan kota dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa mendatang.<br><br>Pada kesempatan itu, Dr. Sayuti menegaskan pentingnya peran strategis guru dalam membentuk generasi muda yang unggul, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Guru adalah ujung tombak pendidikan, melalui dedikasi dan kompetensi guru, kita dapat menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya. Wali Kota Lhokseumawe menekankan bahwa upaya pemerataan pendidikan tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas guru, penguatan manajemen sekolah, dan komitmen semua pihak untuk bersinergi.<br><br>Ia juga menegaskan bahwa kinerja kepala sekolah dan para guru SMP akan dievaluasi secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemerataan kualitas pendidikan di Kota Lhokseumawe, sehingga seluruh siswa-siswi dapat memperoleh layanan pendidikan yang baik dan berdaya saing tinggi. “Saya berharap seluruh kepala sekolah dan guru dapat bekerja dengan hati, menjaga integritas, dan terus berinovasi demi masa depan anak-anak kita. Pendidikan yang kuat akan menjadi pondasi bagi kemajuan Kota Lhokseumawe,” pungkasnya. Dengan koordinasi yang kokoh antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik, Pemerintah Kota Lhokseumawe optimistis dapat mewujudkan visi pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"Pertemuan_Bersama_Kepala_SMP.jpeg","tgl":"2025-08-11"},{"title":"IDI Lhokseumawe Resmi Dilantik, Wakil Wali Kota Tegaskan Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan","detail":"<div align=\"justify\">Lhokseumawe – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lhokseumawe periode 2025–2028 resmi dilantik di Aula Setdako Lhokseumawe, Sabtu (9\/8\/2025). Prosesi pelantikan dipimpin Ketua IDI Wilayah Aceh dan dihadiri Wakil Wali Kota Husaini, SE, perwakilan DPRK, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara berlangsung khidmat, dimulai dengan pembacaan SK, pengalungan kalung jabatan kepada Ketua IDI Lhokseumawe terpilih, dr. Fahrizal, Sp.THT-BKL, dilanjutkan penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan.<br><br>Dalam sambutannya, dr. Fahrizal menegaskan komitmen pengurus baru untuk memperkuat solidaritas antar dokter, meningkatkan mutu pelayanan, dan memperluas jangkauan program kesehatan di masyarakat. Ketua IDI Wilayah Aceh menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan memerlukan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Husaini, SE, menegaskan kesiapan Pemko Lhokseumawe untuk mendukung penuh langkah IDI.<br><br>“IDI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas. Kami siap bersinergi demi kesehatan seluruh warga Lhokseumawe,” ujarnya. Pelantikan ditutup degan doa bersama dan dilanjutkan seminar ilmiah dalam rangkaian Mega Bakti Kesehatan Nasional (BKN) Perhati-KL. Kehadiran pimpinan daerah dan pengurus baru IDI diharapkan menjadi awal kolaborasi yang semakin solid untuk kemajuan sektor kesehatan di Lhokseumawe.<\/div>","image":"IDI_resmi_dilantik.jpeg","tgl":"2025-08-09"},{"title":"Kota Lhokseumawe Raih Peringkat Nindya Kota Layak Anak 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe kembali meraih Anugerah Kota Layak Anak (KLA) pada Malam Penganugerahan Kabupaten\/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Penghargaan KLA predikat Nindya tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, dari Wakil Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI Veronica Tan. Acara penganugerahan berlangsung di Ballroom H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, pada Jumat (8\/8\/2025). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mewujudkan pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus anak di berbagai aspek kehidupan.<br><br>Usai menerima penghargaan, Wali Kota Lhokseumawe dr. Sayuti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Penghargaan ini bukan hanya untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe, tetapi untuk seluruh masyarakat. Terima kasih kepada OPD, lembaga, dunia usaha, media, dan seluruh warga yang telah mendukung terciptanya Kota Lhokseumawe yang ramah dan layak bagi anak-anak kita,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa predikat Kota Layak Anak ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas publik yang ramah anak, termasuk penguatan regulasi, pendidikan, kesehatan, ruang bermain, dan perlindungan dari kekerasan maupun eksploitasi.<br><br>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan KLA merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap komitmen daerah dalam memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan raihan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi di tahun-tahun berikutnya demi mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.<\/font><\/div>","image":"Kota_Layak_Anak_2025.jpeg","tgl":"2025-08-09"},{"title":"Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kota Lhokseumawe 2024","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe selama tahun anggaran 2024.<\/font><br><\/div><div align=\"justify\"><br><font face=\"arial\">Laporan ini berisi ikhtisar pencapaian sasaran \r\nsebagaimana yang ditetapkan dalam dokumen penetapan\/perjanjian kinerja \r\ndan dokumen perencanaan sebagai perwujudan kewajiban suatu instansi \r\npemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan \r\npelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah\r\n ditetapkan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.<\/font><br><br><font face=\"arial\">Secara umum LKjIP ini bermanfaat untuk :<\/font><br><ul><li><font face=\"arial\">mendorong\r\n instansi pemerintah melaksanakan Good Governance, karena LKjIP \r\nmerupakan dasar untuk mengukur kinerja instansi pemerintah secara \r\ntransparan, sistematik dan dapat dipertanggung-jawabkan<\/font><\/li><li><font face=\"arial\">memberikan masukan bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan instansi pemerintah dan<\/font><\/li><li><font face=\"arial\">meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada instansi pemerintah.<\/font><\/li><\/ul><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Berikut ini sampaikan LKjIP Kota Lhokseumawe:<\/font><\/div><div><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><font face=\"arial\"><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/drive\/folders\/1JV1Ls-Lb0EkzDRBgzAQA18HVmQ2MyOfZ\" title=\"\" target=\"\"><b>LKjIP Lhokseumawe Tahun 2024<\/b><\/a><\/font>","image":"JKJLP2024.jpg","tgl":"2025-08-08"},{"title":"Dorong Percepatan Pembangunan RSU, Wali Kota Lhokseumawe Temui Menteri Kesehatan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, didampingi Sekretaris Daerah A. Haris, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi G. Sadikin, di Ruang Kerja Menteri Kesehatan RI, Jakarta, pada Jumat (08\/08\/2025). Pertemuan tersebut membahas usulan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Lhokseumawe. Dalam pemaparannya, Sayuti Abubakar menjelaskan bahwa hingga saat ini, Kota Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah di Aceh yang belum memiliki rumah sakit umum daerah, padahal jumlah penduduk pada tahun 2024 mencapai 198.705 jiwa. Menurutnya, kondisi ini memerlukan perhatian serius mengingat kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya.<br><br>\"Selama ini, masyarakat Lhokseumawe yang membutuhkan layanan kesehatan rujukan harus pergi ke kabupaten atau kota lain. Hal ini tentu memakan waktu, biaya, dan kadang berisiko bagi pasien dalam kondisi darurat. Kehadiran RSU Kota Lhokseumawe akan memangkas hambatan tersebut sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah kami,\" ungkap Dr. Sayuti Abubakar. Ia menegaskan bahwa pembangunan RSU bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pemko Lhokseumawe telah menyiapkan lahan, rancangan desain, dan rencana pemenuhan tenaga medis serta fasilitas penunjang.&nbsp;<br><br>\"Kami sudah menyiapkan konsep rumah sakit yang modern, ramah masyarakat, dan mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan utara Aceh,\" ujarnya. Selain itu, Dr. Sayuti Abubakar juga menyinggung rencana pemanfaatan aset Rumah Sakit Arun yang saat ini dimiliki Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Ia menyebutkan bahwa Pemko Lhokseumawe telah berkoordinasi dengan LMAN untuk mengoptimalkan aset tersebut. Menteri Budi G. Sadikin menyambut positif usulan tersebut dan menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit di setiap kabupaten\/kota menjadi salah satu prioritas nasional, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan seluruh daerah di Indonesia memiliki rumah sakit sendiri.<br><br>Dalam kesempatan itu, Sayuti Abubakar turut menyerahkan dokumen resmi usulan pembangunan RSU Kota Lhokseumawe kepada Menteri Kesehatan untuk menjadi bahan kajian. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya RSU Kota Lhokseumawe yang akan membawa dampak besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"mentri_kesehata.jpeg","tgl":"2025-08-08"},{"title":"Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi - JPT Pratama Tahun 2025","detail":"<div>Berikut kami Informasikan Hasil Seleksi Administrasi bagi Calon Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe Tahun 2025.<\/div><div><br><\/div><div>Pengumuman dapat diKlik pada Link Berikut:<\/div><div><br><\/div><div><ul><li><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/PENGUMUMAN%20HASIL%20SELEKSI%20ADM%20JPT%20PRATAMA.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama Lhokseumawe Tahun 2025<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/fdata\/UjianPenulisanMakalah.pdf\" title=\"\" target=\"_blank\">Tata cara Penulisan Makalah dan Presentasi<\/a><br><\/li><\/ul><\/div><div><br><\/div><div><br><\/div>","image":"Pengumuman-Adm-JPT-2025.png","tgl":"2025-08-05"},{"title":"Pemko Lhokseumawe dan Islamic Relief Bangun 50 Rumah Dhuafa, Anggaran Capai Rp4,5 Miliar","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe (2\/8\/25) — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Baitul Mal menggandeng Yayasan Islamic Relief Indonesia untuk membangun 50 unit rumah layak huni bagi keluarga kurang mampu. Program kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah dilakukan di kantor pusat Islamic Relief, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sosialisasi program digelar pada Sabtu, 2 Agustus 2025, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di Oproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama: Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar,SH.,MH,&nbsp; CEO Islamic Relief Indonesia Nanang Subana Dirja, dan Prof. Muhammad Said selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah Yayasan Islamic Relief Indonesia.<br><br>Dalam pemaparannya, para narasumber memperkenalkan konsep Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG)—sebuah strategi pengentasan kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan. Program ini dirancang untuk mendorong para mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat), sekaligus membangun kemandirian ekonomi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045. “Kami ingin membuktikan bahwa zakat bukan hanya untuk membantu sesaat, tapi bisa menjadi instrumen kuat dalam mengubah kehidupan masyarakat miskin secara permanen,” ujar Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Setelah sesi sosialisasi, rombongan langsung melakukan peninjauan ke lokasi awal pembangunan rumah. Tiga warga yang menjadi penerima manfaat awal yaitu:<br><br>1. Ruqayah, warga Desa Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua<br><br>2. Fakhrurrazi, warga Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua<br><br>3. Suryani, warga Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu<br><br>Wali Kota menegaskan bahwa rumah bantuan tersebut tidak dipungut biaya sama sekali dan masyarakat diminta waspada terhadap praktik pungutan liar. \"Jika ada yang mengatasnamakan pemerintah atau Baitul Mal untuk meminta bayaran, segera laporkan. Ini program untuk rakyat miskin dan harus diberikan secara gratis,” tegasnya. Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak pihak yang berkontribusi dalam program zakat melalui Baitul Mal. “Ke depan, kita ingin semakin banyak perusahaan yang menyalurkan zakatnya ke Baitul Mal. Zakat jangan hanya dianggap kewajiban individu, tapi juga menjadi tanggung jawab sosial korporasi,” ungkapnya. Dari sisi teknis, CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, menyampaikan bahwa pembangunan akan berlangsung selama enam bulan. Masing-masing penerima manfaat juga akan mendapat dana tunai sebesar Rp16 juta langsung ke rekening pribadi sebagai biaya ongkos tukang dan pekerja.<br><br>Adapun pembiayaan program ini bersumber dari:<br><br>Baitul Mal Kota Lhokseumawe: Rp25 juta per unit (total Rp1,25 miliar)<br><br>Yayasan Islamic Relief Indonesia: Rp65 juta per unit (total Rp3,25 miliar)<br><br>Dengan demikian, anggaran total per unit rumah adalah Rp90 juta, dan keseluruhan anggaran untuk 50 unit mencapai Rp4,5 miliar. Ketua Dewan Pengawas Syariah Islamic Relief, Prof. Muhammad Said, menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi percontohan nasional dalam mengintegrasikan pendekatan zakat, penguatan sosial, dan pemberdayaan ekonomi untuk menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan.<\/font><\/div>","image":"Bangun_50_Rumah_Dhuafa.jpeg","tgl":"2025-08-02"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Gelar Pembagian Bendera Merah Putih Dan Launching Bahasa Aceh Dalam Rangka Hari Kemerdekaan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menggelar kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat, yang dirangkaikan dengan peluncuran penggunaan Bahasa Aceh dalam pelayanan publik, Jumat (1\/8), bertempat di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembagian bendera dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH kepada siswa, perwakilan warga dan tokoh masyarakat. Seluruh rangkaian upacara pada hari itu tampak berbeda karena instruksi hormat bendera merah putih, serta laporan pemimpin upacara semuanya disampaikan dalam Bahasa Aceh.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH menyampaikan bahwa pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata ajakan kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih sebagai wujud cinta tanah air dan penguatan semangat kebangsaan. “Bendera Merah Putih adalah simbol perjuangan dan persatuan. Dengan membagikan bendera ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh pelosok Kota Lhokseumawe turut serta dalam semarak kemerdekaan,” ujar Sayuti Abubakar.&nbsp; Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga secara resmi meluncurkan Berbahasa Aceh sebagai bahasa pendamping dalam layanan informasi di ruang-ruang publik pemerintahan, baik secara lisan maupun tulisan.&nbsp;<br><br>“Orang Aceh, khususnya warga Lhokseumawe dan para ASN, harus mampu berbahasa Aceh. Jika komunikasi dalam bahasa Aceh tidak lagi dilakukan, maka kita akan kehilangan peradaban dan identitas keacehan yang menjadi jati diri kita bersama,” tambahnya. Menurut Sayuti, mayoritas orang tua zaman sekarang tidak lagi mengajarkan bahasa Aceh kepada anaknya, terkesan malu jika bicara bahasa aceh, ini hal yang tidak baik karena ada penelitian yang menyatakan bahwa bahasa Aceh akan hilang dalam 20 tahun kedepan, tinggal satu generasi lagi. ”Maka dari itu kita harus ajarkan, bertutur kata dan biasakan bahasa aceh di kantor, di sekolah dan di lingkungan masyarakat” seru Sayuti dalam bahasa Aceh.&nbsp;<br><br>Selanjutnya Sayuti menambahkan terkait “Dalam proses seleksi jabatan, mari kita jaga integritas dan profesionalisme bersama. Hindari segala bentuk pendekatan pribadi atau lobi jabatan. Biarkan proses berjalan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku\" pungkasnya. Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala SKPK, tokoh adat, tokoh pemuda, dan sejumlah pelajar. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni Aceh Pèh Rapai dan Seurunè Kalé Uléh Group Rapai Rukon dan pembagian bendera kepada siswa Sekolah Dasar.<\/font><\/div>","image":"Launching_Bahasa_Aceh.jpeg","tgl":"2025-08-01"},{"title":"Wali Kota Resmikan ATM Drive Thru Pertama Bank Aceh di Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 31 Juli 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, meresmikan secara langsung layanan ATM Drive Thru pertama milik Bank Aceh Syariah, Kamis (31\/7). Fasilitas modern yang berlokasi di kawasan Taman Riyadhah ini menjadi wujud nyata transformasi pelayanan keuangan yang lebih cepat, praktis, dan ramah pengguna. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wali Kota, dilanjutkan dengan uji coba penarikan tunai langsung melalui mesin ATM tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Jamaluddin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, Plt. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, Kepala Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Lhokseumawe, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.<br><br>Dalam sambutannya, Dr. Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Aceh menghadirkan layanan keuangan yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. “Kehadiran ATM Drive Thru ini merupakan bentuk transformasi layanan yang kami sambut baik. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah kota untuk terus mendorong pelayanan publik yang cepat, efisien, dan inklusif,” ujar Wali Kota. Sementara itu, Jamaluddin, selaku Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan yang pertama diluncurkan oleh Bank Aceh dan secara khusus dipilih untuk dibangun di Lhokseumawe.<br><br>“ATM Drive Thru ini adalah yang pertama milik Bank Aceh. Kota Lhokseumawe dipilih sebagai lokasi perdana karena dukungan penuh dari pemerintah daerah dan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan yang praktis dan modern,” jelas Jamaluddin. Fasilitas ATM ini memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dari dalam kendaraan tanpa perlu turun, memberikan kenyamanan sekaligus efisiensi waktu dalam aktivitas perbankan harian. Dengan kehadiran layanan ini, Taman Riyadhah tidak hanya menjadi ruang publik dan pusat interaksi warga, tetapi juga kini dilengkapi dengan infrastruktur layanan keuangan modern yang mendukung mobilitas dan transformasi digital di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"atmdrivetrue1.jpeg","tgl":"2025-07-31"},{"title":"Bunda PAUD Lhokseumawe Edukasi Siswa Tentang Manfaat Ikan Dan Sayur Untuk Cegah Gizi Buruk","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dalam upaya menekan angka gizi buruk di kalangan anak usia dini, Pokja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Lhokseumawe, menggelar kegiatan edukasi gizi di SD Negeri 3 Blang Mangat pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi peserta didik tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, khususnya ikan dan sayur-sayuran lokal yang mudah diperoleh dan bernilai gizi tinggi. Dalam suasana yang menyenangkan dan interaktif, anak-anak dikenalkan pada berbagai jenis ikan seperti kembung, tuna, dan udang, serta aneka sayuran seperti bayam, sawi, tomat, wortel, dan brokoli. Para siswa juga diajak memahami bagaimana makanan-makanan tersebut berperan dalam menunjang tumbuh kembang tubuh dan kecerdasan otak.<br><br>“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dan bervitamin, terutama yang berasal dari sumber daya lokal. Ini menjadi langkah edukatif agar anak-anak terbiasa memilih makanan sehat sejak dini, sebagai upaya pencegahan gizi buruk,” ujar Bunda PAUD Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe hingga Juni 2025, tercatat 34 kasus anak dengan gizi buruk, dan 14 di antaranya berasal dari Kecamatan Blang Mangat, menjadikannya wilayah dengan angka tertinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesadaran gizi perlu terus diperkuat, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.<br><br>“Makanan bergizi tidak harus mahal. Banyak bahan makanan sehat seperti sayur-sayuran dan ikan yang harganya terjangkau dan tersedia di sekitar kita. Yang menjadi tantangan justru adalah rendahnya minat dan pengetahuan tentang manfaat gizi, bukan keterbatasan akses terhadap makanannya,” lanjut Yulinda. Lhokseumawe sendiri memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, baik dari laut maupun pertanian. Dengan potensi tersebut, pemerintah mengajak semua pihak untuk lebih aktif mempromosikan pola makan sehat sejak usia dini.<br><br>“Harapannya, melalui kegiatan ini, anak-anak mulai mengenal, menyukai, dan terbiasa mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Dengan begitu, kita bisa menurunkan angka gizi buruk di Kota Lhokseumawe, dan menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan cerdas di masa depan,” tutup Yulinda. Kegiatan ini akan terus digencarkan di berbagai sekolah dan lembaga PAUD di Kota Lhokseumawe sebagai bagian dari kolaborasi antara Pokja Bunda PAUD Lhokseumawe, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"mkn_bergizi.jpeg","tgl":"2025-07-31"},{"title":"Cegah Beras Oplosan dan Permainan Harga, Wali Kota Lhokseumawe Sidak Pasar Inpres","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 30 Juli 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres, Rabu pagi, guna memastikan stabilitas harga serta kualitas beras yang beredar di tingkat pedagang. Sidak dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, didampingi Plt. Sekda, Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM), serta sejumlah kepala dinas terkait. Fokus sidak kali ini adalah pada komoditas beras, menyusul munculnya isu beras oplosan dan dugaan praktik permainan harga di pasar tradisional. Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan pendataan harga beras jenis medium dan premium, serta meninjau langsung kondisi fisik beras yang dijual pedagang.<br><br>“Kami ingin memastikan tidak ada permainan harga maupun tindakan curang seperti mencampur beras kualitas rendah dengan beras premium. Ini menyangkut hak konsumen dan kepercayaan publik terhadap pasar,” ujar Wali Kota Lhokseumawe di sela kegiatan. Selain itu, Wali Kota juga mengimbau para pedagang agar menjunjung tinggi etika berdagang dan tidak mencari keuntungan dengan cara yang merugikan masyarakat. Ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan praktik curang dalam penjualan beras. Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe yang turut hadir menyatakan bahwa stok beras di gudang Bulog dalam kondisi aman, dan pihaknya terus melakukan penyaluran secara teratur untuk menjaga stabilitas pasokan di pasar.<br><br>“Bulog siap mendukung upaya Pemko dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras. Distribusi berjalan lancar, dan kami terus memantau jalur pasok ke pasar,” ujarnya. Turut hadir dalam sidak ini Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP), Kepala Dinas PUPR, serta unsur pengawasan dari dinas terkait dan aparat keamanan. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lapak pedagang beras, dengan pengecekan harga jual, kemasan, hingga butir fisik beras. Sidak ini menjadi bagian dari langkah preventif Pemerintah Kota dalam menjaga kestabilan pasar, terutama menjelang potensi lonjakan harga menjelang akhir tahun atau momen hari besar keagamaan.<br><br>Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala dan membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi praktik curang di pasar. “Jika ada pedagang yang terbukti melakukan pengoplosan atau menaikkan harga secara tidak wajar, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Kami ingin pasar tetap sehat, transparan, dan adil,” tegasnya. Langkah cepat Pemerintah Kota ini diapresiasi oleh para pedagang dan pembeli yang berharap pengawasan semacam ini rutin dilakukan. Mereka menilai sidak seperti ini mampu menciptakan rasa aman, menjaga kualitas pangan, dan mendorong terciptanya perdagangan yang jujur. Dengan kegiatan ini, Pemko Lhokseumawe menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga tata kelola pangan yang sehat dan bertanggung jawab di wilayahnya, demi mewujudkan pasar yang tertib, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"cegahberasoplosan.jpeg","tgl":"2025-07-30"},{"title":"Buka Diklat Keterampilan Kerja, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 30 Juli 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., secara resmi membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja berbasis klaster kompetensi di sektor minyak dan gas bumi (migas). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe. Rabu (30\/7\/2025). Dr. Sayuti menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menekan angka pengangguran dan memastikan masyarakat lokal terlibat langsung dalam berbagai proyek strategis nasional yang akan dibangun di Lhokseumawe. Dalam kesempatan tersebut, Sayuti Abubakar meyampaikan bahwa saat ini angka pengangguran tertinggi di Provinsi Aceh berada di Kota Lhokseumawe. “Ini sangat memprihatinkan, karena kita dikenal sebagai kota petro dolar, tetapi anak-anak kita masih sulit mendapatkan pekerjaan.”ujarnya.<br><br>Menurutnya, Aceh memiliki cadangan gas yang sangat besar, salah satunya berada di Offshore (lepas pantai) sekitar 80 km dari bibir pantai. “Sudah diputuskan bahwa pengolahan gas tersebut akan dilakukan di Lhokseumawe, bukan dibawa ke daerah lain. Ini peluang besar yang harus kita siapkan bersama,” tegas Sayuti. Kegiatan pelatihan ini juga merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota Lhokseumawe “Ruang Kreatif Pemuda”, yaitu inisiatif strategis yang bertujuan memberdayakan generasi muda melalui pelatihan keterampilan, serta penyiapan tenaga kerja lokal yang siap terlibat dalam sektor industri dan proyek nasional. “Saya ingin anak-anak Lhokseumawe diberikan pelatihan khusus, dan biayanya ditanggung oleh Mubadala. Tidak lagi menggunakan dana APBK. Insya Allah, ini akan disetujui langsung oleh Presiden Direktur Mubadala,” lanjutnya.<br><br>Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian ESDM telah menyampaikan hasil pra-studi kelayakan untuk proyek hilirisasi energi nasional. Dalam program tersebut, Lhokseumawe ditetapkan sebagai salah satu lokasi pembangunan kilang minyak (oil refinery) dari total 18 titik di seluruh Indonesia, dengan total investasi nasional mencapai Rp160 triliun. “Saya berharap kalian semua benar-benar serius belajar, ke depan akan ada banyak lowongan kerja yang terbuka dan saya akan berjuang agar anak-anak Lhokseumawe menjadi bagian utama dari proyek-proyek ini,” harap Sayuti. Di akhir pesannya, Sayuti Abubakar kembali menegaskan bahwa targetnya adalah 80 persen tenaga kerja di proyek energi dan hilirisasi yang dibangun di Lhokseumawe berasal dari warga lokal. “Jangan sampai kita kaya sumber daya alam, tapi miskin sumber daya manusia. Kita harus berubah. Dan saya sebagai pemimpin, akan terus memfasilitasi perjuangan ini,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"diklattrampilkerja.jpeg","tgl":"2025-07-30"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cut Mamplam","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 28 Juli 2025. Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan kepada dua warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua. Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, Senin (28\/7), di lokasi rumah terdampak. Dua warga penerima bantuan tersebut adalah Fadli Jamil dan Suryani Salam. Masing-masing menerima dana sebesar Rp6 juta, yang terdiri dari Rp3 juta dari Baitul Mal Aceh dan Rp3 juta dari Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Baitul Mal Aceh merupakan lembaga pengelola zakat di bawah Pemerintah Aceh, sementara Baitul Mal Kota Lhokseumawe berada di bawah Pemerintah Kota Lhokseumawe. Kedua lembaga ini bersinergi dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana maupun musibah lainnya.<br><br>“Bantuan ini bukan semata soal nilai, tetapi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam setiap situasi sulit yang dihadapi masyarakat. Semoga bisa menjadi penguat semangat bagi keluarga terdampak,” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar. Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Damanhur, Lc., MA, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program respon cepat terhadap musibah, yang menjadi salah satu prioritas lembaga dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. “Kami berkomitmen menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran, terutama saat masyarakat membutuhkan dukungan darurat seperti ini,” ungkapnya.<br><br>Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRK Lhokseumawe, Nurbayan, M.Sos, yang membidangi Keistimewaan Aceh. Ia menyambut baik langkah responsif pemerintah dan berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak. “Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi awal pemulihan pascakebakaran,” ujar Nurbayan singkat. Turut hadir pula perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe. Penyaluran bantuan ini menjadi wujud kehadiran negara dan bentuk kolaborasi antarlembaga dalam membantu masyarakat di masa sulit.<\/font><\/div>","image":"salurkanbantuan280725.jpeg","tgl":"2025-07-28"},{"title":"Pengumuman Seleksi Terbuka JPT Pratama - 2025","detail":"<div>Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe Tahun 2025, untuk pengumuman lengkap, lampiran dokumen administratif dan tata cara pendaftaran dapat diunduh pada link berikut:<\/div><div><ul><li><b><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1SZYLr3O_3UkJvf6ZMI6vDmPWpeRm89ot\/view?usp=sharing\" title=\"\" target=\"_blank\">Pengumuman Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2025<\/a><\/b><\/li><li><b><a href=\"https:\/\/s.id\/formlampiran2025\" title=\"\" target=\"_blank\">Lampiran Form Pendaftaran<\/a><\/b><\/li><li><b><a href=\"https:\/\/s.id\/pedomanpendaftaranjpt\" title=\"\" target=\"_blank\">Pedoman pendaftaran melalui ASN Karir<\/a><\/b><\/li><\/ul><\/div>","image":"Pengumuman-JPT-2025.png","tgl":"2025-07-23"},{"title":"Pemko Lhokseumawe dan Islamic Relief Indonesia Teken MoU, 50 Rumah Dhuafa akan segera Dibangun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Islamic Relief Indonesia (YRII) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor pusat YRII, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (22\/7\/2025) pagi. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, hadir langsung dalam prosesi penandatanganan. Dari pihak Islamic Relief Indonesia, turut hadir CEO Nanang Subana Dirja beserta seluruh jajaran deputi. Kolaborasi ini mencakup sejumlah program kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe. Di antaranya pembangunan rumah layak huni, pemberdayaan ekonomi produktif, santunan anak yatim, distribusi hewan kurban, hingga edukasi dan penanganan HIV bagi remaja.<br><br>Salah satu program utama yang segera direalisasikan adalah pembangunan 50 unit rumah tipe 36 untuk warga kurang mampu. Pembangunan dijadwalkan dimulai pada Agustus 2025, dengan nilai per unit mencapai Rp95 juta, termasuk perlengkapan dasar. Tahun ini, Islamic Relief akan membangun 50 unit rumah lengkap dengan perlengkapan rumah tangga. Baitul Mal Kota Lhokseumawe turut memberikan kontribusi sebesar Rp25 juta untuk setiap unit. Wali Kota Sayuti menyambut baik kemitraan ini dan menyebutnya sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat. “Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan solusi konkret bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Kami sangat menghargai dukungan dan kepercayaan dari Islamic Relief,” ujarnya.<br><br>Ia juga menegaskan bahwa proses distribusi bantuan dilakukan secara transparan, tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. \"Kalau ada yang mengatasnamakan pemerintah atau Baitul Mal lalu meminta biaya, mohon dilaporkan. Kami ingin program ini bersih dan tepat sasaran,” tegasnya. Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas negara yang telah terjalin. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Islamic Relief yang telah ikut berkontribusi dalam mensejahterakan warga Kota Lhokseumawe. Semoga ke depan lebih banyak funding, baik dari UK maupun Australia, untuk kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe,” ujar Damanhur. CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, dijadwalkan mengunjungi Lhokseumawe pada awal Agustus 2025 guna meninjau langsung lokasi pembangunan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"ttmouislamicrelif.jpeg","tgl":"2025-07-22"},{"title":"Wakil Wali Kota Buka Raker IDI Lhokseumawe 2025–2028, Dorong Sinergi dan Inovasi dalam Pelayanan Kesehatan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 19 Juli 2025 — Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lhokseumawe untuk masa bakti 2025–2028, Sabtu pagi, di Aula Setdako Lhokseumawe. Rapat kerja yang mengusung tema “Meningkatkan Kerjasama Antar Tim dan Mewujudkan Inovasi untuk Pertumbuhan dan Keberhasilan Bersama” ini dihadiri oleh Ketua IDI Cabang Lhokseumawe, dr. Fahrizal, Sp.THT-KL, dewan penasehat, seluruh pengurus dan anggota, para dokter, serta tamu undangan dari berbagai institusi kesehatan di Kota Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dokter yang tergabung dalam IDI dalam memperkuat sistem kesehatan di Kota Lhokseumawe. Ia menekankan bahwa IDI memegang peran strategis, tidak hanya dalam layanan medis, tetapi juga dalam merumuskan arah kebijakan kesehatan publik. “IDI adalah mitra penting pemerintah. Bukan hanya di ruang praktik, tetapi juga di ruang-ruang strategis yang menentukan arah pembangunan kesehatan. Kami mendorong IDI untuk terus aktif memberi masukan dan terlibat langsung dalam proses kebijakan,” ujar Husaini.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika profesi, serta mendorong para dokter untuk tampil sebagai pemimpin di berbagai lini pelayanan kesehatan. “Kami berharap pengurus IDI terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama,” tambahnya. Raker ini menjadi forum strategis bagi IDI Lhokseumawe untuk merumuskan program kerja selama empat tahun ke depan. Agenda mencakup evaluasi kinerja, penguatan struktur organisasi, serta pengembangan inovasi dalam pelayanan medis, khususnya di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berubah. IDI Cabang Lhokseumawe diharapkan mampu memperluas peran dan kolaborasi, tidak hanya antar anggota, tetapi juga dengan pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen profesional, IDI diyakini dapat menjadi kekuatan penggerak dalam mewujudkan layanan kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"rakeridi.jpeg","tgl":"2025-07-19"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Dorong Sinergi untuk Hidupkan Rute Pelayaran Lhokseumawe–Penang","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 17 Juli 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, SH MH, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pengoperasian rute pelayaran langsung Lhokseumawe–Penang dalam kegiatan Coffee Morning yang digelar oleh Kantor Bea dan Cukai Lhokseumawe, Kamis (17\/7). Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan peluang besar bagi kemajuan ekonomi Aceh dan membutuhkan sinergi lintas sektor untuk dapat berjalan secara berkelanjutan. “Ini peluang besar, tapi tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Kita butuh kajian yang luar biasa dan keterlibatan semua pihak mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat,” ujar Sayuti dalam kegiatan tersebut.<br><br>Wali Kota mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga dermaga di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung rute pelayaran internasional tersebut. Ia juga menyinggung pengalaman Pemerintah Aceh dalam pelayaran serupa di Langsa pada tahun 2014, yang gagal beroperasi dalam jangka panjang karena kurangnya persiapan dan dukungan berkelanjutan. “Pengalaman itu harus jadi pelajaran. Kita tidak ingin rute ini hanya bertahan sebentar, lalu hilang begitu saja,” tegasnya.<br><br>Sayuti menyoroti pentingnya mengurangi ketergantungan Aceh terhadap Pelabuhan Belawan di Medan. Menurutnya, rute Lhokseumawe–Penang dapat menjadi pintu gerbang logistik yang mandiri dan strategis bagi provinsi Aceh. “Sudah saatnya kita cabut ketergantungan itu. Aceh harus berdiri di atas kakinya sendiri,” tambah Sayuti. Ia juga mendukung penggunaan kapal jenis Ro-Ro untuk mendukung kelancaran rute pelayaran ini, sembari menyambut baik pernyataan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), yang sebelumnya menyatakan harapannya agar kendaraan dapat keluar-masuk Aceh lebih mudah melalui pelabuhan ini.<br><br>Wali Kota turut mengajak komunitas pengusaha dan pemilik pabrik untuk berkontribusi aktif dalam mendukung proyek ini. “Saya yakin semua pihak beriktikad baik untuk kemajuan Aceh ke depan,” imbuhnya. Dalam forum tersebut, Sayuti juga menekankan pentingnya peran Lhokseumawe dan Aceh Utara yang kini ditetapkan sebagai lokasi Onshore Receiving Facility (ORF), sebagai bagian dari infrastruktur penunjang pelayaran. Ia berharap model pengelolaan seperti yang diterapkan oleh Mubadala Energy dalam industri gas dapat diadaptasi untuk memaksimalkan dampak ekonomi rute pelayaran ini. “Dengan pembangunan rute ini, kita berharap kawasan ekonomi Lhokseumawe yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional oleh Presiden benar-benar bangkit. Dan harapan saya, kekayaan Aceh ini bisa benar-benar dinikmati oleh rakyat Aceh sendiri,” harapnya.<\/font><\/div>","image":"coffemorning170725.jpeg","tgl":"2025-07-18"},{"title":"Lhokseumawe Ditetapkan sebagai Lokasi Onshore Receiving Facility (ORF) Migas Blok Andaman","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">BANDA ACEH -&nbsp; Kota Lhokseumawe resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) untuk pengolahan minyak dan gas dari Blok Andaman, khususnya dari Sumur Tangkulo 1. Keputusan strategis ini diumumkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan sektor energi nasional dan daerah. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran Aceh dalam rantai industri migas nasional. Selain membuka peluang investasi, pembangunan ORF juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan infrastruktur di kawasan utara provinsi. Rapat tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia Abdulla Bu Ali, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, pejabat dari SKK Migas, Kementerian ESDM, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), perwakilan Harbour Energy, dan pihak terkait lainnya. Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Azhari Idris, tokoh migas asal Aceh, juga hadir memberikan masukan.<br><br>Wali kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH dalam rapat di depan Gubernur Aceh, Mubadala Energi dan SKK Migas menyampaikan secara langsung komitmennya agar masyarakat lokal menjadi bagian utama dari proyek strategis ini. “Kami meminta paling tidak 80 persen tenaga kerja permanen yang akan mengoperasikan ORF berasal dari Lhokseumawe atau Aceh secara umum. Mereka harus dipersiapkan sejak dini melalui pelatihan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dan kami mendorong agar biaya pelatihan ini ditanggung oleh kontraktor pelaksana dengan persetujuan SKK Migas.” ujar Sayuti di hadapan para peserta rapat. Sayuti menegaskan bahwa pelibatan tenaga kerja lokal bukan semata aspek ekonomi, melainkan juga strategi sosial untuk menciptakan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek. Ia mencontohkan Blok A di Aceh Timur, di mana pemuda-pemuda lokal dikirim ke Cepu untuk menjalani pelatihan sebelum dipekerjakan secara permanen oleh Medco.<br><br>Dalam rapat yang sama, Sayuti juga mendorong agar masyarakat sekitar terlibat dalam berbagai posisi pendukung, seperti satuan pengamanan, layanan katering, kebersihan, hingga tenaga kerja outsourcing lainnya. Ia mengusulkan agar proses rekrutmen dilakukan secara transparan dengan melibatkan langsung Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMPTSP &amp; NAKER) Kota Lhokseumawe. Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga telah merancang program pelatihan keterampilan kerja sektor migas yang akan dibiayai melalui APBK. Program ini bertujuan memperkuat daya saing tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dalam industri energi yang kompetitif. Lebih jauh, Sayuti menekankan pentingnya melibatkan kontraktor lokal dan BUMD, khususnya PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), dalam proses Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Menurutnya, sinergi ini penting untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendukung kelancaran proyek di lapangan.<br><br>Tak kalah penting, Sayuti juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan Participating Interest (PI) secara adil dan proporsional sesuai regulasi Kementerian ESDM, agar daerah memperoleh manfaat jangka panjang dari pengelolaan sumber daya alam. Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, yang turut berbicara dalam forum tersebut, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah. Ia menyatakan kesiapan perusahaannya untuk bekerja sama erat dengan berbagai pihak demi kesuksesan proyek ini. “Kami menyambut baik semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Mubadala siap memastikan proyek berjalan lancar dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.<br><br>Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam sambutannya juga menegaskan bahwa pengelolaan sektor migas harus dilakukan secara bertanggung jawab, aman, dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh. Dalam rapat tersebut turut dibahas pula rencana menjadikan Lhokseumawe sebagai lokasi shorebase guna mendukung logistik proyek-proyek migas lepas pantai di wilayah utara. Apabila rencana ini terealisasi, posisi Lhokseumawe sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis energi di Aceh akan semakin kokoh dan strategis.<\/font><\/div>","image":"orf150725.jpeg","tgl":"2025-07-15"},{"title":"Perkuat Advokasi Pengelolaan Migas Aceh, Wali Kota Lhokseumawe Fasilitasi Pertemuan BPMA dengan Jamintel Kejagung","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, memfasilitasi dan mendampingi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, dalam agenda silaturahmi dan koordinasi bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, MH, LL.M. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Jamintel Kejagung RI, Kamis (10\/7\/2025).&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: 10pt;\">Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah penguatan advokasi dalam pengelolaan migas di Aceh, sekaligus mendorong sinergi kelembagaan antara BPMA sebagai otoritas pengelola migas dan Kejaksaan RI sebagai mitra dalam pengawasan hukum serta perlindungan kepentingan negara dan daerah.<\/span><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting dalam membangun tata kelola migas yang lebih transparan, profesional, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: 10pt;\">\"Kami menyambut baik dialog terbuka ini sebagai bentuk sinergi yang positif. Pemerintah Kota Lhokseumawe mendukung penuh penguatan koordinasi antar lembaga demi mewujudkan pengelolaan migas yang sehat dan berpihak pada kepentingan publik,\" ujar Dr. Sayuti Abubakar.<\/span><\/font><\/div><div><div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><span style=\"font-size: 13.3333px;\">Kepala BPMA, Nasri Djalal, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ia menegaskan pentingnya kerja sama strategis antara BPMA dan Kejaksaan RI, terutama dalam memperkuat aspek advokasi hukum dalam setiap tahapan pengelolaan migas di Aceh.&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: 10pt;\">Sementara itu, Jamintel Kejagung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, menyampaikan kesiapan institusinya dalam memberikan dukungan hukum dan pendampingan intelijen yustisial guna memastikan pengelolaan migas Aceh berlangsung sesuai prinsip akuntabilitas dan integritas.&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: 10pt;\">Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan pengelolaan migas yang berkeadilan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat luas.<\/span><\/font><\/div><\/div>","image":"perkuat_advokasi100725.jpeg","tgl":"2025-07-10"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bahas Program Sister City bersama Kemendagri","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 8 Juli 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait rencana pengembangan program Sister City. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Direktur Jenderal Administrasi Wilayah (Dirjen Adwil) Kemendagri, Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si, pada Selasa (8\/7\/2025). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sayuti memaparkan langkah strategis Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menjajaki kemitraan antarwilayah, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui skema Sister City. Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan melalui kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, teknologi, dan kebudayaan.<br><br>“Melalui inisiatif ini, kami ingin membuka peluang kolaborasi yang luas dengan berbagai kota di dalam dan luar negeri, guna memperkuat potensi Lhokseumawe dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Wali Kota Sayuti. Program Sister City dinilai sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam memperluas jejaring antarwilayah, memperkuat diplomasi daerah, serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar pemerintah kota.Dirjen Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal ZA, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kota Lhokseumawe tersebut. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan keselarasan dengan regulasi yang berlaku dalam membangun kemitraan lintas wilayah.<br><br>“Kami mengapresiasi upaya dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Program seperti ini dapat memberikan dampak positif jika dijalankan secara terarah dan berkesinambungan,” ujar Safrizal. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah progresif Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperluas jejaring pembangunan dan menjadikan kota ini semakin terbuka, adaptif, serta siap bersaing di tingkat global. Melalui semangat sinergi, Lhokseumawe terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih inklusif dan berdaya saing.<\/font><\/div>","image":"sister_city.jpeg","tgl":"2025-07-09"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bahas Kerja Sama Strategis Transportasi dan Energi dengan Investor Nasional di Jakarta","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 7 Juli 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mengambil langkah aktif dalam membuka jalur investasi lintas sektor. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, bersama Direktur Utama PT. Pembangunan Lhokseumawe (PT. PL), Habibillah, SE, menggelar sejumlah pertemuan penting dengan investor nasional di Jakarta, Senin (7\/7), untuk menjajaki potensi kemitraan jangka panjang. Pertemuan pertama berlangsung di Hotel InterContinental Jakarta bersama manajemen Kinwin Auto dan PT. Steady Safe Tbk, membahas peluang kerja sama strategis di sektor transportasi darat, laut, dan udara, penguatan infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe, serta pengembangan investasi di bidang minyak dan gas.<br><br>Lhokseumawe dinilai memiliki posisi geografis yang strategis dan potensi besar sebagai pusat logistik serta energi kawasan barat Indonesia. Pemerintah kota menegaskan komitmennya membangun ekosistem investasi yang terbuka, kompetitif, dan berkelanjutan. Di hari yang sama, Wali Kota dan Direktur Utama PT. PL juga menjajaki kerja sama dengan Pabrik Pupuk Prestige, perusahaan bioteknologi asal Jawa Tengah, dalam pertemuan di kantor operasional PT. Steady Safe Tbk, Jakarta Selatan. Perusahaan ini dikenal dengan inovasinya dalam mengintegrasikan teknologi IoT dan drone ke dalam sektor agribisnis utama: pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.<br><br>Rencana kerja sama diarahkan agar PT. Pembangunan Lhokseumawe menjadi distributor utama untuk wilayah Aceh, sekaligus membuka jalan bagi pemanfaatan teknologi pertanian modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Langkah strategis ini menjadi bagian dari visi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui kolaborasi nyata antara sektor publik dan swasta. Dengan pendekatan yang progresif dan adaptif, Lhokseumawe terus membangun diri sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Indonesia bagian barat.<\/font><\/div>","image":"Strategis_Transportasi.jpeg","tgl":"2025-07-07"},{"title":"Perkuat Tata Kelola Birokrasi, Sayuti Abubakar Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Sekolah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 4 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat birokrasi yang profesional, bersih, dan responsif, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melantik sejumlah Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Pelantikan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota, Jumat (4\/7\/2025), disaksikan oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan. Mengawali sambutannya, Sayuti Abubakar menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, sekaligus menekankan pentingnya menjalankan amanah jabatan secara profesional dan bertanggung jawab.<br><br>“Jabatan ini tidak dipungut biaya. Tidak ada praktik jual beli jabatan. Karena itu, saya harapkan kepada Ibu dan Bapak semua untuk bekerja secara sungguh-sungguh dan profesional,” tegas Sayuti. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Para pejabat diminta tidak terlena dengan jabatan, tetapi menunjukkan kinerja nyata demi kemajuan Kota Lhokseumawe.<br><br>“Beban dari pelantikan hari ini hanya satu: bekerja profesional. Jangan merasa hebat. Kalau kinerja tidak sesuai harapan, akan saya evaluasi. Saya butuh pejabat yang siap bekerja, bukan yang sibuk melobi jabatan,” ujarnya. Sayuti Abubakar juga menyampaikan keprihatinan atas hasil inspeksi mendadak (sidak) sebelumnya yang menunjukkan bahwa hampir 30 persen pegawai tidak hadir di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kondisi ini menurutnya menjadi tanggung jawab langsung pejabat yang dilantik hari ini. Secara khusus, Sayuti Abubakar juga menyoroti jabatan-jabatan strategis yang baru diisi, termasuk Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan pejabat di Baitul Mal Kota Lhokseumawe.<br><br>“Saya ingatkan, jangan main-main dengan anggaran. Baitul Mal juga harus bekerja sesuai amanah. Tidak ada lagi hak amil karena sudah menerima TPP. Saya ingin Baitul Mal menjadi lembaga yang terpercaya, termasuk bagi perusahaan dalam menyalurkan zakat,” tegasnya. Untuk sektor pendidikan, Sayuti Abubakar menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kota. Ia meminta para kepala sekolah yang dilantik untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inspiratif, dan adil bagi semua peserta didik.<br><br>“Kita harus menyusun sistem agar kualitas pendidikan di Lhokseumawe bisa merata, tidak timpang antara satu sekolah dengan lainnya,” tambahnya. Sebagai penutup, Sayuti Abubakar juga mengingatkan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, termasuk melalui inspeksi mendadak yang tidak akan diberitahukan sebelumnya. “Saya akan datang langsung ke lapangan. Kalau tiga kali saya sidak dan tidak ada perubahan, maka akan saya geser. Tidak ada kompromi. Pemerintah ini harus bergerak maju, melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.<br><br>Berikut daftar pejabat yang dilantik:<br>1. Muhammad Rahmat, S.HI, M.H – Kepala Bagian Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat pada Setdako Lhokseumawe<br>2. Maimun, S.Sos – Sekretaris pada Baitul Mal<br>3. Marzuki, SP – Kepala Bidang Anggaran pada BPKD<br>4. Cut Fitri Yani, AMTE, SKM – Sekretaris pada Dinas Kesehatan<br>5. Nafsiah, S.Sos – Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendikan dan Kebudayaan<br>6. M. Novri Saputradjaja, S.E – Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendikan dan Kebudayaan<br>7. Said Zulkarnain, SE – Kabid Pendidikan Dayah pada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah<br>8. Badiuzzaman, S.Sos – Kabid Bina Peribadatan dan Haji pada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah<br>9. Musliyadi, S.Sos – Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial<br>10. Junaidi, S.Sos – Kasubbag Umum pada Baitul Mal<br>11. Irfandi, S.Sos – Kasi Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan<br>12. Jumiati, S.E – Kasubbag Keuangan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat<br>13. Hendra Gunawan, A.MD – Kasubbag Umum, Perencanaan, dan Pelaporan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat<br>14. Jumarli, SE – Kasubbag Program dan Pelaporan pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah<br>15. Sriaryati, S.Pd., M.Pd – Kepala SMP Negeri 2<br>16. Fakhrurrazi, S.Pd., M.Pd – Kepala SD Negeri 1 Muara Dua<br>17. Mansur, S.Pd., M.Pd – Kepala SD Negeri 4 Muara Dua<\/font><\/div>","image":"pejabatadm.jpeg","tgl":"2025-07-04"},{"title":"Lepas Sambut Komandan Kodim 0103 Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Sinergi TNI dan Pemda Harus Terus Erat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 3 Juli 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri acara pelepasan pejabat lama dan peusijuk pejabat baru Komandan Kodim 0103\/Aceh Utara. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Letkol Kav Mahkyar, S.T., M.M., M.H.I. atas dedikasinya selama menjabat, sekaligus menyambut Letkol Arh. Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S. sebagai Komandan Kodim yang baru di Kota Lhokseumawe. Acara berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Utara, Kamis (3\/7). Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Letkol Kav Mahkyar selama menjabat sebagai Dandim 0103\/Aceh Utara.&nbsp;<br><br>“Banyak kontribusi yang telah beliau berikan, tidak hanya dalam menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di bidang ketahanan pangan, penanganan stunting, dan penanggulangan bencana,” ujar Sayuti Abubakar. Kepada Dandim yang baru, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Wali Kota menyampaikan selamat datang dan harapan besar akan kelanjutan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah. “Kami percaya, dengan kepemimpinan beliau, hubungan koordinatif antara Kodim dan jajaran Pemda akan semakin erat dan solid, demi terciptanya wilayah yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.<br><br>Wali Kota juga menegaskan bahwa peran strategis Kodim sebagai mitra pemerintah sangat penting, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang pelaksanaan program-program prioritas pembangunan daerah. Prosesi peusijuk turut dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi kearifan lokal Aceh dalam menyambut pejabat baru. Tradisi ini menjadi bentuk doa dan harapan agar pejabat yang baru senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para pejabat sipil dan militer, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran Muspika dari Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Suasana berlangsung penuh kekeluargaan dan penghormatan, menandai transisi kepemimpinan yang harmonis di lingkungan Kodim 0103\/Aceh Utara.<\/font><\/div>","image":"pshsmbt030725.jpeg","tgl":"2025-07-03"},{"title":"Wali Kota dan Ketua Forikan Lhokseumawe Dorong Penguatan UMKM Olahan Ikan Teri sebagai Program Unggulan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 2 Juli 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe selaku mitra utama, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kota Lhokseumawe menutup secara resmi pelatihan peningkatan mutu hasil olahan ikan, pengemasan, dan digital marketing bagi pelaku usaha ikan teri. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 1 hingga 2 Juli 2025 dengan diikuti oleh tujuh kelompok di Kecamatan Banda Sakti, dan dipusatkan di Gedung Tgk. M. Hasbi As-Shidieqy, Lhokseumawe, Rabu (2\/7). Pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat sektor perikanan dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menegaskan bahwa saat ini masih sangat minim produk olahan hasil laut, khususnya ikan teri, yang berasal dari Lhokseumawe.<br><br>\"Sebagai daerah maritim, padahal potensi kita besar, tapi produk olahan yang beredar di pasaran masih sangat terbatas. Ini menjadi tantangan bersama. Saya sering menemukan bahwa hasil laut dari Lhokseumawe, seperti ikan teri, justru dibawa keluar daerah, lalu diolah dan dikemas oleh daerah lain. Akhirnya, produk itu kembali ke kita dengan harga yang jauh lebih mahal. Ini jelas merugikan, karena nilai tambahnya justru dinikmati oleh pihak lain,” tegas Sayuti Abubakar. Ia menambahkan bahwa untuk memaksimalkan potensi tersebut, perlu dilakukan penguatan di tiga aspek utama. \"Ada tiga hal penting yang harus kita lakukan bersama: pertama, pengolahan bahan yang higienis agar aman dikonsumsi; kedua, pengemasan yang menarik agar produk lebih bernilai; dan ketiga, pemasaran yang efektif, terutama melalui platform digital yang kini menjadi pasar utama,” jelasnya.<br><br>“Pemerintah sangat serius dalam mendukung sektor ini karena pengembangan UMKM olahan ikan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal kemandirian masyarakat dan identitas daerah. Kita ingin nama Lhokseumawe ikut terangkat bersama kualitas produknya,” tambah Sayuti. Sementara itu, Ketua FORIKAN Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya pengembangan produk ikan teri sebagai komoditas khas daerah yang punya potensi pasar besar. “Pelatihan ini adalah titik awal. Jangan ragu untuk memperbaiki kualitas, berinovasi dalam kemasan, dan manfaatkan teknologi untuk memperluas pasar,” pesannya.<br><br>“Ikan teri adalah komoditas unggulan Lhokseumawe. Dengan pengolahan dan pemasaran yang tepat, saya yakin produk kita akan semakin diminati baik secara lokal maupun nasional,” tutup Yulinda. Plt Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH, M.S.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong transformasi ekonomi masyarakat pesisir. “Kami ingin pelaku usaha ikan teri tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mampu memahami rantai nilai dari hulu ke hilir, termasuk pentingnya standar mutu, branding produk, dan strategi pemasaran yang adaptif dengan era digital,” jelas Cut Elya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan berbagai instansi dan komunitas untuk menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan bagi sektor perikanan.<\/font><\/div>","image":"UMKM_Olahan_Ikan_Teri.jpeg","tgl":"2025-07-02"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP PKK Lhokseumawe Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"tahoma\">Lhokseumawe, 1 Juli 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri Upacara dan Syukuran dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Lhokseumawe, Selasa (1\/7). Kegiatan yang berlangsung di halaman Polres Lhokseumawe ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai bentuk komitmen institusi Polri dalam mendekatkan diri kepada rakyat dan memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya rasa aman dan damai. Wali Kota dan Ketua TP PKK mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk dukungan terhadap tugas dan tanggung jawab Polri di wilayah Kota Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi terhadap peran Polri yang terus berkembang dan menjalin kemitraan positif dengan masyarakat. “Kami mengapresiasi dedikasi Polres Lhokseumawe dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Semoga momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat demi Lhokseumawe yang aman dan sejahtera,” ujar Sayuti Abubakar. Lebih lanjut, Sayuti menambahkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.<br><br>“Masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kolaborasi antara warga, pemerintah, dan aparat penegak hukum adalah kunci utama untuk menjaga ketertiban dan mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh,” tambahnya. Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momen mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.<br><br>Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran serta pemberian hadiah dan penghargaan kepada personel Polres Lhokseumawe yang berprestasi di berbagai bidang. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta elemen organisasi kemasyarakatan.<\/font><\/div>","image":"Peringatan_Hari_Bhayangkara.jpeg","tgl":"2025-07-01"},{"title":"Lantik Direksi dan Dewan Komisaris PTPL, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Rekrutmen Bersih dan Dorong Kebangkitan Bisnis","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 30 Juni 2025- Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi melantik Direksi dan Dewan Komisaris PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda) di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (30\/06). Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa kerja manajemen baru PTPL untuk periode 2025–2030 bagi Direksi, dan 2025–2029 bagi Dewan Komisaris. Adapun struktur Anggota Direksi PTPL yang dilantik yakni Habibillah, S.E., sebagai Direktur Utama; Junaidi, S.E., sebagai Direktur Umum dan Keuangan; serta Ir. Muntazar, S.T., M.T., sebagai Direktur Pengembangan Usaha. Sementara itu, Dewan Komisaris diisi oleh Dr. Muammar Khadafi, S.E., M.Si.Ak.CA.CMA., sebagai Komisaris Utama; Andi Isnanda, AP., S.H., M.Kn.CPLA., dan Sulaiman, S.Pd.I., masing-masing sebagai Anggota Komisaris.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada jajaran manajemen baru dan menegaskan bahwa proses seleksi telah berjalan dengan adil dan profesional. Proses seleksi yang dimaksud mencakup tahapan administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), hingga wawancara yang merupakan tahapan akhir Seleksi Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PTPL. “Hasil akhir seleksi ini murni melalui proses objektif. Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Semua calon telah mengikuti tahapan seleksi yang ketat dan transparan, mulai dari administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga wawancara,” tegasnya.<br><br>Lebih lanjut, Sayuti Abubakar menyampaikan harapannya agar PTPL mampu bangkit dari stagnasi yang selama ini membelenggu perusahaan daerah tersebut. “Selama ini, PTPL cenderung jalan di tempat. Belum ada kreativitas dan inovasi yang benar-benar berdampak. Padahal potensi kita sangat besar seperti contohnya di sektor perikanan dan jasa. Saya berharap dengan manajemen baru ini, akan lahir semangat baru dan perubahan yang besar,” ujar Sayuti. Sayuti Abubakar juga mengingatkan bahwa PTPL tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk membentuk unit-unit bisnis baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan membuka peluang ekonomi yang nyata.<br><br>“Saya tidak ingin PTPL hanya menjadi papan nama atau sekadar rutinitas administratif. Sudah waktunya perusahaan ini bergerak lebih dinamis, membentuk unit-unit usaha yang relevan, inovatif, dan berdampak. Bangunlah lini bisnis baru yang mampu mengelola potensi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian ekonomi daerah,” tegas Sayuti. Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan harapan agar para Direksi dan Komisaris yang baru dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab sesuai amanah yang diberikan. “Selamat menjalankan amanah. Semoga saudara-saudara bisa membawa perubahan nyata dan menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Kapolres Lhokseumawe, Plt Sekda Lhokseumawe, perwakilan unsur Forkopimda Lhokseumawe, para pimpinan perbankan, serta para asisten dan staf ahli di lingkungan Setdako Lhokseumawe dan tamu undangan lainnya.<\/font><\/div>","image":"lantikkomisarisdireksi.jpeg","tgl":"2025-06-30"},{"title":"Pengurus Dekranasda Lhokseumawe Dikukuhkan, Wali Kota dan Ketua Dekranasda Aceh Harap Kerajinan Lokal Maju Bersama Yulinda Sayuti","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, Aceh – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, secara resmi mengukuhkan Pengurus Dekranasda Kota Lhokseumawe Masa Bakti 2025–2030 dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Sabtu (28\/6). Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran Dekranasda sebagai motor penggerak industri kerajinan lokal yang berdaya saing. Sebelumnya, Ny. Yulinda Sayuti telah dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe pada Senin, 24 Maret 2025, bertempat di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, bersamaan dengan pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten\/Kota lainnya oleh Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir.<br><br>Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H.; Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir beserta jajaran pengurus; sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Lhokseumawe; anggota DPRK Lhokseumawe dan Muara Bungo; Ketua Organisasi Wanita Forkopimda; perwakilan perbankan; serta tokoh-tokoh organisasi lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan harapannya agar Dekranasda dapat menjadi motor penggerak dalam mengangkat potensi lokal sekaligus menjadi forum kolaboratif bagi pengembangan kerajinan daerah.&nbsp;<br><br>“Kita punya potensi kerajinan yang luar biasa di Lhokseumawe. Namun banyak yang belum terekspos secara maksimal. Kita perlu memberi pelatihan dan pendampingan agar produk perajin kita semakin unggul dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya. Ia juga berharap adanya dukungan yang lebih kuat dari tingkat provinsi. “Kami berharap Dekranasda Aceh dapat mendorong lebih banyak program yang menyentuh langsung para perajin di Kota Lhokseumawe,” tegasnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, secara simbolis memasangkan pin kepada Wakil Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Sakinah Husaini, dan Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, yang kemudian diteruskan kepada Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Rosnita A. Haris. Selanjutnya, Ny. Marlina Muzakir menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dekranasda Kota Lhokseumawe kepada Ny. Yulinda Sayuti selaku Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe. Prosesi ini menjadi simbol dukungan penuh dari Dekranasda Aceh terhadap kepengurusan baru, sekaligus menegaskan sinergi antara provinsi dan kabupaten\/kota dalam memajukan kerajinan nusantara.<br><br>Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan semangat kolaboratif. “Pengukuhan hari ini adalah awal dari sebuah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara kolaboratif, kreatif, dan inovatif. Mari jadikan Dekranasda sebagai wadah yang aktif memberdayakan para perajin, khususnya UMKM, agar terus berkembang dan naik kelas,” ujarnya.<br><br>Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan program Dekranasda memberi dampak nyata. “Kami berharap adanya sinergi yang kuat antara Dekranasda dengan seluruh pemangku kepentingan — baik pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun komunitas perajin — demi kemajuan kerajinan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, Dekranasda Kota Lhokseumawe diharapkan segera menyusun program kerja yang konkret, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia perajin, fasilitasi akses permodalan, hingga penguatan strategi promosi agar produk-produk lokal semakin dikenal dan diminati luas.<\/font><\/div>","image":"dekranasda280625.jpeg","tgl":"2025-06-29"},{"title":"Wakili Wali Kota, Asisten III Setdako Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba Pada Peringatan HANI 2025","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 26 Juni 2025 — Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten III Setdako Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar, menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BNN, yang berlangsung di Aula Setdako Lhokseumawe, Kamis (26\/6). Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmen yang kuat dan konsisten dalam mendukung gerakan nasional untuk memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Dalam sambutannya&nbsp; Asisten III Setdako menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Lhokseumawe atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba di wilayah kota Lhokseumawe. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang mengintai semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda.<br><br>“Ancaman narkotika bukan hanya menghancurkan fisik dan mental, tetapi juga merusak masa depan bangsa. Ini adalah musuh bersama yang harus kita lawan secara kolektif,” ujar dr. Said Alam Zulfikar. Sebagai kota yang memiliki posisi geografis strategis dan akses terbuka dari berbagai wilayah, Kota Lhokseumawe termasuk daerah yang cukup rentan terhadap peredaran gelap narkotika. Oleh karena itu, Pemerintah Kota menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat, pemerintah, BNN, lembaga pendidikan, tokoh agama, pemuda, dan keluarga dalam menghadapi persoalan narkoba. Asisten III melalui sambutannya juga menekankan bahwa upaya pemberantasan narkotika harus dilakukan melalui pendekatan menyeluruh, meliputi pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat.<br><br>“Kami mendukung penuh program nasional Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), dan mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan HANI ini sebagai momentum pembaruan komitmen bersama,” lanjutnya. Acara yang berlangsung di Lhokseumawe ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran BNN, TNI\/Polri, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, insan pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Semangat kebersamaan dalam peringatan HANI ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan Kota Lhokseumawe yang bebas dari narkoba, kuat dalam iman, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.<\/font><\/div>","image":"hani2025.jpeg","tgl":"2025-06-27"},{"title":"Pesawat dan Bandar Udara Point A Diresmikan, Wali Kota Lhokseumawe Sambut Gubernur Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhoksukon, 26 Juni 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menyambut langsung kehadiran Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dalam acara peresmian pengoperasian Pesawat dan Bandar Udara Point A – Lhoksukon yang berlangsung di Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (26\/6). Acara yang diinisiasi oleh PT Pema Global Energi (PGE) ini menjadi momentum penting dalam mendorong konektivitas udara, serta mempercepat transformasi kawasan industri dan ekonomi di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya. Bandar Udara Point A diharapkan menjadi pusat pergerakan logistik dan transportasi baru yang mendukung berbagai sektor strategis, termasuk energi, perdagangan, dan pariwisata.<br><br>Kehadiran Wali Kota mencerminkan dukungan kuat dari Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap inisiatif pembangunan infrastruktur berskala regional. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sayuti menyampaikan optimismenya terhadap dampak positif dari hadirnya bandar udara ini. “Bandara ini merupakan langkah maju yang sangat berarti, tidak hanya untuk kepentingan industri, tetapi juga untuk mobilitas masyarakat, evakuasi darurat, dan tentunya membuka peluang ekonomi baru bagi kawasan utara Aceh,” ujar Dr. Sayuti Abubakar. “Kami berharap keberadaan Bandara Point A dapat menjadi pemicu terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, serta mendorong lahirnya kerja sama antar wilayah yang lebih dinamis,” tambahnya.<br><br>Gubernur Aceh hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus tokoh yang secara simbolis meresmikan pengoperasian Bandara Point A. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas beroperasinya fasilitas bandara dan pesawat milik perusahaan yang bergerak di sektor energi tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan pengoperasian pesawat dan Bandara Point A – Lhoksukon yang akan memperkuat kegiatan hulu migas di Aceh Utara,” ujar Muzakir. Gubernur menyebut, hadirnya bandara ini merupakan langkah strategis dan mencerminkan kesiapan Aceh dalam mengelola potensi sumber daya alam secara mandiri dan profesional. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung setiap langkah pembangunan sektor energi melalui regulasi yang berpihak, kerja sama lintas institusi, dan prinsip tata kelola yang baik.&nbsp;&nbsp;<br><br>Peresmian ditandai dengan seremoni peluncuran pesawat pertama yang menandai beroperasinya jalur penerbangan Bandar Udara Point A. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya harapan terhadap kemajuan sektor transportasi udara di wilayah ini. Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil SE, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan infrastruktur kawasan, serta harapan agar kehadiran Bandara Point A mampu meningkatkan konektivitas dan membuka akses lebih luas bagi masyarakat di wilayahnya.<br><br>Dalam jangka panjang, keberadaan Bandara Point A diyakini akan menciptakan multiplier effect terhadap pembangunan ekonomi kawasan. UMKM lokal, pelaku pariwisata, hingga lembaga pendidikan dan sosial dapat mengambil peran dalam dinamika baru yang tercipta dari keterhubungan wilayah. Acara peresmian turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Aceh Utara, perwakilan TNI\/Polri, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan perusahaan mitra. Dengan hadirnya Bandar Udara Point A – Lhoksukon, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap ke depannya semakin banyak peluang kerja, peningkatan investasi, serta percepatan konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.<\/font><\/div>","image":"pointa.jpeg","tgl":"2025-06-27"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 26 Juni 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, hadiri peringatan yang diselenggarakan di Islamic Centre Kota Lhokseumawe, Kamis (26\/6) malam. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK, camat, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Jajaran kepala sekolah, kepala puskesmas, serta masyarakat umum juga memenuhi area masjid. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan momen reflektif yang penting bagi umat Islam. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peristiwa hijrah Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik dan bermakna.<br><br>“Hijrah Rasulullah dari Mekah ke Madinah merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam. Itu bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi simbol dari perjuangan, perubahan, dan komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran. Nilai-nilai ini yang harus kita teladani dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,” ujar Dr Sayuti. Sayuti juga menegaskan bahwa Tahun Baru Islam harus menjadi titik tolak untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat etika sosial, dan meningkatkan semangat pelayanan masyarakat.<br><br>“Saya mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Kota Lhokseumawe untuk menjadikan tahun baru ini sebagai awal perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi, pelayanan publik, maupun dalam penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual di lingkungan kita,” tambahnya. Peringatan 1 Muharram 1447 H ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Tgk. Dr. Rer. Nat. Ilham Maulana, S.Si., akademisi dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya hijrah sebagai transformasi diri menuju karakter yang lebih berakhlak, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi untuk kemajuan umat.<\/font><\/div>","image":"thnbaruislam.jpeg","tgl":"2025-06-27"},{"title":"Wali Kota dan Ketua TP PKK Lhokseumawe Sambut Roadshow Akademi ABC 2025: Dorong Peran Perempuan dan Keluarga","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 26 Juni 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyambut langsung pelaksanaan Roadshow Akademi ABC (Ahlinya Buat Citarasa) yang digelar di GOR ACC Cunda Lhokseumawe, Kamis (26\/6). Kegiatan yang digelar atas kolaborasi PT. ABC Indonesia dan TP PKK Lhokseumawe&nbsp; merupakan bagian dari rangkaian roadshow nasional Akademi ABC Tahun 2025 yang bertujuan mengangkat dedikasi perempuan dalam dunia kuliner serta menjadi wadah berbagi pengetahuan dan inspirasi bagi para ibu rumah tangga.<br><br>Kota Lhokseumawe dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan karena dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap program pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga. Lebih dari 500 peserta hadir, terdiri dari kader TP PKK tingkat kota, kecamatan, hingga gampong. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendorong peran aktif perempuan di berbagai bidang. “Kami mengapresiasi kehadiran Roadshow Akademi ABC di Lhokseumawe. Ini bukan sekadar kegiatan, tapi bentuk nyata kepedulian terhadap peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Ke depan, kolaborasi seperti ini perlu terus kita dorong agar semangat pemberdayaan bisa menjangkau hingga ke gampong-gampong,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari kekuatan keluarga dan peran strategis perempuan di dalamnya. “Kalau ingin Lhokseumawe maju, maka kita harus mulai dari keluarga. Perempuan adalah pilar utama rumah tangga sekaligus penggerak masyarakat. Saya juga mengapresiasi partisipasi aktif para kader PKK dalam acara ini,” tambahnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyatakan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan. “Kami ingin melihat lebih banyak perempuan dan ibu rumah tangga yang tumbuh dan berkembang melalui program seperti ini. Kegiatan ini sangat relevan dengan semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga,” ujarnya.<br><br>Atas nama TP PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti juga mengucapkan terima kasih kepada PT ABC atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian potensi lokal. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Owner Apotek Zid, Ibu Ayu Andira yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja III TP PKK&nbsp; atas dukungan penuhnya terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Roadshow Akademi ABC ini tidak hanya menampilkan demo masak bersama Chef Surya dari Master Chef Indonesia, tetapi juga dimeriahkan dengan lomba memasak, fashion show, dan lomba yel-yel antar TP PKK. Semangat kreativitas dan kebersamaan yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa Lhokseumawe siap menjadi pusat gerakan kolaboratif dan inspiratif di Aceh. Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, antara lain Asisten II Setdako Lhokseumawe Dr. Ir. Tgk. H. Anwar Ali; Ibu Wakil Wali Kota Ny. Sakinah; Plt. Ketua DWP Kota Lhokseumawe Ny. Rosnita; Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Julianti; serta para ketua organisasi perempuan dari unsur Forkopimda.<\/font><\/div>","image":"abc2025.jpeg","tgl":"2025-06-26"},{"title":"Wali Kota dan Plt. Sekda Lhokseumawe Pantau Langsung Lokasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 Juni 2025 - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, SH MH bersama Plt. Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos, melakukan pemantauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di kompleks Gedung Diklat, Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (24\/6\/2025). Dr. Sayuti sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Gedung Kemensos, Jakarta, Jum`at (13\/6) membahas terkait rencana awal pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Dalam pemantauan lokasi tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemko Lhokseumawe dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan inklusif.<br><br>“Sekolah Rakyat nantinya diharapkan dapat menjadi instrumen penting demi pemerataan akses dan mutu pendidikan, sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe secara luas,” ujar Sayuti Abu Bakar. Program Sekolah Rakyat berangkat dari inisiatif Pemko Lhokseumawe untuk mengatasi kemiskinan melalui pendidikan berbasis keadilan sosial. Sekolah ini dirancang khusus untuk anak-anak dari kelompok desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni mereka yang tergolong dalam kondisi ekonomi paling rentan. Melalui pendidikan formal, pembentukan karakter, serta pelatihan keterampilan vokasional, Sekolah Rakyat diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi, sekaligus membuka peluang yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.<br><br>Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyediakan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan ini akan dikembangkan menjadi pusat pendidikan inklusif yang tidak hanya memberikan akses belajar, tetapi juga menjadi ruang pengembangan potensi diri dan kehidupan sosial anak-anak dari keluarga kurang mampu. Plt. Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos, yang turut hadir dalam pemantauan tersebut, menyampaikan bahwa pemerintah kota siap mendukung seluruh tahapan pembangunan, mulai dari pengajuan lahan, penyusunan dokumen teknis, hingga pelibatan lintas sektor.<br><br>“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Sekolah Rakyat adalah salah satu upaya nyata Pemerintah Kota untuk menghadirkan keadilan sosial melalui pendidikan,” jelas Haris. Pasca pemantauan lokasi, Pemko Lhokseumawe akan melanjutkan proses dengan perencanaan teknis dan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pemerintah pusat, dunia pendidikan, dan mitra pembangunan lainnya. Program ini terbuka untuk kolaborasi multisektor demi memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi di lapangan.<\/font><\/div>","image":"ceklokasi.jpeg","tgl":"2025-06-24"},{"title":"Dukung Program Swasembada Pangan, Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Traktor dan Benih ke Petani","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 23 Juni 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah dan kontribusi terhadap program nasional. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi unggul kepada kelompok tani di Kecamatan Blang Mangat, Senin (23\/6). Bantuan yang diberikan berupa tiga unit traktor roda empat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, serta 7,5 ton benih padi varietas Inpari 50 dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.<br><br>Acara berlangsung di Gedung Alsintan Blang Mangat, dan turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Plt. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP), Kapolsek Blang Mangat, Danramil Blang Mangat, serta Camat Blang Mangat dan Camat Muara Dua. Wali Kota Sayuti menyebutkan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ia menambahkan, kehadiran traktor akan mempermudah proses pengolahan lahan, sedangkan benih Inpari 50 dikenal unggul dan cocok untuk kondisi pertanian di wilayah Aceh. Para petani menyambut baik bantuan tersebut dan berharap dukungan seperti ini terus berlanjut. Menurut mereka, bantuan alsintan dan benih sangat membantu dalam persiapan musim tanam dan meningkatkan hasil panen. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam membangun sektor pertanian yang lebih modern, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.<\/font><\/div>","image":"traktordanbenih230625.jpeg","tgl":"2025-06-23"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Pimpin Wawancara Tahap Akhir Calon Komisaris dan Direksi BUMD","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memimpin langsung proses wawancara tahap akhir terhadap calon Komisaris dan Direksi PT. Pembangunan Lhokseumawe, Kamis (19\/5\/2025). Wawancara yang digelar secara daring ini diikuti oleh 13 peserta, terdiri dari 8 calon komisaris dan 5 calon direksi. Seleksi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan terpilihnya figur-figur profesional, berintegritas, dan memiliki visi strategis untuk memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.<br><br>“Hari ini kita melakukan wawancara akhir terhadap 13 calon. Ini merupakan tahapan penting untuk menilai kapasitas mereka dalam memahami tugas dan tanggung jawab sebagai komisaris maupun direksi,” ujar Wali Kota Sayuti Abubakar. Dalam sesi tersebut, para kandidat diminta menjabarkan pemahaman mereka terkait peran strategis BUMD, regulasi yang mengatur, serta menyampaikan visi dan misi dalam mengembangkan PT. Pembangunan Lhokseumawe agar lebih kontributif terhadap pembangunan ekonomi daerah.<br><br>“Wawancara ini juga menggali sejauh mana komitmen mereka untuk membawa BUMD ini tumbuh sehat dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Proses wawancara ini menjadi tahapan akhir dari keseluruhan seleksi yang telah berlangsung secara objektif dan transparan. Hasil akhir seleksi direncanakan akan diumumkan dalam waktu dekat melalui laman resmi Pemerintah Kota Lhokseumawe di www.lhokseumawekota.go.id<\/font><\/div>","image":"wawancara190625.jpeg","tgl":"2025-06-19"},{"title":"Lhokseumawe Siap Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Wali Kota Sayuti Abubakar Audiensi Bersama Wamen Sosial Agus Jabo Priyono","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">JAKARTA, 14 Juni 2025 — Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, SH., MH. melakukan audiensi bersama Wakil Menteri Sosial (Wamen Sosial) RI Agus Jabo Priyono di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Jumat (13\/06\/2025). Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lhokseumawe, Aceh, sebagai langkah penting pemerintah daerah dan pusat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam audiensi, Wali Kota Sayuti Abubakar mempresentasikan kondisi masyarakat Lhokseumawe, potensi dan kesiapan daerah, permasalahan yang tengah dihadapi, hingga upaya-upaya yang tengah dan akan dijalankan demi pemerataan akses dan mutu pendidikan.<br><br>“Sekolah Rakyat nantinya diharapkan dapat menjadi instrumen penting demi pemerataan akses dan mutu pendidikan, sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe secara luas,” ujar Sayuti Abubakar. Sementara itu, Wamen Sosial Agus Jabo Priyono menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan dukungannya. Dalam pertemuan, dia juga menekankan pentingnya pendekatan matang demi mencapai visi bersama, yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat.<br><br>“Anak-anak yang belajar di Sekolah Rakyat nantinya akan menjadi generasi bangsa yang unggul, meskipun berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka akan dibekali tiga aspek penting sekaligus, yaitu kecerdasan, karakter, dan keterampilan, demi masa depan yang lebih cerah dan mandiri,” ujar Wamen Sosial Agus Jabo. Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lhokseumawe diharapkan dapat menjadi momentum penting demi terciptanya pemerataan kualitas hidup, dan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang bagi masyarakat Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"loaksisekolah130525.jpeg","tgl":"2025-06-14"},{"title":"Plt. Sekda Lhokseumawe Hadiri Milad ke-56 UIN Sultanah Nahrasiyah, Dorong Penguatan Peran Kampus dalam Pembangunan Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 12 Juni 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., saat menghadiri peringatan Milad ke-56 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah, Kamis (12\/6), di Gedung Serbaguna kampus tersebut. Mewakili Wali Kota Lhokseumawe, Haris menyampaikan apresiasi atas kontribusi UIN dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, religius, dan kompetitif. Ia menyebut transformasi kampus dari IAIN menjadi UIN bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan lompatan strategis dalam peningkatan kapasitas akademik dan kelembagaan.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lebih jauh, Haris menegaskan bahwa Lhokseumawe tengah diarahkan sebagai pusat jasa, industri, dan pendidikan di wilayah utara Aceh. Untuk itu, kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi keniscayaan. Haris juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UIN atas dedikasi dan kontribusinya selama ini terhadap penguatan kualitas kehidupan intelektual dan spiritual masyarakat Lhokseumawe. Peringatan Milad ke-56 UIN Sultanah Nahrasiyah turut dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Muhammad Diwansyah, M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Aceh, serta sejumlah pimpinan daerah, akademisi, dan tokoh masyarakat. Dengan usia lebih dari setengah abad, UIN Sultanah Nahrasiyah diharapkan terus memperluas perannya sebagai pusat keilmuan dan agen perubahan di tengah dinamika pembangunan regional dan nasional.<\/font><\/div>","image":"milad56120625.jpeg","tgl":"2025-06-12"},{"title":"Bahas Hunian MBR, Wali Kota Lhokseumawe Bertemu Dirjen PKP","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 12 Juni 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong peningkatan akses terhadap hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) RI, Dr. Drs. Imran, M.Si, M.A Cd, di Jakarta, Kamis (12\/6). Pertemuan yang berlangsung di kantor KemenPKP itu membahas sejumlah isu strategis terkait pengembangan sektor perumahan di Lhokseumawe. Fokus utama adalah ketersediaan hunian layak dan terjangkau, terutama bagi kelompok masyarakat dengan daya beli rendah.<br><br>“Kami berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitas, maupun program nasional yang bisa diterapkan di Lhokseumawe,” ujar Wali Kota Sayuti dalam pernyataannya. Menurut Sayuti, penyediaan perumahan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi menyangkut peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kota yang sehat dan produktif harus dibangun dari lingkungan tempat tinggal yang layak dan manusiawi. Menanggapi hal itu, Dirjen Perumahan Perdesaan, Dr. Imran, menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut sektor perumahan sebagai salah satu pilar penting pembangunan daerah yang harus mendapat perhatian khusus.<br><br>“Pemerintah pusat siap mendukung langkah-langkah percepatan yang dilakukan daerah, apalagi jika diarahkan pada kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Imran. Dr. Imran sendiri bukan sosok asing bagi Lhokseumawe. Ia merupakan putra daerah kelahiran Cunda dan pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe. Dengan latar belakang tersebut, ia memiliki pemahaman yang mendalam terhadap karakter dan kebutuhan kota ini. “Sebagai bagian dari Lhokseumawe, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk ikut mendorong kemajuan kota ini, terutama di sektor-sektor yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” imbuhnya.<br><br>Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret, termasuk penyusunan rencana teknis pembangunan hunian bersubsidi, program bantuan stimulan, serta integrasi kawasan permukiman dengan infrastruktur pendukung lainnya. Pemerintah Kota Lhokseumawe dan KemenPKP sepakat untuk terus menjaga komunikasi intensif dalam merancang skema program perumahan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.<\/font><\/div>","image":"KemenPKP120625.jpeg","tgl":"2025-06-12"},{"title":"Kunjungi Kantor YRII, Wali Kota Lhokseumawe Jalin Kerja Sama Pembangunan Sosial","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, didampingi Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Ustaz Dr. Damanhur Lc MA, melakukan kunjungan ke kantor Yayasan Islamic Relief Indonesia (YRII) di Jakarta, Rabu (11\/6). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama antara Pemko Lhokseumawe dan YRII. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program dalam bidang pembangunan sosial dan kemanusiaan. Program yang akan dilaksanakan antara lain pembangunan Rumah Duafa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengentasan stunting, serta penanggulangan HIV.&nbsp;<br><br>YRII menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan. “Pemerintah Kota Lhokseumawe sangat menyambut baik kolaborasi ini. Dengan dukungan dari Yayasan Islamic Relief Indonesia, kita berharap berbagai program sosial dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar Dr Sayuti. Hal senada disampaikan oleh perwakilan YRII, yang menyebut bahwa kemitraan ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Lhokseumawe.<br><br>YRII berkomitmen untuk menjadi mitra aktif Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendorong pembangunan sosial. Sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah adalah kunci untuk mewujudkan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat pihak YRII direncanakan melakukan kunjungan ke Kota Lhokseumawe untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU).&nbsp;<br><br>Penandatanganan tersebut akan menjadi langkah awal formal dalam pelaksanaan berbagai program kolaboratif. Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik inisiatif ini dan berharap sinergi yang terjalin dengan lembaga kemanusiaan YRII dapat memperkuat upaya pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di Kota Lhokseumawe. “Kami berharap kerja sama ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan program nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Dr. Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"yrii110725.jpeg","tgl":"2025-06-11"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Temui Dr. Sofyan Djalil, Bahas Penguatan SDM dan Arah Investasi Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 11 Juni 2025 - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, bertemu dengan tokoh nasional asal Aceh, Dr. Sofyan A. Djalil, di kantor Indonesian Business Council (IBC), Gedung Sequis Center, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (11\/6) itu membahas arah strategis pembangunan Lhokseumawe ke depan, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga peluang investasi sektor riil. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan Sekolah Karakter, sebuah pendekatan pendidikan yang menekankan pembentukan moral, etika, dan jiwa kepemimpinan. Wali Kota Sayuti menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur dan ekonomi, tapi juga perlu ditopang oleh kualitas generasi muda yang tangguh dan berintegritas.<br><br>“Kami ingin menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter. Lhokseumawe butuh SDM unggul untuk bisa bersaing dan tumbuh dalam jangka panjang,” ujar Sayuti. Selain pendidikan, pembicaraan juga mencakup peluang investasi di sektor industri, ekonomi hijau, dan tata kelola lingkungan. Lhokseumawe dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi geografis maupun sumber daya alam. Dengan pengelolaan yang tepat, kota ini berpeluang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di utara Aceh. Dr. Sofyan A. Djalil menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai komitmen pemerintah daerah menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.<br><br>“Lhokseumawe punya posisi strategis dan potensi besar. Tapi yang paling penting adalah adanya kepemimpinan yang visioner dan mau membuka ruang kolaborasi. Saya melihat itu pada Wali Kota Sayuti,” kata Sofyan. Sofyan Djalil merupakan tokoh nasional asal Aceh Timur yang telah malang melintang di pemerintahan pusat. Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika serta Menteri Negara BUMN. Sementara pada era Presiden Joko Widodo, ia dipercaya memegang jabatan penting seperti Menko Perekonomian, Kepala Bappenas, dan terakhir sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Kepala BPN.<br><br>Kini, melalui perannya sebagai CEO IBC, Sofyan aktif mendorong kerja sama antara pelaku usaha dan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan berbasis potensi lokal. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan konkret yang dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat Lhokseumawe, baik dalam bentuk investasi maupun peningkatan kualitas pendidikan dan layanan publik.<\/font><\/div>","image":"penguatansdm110625.jpeg","tgl":"2025-06-11"},{"title":"Audiensi Strategis di Jakarta, Wali Kota Lhokseumawe Bahas Pengembangan KEK Arun dan Kampus Internasional","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">JAKARTA – Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH lakukan audiensi dan koordinasi strategis dengan Chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono, serta Chairman Tidar Heritage Foundation, Dr. Ir. Erman Soeparno, M.B.A., M.Si., yang juga merupakan mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Audiensi yang bertempat di Menara Batavia, Jakarta ini berlangsung pada Selasa, (10\/06). Dalam audiensi ini Dr Sayuti membahas terkait percepatan pengembangan kawasan Industri Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dan inisiasi pembangunan kampus bertaraf internasional. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari visi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memposisikan kota sebagai pusat jasa industri dan jasa pendidikan yang kompetitif dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Sayuti Abubakar menyampaikan komitmen serius Pemko Lhokseumawe dalam mewujudkan visi tersebut. \"Pemerintah Kota Lhokseumawe memandang penting peningkatan daya saing kota di sektor industri dan pendidikan” ujar Dr Sayuti Abubakar. ”Kami meyakini, melalui kolaborasi strategis dengan Jababeka Group dan Tidar Heritage Foundation, implementasi visi tersebut dapat dipercepat secara signifikan,\" tambahnya. Respon positif turut disampaikan oleh Chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono, yang menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh dalam pengembangan di Lhokseumawe. Senada, Dr. Ir. Erman Soeparno dari Tidar Heritage Foundation juga menyatakan komitmennya untuk berkontribusi, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.<br><br>Sebagai tindak lanjut dari audiensi ini, kedua pimpinan institusi tersebut direncanakan akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Lhokseumawe dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung potensi dan kondisi lapangan terkait pengembangan kawasan KEK Arun Lhokseumawe, serta untuk melakukan penjajakan awal mengenai lokasi dan konsep pembangunan fasilitas pendidikan tinggi bertaraf internasional. Dr Sayuti berharap sinergi ini akan memberikan kontribusi substansial terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe di masa mendatang.<\/font><\/div>","image":"kekarun100625.jpeg","tgl":"2025-06-10"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Pelaksanaan Kurban Bantuan Mubadala Energy","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 Juni 2025*— Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar S.H MH&nbsp; meninjau langsung pelaksanaan penyembelihan hewan kurban 1 ekor sapi bantuan dari Mubadala Energy yang berlangsung di Gampong Menasah Blang, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Sabtu (7\/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dukungan Keagamaan Idul Adha 1446 H yang dijalankan oleh Mubadala Energy sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebelumnya, bantuan hewan kurban tersebut telah diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Mubadala Energy kepada Wali Kota Lhokseumawe pada Senin, 2 Juni 2025, bertempat di Ruang Kerja Wali Kota.<br><br>Didampingi perangkat gampong, Wali Kota Sayuti Abubakar menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurban dan memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan syariat Islam serta memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan hewan. Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Mubadala Energy atas bantuan hewan kurban ini, yang sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Gampong Menasah Blang. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.<br><br>“Kami menyampaikan terima kasih kepada Mubadala Energy atas kepeduliannya terhadap masyarakat Lhokseumawe, khususnya di Gampong Menasah Blang. Bantuan hewan kurban ini sangat berarti bagi warga dan mempererat hubungan antara dunia usaha dan masyarakat,” ujar Sayuti Abubakar. Hewan kurban yang disalurkan merupakan bagian dari program bantuan tahunan Mubadala Energy yang menyasar wilayah operasional perusahaan. Di Gampong Menasah Blang, daging kurban dibagikan secara merata kepada masyarakat kurang mampu dengan melibatkan panitia lokal.<br><br>Program bantuan kurban Mubadala Energy ini merupakan salah satu wujud kontribusi nyata perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik dukungan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lainnya. “Kita perlu terus menjalin kerja sama yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan,” tutup Sayuti Abubakar.<\/font><\/div>","image":"tinjaukurban.jpeg","tgl":"2025-06-07"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI ke Masjid Syura Kandang","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 7 Juni 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, SH MH secara resmi menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada pengurus Masjid Syura Kandang, Sabtu (7\/6). Sapi kurban berjenis indukan Brahman yang telah melalui proses inseminasi buatan dengan pejantan Belgian Blue tersebut memiliki bobot sekitar 800 kilogram yang dibesarkan di wilayah Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.. Hewan kurban ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden RI yang disalurkan ke seluruh kabupaten\/kota di Indonesia dalam rangka Hari Raya Iduladha 1446 H.<br><br>Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Sayuti Abubakar kepada Imam Masjid Syura Kandang dan disaksikan langsung oleh masyarakat serta Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DKPPP) Kota Lhokseumawe Cut Elya Safitri SKH MSM. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Lhokseumawe melalui bantuan sapi kurban tersebut.<br><br>\"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan sapi kurban ini. InsyaAllah, daging kurban akan didistribusikan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan di empat gampong sekitar masjid, yaitu Meunasah Blang, Meunasah Mee, Meunasah Cot Girek, dan Meunasah Mamplam,\" ujar Sayuti Abubakar. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.<br><br>\"Bantuan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut, agar masyarakat Lhokseumawe semakin merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari,\" tambahnya. Penyerahan sapi kurban ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Idul Adha 1446 H di Kota Lhokseumawe yang dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.<\/font><\/div>","image":"serahkansapikurban.jpeg","tgl":"2025-06-07"},{"title":"Jaga Stok dan Keterjangkauan Harga Sembako, Pemko Lhokseumawe Gelar Gerakan Pangan Murah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 3 Juni 2025 — Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, 3 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H\/2025 M. GPM dilaksanakan melalui kerja sama antara Dinas Pangan Aceh dan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Lhokseumawe. Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu panik dan tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan menjelang hari raya. “Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok” ujar Dr. Sayuti.<br><br>GPM juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan akses pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat. Masyarakat yang ingin membeli paket pangan murah cukup membawa fotokopi KTP sebagai syarat.<br><br>Paket pangan yang disediakan terdiri dari:<br>•&nbsp; &nbsp; Beras Premium 5 Kg: Rp 57.000,-<br>•&nbsp; &nbsp; Minyak Goreng Bimoli Spesial 2 Kg: Rp 35.000,-<br>•&nbsp; &nbsp; Telur Ayam 1 Papan: Rp 42.000,-<br>•&nbsp; &nbsp; Gula Pasir 2 Kg: Rp 28.000,-<br><br>Dengan total harga paket sebesar Rp 162.000,-, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.&nbsp; Kegiatan di Terminal Labi-labi Keude Aceh ini dibuka mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai dan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menyambut hari raya Qurban dengan lebih tenang dan terjangkau. Lebih lanjut, Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs. Surya Rayendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari program nasional yang didukung oleh Badan Pangan Nasional dan berbagai pihak seperti Bank Indonesia, Bulog, dan instansi terkait lainnya.<\/font><\/div>","image":"panganmurah030625.jpeg","tgl":"2025-06-03"},{"title":"Buka Workshop dan Pameran ISBI, Wali Kota Lhokseumawe Tekankan Pentingnya Bahasa dan Budaya Lokal","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH secara resmi membuka Workshop dan Pameran Kriya Seni yang diselenggarakan oleh Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, pada Selasa (3\/6). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan menghadirkan pelajar, mahasiswa, serta seniman lokal yang antusias mengikuti rangkaian acara. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi tinggi kepada ISBI Aceh atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga berperan penting dalam pelestarian budaya lokal. “Saya mengucapkan terima kasih kepada ISBI Aceh yang terus berkontribusi menghidupkan budaya di Lhokseumawe. Workshop dan pameran seperti ini bukan hanya wadah kreativitas, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa Aceh sebagai bahasa ibu. Menurutnya, bahasa adalah identitas budaya yang tidak boleh hilang di tengah arus globalisasi. “Bahasa Aceh adalah jati diri kita. Kalau kita tidak lagi menggunakannya, maka kita sedang kehilangan satu bagian penting dari budaya. Saya mengajak semua pihak, terutama generasi muda, untuk tetap memakai bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di ruang-ruang pendidikan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa banyak sekali seni dan budaya yang ada di Aceh yang patut dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda. Di Kota Lhokseumawe sendiri, ia menjelaskan tentang Canang Ceureukeh dan Rapai Uroh yang menjadi kekayaan budaya khas daerah dan memiliki nilai historis serta spiritual yang mendalam bagi masyarakat.<br><br>Sayuti Abubakar juga menyinggung salah satu program unggulan Pemerintah Kota Lhokseumawe, yaitu “Ruang Pemuda Kreatif”, yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya bagi generasi muda. Ruang ini dirancang untuk menampung berbagai aktivitas kreatif, mulai dari pelatihan seni, pameran, diskusi budaya, hingga ruang produksi bagi pelaku seni lokal nantinya. “Ruang Pemuda Kreatif akan menjadi laboratorium seni dan budaya, tempat anak-anak muda bisa mengekspresikan gagasan, memproduksi karya, dan memperkuat identitas mereka sebagai bagian dari masyarakat Aceh. Ini adalah investasi budaya untuk masa depan kota kita,” ungkapnya.<br><br>Kegiatan ini menampilkan berbagai karya seni kriya hasil tangan kreatif para peserta, seperti anyaman, bordir, ukiran kayu, dan kerajinan berbasis material lokal. Peserta juga mengikuti sesi praktik dan diskusi yang dipandu oleh dosen dan seniman kriya dari ISBI Aceh. Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, acara ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan ISBI Aceh. MoU tersebut mencakup kerja sama dalam pengembangan seni, pelestarian budaya daerah, serta penguatan pendidikan berbasis seni di lingkungan masyarakat. Rektor ISBI Aceh dalam sambutannya menyambut baik kerja sama ini, seraya menegaskan bahwa pihaknya siap hadir di Kota Lhokseumawe untuk terus memperkuat identitas budaya melalui pendidikan dan pengabdian.<br><br>“Kami juga berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat menyediakan panggung atau ruang khusus yang dapat dimanfaatkan ISBI Aceh untuk menggelar lebih banyak kegiatan seni di kota ini. Dengan adanya dukungan fasilitas yang memadai, kami optimis bisa lebih sering menghadirkan event-event budaya, workshop, dan pertunjukan yang tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.” tutupnya. Sebagai penutup, pada hari terakhir kegiatan akan digelar penampilan dan presentasi hasil karya seluruh peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan generasi muda, serta memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan seni dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Aceh di tengah tantangan zaman.<\/font><\/div>","image":"pameranisbi.jpeg","tgl":"2025-06-03"},{"title":"Serahkan SK 235 CPNS Formasi 2024, Wali Kota Lhokseumawe Tekankan Adaptasi dan Profesionalime ASN","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 27 Mei 2025 - Sebanyak 235 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe. Penyerahan SK dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dalam sebuah apel di Halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa,&nbsp; (27\/5). Kegiatan ini turut dihadiri Plt Sekda Lhokseumawe, Kepala PT. Taspen (Persero) Cabang Lhokseumawe, Para Asisten dan Staf Ahli di Lingkungan Setdako Lhokseumawe, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta para tamu undangan.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota&nbsp; Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh CPNS yang telah berhasil melalui proses seleksi yang ketat dan transparan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari perjuangan pribadi serta dukungan keluarga, khususnya doa orang tua. “Para CPNS yang hadir hari ini bukan hanya berasal dari Lhokseumawe, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya. Hal ini mencerminkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe adalah institusi yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkap Wali Kota.<br><br>Ia mengingatkan bahwa seluruh CPNS harus segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru serta memahami nilai-nilai dan budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. “Saudara-saudara harus cepat beradaptasi, bekerja secara profesional, dan mengedepankan semangat pelayanan publik yang prima,” pesannya. Lebih lanjut, Sayuti Abubakar&nbsp; juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Sebagai kota yang menjalankan syariat Islam, Lhokseumawe membutuhkan aparatur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan bermoral. Jadilah ASN yang dapat menjadi contoh baik di tengah masyarakat,” tegasnya.<br><br>Ia juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, seluruh CPNS akan mengikuti pelatihan dasar (Latsar) sebagai salah satu tahapan penting menuju pengangkatan sebagai PNS penuh. Kegiatan ini akan membentuk karakter ASN yang profesional, memiliki wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kemampuan teknis dan sikap yang sesuai dengan nilai dasar ASN. Selain itu, Sayuti Abubakar juga menekankan pentingnya peran ASN di era digital. “Gunakan media sosial secara bijak dan positif. Jadilah influencer pemerintah yang menyuarakan semangat pelayanan, pembangunan, dan kolaborasi. ASN harus hadir di ruang digital untuk memperkuat komunikasi publik,” imbaunya.<br><br>Menutup sambutannya, Sayuti Abubakar mengajak seluruh CPNS untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan membangun budaya disiplin dalam bekerja. “Kinerja saudara akan membawa dampak, baik bagi organisasi maupun masyarakat. Mari kita jaga citra positif ASN dan terus berkontribusi dalam membangun Lhokseumawe sebagai kota cerdas dan nyaman huni yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"skcpnstahun2024.jpeg","tgl":"2025-05-27"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi PPK Ormawa Unimal, Bahas Kolaborasi Tangani Isu Lingkungan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 27\/5\/2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menerima audiensi dari jajaran pengurus Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Solidarity and Rescue Response (SRR) Universitas Malikussaleh (Unimal) tahun 2025, Selasa (27\/5), di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe. Audiensi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Dihadiri puluhan mahasiswa dan dosen pendamping, pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan di Kota Lhokseumawe. Berbagai isu krusial menjadi fokus pembahasan, mulai dari penanggulangan banjir, pengelolaan sampah, hingga edukasi publik mengenai pentingnya kesadaran lingkungan. Para pengurus PPK Ormawa SRR Unimal turut memaparkan sejumlah rencana program kerja yang diharapkan dapat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah kota.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas komitmen mahasiswa yang dinilainya sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan, dan kami percaya keterlibatan mereka dalam isu-isu lingkungan akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Sayuti. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terbuka untuk mendukung program-program kolaboratif yang bersifat partisipatif dan solutif, terutama dalam rangka menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.<br><br>Perwakilan pengurus PPK Ormawa SRR Unimal dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen untuk menjalankan program berbasis aksi nyata di lapangan. Mereka menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. “Program ini kami rancang tidak hanya untuk penguatan organisasi kemahasiswaan, tetapi juga sebagai kontribusi langsung kami terhadap masyarakat, terutama dalam isu lingkungan yang semakin mendesak,” ujar salah satu pengurus SRR. Audiensi ini menjadi bagian dari rangkaian awal kegiatan PPK Ormawa SRR Unimal 2025, dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor sebagai strategi utama dalam menciptakan perubahan yang inklusif dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"audiensiunimal2025.jpeg","tgl":"2025-05-27"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Lepas 179 Jamaah Calon Haji, Pesankan Rasa Syukur dan Ketulusan Niat","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Sebanyak 179 jamaah calon haji (JCH) asal Kota Lhokseumawe resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (20\/5\/2025). Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe dan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe. Acara dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh ratusan keluarga dan kerabat jamaah. turut hadir, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Plt. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe, Plt. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, serta tamu undangan lainnya.<br><br>Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan pesan penuh makna kepada para calon tamu Allah agar memelihara keikhlasan niat dan memperbanyak rasa syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tersebut. “Ketahuilah bahwa kesempatan untuk menunaikan ibadah haji adalah pilihan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki. Ketika hari ini kita terpilih sebagai salah satu dari calon Dhuyufurrahman—tamu Allah—itu adalah anugerah yang tak ternilai. Tidak semua orang mendapat panggilan mulia ini. Maka bersyukurlah dan tunaikanlah ibadah ini dengan sepenuh hati,” ujarnya.<br><br>Ia juga menyampaikan doa dari seluruh warga Kota Lhokseumawe agar para jamaah diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Lhokseumawe, kami mengucapkan selamat jalan. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, kesehatan, dan umur panjang kepada para jamaah, agar seluruh rukun dan amalan haji dapat disempurnakan dengan baik,” tambahnya. Sebanyak 179 JCH asal Kota Lhokseumawe tergabung dalam Kloter 4 (04-BTJ) bersama jamaah dari Kabupaten Aceh Barat (175 orang), Gayo Lues (32 orang), serta didampingi oleh empat petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan tiga petugas haji daerah (PHD). Total jamaah dalam kloter ini berjumlah 393 orang.<br><br>Kloter ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Banda Aceh pada Selasa (20\/5\/2025) pukul 17.00 WIB dan akan diberangkatkan menuju Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-2104 pada Rabu (21\/5\/2025) pukul 17.40 WIB. Rombongan diperkirakan tiba di Bandara Jeddah pukul 21.45 waktu Arab Saudi (WAS). Di Makkah, para jamaah akan menempati Hotel Abeer Alfadila, yang berlokasi di Sektor 9, wilayah Misfalah.<\/font><\/div>","image":"pelepasanjchlsm200525.jpg","tgl":"2025-05-20"},{"title":"Lhokseumawe Peringati Harkitnas ke-117, Plt Sekda A. Haris Tegaskan Komitmen Bangun Fondasi Digital dan Kesejahteraan ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tahun 2025 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Walikota Lhokseumawe pada Selasa, (20\/05\/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos, M.Si, yang sekaligus membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Viada Hafid. Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital, yang disampaikan oleh Plt Sekda A. Haris, disebutkan bahwa peringatan Harkitnas ke-117 bukan sekadar penanda tanggal, melainkan momen untuk membuka kembali lembaran sejarah perjuangan bangsa yang penuh kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak penjajahan. <br><br>\"117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan, lahir kesadaran baru yang menyalakan api perubahan melalui pendirian Budi Utomo. Bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing; bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri,\" ujar A. Haris mengutip sambutan Menteri. Disampaikan pula bahwa kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.<br><br>A. Haris juga memaparkan beberapa langkah awal pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih dalam 150 hari pertama, yang berfokus pada kebutuhan mendasar rakyat. Di bidang kesejahteraan sosial, program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak Indonesia. \"Langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa,\" sebutnya. Di sektor kesehatan, lebih dari 777.000 masyarakat telah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis, di mana akses pengobatan semakin mudah dijangkau melalui pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, di bidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<br><br>Untuk pengembangan sumber daya manusia, pemerintah mempercepat kehadiran pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital, termasuk kolaborasi dengan industri untuk program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar seperti kecerdasan artifisial, pengelolaan data, dan keterampilan digital praktis.&nbsp; Sebagai wujud nyata, akan segera diresmikan AI Centre of Excellence di Papua. Selain itu, pemerintah juga memperkuat fondasi perlindungan sosial di ruang digital dengan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS).<br><br>\"Seluruh upaya ini berpulang pada satu tujuan besar: membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat,\" tegas A. Haris. Dalam semangat peringatan Harkitnas ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional, dengan delapan misi besar untuk menghadirkan perubahan yang terasa di tengah kehidupan rakyat. Di akhir sambutan, Plt Sekda A. Haris mengajak seluruh elemen masyarakat Lhokseumawe untuk menjaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah, perlahan tapi pasti, kokoh menopang kehidupan. <br><br>\"Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,\" pungkasnya. Upacara peringatan Harkitnas ke-117 di Lhokseumawe ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Kota Lhokseumawe, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, seluruh ASN serta pimpinan perusahaan daerah Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"harkitnaske117200525.jpeg","tgl":"2025-05-20"},{"title":"Sayuti Abubakar Kukuhkan Tim Penggerak PKK, Yulinda Sayuti Siap Gerakkan Kader hingga Gampong","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi mengukuhkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, serta melantik jajaran pengurus TP PKK Masa Bakti 2025–2030 di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (10\/5). Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membina keluarga dan masyarakat. Ia juga menaruh harapan besar terhadap kepengurusan baru agar menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang dimulai dari lingkungan terkecil: keluarga.<br><br>“PKK memang merupakan organisasi sukarela, namun semangat dan etos kerjanya harus profesional dan maksimal. Ini adalah bentuk pengabdian sosial yang sangat mulia. Saya berharap TP PKK Lhokseumawe bisa lebih aktif, inovatif, dan responsif terhadap isu-isu masyarakat, khususnya pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan anak, hingga ekonomi rumah tangga,” ujar Sayuti. Ia juga menekankan pentingnya peran TP PKK dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Lhokseumawe, yang sejalan dengan target nasional sebesar 18 persen pada tahun 2025. TP PKK diharapkan menjadi ujung tombak edukasi gizi, pola asuh anak, dan memperkuat kerja sama lintas sektor bersama puskesmas serta aparatur gampong.<br><br>“Masalah stunting adalah tantangan serius yang harus kita hadapi bersama. TP PKK harus hadir di tengah masyarakat, memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para ibu dan keluarga agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sebagai generasi masa depan Lhokseumawe,” tambahnya. Di hadapan para hadirin yang terdiri dari Wakil Wali Kota, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta kader PKK dari tingkat kota hingga gampong, Sayuti juga mengingatkan agar 10 Program Pokok PKK dijalankan secara kolaboratif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.<br><br>Sementara itu, Ketua TP PKK yang baru dikukuhkan, Ny. Yulinda Sayuti, menyatakan komitmennya untuk menggerakkan seluruh kader PKK hingga ke level gampong. Menurutnya, PKK memiliki peran vital dalam menciptakan keluarga yang beriman, sehat, mandiri, dan sejahtera. “Dengan semangat gotong royong dan sinergi yang kuat, kita dapat mewujudkan keluarga Lhokseumawe yang berdaya dan mandiri. Kami para kader adalah relawan yang bekerja untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan organisasi politik apa pun,” tegas Yulinda.<br><br>Ia menambahkan, seluruh pengurus akan menjalankan 10 Program Pokok PKK secara terstruktur dan berkesinambungan, termasuk penguatan pendidikan keluarga, kesehatan, lingkungan hidup, hingga ekonomi berbasis koperasi. “Insya Allah, dengan semangat baru dan dukungan semua pihak, kita akan hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjawab tantangan yang ada. Kita akan bergerak bersama dari tingkat kota, kecamatan, hingga ke seluruh gampong di Lhokseumawe,” pungkasnya. Dengan kepengurusan yang baru, TP PKK Kota Lhokseumawe diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun ketahanan keluarga, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat kolaborasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"pelantikanpkk.jpeg","tgl":"2025-05-19"},{"title":"Wali Kota Sayuti Abubakar Tunjuk A. Haris Sebagai Plt. Sekda Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., secara resmi menunjuk A. Haris, S.Sos, M.Si sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt. Sekda dilakukan langsung di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Senin (19\/05). A. Haris sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan dan Plt pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Ia menggantikan T. Adnan, SE, yang pada kesempatan yang sama dilantik menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Kerja Sama.<br><br>Selain itu, Wali Kota juga melantik Safaruddin sebagai Kepala Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe. Sebelumnya, Safaruddin menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk mengisi kekosongan pada posisi Kepala Dinas PUPR, Wali Kota menunjuk Said Bakhtiar sebagai Plt. Kepala Dinas PUPR. Saat ini, Said Bakhtiar menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.Wali Kota Sayuti Abubakar juga menunjuk Amru, S.ST, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP dan Naker), sebagai Plt.&nbsp; Kepala DPMTSP dan Naker.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Sementara itu, Muhammad Halim, ST, M.CIO, Auditor Ahli Muda pada Inspektorat Kota Lhokseumawe, ditunjuk menjadi Plt. Inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat. Di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nafsiah, S.Sos yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, kini mengemban tugas baru sebagai Plt. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar. Dalam arahannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa penunjukan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pelayanan dan penguatan kinerja pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.<br><br>“Penunjukan ini kami lakukan dengan pertimbangan kebutuhan organisasi serta untuk menjaga kesinambungan kerja-kerja strategis di Pemerintah Kota Lhokseumawe. Saya berharap kepada pejabat yang baru dilantik dan ditunjuk agar dapat segera menyesuaikan diri, bekerja profesional, dan menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Wali Kota. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.<br><br>“Jabatan adalah amanah. Karena itu, jalankanlah dengan integritas, tanggung jawab, serta loyalitas terhadap kepentingan masyarakat dan pembangunan Kota Lhokseumawe,” tutupnya. Acara pelantikan dan penyerahan SK tersebut turut dihadiri oleh para asisten di lingkungan Setdako Lhokseumawe, Staf Ahli Wali Kota Lhokseumawe, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta para kepala bagian di lingkungan Setdako Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"pltsekda190525.jpeg","tgl":"2025-05-19"},{"title":"Coffee Morning Bersama Wartawan, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Terima Saran dan Kritik untuk Perbaikan Kota","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 14 Mei 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Coffee Morning bersama para wartawan yang bertugas di wilayah Kota Lhokseumawe di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (14\/5).&nbsp; Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan dialogis ini dihadiri oleh ratusan jurnalis dari berbagai media cetak, daring, hingga penyiaran&nbsp; termasuk perwakilan dari organisasi profesi seperti PWI, PWA, IJTI, AJI, dan PFI sebagai bentuk sinergi dan keterbukaan antara pemerintah dengan insan pers. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran media dalam menyuarakan aspirasi publik serta mengawal jalannya pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.<br><br>“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh insan pers. Saya memang sengaja mengundang seluruh media hari ini. Pers adalah bagian penting dalam mengontrol dan mengkritisi kebijakan pemerintah. Saya membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog, masukan, dan kritik yang konstruktif dari teman-teman media demi kemajuan Kota Lhokseumawe,” ujar Sayuti. Dalam forum tersebut, Sayuti Abubakar memaparkan beberapa program prioritas pemerintahannya, antara lain percepatan digitalisasi layanan publik untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses masyarakat terhadap informasi dan layanan pemerintahan. Ia menyebutkan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam upaya membangun tata kelola yang lebih efisien dan responsif.<br><br>Selain itu, Wali Kota juga menjelaskan program pengelolaan sampah yang akan segera dijalankan dengan pendekatan “Broeh Jeut Keu Peng”. Program ini dirancang berdasarkan hasil kajian teknis yang telah dilakukan bersama para tenaga ahli, dan ditujukan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih sistematis, terintegrasi, dan partisipatif. Menanggapi pertanyaan dari para jurnalis, Sayuti juga menyoroti pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak akan ragu memberikan sanksi kepada ASN yang melanggar disiplin kerja, khususnya yang kedapatan nongkrong di warung kopi saat jam dinas.<br><br>“Silakan laporkan kepada kami jika ada ASN yang nongkrong saat jam kerja. Itu akan menjadi bahan evaluasi saya. Kita ingin membangun birokrasi yang disiplin, profesional, dan melayani masyarakat,” tegasnya. Diskusi juga membahas berbagai persoalan lain di Kota Lhokseumawe, seperti permasalahan pengerjaan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bermasalah, kondisi penerangan jalan umum yang belum merata, serta keberadaan sejumlah gedung pemerintah yang terbengkalai. Wali Kota menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil kontraktor terkait, bahkan melakukan pertemuan langsung dengan investor untuk mencari solusi percepatan penyelesaian masalah-masalah tersebut.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Sayuti juga menyampaikan rencana pengaktifan kembali Gedung Kesenian Lhokseumawe sebagai pusat kegiatan budaya, seni, dan ruang kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, kota ini membutuhkan ruang-ruang publik yang dapat mendorong ekspresi kreatif dan produktif masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Mengenai persoalan pengangguran, Sayuti menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe akan memperkuat sektor UMKM lokal, membuka lapangan kerja melalui masuknya investor, dan terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta ekonomi daerah.<br><br>Menutup kegiatan tersebut, Sayuti juga mengajak seluruh media untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menyampaikan program-program strategis dan capaian pembangunan secara utuh dan berimbang. \"Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal yang mempererat kolaborasi demi terwujudnya Lhokseumawe yang lebih baik, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.\" Tutup Sayuti.<\/font><\/div>","image":"cofeemorning140525.jpeg","tgl":"2025-05-14"},{"title":"Wujudkan Kota Digital, Wali Kota Lhokseumawe Temui Dirjen Bina Adwil Kemendagri","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) untuk berkonsultasi dengan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si. Pertemuan dengan agenda utama membahas pengembangan smart city dan kota inovasi di wilayah Kota Lhokseumawe berlangsung di Ruang Kerja Dirjen Bina Adwil di Jakarta, Senin (5\/5). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mewujudkan kota digital melalui program unggulan yang saat ini tengah dijalankan, yaitu Digitalisasi Pelayanan Publik. Program ini dirancang untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih cepat, efisien, transparan, dan berbasis teknologi informasi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Dr. Safrizal ZA menerima langsung kunjungan Dr. Sayuti Abubakar dan menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif pembangunan kota cerdas yang tengah dirancang. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital di tingkat lokal. Pembahasan difokuskan pada strategi implementasi smart city berbasis kebutuhan lokal, mencakup penguatan infrastruktur digital, pengembangan layanan publik berbasis aplikasi, serta optimalisasi pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan. Dr. Safrizal ZA juga menekankan pentingnya membangun ekosistem inovatif yang mendukung keberlanjutan program digitalisasi daerah.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa konsultasi ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa Lhokseumawe berkomitmen penuh dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berpihak pada pelayanan publik berbasis teknologi. “Kami menyadari bahwa transformasi digital adalah keharusan. Maka dari itu, Lhokseumawe harus mulai berbenah dan mempersiapkan fondasi yang kuat agar dapat berkembang sebagai kota cerdas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Dukungan teknis serta pendampingan dari Kementerian Dalam Negeri menjadi bagian penting dari langkah strategis ini, guna memastikan Lhokseumawe mampu bersaing dan tumbuh sebagai kota inovatif di wilayah Aceh maupun secara nasional. Sebagai informasi, sebelumnya pada 16 April 2025, Wali Kota Lhokseumawe juga telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia, Nezar Patria. Pertemuan tersebut membahas agenda pengembangan Lhokseumawe sebagai smart city dan mendapat dukungan prinsip dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemko Lhokseumawe dalam membangun kolaborasi lintas kementerian untuk memperkuat transformasi digital di daerah.<\/font><\/div>","image":"kpk060525.jpeg","tgl":"2025-05-06"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Perkuat Komitmen Antikorupsi di KPK RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 6 Mei 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan kunjungan kerja ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Selasa (6\/5). Kunjungan tersebut dalam rangka memperkuat koordinasi dan supervisi terkait upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Dalam agenda tersebut, Wali Kota turut menandatangani Komitmen Bersama Pemberantasan Korupsi yang difasilitasi oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi KPK. Penandatanganan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat integritas pemerintahan daerah dan meningkatkan efektivitas sistem pengawasan internal.<br><br>“Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas, serta terus bersinergi dengan KPK dalam mencegah praktik-praktik yang menyimpang dari prinsip tata kelola yang baik,” ujar Wali Kota Sayuti usai penandatanganan. Koordinasi ini mencakup pemetaan area rawan korupsi, penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), hingga digitalisasi layanan publik dan pengadaan barang\/jasa. KPK mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kota Lhokseumawe yang menunjukkan keseriusan dalam reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas.<br><br>Dengan penandatanganan komitmen ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan dukungannya terhadap agenda nasional pemberantasan korupsi, serta menempatkan integritas dan transparansi sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK) yang menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem antikorupsi yang kuat, sistemik, dan berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"gedungkpk060525.jpeg","tgl":"2025-05-06"},{"title":"FK-MPR Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi Masyarakat Peusangan di Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe,(Prokopim) 4 Mei 2025 – Forum Komunikasi Masyarakat Peusangan Raya (FK-MPR) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal pada Minggu (4\/5) bertempat di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Kota Lhokseumawe. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kehangatan, dan kebersamaan antar warga Peusangan yang berdomisili di Lhokseumawe.<br><br>Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., Danrem 011\/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., Ketua MPU Kota Lhokseumawe Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati Lhok Mon Puteh), Rektor IAIN Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag., unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, serta tokoh-tokoh dan keluarga besar masyarakat Peusangan Raya.<br><br>Acara turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz H. Nazli Hasan, Lc., M.A., yang menyampaikan pesan-pesan spiritual dan pentingnya menjaga tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Suasana berlangsung meriah, khidmat, dan menunjukkan kekompakan yang kuat di antara para peserta.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran masyarakat Peusangan dalam pembangunan Kota Lhokseumawe.<br><br>Saya mengapresiasi kontribusi masyarakat Peusangan di Lhokseumawe yang telah hadir aktif di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br><br><br>Beliau juga menyebut bahwa masyarakat Peusangan telah banyak melahirkan tokoh-tokoh inspiratif yang berkiprah di berbagai bidang.<br><br>Banyak tokoh Peusangan yang kini menjadi panutan — mulai dari profesor, dokter, guru, dosen, politisi, hingga pelaku usaha dan birokrat. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Peusangan memiliki peran penting dalam kemajuan Kota Lhokseumawe,” tambahnya.<br><br><br>Sebagai putra daerah Peusangan, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nama baik Peusangan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Lhokseumawe.<br><br>Sebagai putra Peusangan, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah asal, sekaligus memberikan pengabdian terbaik bagi Kota Lhokseumawe — tempat kita semua hidup dan berkarya saat ini,” tutup beliau.<br><br><br>Kegiatan Halal Bi Halal FK-MPR tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kota Lhokseumawe secara berkelanjutan.<\/font><br><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-05-04_at_14.50.57.jpeg","tgl":"2025-05-04"},{"title":"Tidak Berizin, Wali Kota Lhokseumawe Segel Sejumlah Bangunan Penangkaran Sarang Burung Walet","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, Prokopim — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah bangunan penangkaran sarang burung walet yang belum memiliki izin resmi di beberapa titik dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Sabtu (3\/5\/2025). Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban dan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas penangkaran dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Sayuti Abubakar turut didampingi oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta aparatur Gampong Kota Lhokseumawe. <br><br>Hasil sidak menunjukkan bahwa seluruh bangunan penangkaran sarang burung walet yang dikunjungi belum mengantongi izin resmi. Selain itu, ditemukan pula indikasi pelanggaran terhadap aturan zonasi yang berlaku. Sebagai langkah tegas, beberapa bangunan langsung disegel oleh tim Satpol PP di bawah arahan Wali Kota.<br><br>Beberapa lokasi yang menjadi target sidak antara lain bangunan di kawasan Hotel Rajawali, belakang Hotel Sidney, Toko Bunga Tanjung, beberapa toko di Jalan Perdagangan, dan sejumlah toko di Jalan Los.<br><br>“Sidak ini kami lakukan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi di Kota Lhokseumawe berjalan sesuai aturan. Penangkaran sarang burung walet harus memiliki izin resmi dan tidak boleh melanggar zonasi yang telah ditetapkan,” ujar Sayuti Abubakar.<br><br>Sayuti Abubakar menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan Satpol PP untuk segera mengirimkan surat kepada para pemilik bangunan, meminta mereka segera melaporkan kegiatan usahanya dan mengurus perizinan sesuai ketentuan.<br><br>“Kita tidak anti investasi, tetapi semua harus sesuai aturan. Saya sudah minta Satpol PP untuk menertibkan seluruh penangkaran yang belum memiliki izin resmi. Ini bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menegakkan tata kelola yang baik,” tegas Sayuti Abubakar.<br><br>Menariknya, dalam pelaksanaan sidak, para pemilik bangunan bersikap koperatif. Mereka mengizinkan petugas melakukan penyegelan dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses penertiban secara tertib dan sesuai aturan.<br><br>Diketahui, sejumlah usaha penangkaran walet tersebut sudah berjalan sebelumnya dan merupakan salah satu sumber potensi ekonomi daerah sesuai dengan Qanun Kota Lhokseumawe Nomor 1 tahun 2024 tentang Pajak Kota dan Retribusi Kota. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk menata kembali kegiatan tersebut agar sesuai dengan regulasi, demi menjaga ketertiban, kenyamanan masyarakat, serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan tertib di wilayah kota.<\/font><br><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-05-03_at_19.38.14.jpeg","tgl":"2025-05-03"},{"title":"Pimpim Upacara Hardiknas 2025, Sekda Lhokseumawe Tekankan Pendidikan Bersih, Berkarakter, dan Tanpa Pungli ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wakili Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, SH, MH, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, T. Adnan, SE pimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 pada Jumat, (2\/5\/2025). Kegiatan berlangsung di halaman kantor Wali Kota, dalam amanatnya Sekda menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. “Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Sekda saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan. <br><br>Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara tanpa diskriminasi. “Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, dan sebab lainnya. Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil setiap insan,” tegasnya di hadapan para peserta upacara. Ia juga menyoroti peran strategis pendidikan dalam membentuk karakter dan memperkuat peradaban. “Secara individual, pendidikan menumbuhkan fitrah manusia untuk menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, dan berbagai kecerdasan. Secara kebangsaan, pendidikan adalah sarana mobilitas sosial-politik yang mengangkat martabat bangsa,” tutur Abdul Mu’ti.<br><br>Selain itu Pemerintah Kota Lhokseumawe yang menegaskan komitmen terhadap pendidikan yang bersih, gratis, dan berkarakter. Setelah kita menyimak pidato Menteri Pendidikan, sekda menambahkan beberapa hal penting sebagai penekanan bagi seluruh sekolah di Kota Lhokseumawe, ujar T. Adnan. Sekda mengajak semua elemen sekolah, dari kepala sekolah hingga siswa, untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai cerminan karakter dan budaya disiplin. Selain menjaga kebersihan fisik lingkungan, Sekda juga menekankan pentingnya penanaman akhlak mulia dalam seluruh proses pendidikan. <br><br>“Pendidikan bukan semata-mata tentang pengetahuan, tapi juga pembentukan karakter. Mari jadikan sekolah sebagai tempat yang menumbuhkan budi pekerti luhur,” ucapnya. Tak lupa Sekda menyoroti kondisi kebersihan toilet sekolah. Sekda menegaskan toilet yang bersih adalah hak dasar siswa dan indikator tata kelola sekolah yang baik. “Ini akan menjadi perhatian dan akan diinspeksi secara berkala. Jangan sampai anak-anak kita enggan ke toilet karena jorok atau tidak layak,” kata T. Adnan. Terkait pembiayaan pendidikan, Pemko Lhokseumawe menegaskan bahwa pendidikan di Aceh termasuk Kota Lhokseumawe adalah gratis. “Saya minta tidak ada lagi pungutan liar, iuran tidak resmi, atau bentuk pembebanan kepada siswa dan keluarganya. Jika ada kebutuhan tambahan, harus melalui mekanisme resmi dan transparan,” tegasnya.<br><br>Guru dan tenaga pendidik juga diajak turut aktif dalam menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan. Hal ini dinilai sebagai bagian integral dari pendidikan karakter. “Ini bagian dari pendidikan karakter yang tidak boleh dilupakan,” tutup Sekda. Upacara dihadiri oleh perwakilan jajaran Forkopimda Kota Lhokseumawe seperti Danrem 011\/Lilawangsa, Danlanal Lhokseumawe, Ketua DPRK, Kapolres, Kajari, Dandim 0103\/Aceh Utara, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua MPU, Ketua Mahkamah Syar’iyah, Dansatradar 231, dan Dandenpom IM\/1, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe. Hadir pula para Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, kepala OPD, seluruh ASN, para camat, kepala cabang dinas pendidikan, kepala sekolah TK, SD\/MI, SMP, SMA negeri se-Kota Lhokseumawe, serta peserta upacara yang terdiri dari guru, siswa, dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang.<\/font><\/div>","image":"hardiknas020525.jpeg","tgl":"2025-05-02"},{"title":"Komitmen Perkuat Kolaborasi Lintas Kota, Wali Kota Lhokseumawe Terpilih Menjadi Wakil Ketua APEKSI Komwil I Sumatera","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Bukit Tinggi, Prokopim - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., terpilih sebagai Wakil Ketua II dalam kepengurusan Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2025–2028. Pemilihan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Komisariat Wilayah I (Muskomwil I) APEKSI yang dipusatkan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (29\/4). Muskomwil I APEKSI yang diikuti oleh 24 wali kota dari berbagai daerah di Sumatra ini akan berlangsung hingga Kamis, 1 Mei 2025. Forum strategis ini menjadi wadah penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi antar pemerintah kota serta membahas isu-isu prioritas dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan pelayanan publik.<br><br>Salah satu agenda utama Muskomwil I adalah pemilihan pengurus Komisariat Wilayah I APEKSI periode 2025–2028. Proses pemilihan dilakukan secara musyawarah. Para calon terlebih dahulu mengajukan diri, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyamaan visi dan misi untuk menentukan struktur kepengurusan secara mufakat. Hasil musyawarah menetapkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra, sebagai Ketua Komisariat Wilayah I. Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., terpilih sebagai Wakil Ketua I; Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., sebagai Wakil Ketua II; dan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, S.STP., M.Si., sebagai Wakil Ketua III.<br><br>Menanggapi kepercayaan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama antar pemerintah kota di wilayah Sumaterra. “Ini adalah bentuk kepercayaan yang kami sambut dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah Kota Lhokseumawe siap berkontribusi aktif dalam memperkuat kolaborasi lintas kota, demi pelayanan publik yang lebih berkualitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,\" ujar Dr. Sayuti Abubakar. Sayuti juga menyebut keterlibatan Lhokseumawe dalam kepemimpinan APEKSI Wilayah I sebagai bentuk pengakuan atas kiprah dan komitmen Kota Lhokseumawe dalam mendorong praktik pemerintahan yang baik, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">“Ini bukan sekadar posisi, tapi peluang untuk belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama dalam semangat kolektif sesama pemerintah kota,” tambahnya. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Lhokseumawe didampingi oleh jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, antara lain Asisten I Setdako Lhokseumawe, Plt. Kepala Dinas DPMPTSP dan Naker, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Dinas LHK, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Pemerintahan, Kabag Prokopim, Kabag Umum, serta para camat dari wilayah Kota Lhokseumawe. Muskomwil I APEKSI tahun ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi antar pemerintah kota di Sumatra, tetapi juga memperkuat semangat bersama dalam menciptakan pemerintahan yang inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman serta kebutuhan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"apeksi290425.jpeg","tgl":"2025-04-29"},{"title":"Pemerintah Kota Lhokseumawe Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 pada Jumat (25\/4) pagi. Upacara diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Lhokseumawe dan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Upacara dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, T. Adnan, S.E. Sementara itu, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, S.E mengikuti upacara peringatan Hari Otonomi Daerah secara daring melalui platform Zoom dari ruang Rapat Wakil Wali Kota. Otonomi daerah ke-29 mengusung tema “Sinergi Pusat Dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyongsong masa depan indonesia, yaitu indonesia emas 2045.<br><br>Dalam amanat pemimpin upacara, Sekda T. Adnan, S.E membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian yang menjadi arahan serentak bagi seluruh daerah di Indonesia. “Melalui momentum yang berbahagia ini saya mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah di seluruh indonesia, untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Sekda saat membacakan kutipan sambutan Mendagri Tito Karnavian. Ia juga mengajak seluruh Pemerintah Daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional.<br><br>”Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa secara keseluruhan,” tambahnya. “Dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak dapat dilepaskan dari derajat kapasitas dari masing-masing tingkatan pemerintahan karena merupakan salah satu faktor kunci untuk melaksanakan otonomi secara efektif, mengelola pembangunan daerah dan mendukung implementasi kebijakan strategis nasional.” sambung Sekda.<br><br>“Akhir kata, sekali lagi saya ucapkan selamat hari otonomi daerah ke 29 tahun 2025. Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara.” tutupnya. Upacara ini menjadi momen bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk terus memperkuat komitmen dalam melaksanakan otonomi daerah yang efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"UpacaraOtonamiDaerah250425.jpeg","tgl":"2025-04-25"},{"title":"Pemerintah Kota Lhokseumawe Gelar Festival Kultural, Pameran Temporer Koleksi Museum, Dan Launching Alat Musik Tradisional “CANANG CEUREUKEH”","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 25 April 2025 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Festival Kultural Kesenian dan Kebudayaan, Pameran Temporer Koleksi Museum, serta Launching Alat Musik Tradisional Canang Ceureukeh. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada Jumat (25\/4) di Museum Kota Lhokseumawe. Acara pembukaan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe, Muhammad Maxsalmina, S.Hi., MH.<br><br>Dalam sambutannya, Muhammad Maxsalmina menyampaikan bahwa salah satu kegiatan utama dalam festival tahun ini adalah peluncuran alat musik tradisional khas Kota Lhokseumawe, Canang Ceureukeh. “Sebagaimana kita ketahui, Canang Ceureukeh merupakan alat musik khas dari Lhokseumawe yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2022,” ujar Muhammad Maxsalmina. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan dan memperkuat nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat luas.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">“Selama beberapa hari ke depan, masyarakat Kota Lhokseumawe akan disuguhkan beragam kegiatan budaya: pertunjukan seni tradisional dan modern, berbagai perlombaan seni dan budaya, hingga pameran temporer museum. Ini menjadi wujud nyata bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta dan pelaku seni yang turut serta. “Kepada para seniman dan pelaku budaya yang akan tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, saya ucapkan selamat berkarya dan berkreasi.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kepada adik-adik peserta lomba, saya berpesan untuk menjadikan ajang ini sebagai ruang belajar, ruang silaturahmi, dan kesempatan untuk menampilkan potensi terbaik yang dimiliki. Bertandinglah dengan semangat sportivitas, junjung tinggi nilai-nilai budaya, dan tampilkan karya yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga bermakna bagi masyarakat. Tunjukkan kepada dunia bahwa Lhokseumawe memiliki kekayaan budaya yang tak kalah hebatnya,” pungkasnya. Melalui pelaksanaan festival ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap dapat terus mendorong pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah, sekaligus memperkuat peran budaya sebagai fondasi dalam pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.<\/font><\/div>","image":"pamerantemporer25042025.jpeg","tgl":"2025-04-25"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Kembali Panggil Kontraktor Proyek SPAM, Tegaskan Keselamatan Kerja adalah Prioritas Utama","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, kembali memanggil pihak pelaksana Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), PT Toya Perdana, menyusul terjadinya beberapa insiden kecelakaan yang dialami masyarakat saat melintas di lokasi pemasangan jaringan distribusi utama (JDU). Pemanggilan ini dilakukan untuk meminta klarifikasi serta menegaskan pentingnya aspek keselamatan kerja. Dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Sayuti menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.<br><br>“Kami sangat prihatin atas insiden kecelakaan yang terjadi di lapangan. Saya telah memanggil pihak PT Toya Perdana untuk meminta penjelasan langsung terkait penerapan standar keselamatan kerja. Pihak kontraktor menyampaikan bahwa proses penimbunan dilakukan setelah kondisi tanah cukup keras agar struktur aman dan stabil. Namun demikian, saya tegaskan bahwa keselamatan tidak bisa menunggu – setiap prosedur kerja harus mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat sekitar,” ujar Sayuti, Rabu (23\/4).<br><br>Lebih lanjut, Sayuti menambahkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menginstruksikan dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. “Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Saya minta pengawasan diperketat dan penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan secara menyeluruh. Saya juga memerintahkan untuk memperbanyak rambu-rambu keselamatan. Ingat, keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.<br><br>Sayuti juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di sekitar lokasi proyek. “Kami sangat terbuka terhadap masukan dan laporan dari masyarakat. Pemerintah tidak akan mentolerir kelalaian yang membahayakan keselamatan publik,” pungkas Sayuti. Sebagai informasi, Proyek SPAM Kota Lhokseumawe merupakan salah satu proyek strategis daerah yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih. Kendati demikian, pelaksanaannya harus tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan standar keselamatan kerja yang tinggi.<\/font><\/div>","image":"proyekspam230425.jpeg","tgl":"2025-04-23"},{"title":"Solusi Digital Pemko Lhokseumawe, Dr. Sayuti Launching Aplikasi SIJAKIR untuk Tingkatkan PAD","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Perhubungan resmi meluncurkan aplikasi SIJAKIR (Sistem Informasi Manajemen Jaga Parkir) pada Selasa, (22\/04\/2025). Aplikasi ini menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, sebagai bentuk nyata komitmen terhadap transformasi digital dan peningkatan pelayanan publik di sektor perparkiran. Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran SIJAKIR merupakan upaya Pemerintah Kota untuk mewujudkan pengelolaan parkir yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. SIJAKIR dirancang untuk memudahkan pengawasan serta pelaporan oleh petugas jaga parkir, sekaligus memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.<br><br>“Aplikasi ini diharapkan mampu meminimalisir kebocoran retribusi parkir dan secara signifikan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lhokseumawe,” ujar Wali Kota. Dr. Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengembang dan pihak yang telah mendukung terwujudnya aplikasi ini. Menurutnya, peluncuran SIJAKIR merupakan langkah awal menuju tata kelola perparkiran yang lebih modern dan profesional. “Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan petugas di lapangan, kami optimis SIJAKIR akan menjadi solusi strategis dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik,” harap Wali Kota. Peluncuran SIJAKIR menjadi salah satu batu loncatan dalam agenda digitalisasi pelayanan publik Kota Lhokseumawe, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan good governance. <br><br>Selain menjadi sarana monitoring kinerja petugas parkir, SIJAKIR juga terintegrasi dengan sistem database yang memungkinkan Dinas Perhubungan melakukan analisis data secara real-time. Dengan demikian, pengambilan kebijakan terkait pengelolaan parkir dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran. Sistem ini juga menjadi bentuk transparansi publik yang memberikan masyarakat akses terhadap informasi lokasi parkir dan status retribusi secara terbuka. Ke depan, Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan pengembangan lebih lanjut pada aplikasi SIJAKIR, termasuk integrasi metode pembayaran digital dan fitur pengaduan langsung dari masyarakat. Inovasi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjawab tantangan kota dalam mewujudkan layanan transportasi yang tertib, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.<br><br>Peluncuran SIJAKIR ini juga mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan penggiat transportasi di Lhokseumawe. Mereka menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui pengelolaan parkir yang profesional. Hadir dalam peluncuran, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E, Sekda T. Adnan, S.E, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako DR. Ir. Tgk. H. Anwar Ali, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Tuti Indriani, ST, MM, Kepala OPD terkait dan Kabag Setdako Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"aplikasisijakir210425.jpeg","tgl":"2025-04-22"},{"title":"Pimpin Apel Senin, Wali Kota Lhokseumawe Kembali Minta ASN Tingkatkan Disiplin Hingga Larang Lobi Jabatan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., kembali memimpin apel gabungan bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, Senin (21\/4). Apel gabungan tersebut berlangsung di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe dan diikuti oleh para kepala OPD, pejabat struktural, serta seluruh ASN dan Tenaga Bantu Daerah (TBD)&nbsp; dari berbagai instansi di lingkup Pemko Lhokseumawe. Dalam arahannya, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan dan integritas bagi setiap ASN. Ia juga meminta seluruh ASN Kota Lhokseumawe untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.<br><br>“Saya minta ASN bekerja dengan disiplin dan tulus, demi kemajuan Kota Lhokseumawe yang kita cintai bersama. Saya minta juga kinerja ditingkatkan, hal ini akan terus dievaluasi,” tegas Dr. Sayuti. Ia mengingatkan bahwa jabatan di lingkup pemerintahan itu bukan untuk diperdagangkan. Jabatan yang diemban adalah amanah dari masyarakat, yang tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di hadapan Allah SWT. “Dan saya ingatkan kembali bahwa jabatan tidak diperdagangkan. Jabatan adalah amanah dari masyarakat Lhokseumawe, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah,” sambungnya.<br><br>Lebih lanjut, Sayuti Abubakar juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mempengaruhi proses penempatan jabatan eselon dengan cara-cara tidak terpuji melalui orang-orang terdekatnya. “Bagi yang mencoba me-lobby, melalui tim dan orang terdekat saya, saya pastikan tidak akan mendapatkan jabatan apapun!” ucapnya lantang di hadapan seluruh peserta apel. Beliau juga menekankan bahwa perubahan Kota Lhokseumawe ke arah yang lebih baik hanya bisa tercapai jika seluruh ASN memiliki semangat pengabdian, serta menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam bekerja. Sebagai penutup, Sayuti Abubakar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam menjalankan tugasnya. Ia berharap agar semangat pengabdian dan profesionalisme terus terjaga demi kemajuan bersama, serta untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"apelgabungan210425.jpeg","tgl":"2025-04-21"},{"title":"Momen Haru di The Yatim Batch-13, Ketua TP PKK Lhokseumawe Tak Kuasa Menahan Tangis","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE, Prokopim – Suasana penuh haru menyelimuti kegiatan halal bi halal dan santunan rutin program orang tua asuh yang digelar Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Lhokseumawe, Minggu (20\/4). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian The Yatim Batch-13 ini berlangsung di Museum Kota Lhokseumawe, dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti. Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti mengungkapkan betapa tidak mudahnya menjadi seorang ibu tunggal. Ia mengatakan bahwa peran seorang ibu bukan hanya sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai pelindung, pembimbing, sekaligus pencari nafkah.<br><br>“Dalam membesarkan anak-anak, kesabaran adalah kunci utama. Tidak semua hal bisa berjalan sempurna, tapi yakinlah setiap langkah kecil yang ibu lakukan akan menjadi amal jariyah dan membentuk masa depan anak-anak yang baik,” ungkapnya dengan suara yang bergetar, menahan haru. Suasana semakin emosional ketika Ketua TP PKK itu tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan dukungannya terhadap para ibu dan anak-anak yatim yang hadir. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe memiliki komitmen untuk terus hadir dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para ibu yang berjuang sendiri membesarkan anak-anak mereka.<br><br>“Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas dan membanggakan agama, orang tua, dan bangsa,” lanjutnya. Ketua YAI Cabang Lhokseumawe, Maxalmina, S.HI., M.H., dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan dukungan berbagai pihak, khususnya kepada Ketua TP PKK Lhokseumawe yang selalu peduli terhadap kegiatan sosial kemanusiaan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi dan kepedulian kita terhadap anak-anak yatim. Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri dalam perjalanan hidupnya. Kehadiran sosok seperti Ibu Yulinda memberikan semangat luar biasa, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi kami para relawan,” ujar Maxalmina.<br><br>Ia juga berharap agar program The Yatim ini terus berlanjut dan mendapat dukungan dari masyarakat luas serta pemerintah. Acara ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan kasih sayang terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Suasana haru dan kehangatan yang tercipta menunjukkan bahwa masih banyak orang baik yang siap menjadi pelita bagi masa depan generasi yang membutuhkan.<\/font><\/div>","image":"The_Yatim_Batch190425.jpeg","tgl":"2025-04-20"},{"title":"Hadiri Halal Bihalal Kumaga, Wali Kota Lhokseumawe Sapa Ribuan Masyarakat Gayo Alas","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - Suasana keakraban dan persaudaraan terasa kental dalam acara Halal Bihalal Keluarga Mahasiswa Gayo Alas (Kumaga) yang berlangsung meriah di GOR Unimal Cunda, Sabtu, (19.4). Kehadiran Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menambah kehangatan acara silaturahmi tahunan ini, di mana beliau berkesempatan menyapa langsung masyarakat Gayo Alas yang berdomisili di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Acara Halal Bihalal Kumaga ini turut dihadiri oleh Kapolres Lhokseumawe, Rektor Universitas Malikussaleh, Anggota DPRK Lhokseumawe, Direktur Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe dan juga ratusan anggota Kumaga dari berbagai kalangan, tokoh masyarakat Gayo Alas, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan rasa bahagia dan kehormatannya dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar Kumaga yang berasal dari Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Beliau mengapresiasi semangat persatuan dan kekeluargaan yang terus dijaga oleh masyarakat Gayo Alas, meskipun berada jauh dari kampung halaman. \"Saya sangat terkesan dengan kekompakan dan semangat gotong royong yang selalu ditunjukkan oleh masyarakat Gayo Alas. Hal ini menjadi modal penting untuk terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, terutama di Kota Lhokseumawe,\" ujar Wali Kota Sayuti Abubakar dengan penuh kehangatan.<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota Sayuti Abubakar juga berbagi pengalamannya ketika memimpin paguyuban Aceh di Jakarta. Ia menceritakan bagaimana semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Aceh di perantauan, termasuk di dalamnya masyarakat Gayo dan Alas, mampu memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan bersama. Pengalaman ini, menurutnya, semakin menguatkan keyakinannya akan potensi besar yang dimiliki oleh masyarakat perantauan. Ia juga menyinggung program penanganan sampah yang saat ini tengah dibenahi, dengan melibatkan tenaga ahli dari Jakarta maupun dari lokal. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan di Kota Lhokseumawe, termasuk penanganan sampah yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah kota, sangat membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk komunitas mahasiswa seperti Kumaga.<br><br>Terakhir, Sayuti Abubakar juga menyampaikan harapannya agar tali silaturahmi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan masyarakat Gayo Alas di perantauan terus terjalin erat. Beliau juga mengajak para mahasiswa dan pemuda Gayo Alas untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas diri dan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi daerah.<\/font><\/div>","image":"halal_bihala_kumaga.jpeg","tgl":"2025-04-19"},{"title":"Tegaskan Komitmen Tangani Sampah Lhokseumawe, Dr. Sayuti : “Ini Bukan Sekadar Wacana”","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe serius dalam menangani persoalan persampahan melalui program prioritas “Broh Jeut Keu Peng” yang mengusung konsep ekonomi sirkular dan dekarbonisasi. Dalam kegiatan kajian publik dan ekspose hasil survei revaluasi komposisi sampah. Kegiatan bertajuk “Ekspose: Skema dan Model Penanganan Sampah secara Komprehensif di Kota Lhokseumawe” ini digelar pada 16–19 April 2025 di Aula Hotel Rajawali, Lhokseumawe. Sabtu, (19\/04). Acara ekpose ini menjadi ruang dialog dan pemaparan teknis dari enam tim ahli lintas bidang yang mendalami kondisi faktual pengelolaan sampah di kota Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H, M.H, menyatakan bahwa program ini akan direalisasikan secara konkret di tahun 2025. “Program ‘Broh Jeut Keu Peng’ adalah langkah strategis dan unggulan dalam menangani permasalahan sampah di Kota Lhokseumawe. Setelah kajian ini, kita akan evaluasi menyeluruh, mulai dari anggaran hingga spesifikasi mesin pengolahan yang tepat. Semua keputusan akan berbasis data dan analisis para ahli. Tahun 2025 program ini harus mulai terealisasi. Jangan sampai ada anggaran yang mengendap (silpa). Ini kerja bersama, bukan sekadar wacana,” tegas Dr Sayuti.<br><br>Menurutnya, upaya ini tidak bisa dijalankan sendiri oleh pemerintah, melainkan menjadi kerja bersama yang membutuhkan dukungan publik dan media. ”Kerja sama dari media juga sangat penting, berikan informasi yang benar dan edukatif untuk masyarakat. Jangan hanya sebarkan isu, tapi bantu bangun kota,” pinta Wali Kota Lhokseumawe. Wali Kota Sayuti juga menyebut bahwa program ini telah mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat Presiden Republik Indonesia. “Ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Masalah biaya, tentu kita akan konsultasikan kembali dengan para ahli. Tidak bisa asal tebak. Yang penting, program ini harus jalan. Kita ingin Lhokseumawe bersih dan tertata.” ujarnya.<br><br>Dengan komitmen tersebut, Pemko Lhokseumawe berharap mampu menjadikan kota ini sebagai model nasional dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. “Broh Jeut Keu Peng bukan hanya slogan, tapi panggilan untuk bergerak bersama membangun kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkas Sayuti. Tim ahli memaparkan hasil survei mendalam yang dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Lim. Dari lahan seluas 9,4 hektare itu, Lhokseumawe memproduksi sampah sekitar 110 ton per hari, dengan estimasi timbunan mencapai ±53.760 ton. Komposisinya terdiri dari 70% sampah organik dan 30% anorganik.<br><br>Lebih lanjut, ada empat titik sumber sampah terbesar yang teridentifikasi, yakni: Pemukiman Pusong (±4 ton\/hari), Pasar Buah, Jalan Perdagangan, Sukaramai dan Kawasan Reservoir Waduk. Sementara itu, pakar desain dan teknologi industri, Ir. Vitex Grandis salah satu tim ahli dari Ikatan Alumni ITB mengatakan “Lhokseumawe menjadi kota pertama yang menjadikan pengolahan sampah sebagai program prioritas daerah. Ini terobosan yang patut diapresiasi,” ungkap Vitex. Tim ahli merekomendasikan agar Pemko segera menyusun regulasi lokal, termasuk qanun pengelolaan sampah, serta menetapkan SOP dan mengaktifkan BSU (Badan Sosialisasi dan Edukasi) dan BSI (Badan Pengelola Sampah).<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Selain itu, penting dibangun jaringan pelatihan komunitas berbasis ekonomi sirkular lokal (SEL), guna memastikan partisipasi masyarakat berjalan beriringan dengan perbaikan sistem. Prof. Dr. Ir. Indra Mawardi dari Politeknik Negeri Lhokseumawe, salah satu pemateri utama, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial. “Ini pekerjaan lintas sektor. Diperlukan pendekatan teknis yang berlapis – mulai dari aspek material, tata kelola, hingga teknologi pengolahan yang tepat guna dan berkelanjutan,” jelasnya.<\/font><\/div>","image":"WawancaraSampah190425.jpg","tgl":"2025-04-19"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bahas Rehabilitasi Pascabencana Bersama Deputi BNPB RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) dan bertemu langsung dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Jarwansah, S.Pd, M.A.P, MM, di Graha BNPB RI, Jakarta, Kamis (17\/4\/2024). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe dan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI membahas sejumlah hal strategis terkait upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe.<br><br>Dr. Sayuti Abubakar menyampaikan berbagai tantangan dan kebutuhan yang dihadapi Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mempercepat pemulihan infrastruktur, termasuk sarana publik yang terdampak bencana dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat melalui BNPB RI dalam memperkuat ketahanan daerah terhadap risiko bencana ke depan. “Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam percepatan rehabilitasi. Kami berharap BNPB dapat terus memberikan pendampingan serta dukungan teknis dan anggaran bagi daerah,” ujar Sayuti.<br><br>Sementara itu, Deputi Jarwansah menyambut baik inisiatif Pemko Lhokseumawe dan menyatakan komitmen BNPB untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun kembali wilayah yang terdampak bencana. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya intensif Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam membangun ketangguhan daerah dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tantangan pemulihan pascabencana.<\/font><\/div>","image":"Rehabilitasi_Pascabencana180425.jpeg","tgl":"2025-04-18"},{"title":"Jajaki Sejumlah Peluang Kerjasama, Wali Kota Lhokseumawe Temui Wamenkomdigi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta, 15 April 2025 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.B.A., sebagai bagian dari upaya menjalin kolaborasi strategis dalam mendukung transformasi digital di Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, pada Selasa (15\/04). Kunjungan tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mewujudkan visi pembangunan sebagai smart and livable city, khususnya melalui integrasi digitalisasi pelayanan publik berbasis teknologi serta penguatan sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor.<br><br>Turut hadir dalam pertemuan ini sejumlah pejabat strategis di lingkungan Komdigi, antara lain Kepala Badan Pengembangan SDM Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto, Koordinator Startup Digital Komdigi Sonny Hendra Sudaryana, serta Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi Nooriza. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa saat ini Kota Lhokseumawe tengah berupaya mewujudkan digitalisasi pelayanan publik yang terintegrasi, sebagai bagian dari visi dan misinya. Ia mengungkapkan bahwa beberapa layanan publik di Lhokseumawe memang telah berbasis digital, namun masih berjalan secara terpisah dan belum sepenuhnya terintegrasi.<br><br>“Alhamdulillah, kami disambut sangat baik oleh Pak Wamen dan tim. Responnya luar biasa. Ternyata banyak program di Komdigi yang relevan dan bisa diimplementasikan di Lhokseumawe,” ujar Sayuti. Wali Kota Sayuti Abubakar juga menegaskan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Komdigi, dalam menghadirkan program-program digital yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan potensi yang dimiliki Kota Lhokseumawe. “Hari ini saya minta bantuan supaya Lhokseumawe bisa terwujud menjadi Smart City. Saya rasa apa yang telah disampaikan Pak Wamen sesuai dengan harapan kami,” jelasnya.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, merespons positif gagasan tersebut dan menyampaikan bahwa Kementerian Komdigi siap memberikan dukungan strategis dalam berbagai bentuk, termasuk peningkatan kapasitas SDM dan pengembangan ekosistem digital di Lhokseumawe. “Pak Wali Kota menyampaikan beberapa gagasan beliau termasuk juga program pembangunan yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan, antara lain bagaimana membuat Lhokseumawe menjadi Smart City dan juga kota yang livable atau layak huni,” ungkap Nezar. Ia menambahkan bahwa Lhokseumawe memiliki potensi besar untuk menjadi kota industri berbasis digital, terlebih karena keberadaan empat universitas yang aktif mendukung pengembangan pendidikan dan SDM unggul di wilayah tersebut.<br><br>“Gagasan daerah dengan julukan Kota Petro Dollar itu sejalan dengan program Kementerian Komdigi. Dan kita tahu di sana ada empat universitas, potensinya cukup besar untuk memajukan pendidikan untuk kembali hidup menjadi kota industri seperti di masa kejayaan ketika kota ini pernah disebut sebagai Kota Petro Dollar,” jelasnya. Sebagai langkah konkret, Kementerian Komdigi menargetkan pelaksanaan program Markas Startup Digital di Kota Lhokseumawe. Program ini menjadi bagian dari kolaborasi jangka panjang dengan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem startup lokal. Dengan posisi Lhokseumawe sebagai salah satu kota terbesar di Provinsi Aceh, inisiatif ini diharapkan mampu menjadikan kota tersebut, bersama Banda Aceh, sebagai pusat kebangkitan kreativitas digital generasi muda Aceh di masa mendatang.<\/font><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-04-16_at_09.15.39.jpeg","tgl":"2025-04-16"},{"title":"Dorong Ruang Kreatif Pemuda, Wali Kota Lhokseumawe Temui Menteri Ekraf","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif\/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di Ruang Kerja Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (15\/4). Pertemuan yang turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri, Rian Syaf, BBA., M.Com, ini membahas berbagai peluang kerja sama dalam penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar secara khusus memperkenalkan Ruang Kreatif Pemuda sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Program ini dirancang sebagai wadah kolaboratif bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, bakat, dan karya di berbagai bidang ekonomi kreatif.<br><br>“Kami membawa misi besar ke Kementerian Ekonomi Kreatif, yaitu bagaimana Ruang Kreatif Pemuda dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di Lhokseumawe. Program ini menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak muda yang ingin berkarya dan berinovasi, sekaligus menjadi solusi untuk membuka lapangan kerja berbasis kreativitas,” ujar Dr. Sayuti Abubakar. Wali Kota Sayuti Abubakar juga menekankan bahwa potensi anak muda di Lhokseumawe sangat besar, namun masih membutuhkan dukungan fasilitas, pelatihan, dan akses ke pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan konkret dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan Ruang Kreatif Pemuda menjadi pusat inovasi daerah yang berkelanjutan.<br><br>“Kami ingin Ruang Kreatif Pemuda ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan anak muda. Kolaborasi dengan Kementerian Ekraf tentu sangat strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” tambahnya. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti berbagai gagasan yang dibawa oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Menurutnya, konsep Ruang Kreatif Pemuda selaras dengan visi Kementerian Ekraf dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas dan potensi lokal, khususnya yang digerakkan oleh generasi muda di Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"menemui_metri_ekraf.jpeg","tgl":"2025-04-16"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Menteri Koperasi RI, Bahas Pengembangan Koperasi dan Kunjungan ke Daerah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan kunjungan ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia pada Selasa (16 April 2025), dalam rangka silaturahmi dan koordinasi strategis bersama Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota diterima oleh Deputi Bidang Pengembangan Usaha dan Produksi Kemenkop UKM, Panel Barus, beserta para Asisten Deputi terkait. Pertemuan berlangsung di kantor Kemenkop UKM, Jakarta.<br><br>Agenda utama yang dibahas mencakup pengembangan koperasi di Kota Lhokseumawe, termasuk persiapan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. Selain itu, pertemuan juga menyinggung rencana kunjungan Menteri Koperasi dan UKM ke Kota Lhokseumawe dalam waktu dekat. Wali Kota Sayuti menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mendukung penuh program penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi, serta menyambut baik kolaborasi bersama kementerian terkait. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat sektor koperasi dan ekonomi kreatif sebagai pilar pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.<\/font><\/div>","image":"kemenkop150425.jpeg","tgl":"2025-04-16"},{"title":"Wujudkan Kota Cerdas dan Layak Huni, Pemko Lhokseumawe Gelar Gotong-Royong","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dalam upaya mewujudkan Lhokseumawe sebagai Kota Cerdas dan Layak Huni, Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar apel pagi bersama yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), serta Tenaga Bantu Daerah (TBD) di Lapangan Hiraq pada Senin (14\/04), yang dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong membersihkan fasilitas umum, jalan protokol, dan lingkungan sekitar. Apel dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., yang dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi, disiplin, dan kontribusi nyata seluruh ASN dalam mendukung pembangunan kota.<br>“Kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran tepat waktu, tetapi juga soal tanggung jawab dan keteladanan dalam menjaga lingkungan. Kota yang bersih mencerminkan etos kerja yang baik dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota layak huni,” ujar Husaini.<br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><br><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh ASN ini merupakan bagian dari upaya kolektif membangun budaya bersih, memperkuat kolaborasi lintas OPD, serta meningkatkan rasa kepemilikan terhadap kota. Kebijakan ini juga sejalan dengan ketentuan jam kerja ASN, yakni 37,5 jam per minggu untuk lima hari kerja (Senin hingga Jumat), tidak termasuk waktu istirahat. Ketentuan hari kerja dan jam kerja dapat dikecualikan untuk unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, lembaga pendidikan, atau dukungan operasional instansi. Oleh karena itu, gotong royong dapat dilakukan tidak hanya pada hari Jumat, tetapi juga pada hari kerja lainnya, sepanjang tidak mengganggu akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.<br><br>Selain itu, pelibatan ASN dalam kegiatan gotong royong tidak dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi teknis Dinas Lingkungan Hidup, melainkan sebagai bagian dari gerakan kolektif membangun budaya bersih. Ini adalah langkah simbolik dan edukatif yang mendorong kesadaran bersama bahwa persoalan sampah dan kebersihan adalah tanggung jawab seluruh warga kota, termasuk ASN. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengungkapkan bahwa produksi sampah harian di Kota Lhokseumawe mencapai 100 hingga 110 ton. Penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kebersihan, melainkan harus didukung oleh kolaborasi lintas sektor.<br><br>“Gerakan ini adalah refleksi dari semangat gotong royong ASN dan bentuk nyata kepedulian terhadap wajah kota. Mari kita jadikan ini sebagai budaya kerja dan contoh baik bagi masyarakat,” tambahnya. Ia juga mendorong agar kebersihan dijadikan indikator utama dalam evaluasi lingkungan kerja, karena lingkungan yang bersih mencerminkan etos kerja yang baik serta menjadi contoh positif bagi masyarakat. Menutup amanatnya, Husaini menyampaikan apresiasi atas semangat, kerja keras, dan dedikasi para ASN. Ia berharap semangat pengabdian ini terus tumbuh dengan penuh keikhlasan dan semangat perubahan menuju Lhokseumawe yang lebih baik dan membanggakan.<\/font><\/div>","image":"apelgabungan140425.jpeg","tgl":"2025-04-14"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut dan Peusijuek Kapolres Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menghadiri acara pisah sambut dan Peusijuek Kapolres Lhokseumawe yang berlangsung di Pendopo Meuligoe Bupati Aceh Utara, Sabtu malam (12\/04). Acara tersebut menandai pergantian tongkat kepemimpinan dari AKBP Henki Ismanto, S.I.K. kepada AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. AKBP Ahzan sebelumnya menjabat sebagai Kanit 4 Subnit V Dittipidnakoba Bareskrim Polri. Kini, ia resmi mengemban tugas sebagai Kapolres Lhokseumawe menggantikan AKBP Henki Ismanto, S.I.K., yang mendapatkan amanah baru sebagai Wakapolresta Banda Aceh, Polda Aceh.<br><br>Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban ini diawali pemasangan Kupiah Meukeutop dan Rencong serta selempang oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini beserta istri Ny. Sakinah Husaini kepada Kapolres AKBP Ahzan dan istri Ny. Ita Ahzan. Selanjutnya dilaksanakan prosesi Peusijuek yang dilakukan oleh Majelis Adat Aceh (MAA) Lhokseumawe. Prosesi ini menjadi simbol harapan dan doa untuk kesuksesan Kapolres yang baru. Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada AKBP Henki Ismanto atas pengabdian dan kontribusinya hampir tiga tahun dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lhokseumawe. Ia juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres yang baru, seraya berharap kerja sama dan koordinasi antara Polres dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat terus berjalan harmonis dan semakin kuat.<br><br>\"Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak AKBP Henki Ismanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Lhokseumawe. Selamat bertugas di tempat yang baru. Dan kepada Bapak AKBP Ahzan, kami ucapkan selamat datang. Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini bisa terus ditingkatkan,\" ujar Husaini.&nbsp; Acara ini juga turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, para unsur Forkopimda Plus Lhokseumawe dan Aceh Utara, para pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, serta tokoh organisasi dan masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Pisah_Sambut_polres.jpeg","tgl":"2025-04-12"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Buka Forum Konsultasi Publik RPJMK 2025–2029 dan Musrenbang RKPK 2026, Ini 15 Program Unggulannya","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 10 April 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., M.H. secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota (RPJMK) Lhokseumawe Tahun 2025–2029 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Tahun 2026, yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (10\/4). Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan pentingnya forum ini sebagai momentum strategis dalam menyatukan ide dan gagasan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk unsur pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat.<br><br>“Perencanaan ini harus menjawab persoalan nyata pembangunan kota. Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan Lhokseumawe yang cerdas dan nyaman huni,” ujar Wali Kota. Uniknya, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip inklusivitas, forum ini juga menyediakan layanan juru bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas, sehingga seluruh peserta, tanpa terkecuali, dapat memahami dan berpartisipasi aktif dalam proses diskusi dan penyusunan rencana pembangunan. Forum ini turut dihadiri oleh Anggota I Komite DPD RI, H. Sudirman (Haji Uma), unsur Forkopimda Plus Kota Lhokseumawe, Kepala Bappeda Aceh, Bappeda Bireuen, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan Bank Indonesia, pimpinan perbankan, BPS, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat, hingga para narasumber dari Bappeda Aceh dan tim ahli pengarah visi-misi pembangunan kota.<br><br>RPJMK Lhokseumawe 2025–2029 menjadi tahapan pertama dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota (RPJPK) Lhokseumawe 2025–2045. Dokumen ini mengusung visi “Terwujudnya Lhokseumawe sebagai Kota Cerdas dan Nyaman Huni”, yang sejalan dengan tema pembangunan Aceh sebagai Serambi Barat Indonesia melalui penguatan sektor agrikultura, agroindustri, ekonomi hijau dan syariah, serta peran sebagai rujukan pendidikan Islam global. Wali Kota Sayuti&nbsp; Abubakar juga menyampaikan lima misi utama pembangunan Kota Lhokseumawe, yaitu: Memperkuat ekonomi dan daya saing kota, mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter, memantapkan penataan kota yang terintegrasi melalui infrastruktur dan lingkungan yang berkelanjutan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan akuntabel dan meningkatkan pelaksanaan syariat Islam dan pelestarian budaya.<br><br>Lebih lanjut, RPJMK Lhokseumawe Tahun 2025–2029 merupakan bagian dari tahapan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota (RPJPK) Lhokseumawe 2025–2045 dengan visi besar “Terwujudnya Lhokseumawe sebagai Kota Cerdas dan Nyaman Huni.” Untuk mendukung implementasi visi dan misi pembangunan, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah merumuskan 15 Program Unggulan Jangka Menengah yang harus terakomodasi dalam rencana strategis perangkat daerah, yaitu:<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">1. Pengelolaan sampah (Broeh jeut keu peng)<br>2. Penanganan banjir<br>3. Pemerataan jaringan air bersih<br>4. Pembangunan ruang terbuka hijau \/ taman kota<br>5. Penataan lingkungan pesisir<br>6. Penyelesaian pembangunan Islamic Center<br>7. Peningkatan kualitas sumber daya manusia<br>8. Digitalisasi pelayanan publik<br>9. Ruang kreatif pemuda<br>10. Jajan subuh berjamaah bagi para remaja<br>11. Bantuan sosial untuk lansia miskin<br>12. Beasiswa untuk pelajar beprestasi<br>13. Pengelolaan minyak ikan<br>14. Pemberdayaan sektor perikanan, dan<br>15. Pemberdayaan sektor pertanian yang modern<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar berharap seluruh pihak dapat memberikan kontribusi aktif dalam menyempurnakan rancangan RPJMK dan RKPK sehingga dapat menjadi dokumen yang kuat, strategis, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan kota ke depan. “Mari kita wujudkan Lhokseumawe sebagai kota yang memiliki arah pembangunan jelas, program yang terukur, dan hasil yang nyata untuk masyarakat,” tutup Wali Kota. Acara ini ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan forum oleh Wali Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"musrembang20251.jpeg","tgl":"2025-04-10"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Undi 5 Sepeda Listrik untuk Konsumen Wajib Pajak, Ini Daftar Pemenangnya","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 9 April 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) menggelar acara Pengundian Hadiah 5 (lima) Unit Sepeda Listrik bagi para konsumen yang telah ikut berpartisipasi dalam program pengumpulan struk pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman di Aula Setdako Lhokseumawe, Rabu (9\/4). Kegiatan ini secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap kontribusi para konsumen dan wajib pajak dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kepatuhan membayar pajak.<br><br>Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Para Asisten dan Staf Ahli di Lingkungan Setdako Lhokseumawe dan Pelaksana Tugas Kepala BPKD Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di sektor makanan dan minuman yang telah menunjukkan komitmen dalam memenuhi kewajiban perpajakan. “Tanpa partisipasi aktif dari para wajib pajak dan konsumen, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Pajak dari sektor makanan dan minuman adalah salah satu sumber penting PAD bagi Kota Lhokseumawe,” ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Kegiatan ini diikuti oleh 5.740 struk dari konsumen yang bertransaksi di 16 restoran, rumah makan, warung, dan kafe yang telah menjadi wajib pajak aktif di wilayah Kota Lhokseumawe. Struk tersebut dikumpulkan selama periode Juni hingga November 2024, dan diundi secara manual serta disiarkan langsung melalui akun Instagram resmi BPKD Lhokseumawe.<br><br>Berikut daftar 5 pemenang undian sepeda listrik:<br>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Nanda dari RM. Soto Riendang<br>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Agus Zuliana dari PIZZA House<br>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; FATA dari TR. Coffee<br>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Reza dari Taufik Kopi 2<br>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Asnadi dari PIZZA House<br><br>Pelaksana Tugas Kepala BPKD Kota Lhokseumawe, Dahniar S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun hubungan positif antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran pajak di kalangan konsumen. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan, mudah, dan partisipatif,” Ujarnya.<br><br>Penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilakukan secara langsung dalam waktu dekat oleh Wali Kota Lhokseumawe. Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat warga untuk turut aktif mendukung pembangunan daerah melalui pajak. Di akhir acara, Wali Kota Sayuti Abubakar kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah. “Mari terus kita jaga semangat kebersamaan untuk membangun Lhokseumawe yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kerja bagah, masyarakat ceudah, Lhokseumawe meugah,” tutupnya.<\/font><\/div>","image":"undian_pajak_PBJT.jpeg","tgl":"2025-04-09"},{"title":"Usai Sholat Subuh, Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Langsung Kondisi Sampah dan Infrastruktur","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi kebersihan dan infrastruktur di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, setelah menunaikan sholat subuh, Rabu (9\/4). Dalam kunjungan tersebut turut didampingi oleh Camat Banda Sakti, Yuswardi, SKM, M.S.M. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menata lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Di lokasi, Wali Kota Sayuti Abubakar menemukan sejumlah tumpukan sampah yang belum terangkut, terutama di selokan dan depan halaman pertokoan. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga seperti plastik, sisa makanan, dan limbah kemasan.<br><br>Sayuti Abubakar menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang lebih tertib. Ia menegaskan agar seluruh sampah dapat di angkut sebelum pukul 07.00 WIB setiap harinya. \"Kita menginginkan sebelum jam 07.00 pagi sampah harus sudah selesai diangkut semua, agar lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat Lhokseumawe,\" Ujar Sayuti Abubakar. Lebih lanjut, Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan dan berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya akan sangat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman di Kota Lhokseumawe.<br><br>Selain persoalan kebersihan, Sayuti Abubakar juga meninjau kondisi infrastruktur jalan di Gampong Kuta Blang yang mulai mengalami kerusakan, dengan sejumlah titik berlubang. Ia menyampaikan keprihatinannya dan memastikan bahwa perbaikan akan segera menjadi perhatian pemerintah. “Jalan yang berlubang ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga membahayakan keselamatan warga. Kita akan segera koordinasikan dengan dinas terkait agar bisa diperbaiki secepatnya,” tegas Doktor Hukum lulusan Universitas Trisakti ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan perbaikan drainase dan fasilitas umum lainnya demi mendukung kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga.<\/font><\/div>","image":"kondisisampah.jpeg","tgl":"2025-04-09"},{"title":"Apel Perdana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tekankan Disiplin ASN","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, bersama Wakil Wali Kota Husaini, SE menyelenggarakan apel perdana di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe pada hari Senin, 08\/04\/2025. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan arahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lhokseumawe dengan penekanan pada kedisiplinan, kinerja, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas negara. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti, mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja sebagai landasan keberhasilan dalam memajukan kota. <br><br>\"Kedisiplinan adalah kunci utama dalam setiap pencapaian. Tanpa disiplin, kita tidak akan bisa mewujudkan berbagai program yang telah direncanakan demi kemajuan Kota Lhokseumawe,\" ujar beliau. Lebih lanjut, Wali Kota juga tegaskan penerapan sistem reward and punishment (penghargaan dan hukuman) yang berbasis pada kinerja masing-masing ASN. \"Kami akan memberikan apresiasi kepada ASN yang menunjukkan kinerja yang luar biasa. Sebaliknya, kami juga akan mengambil tindakan tegas terhadap ASN yang tidak memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan,\" tegasnya.<br><br>Wali Kota juga meminta dukungan penuh dari seluruh ASN untuk mempercepat pembangunan dan kemajuan Kota Lhokseumawe. \"Saya mengajak seluruh ASN untuk berperan aktif, mendukung, dan bekerja keras dalam mencapai tujuan kita bersama. Mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat agar setiap kebutuhan dan harapan mereka bisa terpenuhi dengan baik,\" ungkapnya. Selain itu, Wali Kota menegaskan bahwa pemanfaatan potensi yang dimiliki Kota Lhokseumawe menjadi hal yang sangat penting untuk dikembangkan. <br><br>\"Kota ini memiliki banyak potensi yang bisa kita manfaatkan. Kami minta agar seluruh ASN dapat lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi tersebut, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab,\" tambahnya. Apel perdana ini menandakan awal yang baik dalam langkah Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menuju perubahan yang lebih baik. Dengan disiplin, kinerja yang optimal, serta kerja sama yang solid antar seluruh ASN, diharapkan Kota Lhokseumawe dapat terus maju dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.<\/font><\/div>","image":"Apel_gabungan_selasa.jpeg","tgl":"2025-04-08"},{"title":"Lantik 15 Pejabat Administrator, Wali Kota Sayuti Tekankan Profesionalisme","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar S.H., M.H., melantik 15 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (08\/04). Pelantikan ini sesuai dengan Persetujuan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 02445\/R-AK.02.03\/SD\/K\/2025. Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Para Asisten dan Staf Ahli pada Setdako Lhokseumawe, dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya profesionalisme dalam bekerja dan tanggung jawab atas amanah jabatan yang diemban.<br><br>Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa tantangan pembangunan kota semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sosok-sosok yang kompeten, berintegritas, dan mampu bekerja secara efektif. Beliau menegaskan bahwa dirinya membutuhkan orang-orang yang profesional dalam menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat. \"Saya membutuhkan orang-orang profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga memiliki komitmen yang kuat untuk melayani masyarakat. Jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,\" ujar Wali Kota Sayuti.<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota Sayuti juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan bersinergi dengan seluruh jajaran. Beliau juga menekankan pentingnya melakukan kontrol terhadap bawahan untuk memastikan semua program dan kebijakan berjalan sesuai dengan harapan. \"Saya akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja seluruh jajaran. Amanah jabatan ini adalah kepercayaan yang harus kita jaga sebaik mungkin. Saya merasa gagal total jika amanah ini tidak bisa kita laksanakan dengan baik,\" tegasnya.<br><br>Beliau juga menyoroti beberapa isu penting yang menjadi perhatian utama pemerintah kota, di antaranya adalah permasalahan sampah dan kondisi selokan di beberapa sudut kota. Wali Kota Sayuti kembali mengingatkan tentang program unggulannya, \"Broh Jeut Ke Peng\", yang diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan sampah. \"Harapan masyarakat Kota Lhokseumawe ada di kita. Isu sampah adalah sebagian kecil dari tantangan yang harus kita hadapi dan selesaikan. Program `Broh Jeut Ke Peng` adalah salah satu upaya kita,\" lanjutnya.<br><br>Adapun 15 pejabat administrator yang dilantik tersebut mengisi berbagai posisi strategis di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Nama-nama pejabat yang dilantik beserta jabatannya adalah sebagai berikut:<br><br>1. Darhafli, S.Pd – Sekretaris pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan<br>2. Mulkan, S.T – Kepala Bagian Umum pada Sekretariat Daerah Kota<br>3. Ridha Fahmi, S.STP, M.S.P – Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan<br>4. Hermawan, S.T, M.A.P – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah Kota<br>5. Darius, S.Sn – Kepala Bidang Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan<br>6. Ricco Andrian, S.STP, M.A.P – Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Sekretariat Daerah Kota<br>7. Zakaria, S.K.M., M.Kes – Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik<br>8. Zainal Abidin, S.K.M – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan<br>9. Desi Julianti, S.ST, M.S.M – Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda<br>10. Shari Anita, S.Sos – Sekretaris pada Majelis Adat Aceh<br>11. Marzuki, S.E, M.S.M – Sekretaris pada Satpol PP dan WH<br>12. Muhammad Nasir, S.Hi – Kepala Bidang Kebersihan dan Sanitasi pada Dinas Lingkungan Hidup<br>13. Rudi Irawan, S.T, M.M – Kepala Bidang Kedaruratan Pemadam Kebakaran dan Logistik pada BPBD<br>14. Amru, S.T – Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja<br>15. Helliyana, S.SiT, M.K.M –&nbsp; Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan Dan Pergerakan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana<br><br>Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat struktur birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program kerja Pemerintah Kota Lhokseumawe demi pelayanan publik yang semakin optimal.<\/font><\/div>","image":"Pejabat_Administrator.jpeg","tgl":"2025-04-08"},{"title":"Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Shalat Id Di Lokasi Berbeda","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dalam semangat kebersamaan dan mendekatkan diri dengan masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di lokasi yang berbeda, Senin, (31\/3). Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan upaya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai penjuru kota. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H, M.H, melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe. Bertindak sebagai imam dalam shalat Idul Fitri tersebut adalah Tgk. Faisal Amsa, S.Sos, dan khatib oleh Tgk. Fauzaruddin, S.Pdi, MH, yang berasal dari Kota Langsa. <br><br>Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pesan tentang pentingnya mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai momentum untuk saling memaafkan dan memulai lembaran baru yang lebih baik. Pelaksanaan shalat Id di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe dihadiri oleh ribuan jamaah yang memadati area masjid hingga ke teras luar. Wali Kota Sayuti Abubakar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe. <br><br>\"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Lhokseumawe, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan bathin. Semoga di hari yang fitri ini, kita semua kembali suci, bersih, dan penuh keberkahan,\" ujar Sayuti Abubakar. Sementara itu, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E, melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid An-Nahdhah Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kota dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan Lhokseumawe yang lebih maju dan sejahtera.<br><br>\"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadan dan menjadikan kita semua sebagai pribadi yang lebih baik. Mari kita jadikan momen Idul Fitri ini untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, dan bersama-sama membangun Kota Lhokseumawe yang kita cintai. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,\" kata Husaini. Pelaksanaan shalat Idul Fitri di lokasi yang berbeda ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri dan mendapatkan pelayanan yang optimal. Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"shalat_idulfitri.jpeg","tgl":"2025-03-31"},{"title":"Wali Kota Lepas Pawai Takbir Keliling, Warga Lhokseumawe Sambut Idul Fitri dengan Meriah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - Kemeriahan menyelimuti Kota Lhokseumawe dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H secara resmi melepas ratusan peserta pawai takbir keliling yang digelar oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe di sisi timur Masjid Agung Islamic Center, Minggu malam (30\/3). Acara pelepasan yang berlangsung ini ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H kemudian diikuti oleh Danrem 011 Lilawangsa, Kol Inf Ali Imran, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) Andi Susanto, Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Makhyar S.T.,M.M.,M.H.I., Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, SIK dan Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa.<br><br>Lebih dari seratus kendaraan roda empat dan lebih memadati jalanan, ikut serta dalam pawai takbir keliling ini, menarik perhatian puluhan ribu warga yang memadati sepanjang Jalan Merdeka, Lhokseumawe. Antusiasme masyarakat yang tinggi menyebabkan kemacetan di sepanjang rute pawai, terutama karena tradisi takbir keliling ini sempat terhenti beberapa&nbsp; tahun terakhir. Pawai takbir keliling ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat gampong, organisasi kepemudaan hingga santri dari berbagai dayah. Kendaraan-kendaraan yang dihiasi dengan ornamen islami serta lampu-lampu warna-warni menambah semarak perayaan malam takbiran di kota ini.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa pawai takbir keliling ini merupakan salah satu bentuk syiar Islam yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut serta meramaikan acara tersebut. \"Kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi serta menghidupkan kembali semangat kebersamaan di tengah-tengah masyarakat Lhokseumawe,\" ujar Sayuti. Salah seorang warga, Yasril, mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali menyaksikan pawai takbir keliling setelah beberapa tahun absen. \"Ini seperti nostalgia bagi kami. Suasana Idul Fitri jadi semakin terasa meriah dan penuh makna. Semoga tradisi ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,\" ujarnya.<br><br>Di sepanjang rute pawai, masyarakat terlihat antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan sambil melantunkan takbir. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka, bahkan beberapa di antaranya melakukan siaran langsung di media sosial untuk membagikan kemeriahan malam takbiran. Wali Kota Sayuti&nbsp; Abubakar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik panitia, aparat keamanan, maupun masyarakat, atas suksesnya penyelenggaraan pawai takbir keliling. \"Saya sangat berterima kasih karena pawai takbir keliling ini berlangsung dengan meriah, aman, dan tertib. Semoga kebersamaan ini terus terjaga di masa mendatang,\" ungkapnya.<br><br>Penting untuk dicatat bahwa pawai takbir keliling ini hanya mencakup wilayah Kecamatan Banda Sakti. Sementara itu, tiga kecamatan lainnya, yaitu Blang Mangat, Muara Satu, dan Muara Dua, mengadakan takbir keliling di wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan, mengingat ketiga kecamatan tersebut berada di jalur jalan nasional. Dengan suksesnya penyelenggaraan pawai takbir keliling ini, diharapkan masyarakat Lhokseumawe dapat merayakan Idul Fitri 1446 H dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai Islam dan kebersamaan dalam masyarakat.<\/font><\/div>","image":"pawai_takbir_keliling.jpeg","tgl":"2025-03-30"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Gelar Buka Puasa Bersama Alumni Dayah Ulumuddin dan Santuni Anak Yatim","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., yang juga merupakan Ketua Perkumpulan Alumni Dayah Ulumuddin (PADU), menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan seluruh alumni Dayah Ulumuddin serta memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu. Acara ini berlangsung di Guest House Wali Kota Lhokseumawe pada Jumat, (28\/03). Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan harapannya agar seluruh alumni dapat berperan aktif dalam memajukan pembangunan masyarakat, baik di tingkat daerah maupun internasional, khususnya di Kota Lhokseumawe. Pemerintah Kota Lhokseumawe menyatakan kesiapannya untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang diinisiasi oleh para alumni. <br><br>\"Harapan kepada seluruh alumni untuk dapat ikut serta dalam memajukan dan berperan dalam pembangunan Masyarakat dari daerah hingga ke kancah internasional khususnya di Kota Lhokseumawe serta pemerintah kota Lhokseumawe siap untuk mendukung kegiatan tersebut,\" ujar Sayuti. Acara buka puasa bersama ini merupakan kegiatan tahunan PADU, namun tahun ini terasa istimewa karena dihadiri oleh alumni lintas angkatan dan pimpinan pondok pesantren, Syeh Syahma`un Risyad. Sayuti juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan acara tersebut.<br><br>\"Terimakasih untuk semua alumni yang telah memenuhi undangan untuk berbuka puasa bersama yang merupakan kegiatan rutin dari Alumni Dayah Ulumuddin,\" Tambah Sayuti. Selain itu, Sayuti juga mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari alumni Dayah Ulumuddin dan berharap agar ke depannya akan ada lebih banyak alumni yang sukses dan menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan para alumni dalam Pilkada Lhokseumawe 2024 dan berjanji akan menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan baik. <br><br>\"Saya bangga menjadi alumni Dayah Ulumuddin Karena selain saya juga masih banyak alumni-alumni yang sudah sukses,\" Tutup Sayuti. Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Dayah Paloh Gadeng Walidi H. Zunuwanis, Abu Asnawi, Syeh Syamaun Risyad pimpinan Dayah, Dr. h. Munawar Khalil dan tokoh-tokoh penting lainnya.<\/font><\/div>","image":"Puasa_Bersama_Alumni_Dayah_Ulumuddin.jpeg","tgl":"2025-03-28"},{"title":"Kolaborasi Gelar Pasar Murah, Pemko Lhokseumawe Apresiasi PLN NP UP Arun","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - PT PLN Nusantara Power UP Arun berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menggelar pasar murah di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (26\/3). Agenda ini diperuntukkan bagi 1.600 warga dari 11 desa binaan perusahaan, untuk membantu meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH mengapresiasi setinggi-tingginya langkah PT PLN Nusantara Power UP Arun dalam menggelar pasar murah ini. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan araran Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas ekonomi dan harga di daerah masing-masing.<br><br>\"Ini kan selama ini perintah Pak Prabowo untuk menjaga stabilitas ekonomi, stabilitas harga di daerah masing-masing. Alhamdulillah dengan pasar murah ini saya yakin ini bisa agak terkontrol sedikit, jadi apresiasi- setinggi-tingginya untuk PT PLN Nusantara Power,\" ujar Sayuti Abubakar. Selain itu, Wali Kota Sayuti Abubakar juga menambahkan harapannya agar kegiatan pasar murah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Lhokseumawe untuk turut berkontribusi dalam membantu masyarakat. <br><br>\"Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Lhokseumawe untuk juga peduli dan berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri ini,\" tambahnya. Sementara itu, Manager Unit PLN NPU Arun, Pryanto Budi Wardoyo, menjelaskan bahwa agenda ini menjadi salah satu program prioritas Tanggung Jawab Sosial Masyarakat (TJSL) perusahaan. Agenda pasar murah tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu 26 hingga 27 Maret, untuk mengantisipasi adanya antrean panjang serta kondisi pembagian paket berlangsung kondusif.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Warga dari desa binaan yang telah memperoleh kupon mendatangi halaman perusahaan dan mengantre penebusan paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir. Masyarakat cukup membayar Rp50 ribu untuk memperoleh kupon tersebut. Pihak PLN juga mengharapkan agar seluruh bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban perekonomian masyarakat Lhokseumawe, terutama bagi warga di desa binaan perusahaan.<br><br>Dari jajaran Pemko Lhokseumawe, Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, A. Haris, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Mohammad Rizal, S.Sos, M.S.I, Plt. Kepala Dinas Syari`at Islam dan Pendidikan Dayah, Drs. Ikhwansyah, MA, Camat Muara Satu, Taruna Putra Satya, S. IP, M AP dan Kepala Bagian Prokopim Setdako, Darius, S. Sn.<\/font><\/div>","image":"gelar_pasar_murah_2025.jpeg","tgl":"2025-03-27"},{"title":"Jelang Idul Fitri 1446 H, Wali Kota Lhokseumawe Pimpin Rakor Pawai Takbir Keliling","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe– Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pawai Takbir Keliling Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Opproom Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu, (26\/3). Kegiatan ini turut juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari instansi terkait. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa takbir keliling merupakan tradisi yang telah lama tidak dilaksanakan di Kota Lhokseumawe dan diharapkan dapat kembali membangkitkan semangat kebersamaan serta syiar Islam di tengah masyarakat.<br><br>\"Kegiatan takbiran seperti ini sudah lama tidak diadakan di Lhokseumawe. Saya yakin masyarakat merindukan suasana malam takbiran yang penuh syiar dan kebersamaan. Semoga tahun ini bisa terlaksana dengan lancar dan meriah,\" ujar Sayuti. Sayuti juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna memastikan pelaksanaan takbir keliling yang terpusat di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe berlangsung tertib dan khidmat. \"Takbiran malam Idul Fitri adalah momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat. Kita ingin pelaksanaannya berjalan lancar, meriah, namun tetap tertib dan aman bagi semua, Saya berharap takbiran ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menciptakan suasana yang penuh keberkahan bagi warga Lhokseumawe,\" tambahnya.<br><br>Selain membahas teknis pelaksanaan takbir keliling, rapat koordinasi ini turut menyoroti aspek keamanan serta rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar. Polres Lhokseumawe dan Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe akan bertanggung jawab dalam pengamanan serta pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Sayuti juga mengimbau masyarakat untuk turut serta melaksanakan takbir di masjid dan meunasah gampong masing-masing. Ia mengajak ulama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda untuk berperan aktif dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini. \"Saya berharap seluruh masyarakat Lhokseumawe dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menjadikan takbir keliling sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah di Kota Lhokseumawe,\" tutupnya.<\/font><\/div>","image":"Rakor_Pawai_Takbir_Keliling.jpeg","tgl":"2025-03-26"},{"title":"Ringkasan Laporan Penyelengaraan Pemerintah Daerah (RLPPD) Kota Lhokseumawe Tahun 2024","detail":"<div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ringkasan Laporan Penyelengaraan\r\n Pemerintah Daerah (RLPPD) Kota Lhokseumawe Tahun 2024 ini merupakan \r\ngambaran atas kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe Secara umum selama 1 \r\n(satu) tahun berdasarkan tolak ukur kinerja sesuai dengan Rencana Kerja \r\nPemerintah Daerah<\/font><\/div><br><\/div><div><br><\/div><div>Klik Tautan Ini : <font face=\"arial\"><b><a href=\"https:\/\/www.lhokseumawekota.go.id\/headline\/RLPPD%20KOTA%20LHOKSEUMAWE%20TAHUN%202024.pdf\" title=\"\" target=\"\">Ringkasan Laporan Penyelengaraan Pemerintah Daerah (RLPPD) Kota Lhokseumawe Tahun 2024<\/a><\/b><\/font><\/div>","image":"Ringkasan2.jpeg","tgl":"2025-03-26"},{"title":"Lantik Anggota Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Ingatkan Sejumlah Pesan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH melantik lima anggota Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe periode 2025-2030 di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (26\/03). Pelantikan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, T. Adnan, Ketua Komisi D DPRK Lhokseumawe Nurbayan, Asisten I Setdako Lhokseumawe, Maxalmina, Para Kabag di Lingkungan Setdako Lhokseumawe. Pelantikan ini menandai langkah penting dalam pengelolaan zakat dan infaq di Kota Lhokseumawe. Kelima anggota yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 111 Tahun 2025 tentang Penetapan Anggota Badan Baitul Mal Kota Lhokseumawe Tahun 2025-2030 adalah Dr. Damanhur Abbas, Lailan Fajri, S.Sos., Sirajul Munir, Jumiati, dan Dr. Munawir. Pelantikan ini juga dilakukan secara online karena Dr. Damanhur Abbas sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci.<br><br>Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan yang dilakukan oleh DPRK Lhokseumawe setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan. Sebelumnya, DPRK Lhokseumawe telah mengirimkan surat kepada Wali Kota Lhokseumawe untuk menindaklanjuti dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dan melantik kelima anggota terpilih. Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti menyampaikan harapan agar anggota Baitul Mal yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan amanah dan memberikan inovasi baru dalam pengelolaan dana zakat dan infak. \"Saya optimis dengan komposisi kepengurusan Baitul Mal Kota Lhokseumawe yang baru, dengan kapasitas dan latar belakang yang mumpuni, mampu menjalankan roda kepengurusan yang baru,\" ujar Sayuti. Beliau juga menekankan pentingnya peran Baitul Mal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infaq, dan sedekah yang tepat sasaran.<br><br>\"Saya ingatkan agar anggota Baitul Mal Kota Lhokseumawe yang baru mampu bekerja dengan benar, keras, dan inovatif dalam menciptakan sumber dan potensi zakat yang lain agar lebih maksimal. Banyak sebenarnya potensi zakat karena telah diatur oleh UUPA, jadi ada kesempatan yang luar biasa yang bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan Baitul Mal. Pemerintah Kota Lhokseumawe akan siap mendukung,\" tegasnya. Selain itu, Sayuti juga mengingatkan agar pendataan penerima zakat dilakukan dengan baik dan transparan. \"Penerima zakat harus diinventarisasi dengan baik, jangan ada permainan agar tidak bermasalah,\" tambahnya. Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja Baitul Mal Kota Lhokseumawe dalam mengelola dana umat secara transparan dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.<\/font><\/div>","image":"pelantikan_baitul_mal.jpeg","tgl":"2025-03-26"},{"title":"Yulinda Sayuti Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Yulinda Sayuti secara resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK), Pembina Posyandu, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe untuk masa bakti 2025-2030. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersamaan dengan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Ketua TP-PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten\/Kota se-Aceh yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Senin, (24\/3). Dalam sambutannya, Marlina menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah besar dalam menggerakkan organisasi guna berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan oleh keluarga dan masyarakat luas.<br><br>Sebagai Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda juga mengemban tanggung jawab sebagai Pembina Posyandu, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, serta Ketua Dekranasda yang berperan dalam mengembangkan industri kerajinan daerah. Marlina menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda untuk menghadirkan solusi konkret bagi peningkatan kesejahteraan keluarga, pencegahan stunting, dan pengembangan ekonomi kreatif di Lhokseumawe. Dalam pernyataannya usai pelantikan, Yulinda Sayuti menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.<br><br>\"Saya siap bekerja sama dengan seluruh jajaran TP PKK, kader Posyandu, serta para perajin di bawah naungan Dekranasda untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,\" ujar Yulinda. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, dalam memastikan keberlanjutan program yang dijalankan. Selain itu, Yulinda menegaskan bahwa inovasi akan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai program ke depan. \"Program-program yang kami jalankan akan berfokus pada pemberdayaan perempuan, peningkatan layanan kesehatan bagi ibu dan anak, serta penguatan ekonomi kreatif agar produk-produk khas Lhokseumawe semakin dikenal luas, tentunya harus ada inovasi\" tambahnya.<br><br>Dengan dilantiknya Yulinda sebagai Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, diharapkan program-program pemberdayaan keluarga, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif dapat semakin berkembang demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lhokseumawe. Turut hadir Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, Ibu Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Ny Sakinah Husaini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Drs. Nasruddin, MM, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Mohammad Rizal, S.Sos, M.S.I serta Pengurus PKK Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Yulinda_Sayuti_secara.jpeg","tgl":"2025-03-24"},{"title":"Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Penandatanganan MoU Antara Kejaksaan Negeri dan DPRK Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPRK Lhokseumawe pada Rabu (19\/3\/2025). Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal, Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Sudirman Amin, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, serta anggota DPRK Lhokseumawe. Turut hadir Kabag Humas Setdako Lhokseumawe, Darius, S.Sn.<br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. \"Sebagai bagian dari pemerintahan, kita harus selalu taat asas hukum. MoU antara Kejaksaan Negeri dan DPRK Lhokseumawe ini merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan guna memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,\" ujar Dr. Sayuti Abubakar.<br><br>Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa kesepakatan ini akan membantu DPRK Lhokseumawe dalam menjalankan tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara lebih efektif dengan pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri. Dengan adanya MoU ini, diharapkan sinergi antara Kejaksaan Negeri dan DPRK Lhokseumawe semakin kuat, sehingga dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Kota Lhokseumawe.<\/font><\/div>","image":"Penandatanganan_MoU.jpeg","tgl":"2025-03-19"},{"title":"Lhokseumawe Raih Juara Kedua dalam Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) Ke-24 di Meulaboh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke-24 yang digelar di Kabupaten Aceh Barat resmi ditutup oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf pada Minggu (16\/03\/2025) dini hari. Dalam ajang tahunan yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai kabupaten\/kota se-Aceh ini, Lhokseumawe berhasil meraih posisi kedua dengan total 13 poin, sebuah prestasi yang membanggakan. Kabupaten Aceh Besar keluar sebagai juara umum dengan total perolehan 53 poin. Koordinator Dewan Hakim, DR Abdul Syukur, secara resmi mengumumkan para pemenang lomba dalam lima cabang yang diperlombakan, yakni Tilawatil Quran, Tahfidz Quran, Khatil Quran, Syahril Quran, dan Fahmil Quran. Peringkat ketiga ditempati oleh Banda Aceh dengan 12 poin, diikuti oleh Kota Langsa dan Aceh Barat yang mengumpulkan 11 poin.<br><br>“Keberhasilan kami menempati posisi kedua dalam ajang ini menjadi bukti bahwa Lhokseumawe terus berkembang dalam dunia keagamaan dan seni Islami. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para peserta dan generasi muda di Lhokseumawe untuk lebih giat lagi dalam mengembangkan bakat,” ujar Maxalmina sebagai ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Lhokseumawe. Meskipun tidak meraih gelar juara umum, pencapaian Lhokseumawe menunjukkan kualitas peserta yang telah dipersiapkan dengan baik. Prestasi ini juga memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memberikan perhatian terhadap pengembangan bidang keagamaan dan seni Islami. Selain kompetisi, MTR ke-24 juga menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah dan menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda. Maxalmina berharap, kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan menjadi sarana bagi pembinaan generasi penerus yang lebih berkualitas dalam bidang keagamaan.<\/font><\/div>","image":"Musabaqah_Tunas_Ramadhan.jpeg","tgl":"2025-03-16"},{"title":"Wali Kota Sayuti Ancam Rotasi Pejabat yang Tidak Disiplin ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H.,M.H., bersama Wakil Wali Kota Husaini, S.E. dan Sekda T. Adnan, S.E. menggelar rapat evaluasi serta pembinaan disiplin pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe pada Senin (10\/3\/2025). Dalam pertemuan ini, Wali Kota menegaskan pentingnya peningkatan kedisiplinan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) demi kelancaran pemerintahan dan pembangunan kota. “Dalam bekerja saya tidak bisa sendiri. Saya mohon kepada bapak dan ibu sekalian untuk meningkatkan kedisiplinan. Jika tidak, maka bisa saja diberhentikan dari jabatan,” tutur Sayuti. Menurutnya, ada dua pilihan dalam bekerja, yaitu mematuhi aturan kedisiplinan atau memilih untuk tidak menjalankannya. Konsekuensi dari ketidakdisiplinan adalah mutasi jabatan. Ia menyebutkan bahwa kepala bidang (Kabid) dan kepala bagian (Kabag) sangat mudah untuk dirotasi karena telah tersedia kandidat lain yang siap menggantikan. Oleh karena itu, ia meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dapat mengatur bawahannya dengan baik. <br><br>Sayuti menekankan bahwa langkah tegas ini diambil karena ia merasa memiliki tanggung jawab penuh dalam membangun Kota Lhokseumawe. Program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat harus dijalankan dengan baik, karena jika diabaikan, ia merasa berdosa kepada rakyat. Oleh sebab itu, pembenahan internal menjadi prioritas agar setiap OPD dapat bekerja secara harmonis. “Jika dalam waktu satu minggu para pimpinan tidak mampu mengontrol bawahannya, maka mereka akan diganti,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi dalam evaluasi jabatan. Semua pejabat, tanpa memandang latar belakang asalnya, akan dinilai berdasarkan kinerja mereka. Tidak ada kepentingan primordial dalam kebijakannya, melainkan hanya fokus pada kemajuan Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti kondisi wajah kota, terutama di sepanjang jalan protokol. Ia menyoroti penggunaan kanopi ruko yang menjorok ke depan, yang dapat mengganggu estetika dan kepentingan publik. Ia meminta agar pemilik usaha mematuhi aturan yang berlaku agar tata kota lebih tertata rapi. Selain itu, ia menegaskan bahwa dalam proses pemilihan kepala OPD, Kabid, dan Kabag, tidak ada praktik jual beli jabatan. “Saya butuh pejabat yang bekerja dengan ikhlas membangun kota, bukan yang bekerja karena ada kepentingan finansial,” tegasnya.<br><br>Terkait Tunjangan Prestasi Kerja (TPP) ASN yang sempat tertunda selama dua bulan, Wali Kota memastikan bahwa tunjangan tersebut tetap akan diberikan. Saat ini, pemerintah kota sedang melakukan efisiensi anggaran. Namun, ia mengingatkan bahwa penerimaan TPP harus diiringi dengan kedisiplinan pegawai. “Jika jam kerja dimulai pukul 08.00 WIB, maka semua pegawai harus hadir tepat waktu,” ujarnya. Ia menegaskan kembali bahwa keberhasilan pembangunan Kota Lhokseumawe sangat bergantung pada kinerja dan kedisiplinan ASN. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk bekerja lebih baik demi kemajuan daerah.<\/font><\/div>","image":"rapat_rotasi2025.jpeg","tgl":"2025-03-11"},{"title":"Mangkrak Bertahun-Tahun, Wakil Wali Kota Husaini Desak Gedung Kesenian Lhokseumawe Segera Difungsikan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 11 Maret 2025 – Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, mendesak agar Gedung Kesenian Lhokseumawe yang telah mangkrak bertahun-tahun segera difungsikan. Hal ini disampaikan saat ia meninjau langsung kondisi bangunan bersama Sekda Lhokseumawe, T. Adnan, Plt Kepala Bappeda, Reza Mahnur, Sekretaris Dinas PK, Rosni, Kabag Prokopim Setdako, Darius, dan pejabat teknis lainnya, usai inspeksi kedisiplinan pegawai di beberapa OPD, Selasa (11\/3). Gedung yang seharusnya menjadi pusat seni dan budaya ini justru terbengkalai. Terlihat semak belukar menutupi area sekitar menggambarkan kondisi aset daerah yang tidak fungsional. Pembangunan gedung ini sebelumnya sempat terhenti akibat berbagai faktor. Namun, pada tahun 2024, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan sisa pembayaran proyek setelah keluarnya legal opinion (pendapat umum) dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. Meski demikian, hingga kini, gedung tersebut masih belum difungsikan.<br><br>“Kita tidak boleh membiarkan aset daerah ini terus mangkrak. Gedung Kesenian harus segera difungsikan agar tidak hanya menjadi beban, tetapi juga bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujar Husaini. Menurutnya, Gedung Kesenian yang kini di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyewaan untuk berbagai acara, mulai dari pertunjukan seni, pameran, seminar, hingga acara komersial lainnya. Selain itu, kehadiran gedung ini diharapkan dapat menghidupkan kembali ekosistem seni dan budaya di Lhokseumawe serta menarik wisatawan dan pelaku ekonomi kreatif.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berjanji akan mengambil langkah tegas untuk memastikan gedung ini segera difungsikan. Husaini menegaskan bahwa pembiaran terhadap aset daerah yang mangkrak hanya akan menjadi beban bagi masyarakat dan menghambat kemajuan kota. \"Jangan sampai gedung ini jadi monumen kegagalan. Kita harus segera bertindak.&nbsp; Setelah lebaran, Gedung Kesenian harus sudah difungsikan agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya.\" Tutupnya.<\/font><\/div>","image":"gedung_mangkrak.jpeg","tgl":"2025-03-11"},{"title":"Waspada! Penipuan Berkedok Bantuan Wali Kota Lhokseumawe Sasar Balai Pengajian","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Masyarakat Kota Lhokseumawe diimbau untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan Tim Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar. Penipuan ini menyasar balai-balai pengajian dengan dalih pemberian bantuan dana. Modus yang digunakan pelaku adalah mengirimkan struk rekening palsu kepada pengelola balai pengajian, seolah-olah bantuan telah diberikan. Selanjutnya, pelaku meminta pengelola untuk mengembalikan dana yang diklaim telah ditransfer, padahal uang tersebut sebenarnya tidak pernah dikirimkan. Menyikapi hal ini, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Lhokseumawe, Darius, S.Sn, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyalurkan bantuan dengan cara demikian.<br><br>“Kami tegaskan bahwa segala bentuk bantuan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe memiliki prosedur resmi dan transparan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengelola balai pengajian, untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika mendapatkan permintaan mencurigakan,” ujar Darius, Minggu (9\/3). Darius juga mengingatkan agar masyarakat selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan bantuan keuangan. “Jika ada pihak yang mengaku dari Tim Wali Kota dan meminta pengembalian dana, jangan langsung percaya. Segera hubungi pihak berwenang atau laporkan ke instansi terkait agar tidak ada korban yang tertipu,” tambahnya.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen melindungi masyarakat dari praktik penipuan semacam ini dan akan terus meningkatkan sosialisasi serta pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.<\/font><\/div>","image":"Waspada_hoax.jpeg","tgl":"2025-03-10"},{"title":"Evaluasi dan Tertibkan Aset Daerah, Wali Kota Lhokseumawe Gelar Apel Kendaraan Dinas Roda 4","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 06 Maret 2025 - Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar Apel Kendaraan Dinas Roda 4 di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Rabu, (05\/03).&nbsp; Apel ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,SH., MH, dengan tujuan menertibkan penggunaan kendaraan dinas serta mengevaluasi kondisi dan keberadaan kendaraan yang tercatat dalam daftar aset daerah. Ditemui di lokasi, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa apel kendaraan ini bertujuan untuk menertibkan administrasi dan pemeliharaan kendaraan dinas agar selalu dalam kondisi prima. \"Kendaraan dinas merupakan fasilitas yang diberikan untuk menunjang tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus sesuai dengan ketentuan dan tetap dalam kondisi yang layak,\" ujarnya.<br><br>Dalam kegiatan ini, tercatat sebanyak 240 unit kendaraan dinas roda 4 dalam daftar inventarisasi Pemerintah Kota Lhokseumawe. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa 210 unit kendaraan dapat diverifikasi keberadaannya secara langsung. Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa perbedaan jumlah ini akan menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti guna memastikan setiap aset daerah digunakan sesuai aturan dan tetap dalam kondisi layak guna. \"Kendaraan dinas yang tidak hadir akan dicatat dan dilakukan verifikasi lebih lanjut untuk mengetahui alasan ketidakhadirannya. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan atau pelanggaran aturan, maka akan ada tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.\" Ujarnya.<br><br>Selain itu, Sayuti juga menemukan banyak kendaraan operasional yang sudah tidak layak pakai, seperti mobil operasional kegiatan Satpol PP Lhokseumawe yang mengalami kerusakan serius dan tidak lagi optimal untuk digunakan. Ia juga menambahkan bahwa Kendaraan dinas merupakan fasilitas yang harus digunakan secara bertanggung jawab untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pengguna kendaraan dinas wajib memastikan aset yang mereka gunakan selalu dalam kondisi baik dan sesuai peruntukannya. Apel kendaraan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat terkait yang bertanggung jawab atas kendaraan dinas di masing-masing instansi. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi aspek teknis kendaraan, kelengkapan dokumen, serta pemenuhan kewajiban administrasi seperti pajak kendaraan.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus melakukan monitoring dan penertiban kendaraan dinas guna meningkatkan efisiensi pengelolaan aset daerah. Sayuti juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada pihak yang menyalahgunakan kendaraan dinas atau tidak dapat mempertanggungjawabkan aset yang berada dalam kewenangannya. Dengan adanya apel kendaraan dinas ini, diharapkan seluruh jajaran pemerintahan semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan fasilitas negara demi kepentingan masyarakat. Pemerintah Kota Lhokseumawe berencana untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala guna memastikan efektivitas dan transparansi dalam tata kelola aset daerah.<\/font><\/div>","image":"apel_kendaraaan_dinas.jpeg","tgl":"2025-03-06"},{"title":"Kick-Off Serambi 2025, Wali Kota Lhokseumawe Dukung Ketersediaan Uang Rupiah","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 5 Maret 2025 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, menegaskan dukungannya terhadap upaya Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Hal ini disampaikannya dalam acara Kick-Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025 dan Semarak Mubaraq yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI)&nbsp; Lhokseumawe, Rabu (5\/3). Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti menekankan bahwa kebutuhan uang tunai meningkat signifikan pada periode Ramadan dan Idul Fitri, sejalan dengan tradisi masyarakat dalam berbagi dan bersilaturahmi. “Momentum ini menjadi langkah strategis dalam menjamin ketersediaan uang tunai bagi masyarakat, mengingat peningkatan transaksi ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, Kepala OPD terkait dan para pemangku kepentingan di sektor perbankan. Program SERAMBI 2025 mencakup pemenuhan kebutuhan uang tunai, layanan kas berupa penukaran uang, serta edukasi mengenai rupiah. Dalam rangka mendukung program ini, Secara nasional Bank Indonesia menyiapkan dana sebesar Rp 2,2 triliun untuk memastikan ketersediaan uang baru yang layak edar bagi masyarakat. Untuk di Lhokseumawe dan Aceh Utara sendiri, Penukaran uang akan dilakukan di 31 titik layanan, yang terdiri dari 25 titik di bank, 6 titik di masjid, serta 1 titik layanan tematik di Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe.<br><br>Wali Kota Sayuti mengapresiasi dedikasi dan upaya Bank Indonesia dalam memastikan masyarakat mendapatkan uang rupiah yang layak edar dengan layanan yang lebih efektif dan efisien. “Sinergi antara Bank Indonesia dan berbagai stakeholder menjadi faktor kunci dalam memastikan distribusi uang rupiah yang merata,” tambah Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti ini. Selain itu, Sayuti juga berharap agar Bank Indonesia dapat memberikan saran dan dukungan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terlebih lagi, dengan keterlibatan Bank Indonesia dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD), diharapkan sinergi yang terjalin dapat semakin memperkuat kebijakan dan strategi dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mengendalikan inflasi di Kota Lhokseumawe.<br><br>“Kami mengharapkan Bank Indonesia terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga tidak mengalami penurunan,” ujar Sayuti. Terakhir, Sayuti juga berharap Bank Indonesia dapat turut serta dalam mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kota Lhokseumawe yang ia galakkan, terutama melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama saat ini adalah peningkatan sarana dan prasarana sampah.<br><br>“Kami berharap Bank Indonesia dapat berkontribusi dalam pembangunan Kota Lhokseumawe melalui program CSR. Salah satu kebutuhan mendesak yang menjadi fokus kami adalah pengelolaan sampah, karena ciri sebuah kota yang maju adalah keindahannya,” ujarnya. Acara ini kemudian ditutup dengan simbolis peluncuran layanan penukaran uang serta edukasi mengenai rupiah sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik menjelang Ramadan dan Idul Fitri.<\/font><\/div>","image":"Kick-Off_Serambi.jpeg","tgl":"2025-03-05"},{"title":"Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini Buka Pembagian Kanji Rumbi Gratis ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Tradisi berbagi di bulan suci Ramadhan terus berlanjut di Kota Lhokseumawe. Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., mewakili Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, secara resmi membuka pembagian kanji rumbi gratis di halaman Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Senin sore, (03\/03\/2025). Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Husaini, S.E., menyampaikan salam dari Wali Kota Lhokseumawe kepada seluruh masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa seharusnya Wali Kota yang membuka acara ini, namun karena ada agenda di luar daerah, dirinya ditunjuk untuk mewakili.<br><br>“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini dengan penuh keikhlasan,” ujarnya. Pembagian kanji rumbi ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan. Masyarakat Lhokseumawe pun antusias menyambut program ini yang telah menjadi bagian dari tradisi tahunan. ”Ini juga salah satu tradisi tahunan yang telah mengakar di tengah masyarakat kita adalah pembagian kanji rumbi, hidangan khas yang memiliki nilai kebersamaan dan kepedulian sosial” lanjut Husaini.<br><br>Koordinator program, Tgk. Muslim Yusuf Kasim, menegaskan bahwa kegiatan pembagian kanji rumbi ini tidak menggunakan dana APBK Lhokseumawe. Sebaliknya, program ini didanai melalui donasi dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda Lhokseumawe, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), institusi perbankan, badan usaha, lembaga pendidikan, serta masyarakat umum. “Kegiatan ini kita laksanakan mulai 3 hingga 28 Ramadhan. Ini sudah menjadi tradisi yang berlangsung selama 14 tahun,” ujar Tgk. Muslim Yusuf Kasim yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Lhokseumawe. &nbsp;<br><br>Ia menambahkan bahwa seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan ini bekerja secara sukarela tanpa menerima upah. Mereka berasal dari berbagai kalangan, seperti ASN, TNI\/Polri, UPTD Masjid Agung Islamic Center, serta masyarakat umum.&nbsp; Acara ini turut dihadiri Imum Syiek Masjid Agung Islamic Center, Abu Asnawi, Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Abdul Muin, Asisten I Setdako Lhokseumawe Muhammad Maxalmina, serta Kabag Prokopim Setdako Lhokseumawe Darius. Selain itu, unsur terkait lainnya juga turut serta dalam kegiatan sosial tahunan ini.<\/font><\/div>","image":"kanjirumbi.jpeg","tgl":"2025-03-04"},{"title":"LPQ Islamic Centre Gelar Pawai Sambut Ramadhan 1446 H","detail":"<div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 25 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Islamic Centre Kota Lhokseumawe menggelar pawai akbar yang berlangsung meriah pada Selasa, 25 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.&nbsp;<\/font><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">Turut hadir dalam kegiatan ini Walikota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten Pemerintah&nbsp; dan Kesejahteraan Rakyat Kota Lhokseumawe, Bapak M.Maxalmina,S.Hi, MH, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kepala UPTD, serta perwakilan dari pihak pengamanan, termasuk kepolisian dan Satpol PP. Pawai ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Lhokseumawe yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk syiar Islam dan penyambutan bulan penuh berkah.<\/span><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div style=\"text-align: justify;\"><font face=\"arial\">Peserta pawai terdiri dari santri LPQ Islamic Centre beserta para ustadz dan ustadzah, yang mengenakan pakaian khas islami serta membawa atribut bertemakan Ramadhan. Pawai ini mengambil rute dari Halaman Masjid Agung sampai dengan Simpang Jam Bank Aceh dan berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan pihak keamanan.&nbsp;<\/font><span style=\"font-family: arial; font-size: 10pt;\">Dengan terselenggaranya pawai ini, diharapkan semangat menyambut Ramadhan semakin tumbuh di tengah masyarakat, serta menjadi motivasi bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.<\/span><\/div>","image":"Menyambut_ramadhan.jpeg","tgl":"2025-02-26"},{"title":"KLARIFIKASI TERKAIT AKUN FACEBOOK PALSU \"Sayuti Abubakar SH\"","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, ( 22\/02\/24)– Pemerintah Kota Lhokseumawe mengklarifikasi bahwa akun Facebook dengan nama \"Sayuti Abubakar SH\" yang beredar di media sosial adalah akun palsu dan tidak terkait dengan Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH. Kami menegaskan bahwa segala unggahan, pesan, atau aktivitas yang mengatasnamakan beliau di akun tersebut bukan merupakan pernyataan resmi. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak menanggapi pesan atau permintaan dari akun tersebut, terutama jika berkaitan dengan permintaan informasi pribadi, transaksi keuangan, atau hal lain yang mencurigakan.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe telah melaporkan akun ini kepada pihak berwenang dan berkoordinasi dengan Meta (Facebook) untuk segera menindaklanjutinya guna mencegah potensi penyalahgunaan lebih lanjut. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut melaporkan akun ini agar dapat segera ditindak oleh platform terkait. Demikian klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang beredar di media sosial.<br><br>Bagian Protokol &amp; Komunikasi Pimpinan<br>Pemerintah Kota Lhokseumawe<\/font><\/div>","image":"akun_facebook.jpeg","tgl":"2025-02-22"},{"title":"Sekda Pastikan Makan Gratis untuk Siswa Lhokseumawe Sesuai Standar","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">LHOKSEUMAWE – Sekda Kota Lhokseumawe, T. Adnan, memastikan makanan bergizi gratis yang diberikan kepada siswa selalu terjaga kualitasnya dan sesuai standar. “Ini menjadi kewajiban kami untuk memastikan makanan yang diberikan layak dan aman dikonsumsi. Anak-anak harus kita jaga,” ujar T. Adnan, Kamis (20\/2\/2025). Ia menegaskan telah mengecek langsung kelayakan makanan dan memastikan tidak ada yang basi. Anak-anak pun terlihat menikmati hidangan yang disajikan.<br><br>Pemerintah Kota Lhokseumawe, kata Adnan, berterima kasih kepada Presiden atas program ini dan berharap dapat terus berjalan dengan pendanaan dari Badan Gizi Nasional. Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Aceh, Supriyadi, mengatakan program makanan bergizi gratis di Aceh sudah dimulai sejak 6 Januari 2025 dan berjalan lancar meski ada beberapa kendala di beberapa daerah. “Ada laporan di salah satu kabupaten tentang makanan yang basi, tetapi setelah ditelusuri, ternyata terjadi kesalahan dalam distribusi, bukan karena kualitas makanan,” ujarnya.<br><br>Supriyadi berharap semua pihak mendukung program ini, termasuk SPPG, pihak dapur, dan sekolah. Jika ada kekurangan, ia mengimbau agar diberikan kritik membangun, bukan langsung menghakimi. “Di Lhokseumawe, program ini berjalan lancar tanpa keluhan. Artinya, sudah cukup baik,” tutupnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I Setdako Lhokseumawe, Muhammad Maxalmina, serta Kabag Prokopim, Darius.<\/font><\/div>","image":"WhatsApp_Image_2025-02-21_at_09.08.18.jpeg","tgl":"2025-02-20"},{"title":"Sayuti Abubakar dan Husaini Resmi Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., dan Husaini, SE., resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe periode 2025-2030 oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atas nama Presiden RI dalam Rapat Paripurna DPRK Lhokseumawe. Acara ini berlangsung dalam rangka Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Senin (17\/2\/2025). Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dan tokoh penting, baik dari jajaran Pemerintah Aceh maupun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan Kota Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan oleh masyarakat Kota Lhokseumawe, sehingga dapat mengemban tugas sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe untuk lima tahun ke depan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan yang telah mendukung sepenuhnya hingga kemenangan bisa diraih. Sayuti menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi kota ini dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.<br><br>Ia meminta Gubernur Aceh, yang akrab disapa Mualem, untuk membantu pembangunan Kota Lhokseumawe. Sayuti juga menagih janji mantan Panglima GAM tersebut yang pernah menyatakan, jika terpilih sebagai Gubernur Aceh, akan mengucurkan dana provinsi sebesar Rp100 miliar untuk Kota Lhokseumawe. \"Kami ingin menyelesaikan pembangunan Masjid Islamic Center Lhokseumawe yang sudah dibangun sejak tahun 2001,\" ujar Sayuti. Selain itu, ia meminta agar Pelabuhan Krueng Geukuh ditingkatkan menjadi pelabuhan nasional. Ia yakin jika pelabuhan tersebut aktif, dampak ekonominya akan mengalir ke Kota Lhokseumawe. \"Masalah kepemilikan RS Arun, yang saat ini dimiliki LMAN, agar dibantu untuk diserahkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe,\" pinta Sayuti.<br><br>Ia juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh dalam menyukseskan berbagai program strategis yang telah dicanangkan di tingkat provinsi agar dapat diimplementasikan dengan baik di Kota Lhokseumawe. Terakhir, ia bersama wakilnya memohon doa dan bimbingan dari para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh hadirin yang hadir untuk mengemban amanah dengan baik. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Mualem menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan di Kota Lhokseumawe. \"Seperti yang telah kita janjikan saat kampanye, tidak ada perantara antara Wali Kota dan Gubernur dalam membangun Kota Lhokseumawe. Jaga hubungan dengan terus berkoordinasi secara intensif,\" ujar Mualem.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Ia optimis bahwa Lhokseumawe akan kembali berkembang dan meraih kejayaannya seperti di masa lalu, ketika kota ini dikenal sebagai Kota Petro Dollar. \"Saya yakin kemiskinan di Lhokseumawe akan berkurang, dan kota ini akan kembali menjadi pusat ekonomi seperti dulu,\" lanjutnya. Mualem juga mengungkapkan bahwa sejumlah investor telah menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Menurutnya, jika rencana ini berjalan sesuai harapan, tingkat pengangguran di wilayah tersebut akan menurun secara signifikan.<br><br>Selain itu, Pemerintah Aceh berencana membeli Kapal Ferry Roro untuk mendukung ekspor komoditas alam Aceh ke Penang, Malaysia. Kapal ini nantinya akan beroperasi melalui Pelabuhan Krueng Geukuh. Mualem juga menyoroti potensi besar dari cadangan gas yang ditemukan di lepas pantai Aceh Utara dan Lhokseumawe oleh Mubadala Energy. Ia meyakini bahwa sumber daya ini dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat setempat. \"Cadangan gas di Aceh jauh lebih besar dibandingkan Timur Tengah. Bahkan, kekayaan gas alam kita berpotensi untuk melunasi utang Indonesia,\" tutupnya.<\/font><\/div>","image":"Pelantikan_walikota.jpeg","tgl":"2025-02-17"},{"title":"Jamin Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan, Pemko Lhokseumawe dan Bulog Teken Kerjasama","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 31 Januari 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) dan Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) resmi menandatangani kerjasama dengan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Lhokseumawe di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Jumat, (31\/01). Penandatangan ini dilakukan oleh Kepala Disperindagkop UKM, Mohammad Rizal, S.Sos, M.S.I dan Plt. Kepala DKPPP, Noviyanti Rahmi, S.T., M.Si bersama Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal. Penandatangan kerjasama turut disaksikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP., MM. &nbsp;<br><br>Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan untuk mendukung program Pasar Murah dan Gerakan Pasar Tani yang menjadi program prioritas Pemerintah Kota Lhokseumawe. Dalam arahannya, Pj Wali Kota A. Hanan, menekankan pentingnya komitmen dan kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok. “Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk memastikan bahwa masyarakat tidak kesulitan mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Pemerintah hadir untuk memastikan kesejahteraan rakyat,” ujar A. Hanan. Selain itu, A. Hanan juga menyoroti pentingnya dukungan kerjasama ini terhadap Program Pasar Tani, Pasar Murah dan Ahad Festival sebagai wadah bagi petani dan pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka. &nbsp;<br><br>“Kedepan, kita akan berupaya agar Ahad Festival lebih tertata dan terkoordinir dengan baik. Ini akan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan perekonomian lokal sekaligus mempertemukan produsen langsung dengan konsumen,” tambahnya. A. Hanan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bulog atas kerjasama yang telah terjalin selama ini.&nbsp; “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bulog atas dukungan dan kerjasamanya selama ini. Sinergi yang baik antara pemerintah dan Bulog telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Kami berharap kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Lhokseumawe,” ungkapnya. &nbsp;<br><br>Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, Bulog, dan para pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Lhokseumawe. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan dampak positif berupa kemudahan akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang stabil. Acara penandatanganan kerjasama ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, DR. Ir. Tgk. H. Anwar Ali, ,ST, MT, M.Ag, IPU.AER, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Zakaria , SKM, M.Kes, Kepala Bidang Perdagangan, Winda Azminda Roza, S.Kom, MSM, Kepala Bidang Pertanian, Ira Handayani, S.TP, MP serta sejumlah perwakilan Bulog.<\/font><br><\/div>","image":"Stabilitas_Harga_Pangan.jpeg","tgl":"2025-01-31"},{"title":"Kota Lhokseumawe Raih Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 21 Januari 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe berhasil meraih Opini Kualitas Tertinggi dalam Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Anggota Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia, Dadan Suparjo Suharmawijaya, didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh, Dian Rubianty, kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, dalam acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, pada Selasa, (21\/01). Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Ketua Ombudsman RI No. 252 Tahun 2024, yang menilai kualitas pelayanan publik sepanjang tahun 2024. Kota Lhokseumawe mendapatkan nilai 91,35, masuk dalam Zona Hijau dengan predikat Opini Kualitas Tertinggi, sekaligus menjadi salah satu dari lima besar kabupaten\/kota terbaik di Provinsi Aceh. Capaian ini menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kota Lhokseumawe telah berjalan secara optimal dengan mengutamakan kecepatan, kemudahan, dan keterjangkauan.<br><br>Ditemui di lokasi kegiatan, Pj Wali Kota A. Hanan menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. \"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Kota Lhokseumawe. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk berinovasi,\" ujar A. Hanan. Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir dari upaya, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Lhokseumawe. \"Kami sangat bersyukur atas prestasi ini, tetapi kami tidak akan berpuas diri. Meskipun telah masuk kategori A, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam hal transparansi dan akuntabilitas. Kami ingin memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses yang sama terhadap layanan yang kami tawarkan,\" tambahnya.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, A. Hanan juga menyampaikan harapannya agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik di Kota Lhokseumawe, dapat menjaga semangat dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. \"Setiap OPD memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pelayanan publik yang prima. Kami akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan setiap OPD dapat beroperasi secara optimal,\" pungkasnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh, Dian Rubianty, dalam sambutannya mendorong semua pihak untuk memenuhi standar pelayanan publik guna mempercepat peningkatan kualitas pelayanan. Ia juga menyampaikan apresiasi yang layak kepada OPD yang telah berkhidmah dan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.<br><br>Adapun Instansi yang dinilai terhadap Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 oleh Ombudsman RI di Kota Lhokseumawe yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas Banda Sakti dan Puskesmas Mon Geudong. Dengan hasil yang membanggakan ini, diharapkan Kota Lhokseumawe dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.<\/font><br><\/div>","image":"Penghargaan_Opini_Kualitas.jpeg","tgl":"2025-01-21"},{"title":"Perkuat Kerja Sama, Pemko Lhokseumawe dan Kakanwil DJP Aceh Teken PKS","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe — Pemerintah Kota (Pemko)Lhokseumawe bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Aceh melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyelenggaraan pelayanan pada Mal Pelayanan Publik (MPP). Penandatanganan ini dilakukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, dan Kepala Kanwil DJP Aceh, Paryan, di Ruang Rapat Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Senin (20\/1). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penyediaan layanan administrasi perpajakan di Mal Pelayanan Publik (MPP) hingga pertukaran data yang relevan untuk mendukung efektivitas pelayanan. Layanan yang disediakan meliputi permohonan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), permohonan Electronic Filing Identification Number (EFIN), pembuatan kode billing pembayaran pajak, serta konsultasi pajak secara umum. <br><br>Layanan ini direncanakan tersedia minimal dua hari kerja dalam seminggu, memberikan akses yang lebih mudah dan cepat bagi masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan mereka. Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin inovatif dan terintegrasi. Hanan menegaskan pentingnya kehadiran layanan DJP di MPP sebagai bagian dari visi pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak. \"Kami ingin memastikan bahwa layanan publik di Kota Lhokseumawe dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Kehadiran pelayanan wajib pajak di MPP adalah salah satu bentuk komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan transparan,\" ujarnya.<br><br>Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan melalui pendekatan yang lebih terpadu dan inovatif. \"Dengan adanya kerja sama ini, MPP Kota Lhokseumawe diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan terpadu yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif,\" tambahnya. Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Aceh, Paryan, juga menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perpajakan, tetapi juga membuka peluang pertukaran data antara kedua pihak untuk mendukung perencanaan dan kebijakan yang lebih baik.<br><br>\"Sinergi ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat hubungan antarinstansi, meningkatkan pelayanan, dan mendukung tercapainya target penerimaan negara. Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat diharapkan lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakan, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi pembangunan,\" kata Paryan. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Lhokseumawe, Plt. Kepala DPMTSP dan Naker Kota Lhokseumawe, jajaran Kanwil DJP Aceh, Kepala KPP Pratama Lhokseumawe, Kepala KPP Pratama Bireuen, Kepala KPP Pratama Langsa, Sekretaris DPMTSP dan Naker Kota Lhokseumawe serta perwakilan instansi lainnya.<\/font><br><\/div>","image":"Perkuat_Kerja_Sama.jpeg","tgl":"2025-01-20"},{"title":"Penyaluran DAK Fisik Tercepat, Pemko Lhokseumawe Raih Penghargaan dari KPPN Lhokseumawe","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 15 Januari 2025 - Pemerintah Kota Lhokseumawe berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tercepat Tahun 2024. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lhokseumawe, Kurniawan, kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM. Prosesi penyerahan berlangsung dalam Forum Pimpinan Kupi Beungoh Bahas Anggaran (Pioh Bang) Tahun 2025 di Lobi KPPN Lhokseumawe, Rabu (15\/1). Forum ini juga turut dihadiri oleh para Sekretaris Daerah Aceh Utara, Forkopimda Lhokseumawe dan Aceh Utara, pimpinan Bank Indonesia, perbankan, , serta sejumlah pimpinan satuan kerja (satker) besar di wilayah kerja KPPN Lhokseumawe.<br><br>Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap peran APBN dalam mendukung pembangunan daerah. “Saat ini PAD Lhokseumawe hanya sekitar 70 Miliar. Kami tidak dapat membayangkan bagaimana jadinya pembangunan Kota Lhokseumawe jika tidak ada APBN. Terima kasih atas pelayanan luar biasa KPPN yang telah memfasilitasi pembangunan di sini” Ungkap A. Hanan. Dalam forum tersebut, A. Hanan juga menyoroti tentang arahan pemerintah pusat terkait dengan efisiensi dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada seluruh kementerian, lembaga, termasuk pemerintah daerah sebagai upaya memastikan anggaran tepat sasaran dan terobosan dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk pengendalian inflasi. Ia berharap ada langkah strategis untuk menutup celah dalam pengelolaan anggaran agar lebih efektif di masa depan.<br><br>Selain itu, ia mengapresiasi pelayanan optimal dari KPPN Lhokseumawe yang memastikan pencairan dana dilakukan tepat waktu, mudah, dan tanpa kendala. “Terima kasih kepada Forum Kupi Beungoh, yang menjadi wadah kolaborasi penting. Apresiasi juga saya sampaikan atas dukungan dan pelayanan luar biasa dari KPPN Lhokseumawe dalam memastikan pencairan dana dilakukan dengan lancar,” tambahnya. Dalam forum tersebut, A. Hanan mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan untuk menyelesaikan berbagai tantangan daerah, seperti pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan layanan kesehatan. “Kami menyambut baik Forum Pimpinan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi demi menciptakan perekonomian daerah yang lebih baik, khususnya di wilayah kerja Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Bireuen,” Tutupnya<\/font><br><\/div>","image":"DAK_Fisik_Tercepat.jpeg","tgl":"2025-01-15"},{"title":"Buka Muscab Ke-VII HIPMI Kota Lhokseumawe, Ini Harapan PJ Wali Kota A. Hanan","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 14 Januari 2025 – Penjabat (PJ) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Lhokseumawe, yang berlangsung di Aula Kodim 0103\/AUT, Selasa, (14\/01). Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Dandim 0103\/Aceh Utara, Dandenpom IM\/1 Lhokseumawe, Ketua Umum HIPMI Aceh, pimpinan perbankan, pimpinan perusahaan, Ketua KADIN Kota Lhokseumawe, serta seluruh pengurus HIPMI Kota Lhokseumawe.<br><br>Dalam sambutannya, Pj Wali Kota A. Hanan menyampaikan harapan besar agar HIPMI terus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan dunia usaha di Kota Lhokseumawe. Ia menekankan pentingnya peran HIPMI sebagai wadah yang mampu menjangkau berbagai sektor usaha, baik skala kecil maupun besar. \"Kami berharap HIPMI dapat merangkul lebih banyak pengusaha, menciptakan kolaborasi yang solid, dan mendorong lahirnya inovasi di berbagai sektor. Ketua yang terpilih nanti harus mampu mewujudkan misi HIPMI dengan semangat kepemimpinan yang visioner,\" ujar A. Hanan.<br><br>Dalam pernyataannya, A. Hanan juga mendorong HIPMI Lhokseumawe untuk terus melihat dan mengembangkan potensi ekonomi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, banyak peluang di sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta usaha berbasis teknologi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan daya saing daerah. \"Kami percaya, HIPMI memiliki kapasitas untuk menggali potensi ini dan menjadikannya kekuatan ekonomi baru bagi Lhokseumawe. Dengan dukungan dan kolaborasi, mari kita bangun ekonomi daerah yang lebih kokoh dan berkelanjutan,\" tambahnya.<br><br>Ketua Umum HIPMI Aceh, Ridha Mafdul, ST, MT dalam sambutannya turut memberikan dukungan kepada HIPMI Kota Lhokseumawe untuk terus memperkuat perannya, khususnya dalam membangun kapasitas pengusaha muda yang adaptif dan berdaya saing di tingkat nasional. Muscab ke-VII HIPMI Kota Lhokseumawe ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menentukan arah kebijakan dan program kerja organisasi yang lebih strategis. Proses pemilihan ketua baru juga diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa semangat baru untuk mendukung kemajuan ekonomi daerah. Acara ditutup dengan sesi diskusi dan perumusan rekomendasi strategis, sebagai panduan bagi pengurus HIPMI Kota Lhokseumawe dalam menjalankan visi dan misi organisasi di masa mendatang.<\/font><br><\/div>","image":"Muscab_Ke-VII_HIPMI_Kota_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2025-01-14"},{"title":"Gerakkan Pelestarian Flora Khas Aceh, Pj Wali Kota Lhokseumawe Tanam Tanaman Khas Aceh","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 10 Januari 2025 – Dalam upaya melestarikan kekayaan flora khas Aceh, Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, bersama unsur Kecamatan Muara Satu melakukan penanaman tanaman khas Aceh di Halaman Kantor Camat Muara Satu, pada Jumat, (10\/1). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Muara Satu, Taruna Putra Satya, Camat Muara Dua, Rudi Hidayat dan Kabag Prokopim Setdako, Darius. Penanaman tanaman khas Aceh ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus menjaga identitas budaya lokal yang kaya akan nilai sejarah. Adapun jenis tanaman yang ditanam antara lain Seulanga, Meulue, dan Jeumpa, yang memiliki nilai budaya dan historis penting bagi masyarakat Aceh.<br><br>Ditemui di lokasi kegiatan, Pj Wali Kota A. Hanan, SP, MM menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Beliau juga menegaskan bahwa tanaman khas Aceh bukan sekadar tumbuhan, melainkan simbol kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. \"Tanaman khas seperti Seulanga, Meulue, dan Jeumpa bukan hanya tumbuhan biasa, tetapi bagian dari warisan budaya kita. Melestarikannya berarti menjaga identitas Aceh untuk generasi mendatang. Saya harap penanaman ini menjadi langkah awal dalam gerakan kolektif pelestarian flora khas Aceh,\" ungkap A. Hanan.<br><br>Lebih lanjut, A. Hanan juga menginstruksikan agar kegiatan serupa diikuti oleh semua elemen masyarakat, termasuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Geuchiek, PKK, dan Dharma Wanita di wilayah Lhokseumawe. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan lestari di seluruh wilayah kota. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap Program Gerakan Tanam dan Hijaukan (Tahiroe) Aceh yang dicanangkan oleh Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA., M.Si. Program ini bertujuan untuk menggalakkan penanaman pohon di berbagai daerah di Aceh sebagai bagian dari komitmen pelestarian lingkungan dan pelindungan ekosistem lokal. Dengan berpartisipasi aktif dalam Program Tahiroe Aceh, Pemerintah Kota Lhokseumawe menunjukkan kontribusi nyata dalam mewujudkan Aceh yang hijau dan berkelanjutan.<br><br>Selain simbol pelestarian budaya, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui penghijauan. Tanaman seperti Seulanga dan Jeumpa dikenal memiliki manfaat ekologis yang baik, seperti memberikan udara segar dan keindahan estetika. Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus menggalakkan program-program berbasis pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan nilai-nilai lokal yang ada. Kegiatan hari ini ditutup dengan penanaman secara simbolis oleh Wali Kota A. Hanan, SP, MM, diikuti oleh unsur Kecamatan Muara Satu, Camat Muara Dua, dan para undangan lainnya. Semangat kolaborasi dan kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi modal penting untuk membangun Lhokseumawe yang lebih hijau dan berbudaya.<br><br>(Prokopim Setdako Lhokseumawe)<\/font><br><\/div>","image":"Tanam_Tanaman.jpeg","tgl":"2025-01-10"},{"title":"Proyek SPAM Lhokseumawe Masuki Tahap Konstruksi, Pj Gubernur Aceh Beri Apresiasi Tinggi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 10 Januari 2025 – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Lhokseumawe yang kini memasuki tahap konstruksi. Proyek yang dijalankan oleh PT Toya Perdana Lhokseumawe bekerja sama dengan PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe ini ditargetkan selesai pada Agustus 2025, sehingga masyarakat Lhokseumawe dapat menikmati air berkualitas setara air minum langsung dari fasilitas tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Dr. Safrizal saat menyambut kunjungan kerja Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Ruang VIP Bandara Malikussaleh, Jumat siang (10\/1). <br><br>\"Proyek SPAM ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe sekaligus mendukung kebutuhan air bersih di kawasan industri,\" ungkapnya. Ia juga mengajak pihak industri untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan menjadi pelanggan tetap, guna memastikan keberlanjutan layanan dan efisiensi dalam operasional. Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini. \"Kami sangat mendukung percepatan penyelesaian proyek SPAM Lhokseumawe. Dengan kehadiran fasilitas ini, tidak hanya masyarakat, tetapi juga pelaku industri di Lhokseumawe akan mendapatkan manfaat yang signifikan, baik dari segi kualitas air maupun efisiensi biaya,\" ujar Hanan.<br><br>Proyek SPAM Lhokseumawe diharapkan menjadi solusi bagi tantangan kebutuhan air bersih di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Dengan kapasitas yang memadai, proyek ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah, BUMD, dan swasta dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat. Pemerintah Kota Lhokseumawe mengajak semua pihak untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek ini agar dapat berjalan sesuai rencana.<\/font><br><\/div>","image":"Apresiasi_tinggi_spam.jpeg","tgl":"2025-01-10"},{"title":"Pj Wali Kota Lhokseumawe: Bisa Langsung Diminum, SPAM Lhokseumawe Jadi Proyek Percontohan Pertama di Indonesia","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 9 Januari 2025 – Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, mengungkapkan bahwa proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Modern Kota Lhokseumawe, yang memiliki kapasitas 230 liter per detik, kini menjadi proyek percontohan pertama di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Modern yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe pada Kamis (09\/01). Acara sosialisasi ini memiliki tujuan penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai proyek SPAM, serta untuk menjelaskan manfaat dan dampak positif yang akan ditimbulkan oleh penyediaan air bersih yang berkualitas. Dengan melibatkan berbagai pihak, sosialisasi ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang kuat untuk mendukung keberhasilan proyek.<br><br>Dalam acara tersebut, hadir berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan instansi pemerintah, akademisi, lembaga vertikal, pengusaha, perbankan, dan mitra pembangunan. Materi disampaikan oleh perwakilan Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, yang membahas pentingnya infrastruktur air minum modern dan dampak positif air bersih bagi kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, Pj Wali Kota A. Hanan menjelaskan bahwa proyek SPAM Lhokseumawe telah melalui proses panjang dan usaha yang besar, mulai dari perencanaan hingga implementasi yang melibatkan banyak pihak. Proyek ini dirancang pada tahun 2022, namun sempat mengalami kendala yang memerlukan penyesuaian dan evaluasi mendalam hingga pertimbangan hukum. Proyek ini dijadwalkan akan selesai dan diluncurkan pada Agustus 2025.<br><br>“Proses penandatanganan dan dimulainya proyek ini dipercepat melalui pertemuan dengan Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal, M.Si, pada Maret 2024. Penandatanganan Naskah Berita Acara proyek kerjasama SPAM Kota Lhokseumawe antara PDAM Ie Beusaree Rata dan PT. Toya Perdana Lhokseumawe dilakukan pada Mei 2024,” jelas A. Hanan. Pj Wali Kota juga menyoroti bahwa kondisi air di Lhokseumawe saat ini belum memenuhi standar ideal, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk keperluan khusus seperti berwudhu. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe mendorong langkah konkret untuk memastikan penyediaan air yang memenuhi standar kualitas. Lebih lanjut, A. Hanan menambahkan bahwa proyek ini merupakan proyek percontohan untuk Indonesia, karena air yang dihasilkan dapat langsung diminum.<br><br>“Proyek SPAM ini tidak hanya bertujuan menyediakan air bersih yang layak konsumsi, tetapi juga menjadi solusi terpadu untuk masalah lingkungan dan kesehatan yang timbul akibat penggunaan air tanah yang berlebihan,” tambahnya. A. Hanan berharap agar langkah perbaikan ini dapat mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, untuk bekerja sama dengan PDAM Ie Beusaree Rata dalam merealisasikan penyediaan air berkualitas dan berkelanjutan. Sementara itu, Direktur PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe, Saifuddin, ST, menyampaikan bahwa Kota Lhokseumawe menghadapi permasalahan serius akibat penggunaan air tanah yang berlebihan. Hal ini tidak hanya menyebabkan penurunan permukaan tanah dan ancaman intrusi air laut, tetapi juga berdampak pada rusaknya ekosistem lokal dan mengurangi ketersediaan air bersih.<br><br>“Dampak kesehatan akibat konsumsi air yang tidak sehat menjadi masalah mendesak. Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit serius seperti stunting, diare, kolera, dan infeksi saluran pencernaan, yang akhirnya menurunkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa sanitasi yang buruk memperparah kondisi ini, menciptakan lingkaran permasalahan kesehatan yang sulit dipecahkan tanpa solusi terintegrasi. “Hal ini mendorong Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menginisiasi kegiatan hari ini, membangun sinergi dengan semua pihak agar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Kota Lhokseumawe yang kita cintai,” tutupnya.<\/font><br><\/div>","image":"Spam_Air_Bersih.jpeg","tgl":"2025-01-09"},{"title":"Pj Wali Kota Lhokseumawe Apresiasi Kinerja Polres Lhokseumawe Jaga Situasi Aman di Tahun Politik serta pengungkapan kasus-kasus menonjol pada tahun 2024.","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Lhokseumawe atas kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Lhokseumawe. Di tengah situasi politik yang meningkat selama tahun politik, Polres Lhokseumawe dinilai berhasil menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta berhasil mengungkap kasus-kasus yang menonjol di Tahun 2024 secara profesional dan berkeadilan. “Saya berterima kasih dan mengapresiasi kinerja anggota Polri, khususnya Polres Lhokseumawe, yang secara umum mampu memitigasi situasi Kamtibmas serta dinamika politik yang sangat tinggi. Khususnya selama perhelatan pesta demokrasi hingga akhir tahun 2024, baik dalam Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu Legislatif (Pileg), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh, situasi tetap aman,, serta dapat bergerak cepat dan profesional dalam mengungkap kasus-kasus yang menonjol selama tahun 2024.” ungkap A. Hanan <br><br>Pj Wali Kota juga menyoroti peran strategis Polres Lhokseumawe dalam mengantisipasi potensi konflik dan menjaga stabilitas sosial selama masa kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan suara. Menurutnya, profesionalisme dan dedikasi anggota Polri telah memberikan rasa aman kepada masyarakat sehingga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan. “Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras Bapak Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto,SIK serta seluruh personel Polres Lhokseumawe yang senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Sinergi antara Polres Lhokseumawe, Pemerintah Kota, TNI, dan elemen masyarakat juga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah,” tambahnya.<br><br>Sebagai bentuk apresiasi, A. Hanan berharap agar Polres Lhokseumawe dapat mempertahankan kinerja tersebut agar tetap dipercaya masyarakat kota Lhokseumawe, terutama dalam memberilan pelayanan dan kemanan serta penegakan Hukum. Dengan situasi yang tetap kondusif, masyarakat Lhokseumawe diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung keberlangsungan proses demokrasi yang sehat dan aman. Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Polres Lhokseumawe akan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.<\/font><br><\/div>","image":"Apresiasi_Kinerja_Polres_Lhokseumawe.jpeg","tgl":"2025-01-03"},{"title":"Pemko Lhokseumawe Boyong 10 Penghargaan Pada Apresiasi Implementasi Program Prioritas Kemendikbudristek Tahun 2024","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Banda Aceh – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe mencatat prestasi gemilang dengan membawa pulang 10 penghargaan bergengsi dalam Apresiasi Implementasi Program Prioritas Kemendikbudristek Tahun 2024. Acara puncak penghargaan yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Minggu malam (29\/12).<br><br>Dari 15 kategori yang dinilai, Pemko Lhokseumawe berhasil mendominasi dengan raihan 10 penghargaan atas komitmen dan kontribusi luar biasa dalam meningkatkan kualitas.&nbsp; Adapun 10 kategori yang diraih Pemerintah Kota Lhokseumawe meliputi:<br>1. Pemerintah Daerah dengan Implementasi Kurikulum Merdeka&nbsp; Terbaik tahun 2024<br>2. Pemerintah Daerah dengan komitmen pelaksanaan&nbsp; PPDB Terbaik tahun 2024<br>3. Pemerintah Daerah dengan capaian SPM bidang Pendidkan tahun 2024<br>4. Pemerintah Daerah&nbsp; dengan pemanfaatan \"GWFE\" dalam pembelajaran&nbsp; tertinggi tahun 2024<br>5. Pemerintah Daerah dengan&nbsp; tingkat pembentukan \" TPPKSP\" Tertinggi tahun 2024<br>6. Pemerintah Daerah dengan akun belajar.id Guru dengan aktivasi tertinggi tahun 2024<br>7. Pemerintah Daerah&nbsp; dengan komitmen Implementasi&nbsp; Gerakan Sekolah Sehat Terbaik tahun 2024<br>8. Pemerintah Daerah dengan tingkat partisipasi tertinggi pelatihan pendidikan inklusif tahun 2024<br>9. Pemerintah Daerah&nbsp; dengan pengelolaan&nbsp; komunitas SIAR Terbaik tahun 2024<br>10. Kota Lhokseumawe sebagai Implementasi Program Prioritas Kemendikbudristek&nbsp; Tahun 2024.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, SP, MM menyampaikan harapannya agar penghargaan ini tidak hanya menjadi motivasi, tetapi juga pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. \"Kami berharap semua pihak, baik jajaran pendidikan, pemerintah, maupun masyarakat, dapat bersama-sama mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian ini. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan kita semua memiliki peran dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,\" ujar A. Hanan.<br><br>Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Sopian, S.Pd., beserta seluruh jajaran insan pendidikan yang telah berkontribusi luar biasa dalam membawa Kota Lhokseumawe mencapai prestasi ini. Selain itu, ia menyampaikan penghargaan kepada BPMP Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si., atas kolaborasi erat dengan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. <br><br>Sebagai penutup, A. Hanan menegaskan pentingnya menjaga momentum positif ini dengan terus berinovasi dan bersinergi. “Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja bersama yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Mari kita jadikan pendidikan sebagai prioritas utama demi menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.<br><br>Penghargaan ini menegaskan komitmen Kota Lhokseumawe untuk menjadi pelopor pendidikan berkualitas di Provinsi Aceh, sekaligus memberikan inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.<\/font><br><\/div>","image":"10_Penghargaan_Pada_Apresiasi_Implementasi.jpeg","tgl":"2024-12-29"},{"title":"Dukung Penuh Program Tahiroe Aceh, Pj Wali Kota dan Forkopimda Lhokseumawe Lakukan Tanam Pohon","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dalam rangka memperingati 20 tahun bencana Tsunami Aceh, Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, bersama Forkopimda dan masyarakat, melaksanakan penanaman pohon serentak sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program Tanam Hijaukan Nanggroe Aceh (Tahiroe Aceh) pada Senin, (25\/12). Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Aceh untuk menanam 3 juta pohon di seluruh wilayah Aceh. Penanaman dimulai sejak 30 November 2024, dengan puncaknya pada 24 Desember 2024 yang dilakukan secara virtual di 23 kabupaten\/kota.<br><br>Di Kota Lhokseumawe, penanaman dilakukan di berbagai titik, seperti Pilot Project Perkebunan Waduk Jeulikat, halaman gudang Alsintan Peunteut, dan lokasi simbolis di Kawasan Gua Jepang. Selain itu, bibit pohon juga dibagikan kepada masyarakat di empat kecamatan untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing guna memperluas dampak program ini. Sebanyak 5.642 batang pohon ditanam, yang terdiri dari berbagai jenis seperti kelengkeng, mangga, rambutan, sukun, dan kelapa.<br><br>Pj Wali Kota A. Hanan menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan penghijauan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendukung upaya mitigasi bencana di masa depan. \"Kami berharap dengan penanaman ini, kita dapat memperbaiki lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam,\" ujarnya. Lebih lanjut, A. Hanan menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya menjadikan Lhokseumawe sebagai kota hijau. \"Kami berkomitmen untuk terus melakukan penanaman pohon dan penghijauan di seluruh wilayah Lhokseumawe. Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat. Gerakan ini adalah langkah awal dalam mewujudkan visi Kota Lhokseumawe yang lebih hijau dan ramah lingkungan,\" tambahnya.<br><br>Dalam sambutannya secara daring, Pj Gubernur Aceh, Safrizal, menyampaikan bahwa penanaman tiga juta pohon ini bertujuan untuk menghijaukan Aceh sebagai upaya mitigasi bencana. Pj Gubernur Safrizal juga menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam pelestarian lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, program Tahiroe Aceh diharapkan dapat berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh menghadapi bencana, serta menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.<\/font><br><\/div>","image":"tahiroe_aceh_2024.jpeg","tgl":"2024-12-24"},{"title":"Pj Wali Kota Lhokseumawe Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Kendaraan untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe, 24 Desember 2024 – Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, SP, MM menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang sedang berlangsung di wilayah Kota Lhokseumawe. Hal ini disampaikan dalam kunjungannya ke Kantor Samsat Lhokseumawe pada Senin, (24\/12). A. Hanan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Kota Lhokseumawe yang telah menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan. Ia juga menggarisbawahi manfaat besar dari program pemutihan yang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan kepatuhan administrasi, serta memberikan kontribusi nyata pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br><br>“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dengan program pemutihan ini, masyarakat tidak hanya bisa melengkapi administrasi kendaraannya tetapi juga membantu meningkatkan PAD yang sangat penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kota Lhokseumawe,” ujar A. Hanan. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan emas bagi pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melunasi pajak kendaraan dengan berbagai keringanan. Hal ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk segera memanfaatkan waktu yang tersisa hingga program berakhir pada 4 Januari 2024.<br><br>A. Hanan juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen pajak kendaraan yang lengkap. Ia menekankan bahwa kelengkapan administrasi kendaraan akan memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Dalam kunjungan tersebut, Pj Wali Kota A. Hanan juga mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lhokseumawe atas pelunasan atau pembayaran pajak kendaraan milik pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan komitmen Pemko Lhokseumawe dalam menjadi contoh nyata bagi masyarakat.<br><br>Ia mengungkapkan bahwa kendaraan operasional pemerintah juga telah melunasi kewajibannya, sehingga menjadi contoh nyata bagi masyarakat. “Pemko Lhokseumawe berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan dalam hal kepatuhan pajak. Kendaraan dinas kami pastikan membayar pajak tepat waktu, karena ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan hukum yang harus kami jalankan,” tegasnya. Dalam kunjungan tersebut, A. Hanan mengucapkan terima kasih kepada Kepala UPTD Wilayah V BPKA\/Samsat Kota Lhokseumawe, Chaidir, Kasat Lantas Polres Lhokseumawe,<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">AKP Moch Abdhi Hendriyatna, serta Kepala Perwakilan Jasa Raharja Lhokseumawe, Azi Suzi Wijaya, yang telah bekerja keras selama ini mendukung kelancaran program pemutihan ini. Ia juga mengapresiasi atas inisiatif dalam menyosialisasikan program ini kepada masyarakat. Dengan sisa waktu kurang dari dua minggu, A. Hanan mengingatkan masyarakat untuk segera mengunjungi Kantor Samsat atau layanan Samsat keliling yang telah disediakan untuk mempermudah proses pengurusan. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kemajuan bersama.<\/font><br><\/div>","image":"pemutihankendaraan.jpeg","tgl":"2024-12-24"},{"title":"Pj Wali Kota Lhokseumawe Lakukan Monitoring Pasar, Pastikan Harga Pokok Tetap Stabil Jelang Nataru","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Prarbu Dewanto, Kadis Disperindagkop, dan Perwakilan Forkopimda turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Inpres pada Jumat (20\/12\/24). Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap stabil menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta mengantisipasi potensi lonjakan harga. “Ketika ada harga barang yang melonjak, Kita dari Pemerintah Kota langsung turun melakukan Survei-survei dikalangan Pedagang-pedagang di pasar tradisional. Ini langkah yang Kita lakukan, agar harga bahan-bahan makanan tidak mengalami kenaikan,” kata Pj Walikota Lhokseumawe, A Hanan.<br><br>Setelah melakukan monitoring langsung di pasar, Hanan menegaskan bahwa Pemerintah akan terus bekerja sama dengan Bank Indonesia, Bulog, dan instansi terkait lainnya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.&nbsp; “Kenaikan harga itu dipastikan dari pasokan, kalau distribusinya lancar harganya tentu tidak memberikan pengaruh. Pada saat harga melonjak untuk Komoditi-komoditi tertentu itu dipastikan ada intervensi daripada Pemerintah terkait dengan penyesuaian harga tersebut, ”ujar A Hanan“. Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kota Lhokseumawe secara rutin melakukan Monitoring pasar dan siap melakukan intervensi jika diperlukan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar pasar tani setiap awal bulan. Di pasar tani ini, petani dapat langsung menjual hasil pertanian mereka kepada konsumen, sehingga harga menjadi lebih terjangkau.<br><br>”Bila beras ini disitribusikan tentu ada alternatif bagi masyarakat, karena harganya terjangkau seberat 5 Kilogram hanya Rp65 ribu per karung. Ketimbang membeli beras dengan merek lain yang tentu mengalami kenaikan,”sambungnya Kepala Dinas Perindustian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Muhammad Rizal. Berdasarkan data sementara yang dirilis Disperindagkop Lhokseumawe untuk harga beras jenis medium dijual seharga Rp12.700 per Kilogram dan beras premium Rp14.000 per kilo. Kemudian, harga gula pasir curah Rp18.000 per kilo.<br><br>Selanjutnya, untuk minyak goreng curah senilai Rp18.000 per kilo dan mireng premium Rp22 ribu per kilo. Tepung terigu Rp11 ribu per kilo, daging ayam broiler Rp36-Rp37 ribu per kilo, ayam kampung Rp55 ribu per kilo, dan telur Rp28 ribu per kilo. Aksi sidak ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya selama momen penting seperti Nataru. “Kami akan terus mengawal agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tutup Hanan.<\/font><br><\/div>","image":"Monitoring_Pasar_Jelang_Nataru.jpeg","tgl":"2024-12-20"},{"title":"Pengelolaan Keuangan Berbuah Apresiasi, Pj Wali Kota Lhokseumawe Terima APBD Awards 2024 dari Kemendagri  ","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe—Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, berhasil mengukir prestasi dengan menerima penghargaan APBD Awards Tahun 2024 untuk Tingkat Kota, dalam kategori Rasio Belanja terhadap Pendapatan Tertinggi. Penghargaan ini diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah dan Penganugerahan APBD Awards Tahun 2024 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (18\/12). Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, para kepala daerah, serta pejabat tinggi lainnya dari seluruh Indonesia. &nbsp;<br><br>APBD Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengapresiasi pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pj Wali Kota A. Hanan, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan ini. Ia menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras bersama seluruh elemen Pemerintah Kota Lhokseumawe dan dukungan masyarakat. “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, mulai dari ASN hingga mitra kerja yang telah bekerja keras bersama untuk mencapai hasil ini. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat Lhokseumawe yang selalu mendukung program pembangunan yang kami jalankan,” ujar A. Hanan saat ditemui usai menerima penghargaan. &nbsp;<br><br>Lebih lanjut, A. Hanan menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah. “Penghargaan ini adalah dorongan bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, kami ingin memastikan bahwa APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Semoga Lhokseumawe dapat terus menjadi contoh daerah yang mampu menjalankan program pembangunan secara efektif dan efisien,” tambahnya. &nbsp;<br><br>Penghargaan APBD Awards 2024 yang diraih Lhokseumawe untuk kategori Rasio Belanja terhadap Pendapatan Tertinggi menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam memaksimalkan penggunaan anggaran demi memenuhi kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Kota Lhokseumawe berhasil mencapai tingkat penyerapan APBD yang optimal, sekaligus memastikan bahwa belanja daerah benar-benar memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Terakhir, Pj Wali Kota Lhokseumawe juga menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah di masa mendatang. \"Penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga amanah bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Insya Allah, pada tahun 2025, kami akan berupaya meraih capaian yang lebih baik lagi demi kemajuan Lhokseumawe,\" tutupnya dengan optimisme.<\/font><br><\/div>","image":"apbd_awards_2024.jpeg","tgl":"2024-12-18"},{"title":"Lhokseumawe Terendam Banjir, 246 Jiwa Terkena Dampaknya","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD Kota Lhokseumawe melaporkan perkembangan hujan deras yang mengguyur Kota Lhokseumawe sejak Senin dini hari (16\/12\/2024), dengan meningkatnya curah hujan serta debit air kiriman dari Kabupaten Aceh Utara, telah menyebabkan beberapa Kecamatan di Blang Mangat mengalami banjir. Adapun Debit air yang meluap dari selokan mulai menggenangi rumah warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum sejak pukul 01.00 WIB. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, banjir berdampak pada 73 Kepala Keluarga (KK) dengan total 246 jiwa pada dua gampongyang ada di Kecamatan Blang Mangat, yakni: Gampong Asan Kareung dengan total : 70 Kartu Keluarga (KK)\/230 jiwa merupakan dampak yang terparah dan Gampong Rayeuk Kareung dengan total 3 Kartu Keluarga (KK)\/16 jiwa.<br><br>Selain itu, fasilitas pendidikan juga terdampak Banjir, SD Negeri 3 Blang Mangat harus menghentikan aktivitas belajar mengajar karena ruang kelas hingga perpustakaan tergenang air Hingga Senin pagi. Para siswa pun terpaksa dipulangkan demi keselamatan. Sementara itu, untuk lahan pertanian masayrakat yang baru disemai atau ditanam juga terkena. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Darius, mengatakan untuk saat ini banjir sudah mulai surut dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Meskipum air sudah mulai menggenangi pemukiman, hingga saat ini, belum ada warga yang mengungsi dan memilih bertahan di rumah masing-masing.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">“Warga yang terkena dampak banjir juga sudah mendirikan dapur umum di meunasah, dan kebutuhan di dapur umum juga sudah datang bantuan masa panik dari BPBD dan Dinas Sosial” Ucap Darius. Langkah-langkah penanganan korban banjir sudah terlaksana melalui Pemerintah Kecamatan Blang Mangat bersama Polsek dan Koramil telah mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak banjir dengan memastikan patroli dan evakuasi jika diperlukan kepada korban banjir, dan membuka seluruh pintu air pertanian. Darius menginformasikan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir agar selalu berhati-hati dan waspada, Banjir ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe mengingat selalu terulang setiap tahun dan mengingat potensi hujan lebat yang terus terjadi sepanjang akhir tahun ini.<\/font><br><\/div>","image":"banjir_aceh_utara.jpeg","tgl":"2024-12-17"},{"title":"KPK Gelar Bimtek Perempuan Antikorupsi di Lhokseumawe: Peran Strategis dalam Cegah Korupsi","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perempuan Antikorupsi di Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi perempuan, termasuk ibu-ibu Persit TNI, Bhayangkari, Para istri Anggota DPRK, Ibu Dharmawanita, serta perempuan dari berbagai Forkopimda di Kota Lhokseumawe. Bimtek yang diselenggarakan di Aula Setdako Lhokseumawe pada Selasa (17\/12\/2024), ini bertujuan membekali kaum perempuan dengan pemahaman tentang integritas dan peran strategis dalam pencegahan korupsi di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta menjadikan perempuan sebagai kader antikorupsi.<br><br>Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Frietsmount Wongso, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perempuan sebagai benteng utama dalam membangun budaya antikorupsi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap perempuan dapat memahami integritas dalam berbagai peran: sebagai ibu, istri, atau warga negara. Dari rumah tangga, perempuan bisa membentuk keluarga yang bebas dari korupsi,” ujar Frietsmount Wongso. Senada dengan itu, T. Adnan dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa nilai-nilai antikorupsi harus dipahami secara mendalam oleh para ibu. “Keluarga adalah tempat pertama menanamkan pendidikan antikorupsi. Ini momen yang sangat penting, di mana perempuan bisa menjadi penggerak perubahan menuju budaya yang bebas korupsi,” ungkapnya.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Menurutnya, pendidikan antikorupsi dari rumah akan menciptakan generasi yang lebih berintegritas. “Dimulai dari keluarga, kita harapkan tercipta lingkungan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” tambahnya. Lebih lanjut, Frietsmount Wongso menambahkan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam membentuk gaya hidup keluarga yang sederhana dan bebas dari perilaku koruptif. “Jika suami bekerja sebagai aparatur negara, penting bagi perempuan untuk memahami bahwa gaji suami harus dikelola dengan baik. Jika ada pemasukan berlebih yang mencurigakan, harus berhati-hati. Di sinilah peran perempuan sebagai kader antikorupsi dimulai dari keluarga,” jelasnya.<br><br>Melalui Bimtek ini, KPK berharap partisipasi aktif perempuan dalam membangun nilai-nilai integritas dapat berdampak positif bagi upaya pencegahan korupsi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam melibatkan perempuan sebagai agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya budaya antikorupsi di Indonesia.<\/font><br><\/div>","image":"bimtek_kpk_lhokseumawe.jpeg","tgl":"2024-12-17"},{"title":"Disperindagkop Lhokseumawe Gelar Sidak ke SPBU Jelang Libur Panjang Nataru","detail":"<div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Lhokseumawe – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe melalui Unit Metrologi Legal melaksanakan inspeksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tarmizi, Kecamatan Muara Dua, Selasa( 17\/12\/ 2024). Sidak ini bertujuan memastikan keakuratan volume bahan bakar yang disalurkan kepada konsumen, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Disperindagkop dan UKM, Muhammad Rizal, menjelaskan bahwa pengukuran dilakukan menggunakan alat ukur standar untuk mengantisipasi kecurangan yang merugikan konsumen. <br><br>“Alhamdulillah, hasil sidak menunjukkan volume bahan bakar masih dalam ambang batas toleransi sesuai aturan. Ini penting agar masyarakat yang menggunakan SPBU di jalur lintas provinsi Medan-Banda Aceh tetap mendapatkan pelayanan sesuai standar,” ujar Muhammad Rizal. SPBU Tarmizi adalah salah satu dari empat SPBU di jalur lintas provinsi yang diprediksi akan mengalami lonjakan antrian kendaraan selama libur panjang. Dalam inspeksi ini, Rizal menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap indikasi kecurangan, seperti penggunaan alat ukur yang tidak akurat atau pemalsuan volume BBM.<\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\"><br><\/font><\/div><div align=\"justify\"><font face=\"arial\">Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menegakkan hukum sesuai Pasal 32 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara. “Kami juga mengimbau para pengendara untuk melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan, seperti pencampuran bahan bakar, penjualan BBM di bawah standar, atau pemalsuan volume. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kuota BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” tambahnya. Ia juga meminta seluruh aparat keamanan untuk berkolaborasi dalam pengawasan, sehingga distribusi BBM bersubsidi di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lancar. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dan pelaku perjalanan dapat menikmati libur Nataru dengan aman dan nyaman.<\/font><br><\/div>","image":"sidak_spbu_kota_lhokseumawe.jpeg","tgl":"2024-12-17"}]}